Kesehatan Gigi

Sakit Pada Sendi Rahang

GANGGUAN SENDI RAHANG

Persendian temporomandibularis (selanjutnya disingkat TMJ) adalah persendian yang menghubungkan antara tulang rahang dengan sisi samping kepala. Sendi rahang yang sehat sangat penting untuk bicara, mengunyah dan menguap. Gangguan sendi rahang bisa akibat adanya permasalahan TMJ dan otot pengunyahan di sekitar rahang.

sendi rahang.png 

Sendi Rahang (sumber gambar NIH)

Pengertian Gangguan Sendi Temporomandibularis

Gangguan sendi TMJ dan otot temporomandibular adalah sekelompok kondisi yang menyebabkan nyeri dan disfungsi pada sendi rahang atau otot pengendali gerakan rahang. Permasalahan TMJ terbagi dalam tiga kategori utama:

  1. Nyeri myofascial melibatkan ketidaknyamanan atau nyeri pada otot yang mengontrol fungsi rahang.
  2. Gangguan internal sendi melibatkan diskus yang tergeser, rahang terlepas, atau cedera pada kondilus.
  3. Arthritis mengacu pada sekelompok gangguan sendi akibat proses degeneratif atau peradangan yang dapat mempengaruhi sendi temporomandibular.

Keluhan sakit rahang dapat disebabkan satu kondisi atau kombinasi penyebab pada saat yang bersamaan.

Kondisi gangguan persendian temporomandibular atau otot pengunyahan yang menghubungkan tulang rahang bawah di sisi kepala. Terdengar suara klik, letup atau kisik saat membuka – menutup mulut. Pergerakan sendi rahang menjadi terbatas atau bahkan terkunci tidak bisa digerakkan. Sekitar telinga, leher atau wajah terasa sakit. Sakit saat mengunyah serta sulit menelan makanan.

Penyebab dan Faktor Risiko Sakit Rahang

Sebagian besar kondisi sakit rahang tidak diketahui penyebabnya. Trauma cidera rahang atau sendi temporomandibular dapat berperan dalam beberapa gangguan TMJ.

Penyebab sakit rahang bisa karena:

  • gangguan gigi: sakit gigi, tambalan gigi kurang pas
  • permasalahan persendian contohnya osteoarthritis
  • cidera
  • kebiasaan menggertakkan, menekan rahang, menggesek-gesekkan gigi
  • gangguan kesehatan atau penyakit lain, contohnya arthritis rheumatoid, fibromyalgia, gout, dll

Keluhan sakit rahang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria sehingga para ilmuwan mengeksplorasi kemungkinan hubungan antara hormon wanita dan gangguan TMJ. Pada sebagian orang saat stres, tertekan atau marah ada yang memiliki kebiasaan menekan rahang dan menggesek-gesekkan gigi sehingga meningkatkan risiko sakit rahang. Infeksi tetanus, abses peritonsiler yang berbahaya juga bisa menimbulkan gangguan sulit membuka mulut. Gangguan struktur gigi juga kebiasaan menggigit tertentu juga bisa menyebabkan sakit rahang. Musim kerja lembur, rencana pindah rumah, terlalu banyak kegiatan atau bahkan musim membayar pajak bisa meningkatkan kejadian sakit rahang.

Tanda dan Gejala Sakit Rahang

Berbagai gejala dapat dikaitkan dengan gangguan TMJ. Gejala paling umum dikeluhkan adalah rasa sakit pada otot-otot mengunyah dan/atau di sendi rahang. 

Gangguan TMJ bisa menimbulkan beberapa keluhan tanda gejala, contohnya seperti:

  • rasa nyeri kesakitan yang menjalar ke bagian wajah, rahang atau leher
  • otot rahang kaku
  • rahang terkunci atau gerakan rahang jadi terbatas
  • muncul sensasi bunyi klik atau letupan yang juga terasa sakit pada persendian rahang 
  • perubahan posisi gigi atas dan gigi bawah

Keluhan tanda gejala sakit rahang biasanya ringan sehingga bisa hilang sendiri tanpa pengobatan. Terkadang kompres dingin bisa bantu meredakan keluhan nyeri. Makan makanan bertekstur lembut bisa meringankan keluhan nyeri rahang saat mengunyah makanan. Pada nyeri rahang yang mengganggu akan butuh pengobatan pereda rasa sakit, pemasangan alat atau bahkan tindakan operasi.

Sakit rahang atau nyeri pada wajah dapat menjadi gejala dari banyak kondisi seperti infeksi sinus, permasalahan telinga, sakit gigi, berbagai jenis sakit kepala, atau neuralgia wajah (nyeri wajah yang berhubungan dengan saraf). Nyeri alih dari serangan jantung juga bisa menimbulkan gejala sakit rahang. Banyak kondisi penyakit bisa mengalami tanda gejala gangguan serupa sehingga sebaiknya segera periksa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Jika muncul tanda kegawatan segera periksa ke UGD rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis secepatnya. Segera periksa ke dokter jika mengalami sakit rahang yang mengganggu ini.

Diagnosis dan Pemeriksaan Sakit Rahang

Tidak ada tes yang langsung bisa mendiagnosis gangguan TMJ. Dokter akan melakukan anamnesis keluhan sakit, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Dokter akan melakukan pemeriksaan gigi juga memeriksa area yang bermasalah, termasuk kepala, leher, wajah, dan rahang. Mencari apakah ada nyeri tekan, peradangan, bunyi tidak normal di TMJ. Pemeriksaan rontgen sinar-X dilakukan untuk melihat gambaran kondisi struktur rahang dan sekitarnya. Pemeriksaan lainnya dilakukan sesuai hasil pemeriksaan sehingga diperlukan eksplorasi penyebab sakit rahang lebih lanjut.

Terapi dan Tata Laksana Perawatan Sakit Rahang

Pengobatan untuk mengatasi sakit rahang tergantung pada kondisi juga penyebab keluhan. Sakit rahang akibat gejala dari kondisi penyakit lain maka diatasi dengan mengobati penyakit penyebab utama keluhan.

Perawatan sakit rahang secara konservatif dilakukan tanpa mengubah jaringan sekitar, contohnya:

  • Obat pereda rasa sakit: meredakan rasa sakit sementara
  • Obat antiinflamasi non-steroid untuk meredakan rasa sakit dengan mengontrol reaksi peradangan
  • Penggunaan mouthguard saat tidur untuk mencegah jaw clenching dan teeth grinding (menggeretak gigi). 

Perawatan invasif dilakukan dengan prosedur pembedahan. Perawatan ini masih kontroversial sebab akan mempengaruhi otot juga jaringan persedian, serta risiko lebih besar, ada efek samping dan efeknya bisa permanen. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait uji klinis jangka panjang mempelajari keamanan dan efektivitas perawatan bedah untuk gangguan TMJ.

Beberapa tips kiat berikut ini bisa dicoba untuk bantu meringankan keluhan sakit rahang, antara lain:

  • makan makanan lunak, potong kecil-kecil makanan
  • kompres dingin
  • menghindari gerakan rahang yang ekstrem seperti menguap lebar, bernyanyi keras, berteriak
  • jangan mengunyah permen karet
  • hindari kebiasaan menggesek-gesekkan gigi, menekan-nekan rahang, menggertakkan gigi
  • lakukan manajemen stres dengan teknik relaksasi untuk mengurangi stres
  • berlatih fisioterapi peregangan rahang secara lembut dan latihan relaksasi yang dapat membantu memperbaiki kemampuan gerakan rahang bersama fisioterapis berkompeten

Diskukan pemilihan terapi lebih lanjut bersama tim dokter Anda.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.