Tips Hidup Sehat

Prosedur Operasi Kosmetik dan Estetika

PROSEDUR OPERASI KOSMETIK DAN ESTETIKA 

Tindakan bedah plastik untuk kosmetik (cosmetic surgery) dilakukan untuk membentuk kembali struktur tubuh sehingga bisa meningkatkan penampilan. Bedah plastik diperlukan untuk bantu mengurangi rasa nyeri pada kondisi tubuh tertentu, memperbaiki fungsi kesehatan tubuh pada kondisi tertentu, memperbaiki bagian tubuh rusak akibat cidera, terluka, sakit atau gangguan bentuk tubuh akibat kelainan kongenital bawaan.

Saat ini bedah kosmetik banyak juga dilakukan untuk menunjang citra diri. Tujuannya sekedar membuat penampilan lebih rupawan. Bedah kosmetik tetap membutuhkan banyak pertimbangan matang sebab seperti segala bentuk proses operasi, proses pembiusan, prosedur kosmetik akan membutuhkan waktu pemulihan, penyembuhan dan perawatan yang tepat. Risiko efek samping juga bisa terjadi.

Pertimbangan antara keinginan dan realita

Jenis Tindakan Estetika dan Macam Prosedur Operasi Kosmetik

Facelift (Meloplasty)

Tindakan facelift (disebut juga meloplasty atau rhytidectomy) merupakan sejenis operasi kosmetik untuk membuang kelebihan kulit di wajah sehingga bisa tampak lebih muda. Tujuan tindakan operasi facelift untuk mengurangi tanda penuaan di wajah dan leher seperti kerutan dan kulit kendor. Terkadang otot-otot wajah juga akan dikencangkan. Facelift mengurangi kendor di area rahang juga membuat strukturnya lebih halus.

Biasanya akan juga dilakukan browlift dan forehead lift untuk mengoreksi kerutan serta kulit kendor di dahi. Jahitan facelift akan mengencangkan area sekitar mata, pipi dan dagu hasilnya kontur wajah lebih halus. Terapi ini memang tidak meninggalkan bekas yang tampak jelas, namun juga bukan berarti akan langsung mengubah bentuk wajah asli.

Prosedur dilakukan dengan mengiris kulit lalu menarik jaringan dengan benang, kulit kendor digunting. Operasi bisa 2 – 4 jam memakai bius lokal atau bius total. Wajah memar dan bengkak untuk sementara waktu bahkan hingga bisa beberapa minggu pasca operasi. Wajah bisa terasa kebas, mati rasa dan kencang hingga bisa selama beberapa bulan pasca tindakan facelift.

Eyelift atau Blepharoplasty

Blepharoplasty merupakan prosedur pembedahan dimana kelopak mata dipotong sampai di bagian penyebab keriput. Kelebihan lemak serta kulit akan dibuang. Tindakan laser dilakukan untuk mengatasi sisa kerutan yang belum sepenuhnya hilang. Tindakan operasi butuh waktu sekitar 1 – 2 jam dengan bius lokal atau bius umum. Mata bisa memar dan bengkak bisa selama beberapa minggu pasca operasi. Efek samping bisa termasuk gangguan penglihatan seperti pandangan kabur, produksi air mata berlebihan dan perubahan bentuk mata untuk sementara waktu.

Chemical Peel

Chemical peel merupakan tindakan estetika memakai bahan kimia untuk menghilangkan lapisan permukaan kulit. Larutan khusus dioleskan kemudian dibiarkan, bisa juga ditutupi dengan pemakaian lotion atau plester khusus. Zat kimia akan membakar sebagian lapisan kulit dimana proses penyembuhannya akan mendorong terbentuknya lapisan kulit baru. Luka bakar derajat ringan akan juga menghilangkan sebagian keriput. Tindakan chemical peel bisa memiliki komplikasi terjadi jaringan parut akibat reaksi kulit atau infeksi sekunder.

Dermabrasi

Dermabrasi dilakukan dengan memakai alat elektrik khusus yang bantalan berputarnya akan menggosok lapisan permukaan kulit. Dermabrasi dilakukan dengan prosedur pembiusan lokal atau bisa juga bius umum. Timbul perlukaan kulit ringan dimana saat proses penyembuhan akan membentuk pertumbuhan sel-sel kulit baru. Proses pertumbuhan kulit akan juga menghilangkan sebagian keriput. Tindakan dermabrasi bisa memiliki komplikasi terjadi jaringan parut akibat reaksi kulit atau infeksi sekunder.

