Kesehatan Umum

Fibromyalgia

FIBROMYALGIA

Pengertian Fibromyalgia

Fibromialgia adalah suatu kondisi reumatisme non-artikular yang menyebabkan rasa sakit di seluruh tubuh, masalah tidur, kelelahan, disertai kondisi gangguan tekanan emosional dan mental seringkali juga ditandai dengan titik nyeri (tender point) pada penekanan di otot, ligamen dan insersi tendon. Jika memiliki kondisi fibromyalgia maka bisa timbul rasa sakit dan nyeri di seluruh tubuh. Oleh sebab itu, fibromyalgia disebut sebagai nyeri yang menyebar. Terkadang fibromyalgia juga ditemukan bersama dua atau lebih kondisi nyeri kronis seperti:

  • sindrom kelelahan kronis
  • endometriosis
  • irritable bowel syndrome
  • sistitis interstitial
  • gangguan nyeri rahang atau persendian TMJ
  • vulvodynia 

Penyandang fibromyalgia mungkin lebih sensitif terhadap rasa sakit dibandingkan orang tanpa fibromyalgia. Kondisi ini terjadi akibat pemprosesan persepsi nyeri yang abnormal. Penyebab fibromyalgia tidak diketahui, tetapi penyakit ini dapat diobati dan dikelola secara efektif.

Penyebab dan Faktor Risiko Fibromyalgia

Belum diketahui apa penyebab pasti timbulnya fibromyalgia. Fibromyalgia cenderung dialami dalam keluarga, sehingga kemungkinan ada peran genetik. Gen tertentu kemungkinan menyebabkan seseorang menjadi lebih sensitif terhadap stimulus rangsang nyeri yang bagi orang lain tidak akan menimbulkan keluhan sakit. Wanita lebih sering mengalami fibromyalgia dibandingkan pria. Fibromyalgia sering terdiagnosis di usia pertengahan, risiko makin besar seiring dengan pertambahan usia.

Beberapa kondisi ini bisa menambah risiko terjadinya fibromyalgia:

  • kejadian yang sangat membuat stres atau traumatik seperti kecelakaan mobil, kesakitan, penyakit tertentu, melahirkan, pasca operasi, putus/bercerai dengan pasangan, kematian anggota keluarga atau post-traumatic stress disorder
  • cedera berulang kali
  • penyakit tertentu
  • riwayat sakit seperti infeksi virus
  • obesitas
  • merokok
  • riwayat penyakit arthritis atau autoimun lainnya seperti arthritis rheumatoid, penyakit lupus, ankylosing spondylitis
  • memiliki keluarga dekat dengan fibromyalgia

Harap diperhatikan bahwa memiliki faktor risiko belum tentu akan mengalami sakit dan tidak memiliki faktor risiko juga belum tentu bebas dari kemungkinan bisa sakit. Terkadang, fibromyalgia bisa muncul begitu saja tanpa pencetus yang jelas.

Tanda dan Gejala Fibromyalgia

Keluhan utama fibromyalgia adalah rasa sakit seluruh tubuh. Keluhan penyebaran rasa sakit yang meluas dirasakan lebih dari 3 bulan.

Keluhan gejala fibromyalgia yang paling sering antara lain:

  • nyeri otot, sakit pegal-linu dan kekakuan di seluruh tubuh: paling sering di sekeliling bahu, leher, punggung bawah (lumbal)
  • tubuh terasa kaku saat di pagi hari
  • kelelahan dan tubuh mudah capek
  • sakit saat menstruasi
  • depresi dan gangguan kecemasan
  • permasalahan tidur
  • gangguan pemikiran, ingatan, dan konsentrasi: terkadang disebut “fibro fog”
  • sakit kepala, termasuk migrain

Gejala lain mungkin termasuk: 

  • kesemutan, kebas mati rasa di tangan dan kaki
  • nyeri di wajah atau rahang, termasuk kelainan rahang dikenal sebagai sindrom sendi temporomandibular (juga dikenal sebagai TMJ)
  • gangguan pencernaan, seperti sakit perut, kembung, sembelit, dan bahkan irritable bowel syndrome

