Kesehatan Gigi

Penyakit Gusi

PENYAKIT GUSI

Pengertian Penyakit Gusi

Gusi sehat berwarna merah muda, kencang dan gigi terjaga kokoh tetap di tempatnya. Gusi tidak akan berdarah saat disentuh atau disikat. Penyakit gusi adalah kondisi yang sangat umum di mana gusi menjadi bengkak, sakit atau terinfeksi. Gusi berdarah saat menyikat gigi dan bau mulut sering terjadi pada penyakit gusi.

Tahap awal penyakit gusi ini dikenal sebagai gingivitis. Jika gingivitis tidak diobati, suatu kondisi yang disebut periodontitis dapat terjadi. Ini mempengaruhi lebih banyak jaringan yang menopang gigi dan menahannya. Jika periodontitis tidak diobati maka kerusakan akan semakin menyebar ke tulang di rahang hingga timbul uang-ruang kecil terbuka di antara gusi dan gigi. Gigi kemudian bisa menjadi longgar dan akhirnya lepas.

Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Gusi

Penyakit pada gusi disebabkan oleh sekumpulan bakteri yang membentuk plak pada gigi. Bakteri bersama lendir dan material di mulut lainnya membentuk plak lengket yang semakin lama menjadi “tartar”. Semakin lama plak dan tartar ini berada akan menjadi semakin berbahaya bagi gigi juga gusi. Gusi akan merah meradang, bengkak dan mudah berdarah menjadi penyakit yang disebut gingivitis.

1545190176673

Gambar karikatur gigi sehat dan gigi sakit (sumber gambar @nihgov)

Gingivitis yang tidak diatasi memburuk menjadi periodontitis. Periodontitis merupakan bentuk gingivitis yang lebih parah. Gusi akan rusak sehingga tertarik dari gigi. Terbentuk abses area kantong berisi nanah disebabkan oleh infeksi berat pada gusi. Tulang penyangga gigi bisa ikut rusak sehingga gigi menjadi goyang lalu terlepas.

Faktor risiko penyakit gusi antara lain merokok, pemakaian produk tembakau, perubahan hormon, diabetes stress, genetik, pengobatan tertentu dan kelemahan sistem imunitas tubuh. Penyakit gusi bisa menyebar ke seluruh tubuh meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, gangguan kehamilan, dementia hingga rheumatoid arthritis. Inflamasi dari penyakit gusi bisa mempengaruhi pembuluh darah arteri. Infeksi dari penyakit gusi mempengaruhi kontrol tubuh terhadap glukosa dan juga insulin sehingga mempengaruhi penderita diabetes mellitus.

Tanda dan Gejala Penyakit Gusi

Terdapat dua tahap penyakit gusi yaitu gingivitis dan periodontitis. Ginggivitis merupakan tahapan awal penyakit gusi. Tanda awal penyakit gusi bisa tidak terlihat jelas, juga belum ada keluhan sakit.

Ginggivitis merupakan tahapan awal penyakit gusi dimana jaringan lapisan permukaan gusi terutama dimana gusi bersentuhan dengan gigi mengalami peradangan. Pada tahapan ini belum ada kerusakan pada gusi, gigi dan tulang. Gejala awal penyakit gusi dapat meliputi: 

  • gusi merah dan bengkak
  • gusi berdarah setelah menyikat gigi  

Ginggivitis bisa disembuhkan dengan upaya menjaga kebersihan gigi dan periksa ke dokter gigi untuk pembersihan secara rutin. 

Gejala lanjut penyakit gusi jika radang tidak diobati maka jaringan gusi dan tulang yang menopang gigi juga bisa terkena. Kondisi ini dikenal sebagai periodontitis atau penyakit periodontal. Gejala periodontitis dapat meliputi: 

  • gusi berdarah
  • gusi bengkak
  • gusi menyusut sehingga gigi terlihat lebih panjang
  • bau mulut (halitosis)
  • rasa tidak enak di mulut
  • keluhan sakit saat menggigit atau mengunyah makanan
  • gigi yang longgar membuat makan menjadi sulit
  • abses gusi (kumpulan nanah yang tumbuh di bawah gusi atau gigi)

Segera periksa ke dokter jika mengalami salah satu gejala periodontitis supaya bisa menyelamatkan gigi.

Screenshot_2018-12-08-12-46-18-02

Pada kasus yang jarang terjadi bisa timbul suatu kondisi yang disebut nekrosis gingivitis ulserativa akut (ANUG). Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba. Tanda gejala nekrosis ginggivitis ulserativa akut biasanya lebih parah daripada tanda gejala penyakit gusi, yaitu: 

  • gusi berdarah,
  • nyeri gusi yang sangat menyakitkan
  • borok yang menyakitkan
  • gusi menyusut di antara gigi
  • bau mulut
  • rasa metalik di mulut
  • air liur berlebih di mulut
  • kesulitan menelan atau berbicara
  • demam dengan suhu tinggi 

Pemeriksaan dan Diagnosis Penyakit Gusi

Diagnosis dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan jika diperlukan pada kasus yang berat akan dilakukan pemeriksaan penunjang tambahan.

Terapi dan Tata Laksana Penyakit Gusi

Dokter gigi akan membersihkan gigi, mengikis plak dan karang gigi dari gigi menggunakan instrumen khusus. Dokter kemudian memoles gigi Anda untuk menghilangkan bekas atau noda. Pada beberapa kasus penyakit gusi harus dilakukan perawatan akar gigi untuk pembersihan dalam di bagian bawah gusi yang menghilangkan bakteri dari akar gigi. Anestesi lokal (obat penghilang rasa sakit)sebelum perawatan. Operasi periodontal dilakukan untuk kondisi gigi dan gusi yang lebih berat.

Jika terjadi infeksi dan gingivitis ulseratif nekrosis akut (ANUG) maka harus selalu dirawat oleh dokter gigi. Selain perawatan gigi yang disebutkan di atas akan dilakukan perawatan untuk ANUG dengan pemberian antibiotik, obat penghilang rasa sakit dan berbagai jenis obat kumur. Obat kumur yang mengandung klorheksidin atau hidrogen peroksida diresepkan untuk mengobati ANUG. Pastikan memakai obat kumur sesuai instruksi dokter. Beberapa jenis obat kumur mungkin perlu diencerkan dalam air sebelum digunakan.

Lakukan langkah untuk menjaga kebersihan mulut dengan baik, meliputi: 

  • menyikat gigi sekitar dua menit saat pagi dan malam sebelum tidur pada malam hari menggunakan pasta gigi mengandung jumlah fluoride yang tepat
  • membersihkan gigi memakai benang gigi dengan benar, setiap hari sebelum menyikat gigi
  • tidak merokok
  • pola makan sehat bergizi seimbang
  • minum air putih yang banyak untuk mencukupi kebutuhan asupan cairan tubuh, atau sesuai instruksi dokter Anda
  • mengunjungi dokter gigi secara rutin setidaknya 6 bulan sekali, atau sesuai rekomendasi dokter 
  • gunakan obat kumur sesuai rekomendasi dokter
  • lakukan perawatan diabetes serta penyakit/kondisi kesehatan lain untuk mengurangi risiko penyakit gusi 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.