Penyakit Kanker

Kanker Paru

KANKER PARU

Pengertian Kanker Paru

Kanker paru merupakan penyakit keganasan pada organ paru-paru. Kanker yang berasal dari sel-sel di organ paru disebut sebagai kanker paru. Sementara jika sel kanker berasal dari penyakit keganasan organ lain menyebar ke paru maka disebut metastasis.

Berdasarkan tipe sel, terdapat 2 tipe kanker paru primer yaitu:

  1. non-small cell lung cancer (NSCLC)
  2. small cell lung cancer (SCLC)

Jika sel-sel kanker terdiri dari kombinasi keduanya maka disebut mixed small cell/large cell cancer. Jenis sel kanker akan menentukan pemilihan terapinya.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Paru

Kanker paru disebabkan karena mutasi gen sehingga sel normal berubah menjadi sel ganas. Merokok menjadi faktor risiko penyebab paling sering terjadinya kanker paru. Termasuk menjadi perokok pasif yang mengisap asap rokok orang lain. Kanker paru sering terjadi pada orang dewasa, relatif jarang ditemukan pada usia kurang dari 45 tahun. 

Kondisi berikut ini bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker paru:

  • paparan asbestos
  • paparan zat karsinogenik seperti uranium, beryllium, vinyl chloride, nickel chromates, coal products, mustard gas, chloromethyl ethers, bahan bakar minyak, dan asap pembakaran diesel
  • paparan gas radon
  • riwayat keluarga dengan kanker paru
  • polusi udara tinggi
  • kadar arsenik dalam air minum tinggi
  • terapi radiasi pada paru

Tanda dan Gejala Kanker Paru

Keluhan gejala kanker paru pada berbagai orang bisa berbeda-beda. Kanker paru stadium dini biasanya tidak menimbulkan keluhan tanda gejala penyakit. Ada keluhan pernapasan, namun ada yang mengeluhkan keluhan dari organ lain. Ada juga yang mengeluhkan badan terasa tidak enak. Beberapa orang baru mengalami keluhan saat stadium sudah lanjut.

Keluhan tanda gejala kanker paru bisa:

  • nyeri dada
  • batuk lama
  • batuk tidak sembuh-sembuh
  • batuk semakin bertambah parah
  • batuk berdarah
  • badan terasa lemah, mudah capek, lelah
  • sesak napas, napas pendek-pendek
  • penurunan nafsu makan
  • mengi
  • berat badan turun tanpa penyebab yang jelas

Kanker paru bisa menyebar ke organ tubuh lainnya sehingga menimbulkan tanda gejala di bagian tubuh lain. Tanda gejala lain yang bisa timbul:

  • nyeri tulang dan kesakitan jika dipegang
  • kelopak mata tertutup
  • paralisis lumpuh otot-otot wajah
  • suara serak, perubahan suara
  • permasalahan pada kuku
  • nyeri pada bahu
  • kesulitan menelan
  • wajah atau lengan bengkak
  • badan terasa lemah

Kanker paru juga ada yang menimbulkan keluhan sakit pneumonia berulang, pembesaran kelenjar getah bening terutama di area antara organ paru dalam rongga dada. Gejala bisa saja muncul bersamaan dengan sakit lainnya. Responsif melihat tanda gejala gangguan kesehatan tubuh yang lain. Banyak kondisi penyakit bisa mengalami tanda gejala gangguan serupa sehingga sebaiknya segera periksa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Jika muncul tanda kegawatan segera periksa ke UGD rumah sakit untuk mendapatkan bantuan medis secepatnya.

Pemeriksaan dan Diagnosis Kanker Paru

Dokter akan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik dan jika dicurigai ke arah keganasan paru akan dilakukan berbagai pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan bergantung pada kondisi serta kecurigaan penyakit penyebab timbulnya keluhan. Pemeriksaan rontgen sinar-X di dada biasanya menjadi penunjang awal untuk diagnosis keberadaan massa di rongga dada.

Pemeriksaan darah dan dahak dilakukan untuk deteksi apakah ada infeksi. Pada dahak juga terkadang bisa terlihat sel tidak normal. Biopsi dengan pemeriksaan histopatologi sampel jaringan dilakukan untuk mencari sel-sel tidak normal dan tanda keganasan. Biopsi bisa dengan bronchoscopy, endoscopic esophageal ultrasound, mediastinoscopy, pemeriksaan cairan pleura atau saat operasi paru-paru. Pemeriksaan scan tulang, magnetic resonance imaging (MRI), computerised tomography scan (CT scan), positron emission tomography (PET) scan dilakukan untuk melihat gambaran lebih detail organ tubuh serta mendeteksi jika ada penyebaran sel kanker.

Terapi dan Tata Laksana Perawatan Kanker Paru

Terapi perawatan kanker paru bergantung pada tipe kanker, keparahan penyakit dan kondisi kesehatan umum pasien. Terapi antara lain:

  • Tindakan operasi untuk mengambil tumor sebelum menyebar ke organ lain
  • Kemoterapi memakai obat untuk mematikan sel kanker dan menghentikan pembentukan sel kanker baru
  • Terapi radiasi menggunakan radiasi sinar-X yang sangat kuat atau bentuk radiasi lainnya untuk mematikan sel kanker
  • Terapi memakai obat yang langsung ditargetkan untuk mengeblok pertumbuhan dan penyebaran sel-sel kanker 

Pengobatan kanker paru biasanya memakai kombinasi beberapa pilihan terapi, atau bisa juga terapi tunggal. Jangan mudah tergiur dengan produk atau terapi alternatif. Diskusikan pemilihan semua terapi lebih lanjut bersama tim dokter Anda untuk dipilihkan terapi mana yang terbaik.

Tips Kiat Pencegahan Kanker Paru

Tidak semua kanker bisa dicegah, namun kita bisa mengendalikan faktor risiko sehingga mengurangi risiko mengalami sakit kanker. Pencegahan kanker paru bisa dicoba dengan berhenti merokok, hindari asap rokok, lakukan pengetesan deteksi radon di lingkungan rumah, serta hati-hati saat di tempat kerja jangan sampai terpapar zat karsinogenik. Lakukan gaya hidup aktif sehat secara berkelanjutan dan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh. 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.