Pengurangan Kerutan

Teknologi estetika saat ini memiliki banyak pilihan terapi untuk menghilangkan kerutan. Pemakaian sinar laser dilakukan untuk membakar permukaan kulit sehingga dalam proses penyembuhan akan terjadi pertumbuhan sel-sel kulit baru yang menunjang peremajaan kulit. Suntikan berisi filler akan diberikan ke otot-otot penyebab munculnya kerutan. Efek terapi bisa menghasilkan garis-garis wajah dan kerutan halus menghilang untuk sementara. Suntikan lemak dan kolagen dilakukan untuk menghaluskan kerutan. Suntikan berisi toksin botulinum khusus juga efektif mengurangi garis-garis kerutan tertentu di wajah.

Otoplasty

Prosedur operasi otoplasty dilakukan untuk mengoreksi bentuk telinga yang tegak keluar. Prosedur ini biasanya dilakukan setelah usia 5 atau 6 tahun. Lipatan kulit di belakang telinga dipotong, tulang rawan telinga dikurangi atau direnovasi. Tindakan operasi bisa memakan waktu 1 jam. Balutan perban dipakai selama beberapa minggu untuk mengatasi memar serta pembengkakan pasca operasi.

Operasi Hidung atau Rhinoplasty

Operasi rhinoplasty dilakukan melalui sayatan di lubang hidung sehingga tidak meninggalkan bekas luka yang terlihat jelas. Hidung dibentuk kembali dengan memangkas serta mengatur susunan tulang beserta tulang rawan hidung. Operasi rhinoplasty memakan waktu sekitar 2 jam. Bisa diperlukan splint dan nostril pack. Tindakan implan dagu terkadang dilakukan untuk semakin menyeimbangkan bentuk profil wajah. Memar dan bengkak pasca operasi bisa timbul dalam waktu 3 atau 4 bulan. Bisa terjadi komplikasi perdarahan atau infeksi, namun relatif jarang terjadi.

Implan Wajah

Implan wajah dipasang untuk mengisi dagu atau tulang pipi sehingga bisa memperbaiki kontur wajah sehingga bentuknya lebih harmonis. Implan terbuat dari silikon atau plastik. Implan wajah kemudian dimasukkan melalui sayatan kecil di tempat tersembunyi, misalnya di dalam mulut. Operasi pemasangan implan wajah bisa digunakan untuk memperbaiki bentuk wajah rusak pasca cidera, kecelakaan atau akibat kanker. 

Implan pipi digunakan pada orang yang pipinya datar supaya pipi tampak lebih tinggi menonjol penuh. Implan pipi sering dipasang bersamaan dengan prosedur facelift, forehead lift atau operasi blepharoplasty. Implan dagu digunakan pada orang berdagu terlalu kecil. Terkadang implan dagu dipasang bersamaan dengan prosedur rhinoplasty supaya bentuk wajah lebih seimbang harmonis. Prosedur pemasangan dilakukan dengan pembiusan lokal dan sedasi, atau bius total. Bisa terasa nyeri tidak nyaman, memar, bengkak, kebas pasca tindakan. Antibiotik diberikan untuk mengurangi risiko infeksi.

Lip Enhancement

Bibir yang tipis dapat dibuat lebih berisi memakai berbagai prosedur dengan hasil jangka pendek atau panjang. Suntikan kolagen atau lemak bisa menghasilkan bibir lebih berisi penuh untuk sementara karena akhirnya diserap kembali oleh tubuh. Implan permanen memakai foam rod kecil yang dapat dirangkai ke dalam bibir.

Liposuction Sedot Lemak

Sedot lemak merupakan prosedur untuk mengangkat lemak dari perut, paha, bokong, lengan, leher dan di bawah dagu. Sebuah cannula kecil dimasukkan melalui sayatan kulit untuk menyedot lemak memakai pompa hisap yang kuat. Liposuction menghilangkan kelebihan lemak sehingga memperbaiki bentuk dan kontur tubuh. Lipektomi merupakan prosedur operasi untuk menghilangkan kulit dan lemak ekstra. Liposuction mengatasi perbaikan kontur di area injeksi insulin penyandang diabetes, gynecomastia serta posttraumatic pseudolipoma.