Fibromyalgia dapat menyebabkan komplikasi kesakitan, disabilitas, dan penurunan kualitas hidup menjadi lebih rendah. Komplikasi fibromyalgia antara lain:

  • Lebih banyak rawat inap hingga dua kali lipat di rumah sakit.
  • Kualitas hidup lebih rendah.
  • Tingkat depresi mayor lebih tinggi hingga lebih dari 3 kali lebih sering mengalami depresi mayor.
  • Tingkat kematian yang lebih tinggi akibat bunuh diri dan cedera.
  • Risiko mengalami arthritis lebih tinggi dimana fibromyalgia sering terjadi bersamaan dengan jenis radang sendi lainnya seperti osteoartritis, rheumatoid arthritis, lupus erythematosus sistemik, dan ankylosing spondilitis.

Banyak kondisi penyakit bisa mengalami tanda gejala gangguan serupa sehingga sebaiknya segera periksa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Jika muncul tanda kegawatan segera periksa ke UGD rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis secepatnya.

Pemeriksaan dan Diagnosis Fibromyalgia

Dokter akan melakukan anamnesis riwayat penyakit, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan foto rontgen sinar-X dan beberapa pemeriksaan darah dilakukan untuk menyingkirkan penyakit lain dengan gejala serupa.

Terapi dan Tata Laksana Perawatan Fibromyalgia

Fibromyalgia bisa diterapi secara efektif dengan pengobatan dan manajemen perawatan pribadi secara berkelanjutan. Fibromyalgia sebaiknya dirawat oleh tim dokter yang memang berkompeten menangani penyakit. Dokter biasanya memberikan terapi kombinasi meliputi:

  • pengobatan: obat pereda nyeri dengan obat antiinflamasi non-steroid, obat golongan opioid, pregabalin, antidepresan, muscle relaksan, dll sesuai keluhan juga kondisi pasien
  • program latihan rehabilitasi fisik terstruktur dengan teknik pemanasan, olahraga latihan aerobik dan latihan kekuatan otot sesuai kemampuan fisik tubuh
  • teknik manajemen stres dengan distraksi, relaksasi, ibadah khusyuk, membuat catatan harian, meditasi, yoga, terapi pemijatan yang tepat
  • lakukan kebiasaan tidur yang baik
  • cognitive behavioural therapy
  • psikoterapi
  • ikuti kelas program edukasi 

Lakukan juga perubahan gaya hidup sehat berkelanjutan untuk menunjang perawatan pengobatan fibromyalgia:

  • istirahat dan tidur yang cukup
  • atur manajemen aktivitas harian serta pekerjaan
  • pola makan sehat bergizi seimbang untuk mencukupi kebutuhan asupan energi juga nutrisi bagi tubuh
  • rutin olahraga secara aman sesuai kondisi tubuh

Hati-hati saat akan melakukan terapi alternatif. Konsultasikan terlebih dahulu bersama tim dokter Anda saat akan melakukan terapi alternatif atau bergabung dengan klub kebugaran/olahraga tertentu.

Meskipun rasa sakit dan kelelahan mungkin menyulitkan olahraga dan aktivitas sehari-hari namun aktivitas fisik memang bagian penting dalam perawatan fibromyalgia. Mulai dengan latihan fisik intensitas ringan seperti berjalan kaki atau olahraga ringan lainnya. Seiring waktu latihan teratur akan membangun kekuatan Anda. Tanyakan latihan fisik yang tepat lebih lanjut kepada fisioterapis atau ahli olahraga. 

Ambil peran aktif dalam proses terapi perawatan penyakit Anda. Edukasi diri dan kenali kondisi kesehatan. Bergabung dengan kelompok pendukung yang positif. Terkadang ada klub olahraga khusus bagi penyandang arthritis atau kondisi nyeri kronis lainnya yang bisa diikuti. Menerima, memahami kondisi lebih baik dan berperan aktif bisa mempengaruhi kondisi kesehatan lebih positif. Jalin komunikasi baik dengan tim dokter Anda. Diskusikan pemilihan terapi lebih lanjut bersama tim dokter Anda.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.