Nutrisi dan Kebugaran

Gangguan Pola Makan Binge Eating

BINGE EATING DISORDER (BED)

Pengertian Binge Eating Disorder (BED)

Gangguan makan binge eating disorder (BED) adalah kondisi dimana seseorang makan sejumlah besar makanan dalam waktu singkat disertai perasaan tidak bisa mengendalikan makanan yang sedang dimakan. Diagnosis gangguan makan BED ditegakkan jika mengalami episode kalap makan secara berlebihan setidaknya sekali seminggu selama 3 bulan.

Penderita BED merasa sangat marah pada dirinya sendiri saat mengalami binge kalap makan. Penderita merasa malu dan berusaha menyembunyikan masalah gangguan makan. Bahkan teman dekat dan anggota keluarga mungkin tidak tahu kalau penderita BED mengalami kalap makan berlebihan. Biasanya tidak ada upaya untuk menghilangkan kelebihan berat badan sebagaimana penderita gangguan makan bulimia dan anoreksia nervosa.

Penyebab Binge Eating Disorder (BED)

Penyebab utama terjadinya Binge Eating Disorder (BED) tidak diketahui. Binge eating disorder kemungkinan terjadi akibat kombinasi faktor genetik, pikiran juga perasaan dan permasalahan sosial. Binge eating juga terkait dengan depresi dan gangguan kecemasan.

Gangguan kalap makan berlebihan pada binge eating disorder biasanya terjadi setelah berdiet ketat restriksi asupan makan. Sering skip makan, asupan makan tidak mencukupi kebutuhan tubuh dan menghindari makanan tertentu berkontribusi dengan munculnya kondisi binge eating. Wanita dan anak perempuan yang berdiet restriksi makan 12 kali lebih sering mengalami binge eating.

BED terjadi dalam sebuah keluarga sehingga kemungkinan juga dipengaruhi oleh genetik. Pola pengasuhan anak juga terkait dengan BED. Pengalaman tidak menyenangkan terkait hinaan bentuk tubuh di masa kanak-kanak bisa menimbulkan BED. BED adalah kondisi neurobiologis yang melibatkan koneksi antara pikiran dengan tubuh. Faktor risiko terjadinya BED meliputi genetika, riwayat trauma, dan budaya yang mengidealisasikan kerampingan bentuk badan. 

BED sering terjadi. BED bisa dialami semua kelompok namun paling sering terjadi pada kelompok obesitas. Namun, tidak semua penyandang obesitas mengalami BED dan BED juga bisa terjadi pada individu dengan badan yang kurus. Pada wanita BED biasanya bermula saat usia dewasa muda umur 18 dan 29 tahun. Pada pria BED biasanya terjadi di usia pertengahan antara 45 hingga 59 tahun. Banyak orang dewasa dan anak-anak mengalami episode kalap makan tanpa bisa dikontrol namun belum masuk kriteria binge eating disorder. 

Tanda dan Gejala Binge Eating Disorder (BED)

Pada saat terjadi binge eating biasanya seseorang akan:

  • makan sejumlah besar makanan dalam waktu singkat, biasanya dalam waktu 2 jam
  • merasa tidak bisa mengontrol diri saat makan: tidak bisa berhenti makan, tidak bisa mengontrol pilihan makanan untuk dimakan, tidak bisa mengontrol jumlah makanan yang dimakan

Juga mungkin bisa terjadi:

  • makan lebih cepat dibanding kondisi normal
  • makan hingga perut terasa tidak nyaman akibat terlalu penuh
  • makan banyak meski sedang kenyang
  • makan sendirian sebab malu dilihat oleh orang lain saat episode kalap makan muncul
  • merasa bersalah, depresi atau merasa berdosa setelah kalap makan berlebihan
  • sering berdiet membatasi asupan makanan untuk menurunkan berat badan

Binge eating disorder dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan masalah kesehatan berkaitan dengan obesitas. Kegemukan dan obesitas dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan lain termasuk diabetes tipe 2, penyakit jantung hingga jenis kanker tertentu. Orang dengan gangguan kalap makan mungkin juga memiliki masalah gangguan kesehatan mental emosional seperti depresi atau gangguan kecemasan. Beberapa orang dengan BED juga memiliki masalah dengan sistem pencernaan, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, nyeri sendi dan otot. Periksa ke dokter, psikolog dan psikiater berkompeten untuk bantu menangani gangguan makan.

Pemeriksaan dan Diagnosis Binge Eating Disorder (BED)

Idealnya pemeriksaan Binge Eating Disorder (BED) dilakukan oleh ahli kesehatan spesialis gangguan makan. Periksakan diri ke dokter Anda. Dokter akan melakukan anamnesis riwayat keluhan, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan fisik dan penunjang dilakukan untuk melihat apakah ada gangguan kesehatan lain. Dokter mungkin akan merujuk ke Psikolog atau Psikiater.

Terapi dan Tata Laksana Perawatan Binge Eating Disorder (BED)

Dokter atau psikolog akan membuat rencana perawatan untuk mengatasi gangguan makan. Perawatan meliputi psikoterapi cognitive behavioral therapy, interpersonal psychotherapy, dan dialectical behavior therapy untuk mengubah kebiasaan makan. Jika ada gangguan kesehatan atau permasalahan mental emosional lainnya akan diberikan pengobatan lebih lanjut.

Binge eating biasanya juga terkait dengan permasalahan kelebihan berat badan (BB). Permasalahan ini memang pelik dimana kelebihan berat badan akan membawa masalah gangguan kesehatan. Sementara intervensi penurunan BB pada pasien BED justru menunjukkan BB turun minimal diikuti kenaikan BB cepat dan gesekan tinggi terhadap pengobatan penurunan BB. Terapi akan bantu untuk membangun pemikiran positif terhadap harga diri, image tubuh, mencintai diri sendiri dan relasi sehat dengan makanan.

Memperbaiki citra diri positif sangat penting sebab image tubuh terkait dengan terjadinya BED. Pasien akan dilatih mengenali pencetus serta mengembangkan kemampuan untuk interupsi episode kalap makan saat binge eating. Pasien dilatih untuk makan seimbang yang mencukupi kebutuhan asupan energi dan nutrisi sehingga tubuh mampu berfungsi dengan sehat. Proses ini diharapkan akan menunjang program terapi penurunan berat badan selanjutnya. Turunkan berat badan memakai gaya hidup sehat berkelanjutan dengan mengatur pola makan dan aktivitas fisik secara aman sesuai kondisi. Konsultasikan rencana perawatan yang akan Anda dijalani lebih lanjut bersama tim dokter dan ahli profesional.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.