Operasi liposuction dapat dilakukan dengan bius lokal atau umum. Pakaian berbahan garmen bertekanan khusus perlu dikenakan selama beberapa bulan untuk membantu kulit berkontraksi serta membentuk kontur. Bisa terjadi memar dan pembengkakan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Komplikasi dapat termasuk kegagalan kulit untuk membentuk kontur yang diinginkan sehingga terjadi tampilan bergelombang.

Prosedur ini  bisa melangsingkan serta membentuk area-area lokal pada bagian tertentu saja. Tindakan liposuction dengan lipectomy atau lipoplasty tidak untuk menggantikan perubahan gaya hidup dan pola makan sehat mengatasi kondisi kelebihan berat badan. Tindakan ini tidak menyembuhkan obesitas. Liposuction juga tidak memiliki efek preventif terhadap penyakit jantung pembuluh darah. Liposuction bukan pilihan terapi efektif untuk mengatasi cellulite atau kulit kendor. 

Abdominoplasty atau Tummy Tuck

Prosedur tummy tuck atau abdominoplasty merupakan tindakan operasi rekonstruksi sekaligus kosmetik untuk mengencangkan kembali otot kendor atau otot perut yang terpisah pasca kehamilan serta pasca penurunan berat badan sangat besar. Kulit dan lemak berlebih dari perut diangkat kemudian otot-otot dinding perut dikencangkan. Biasanya dibuat sayatan di sepanjang ‘garis bikini’ sehingga jaringan parut tidak terlihat jelas. Seringkali posisi pusar akan perlu dipindahkan. Operasi ini dilakukan menggunakan anestesi umum.

Abdominoplasty akan mengembalikan otot perut yang semula lemah atau terpisah jadi kembali kencang. Tindakan pembuangan jaringan kulit ekstra membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan fungsi kandung kemih, mengurangi gatal-gatal dan infeksi kulit akibat kulit berlebih. Bentuk dan tonus perut diperbaiki sehingga perut tampak lebih kencang dan halus. Kebas, mati rasa dan sensasi sesak tidak nyaman bisa dirasakan selama beberapa bulan setelah operasi. Risiko komplikasi tindakan termasuk perdarahan, infeksi dan pembentukan kantong cairan.

Abdominoplasty tidak menggantikan perubahan gaya hidup, pola makan sehat dan olahraga pada kondisi upaya penurunan berat badan berlebih atau obesitas. Tetap diperlukan gaya hidup sehat sebelum dan setelah prosedur operasi. Pasien diharapkan telah rutin olahraga hingga otot perut terbentuk serta jaringan lemak perut berkurang. Hasil abdominoplasty lebih permanen, jika terjadi pertambahan berat badan atau kehamilan pasca operasi tetap akan mengubah bentuk tubuh lagi. Abdominoplasty bukan terapi untuk mengatasi stretch mark, meski sebagian stretch akan ikut hilang saat kulit dengan stretch mark dibuang.

Mamoplasti Augmentasi atau Augmentation Mammoplasty 

Pembesaran payudara (Augmentation Mammoplasty) merupakan tindakan operasi untuk memperbesar ukuran payudara dengan pemasangan implan silikon atau saline. Sayatan dibuat di bawah payudara atau ketiak kemudian implan didorong masuk. Implan dapat diposisikan di belakang atau di depan otot dada. Akan ada memar dan bengkak selama beberapa minggu. Komplikasi meliputi pembentukan jaringan parut keras di sekitar implan, deflasi implan, dan implan yang keluar dari posisinya. Sayatan serta jenis implan harus dipertimbangkan jika seorang wanita ingin menyusui bayi.

Mamoplasti Reduksi atau Reduction Mammoplasty 

Pengurangan payudara (mamoplasti reduksi) merupakan tindakan operasi pengecilan ukuran payudara. Sayatan dibuat di bawah setiap payudara dan di sekitar areola puting. Kelebihan kulit dan lemak dihilangkan. Jaringan payudara tersisa direkonstruksi ulang, termasuk posisi puting dan dijahit sehingga membentuk payudara baru. Bekas luka bisa memakan waktu hingga satu tahun untuk memudar, tetapi akan tetap bisa terlihat seumur hidup. Komplikasi bisa terjadi pengurangan sensasi puting serta gangguan produksi ASI secara normal.

Pembuatan Tato dan Riasan Permanen

Beberapa orang membuat tato untuk kepentingan kecantikan, ekspresi diri, atau acara budaya. Jenis tato meliputi tato permanen, riasan permanen, tato ssementara dan henna. Tato riasan permanen menggunakan sebuah jarum untuk memasukkan tinta berwarna ke dalam kulit agar terlihat seperti eyeliner, lip liner, alis atau riasan make-up lainnya. Tato permanen jika butuh dihilangkan harus memakai tindakan prosedur seperti laser atau operasi sehingga mahal serta tidak mudah.

Risiko pembuatan tato antara lain:

  • Bisa terjadi infeksi atau penularan penyakit berbahaya seperti HIV, hepatitis jika memakai alat, praktek dan prosedur yang tidak higienis sesuai kaidah kesehatan
  • Reaksi alergi dari tinta atau zat pewarna yang dipakai
  • Risiko permasalahan kulit lainnya meliputi kulit jadi sensitif rentan terbakar sinar matahari, bengkak, kemerahan atau terbentuk jaringan parut
  • Bengkak serta panas seperti terbakar jika harus menjalani pemeriksaan tes MRI
  • Sulit juga mahal saat akan menghilangkan jika memilih tato permanen

Tindakan operasi kosmetik dan estetika ada yang dilakukan atas indikasi kesehatan, contohnya untuk mengoreksi kelainan bawaan. Namun ada pula tindakan bedah yang dilakukan pada kondisi sehat tanpa masalah, sekedar untuk memperbaiki penampilan. Setiap tindakan medis bisa memiliki konsekuensi. Sebelum mengambil keputusan terkait operasi kosmetik dan prosedur estetika invasif sebaiknya pertimbangkan dengan baik. Pikirkan secara berhati-hati tentang keinginan, harapan dan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi dari prosedur tersebut.

Pilih Ahli Berkompeten

Pilih ahli bedah plastik, dokter ahli kecantikan dan tim medis yang berkualitas, berkompeten dan memiliki reputasi baik. Tanyakan kepada mereka tentang pelatihan khusus dan riwayat pengalaman dalam melakukan prosedur. Ajukan pertanyaan tentang kemungkinan efek samping dan komplikasi. Pikirkan dengan hati-hati tentang harapan serta kemungkinan risiko.

Cari informasi dan minta penjelasan secara berimbang tentang berbagai hasil yang harus diantisipasi. Termasuk apakah ada pilihan lain dengan risiko efek samping lebih minimal. Cari dokter bedah plastik dan dokter spesialis berkompeten. Tanyakan semua hal yang ingin diketahui sebelum menjalani prosedur tindakan estetika dan operasi kosmetik. Utarakan perasaan Anda ketika merasa tertarik, bahagia, takut, cemas atau khawatir kepada tim medis. Jika perlu cari second opinion ke dokter ahli lainnya.

Perhatikan Kondisi Kesehatan Sebelum Tindakan

Ada banyak kondisi kesehatan harus dipertimbangkan sebelum melakukan tindakan. Biasanya tim dokter akan mendiskusikan terkait:

  • Kondisi kesehatan terkini
  • Riwayat penyakit sebelumnya meliputi riwayat penyakit kronis serta riwayat operasi sebelumnya 
  • Risiko kemungkinan komplikasi yang terjadi sehingga pastikan sudah paham akan risiko operasi, anestesi, pengobatan dan proses pemulihan pasca operasi
  • Riwayat pengobatan termasuk konsumsi obat rutin, obat bebas, suplemen, herbal, jamu
  • Riwayat reaksi pengobatan yang pernah dialami
  • Proses persiapan operasi yang harus diikuti seluruhnya

Risiko Prosedur Tindakan 

Setiap prosedur tindakan medis termasuk operasi bisa memiliki risiko, meski tingkat keparahan risiko akan bervariasi pada masing-masing orang.

Beberapa risiko antara lain:

  • Reaksi alergi terhadap obat, bahan serta termasuk obat anestesi yang digunakan
  • Perdarahan secara berlebihan
  • Infeksi
  • Memar dan pembengkakan saat proses penyembuhan
  • Terbentuk gumpalan darah yang bisa menimbulkan komplikasi kardiovaskuler seperti serangan jantung, stroke atau deep vein thrombosis
  • Gangguan kemampuan merasa atau kebas mati rasa untuk sementara waktu
  • Peradangan di area operasi
  • Bekas luka terasa gatal
  • Gangguan aktivitas fisik atau rutinitas hidup untuk sementara waktu saat proses pemulihan pasca operasi
  • Gangguan fungsi tubuh termasuk kemampuan gerak di bagian tindakan untuk sementara waktu
  • Infeksi di area implan 
  • Perubahan letak implan yang bisa membutuhkan tindakan operasi ulang

Tetap harus menjalani gaya hidup sehat sebelum melakukan tindakan. Hasil operasi mungkin tidak sesempurna seperti yang diharapkan sebelum melakukan tindakan. Tentu juga bisa berbeda dengan penampilan para model di iklan. Bekas luka menetap seumur hidup meski akan semakin pudar. Tetap bisa berisiko mengalami kenaikan berat badan serta perubahan bentuk tubuh di masa depan. Jadi meski melakukan tindakan operasi juga tetap membutuhkan gaya hidup sehat berkelanjutan, mengatur pola makan sehat, rutin berolahraga secara aman dan memiliki sikap hidup positif.

Pertimbangkan risiko efek samping yang tidak dikehendaki dengan besarnya manfaat kesehatan saat ini juga hingga kelak di masa depan. Pada wanita pertimbangkan juga harapan saat hamil serta melahirkan anak, jangan sampai menyesal mengubah payudara sebab ternyata jadi tidak bisa menyusui bayi (pada banyak kasus tetap bisa lancar menyusui meski memiliki riwayat operasi payudara, tapi memang hal ini juga harus dipertimbangkan). Edukasi diri sebaik mungkin terkait prosedur tindakan yang akan dipilih. Komunikasikan dan tanyakan lebih lanjut bersama tim dokter. 

Tindakan alternatif untuk memperbaiki gambaran citra diri serta bentuk tubuh:

  • gaya hidup sehat
  • atur pola makan sehat bergizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan asupan harian
  • rutin olahraga secara aman sesuai kondisi
  • bangun kepercayaan diri dengan menerima diri sendiri, temui psikolog juga konselor yang bisa membantu membangun gambaran diri positif
  • gunakan baju yang bisa mempercantik penampilan

Tubuh sempurna itu tidak harus mengikuti cetakan “tubuh sempurna”dari tekanan lingkungan sosial, dunia luar serta jualan industri kecantikan. Tidak ada tubuh sempurna yang harus dikejar hingga menghalalkan segala cara, bahkan sampai mengorbankan kesehatan diri sendiri.

Jadikan versi terbaik tubuh sehatmu sebagai standard dan tujuan utama. Tubuh sehat hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, umur, warna kulit. Ada tubuh tinggi atau pendek, ada tubuh padat berisi juga ada yang kurus, ada tubuh berotot serta ada tubuh ramping, ada tubuh besar pun juga ada yang bertubuh kecil. Perbedaan bentuk tubuh alamiah ini yang menjadikan manusia unik sebagai manusia. Gaya hidup sehat jiwa-raga secara berkelanjutan memberikan bonus bentuk tubuh ideal, terlindungi dari penuaan dini juga mudah bahagia sehingga hidup sejahtera. 

Penutup 

Prosedur dan teknik tindakan kosmetik ini memang akan bisa bantu tampil lebih menarik secara estetika. Hasil operasi memang seringkali menggoda, namun ternyata banyak hal harus juga dipertimbangkan. Terkait hasil, tentu akan sangat bervariasi sebab tindakan ini juga tidak bisa mengubah seluruh bentuk tubuh maupun rupa wajah. Banyak orang bertubuh sehat menjalani operasi kosmetik supaya berpenampilan rupawan sehingga hidupnya jauh lebih mudah dengan mengubah tampilan fisik.

Operasi kosmetik meski memang bisa membuat lebih rupawan namun belum tentu langsung bisa menjadi menawan, penuh percaya diri dan mendadak jadi lebih sukses dalam hidup. Bisa menjadi lebih rupawan belum tentu berarti akan lebih bahagia. Tetap juga perlu bekerja keras untuk sukses dalam hidup. Jangan hanya termakan bujuk rayu iklan serta testimoni. Sesuatu yang digembar-gemborkan terlalu bagus sempurna terkadang kenyataannya belum tentu demikian. Pikirkan tentang proses yang harus dijalani, risiko efek yang tidak diinginkan, juga terkait biaya yang harus dikeluarkan.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.