Kesehatan Kulit

Vitiligo

VITILIGO

Pengertian Vitiligo

Vitiligo merupakan penyakit yang menyebabkan kulit kehilangan warna alami. Muncul bercak-bercak berwarna lebih terang di kulit. Vitiligo bisa tampak seperti belang-belang sedikit, bisa juga kehilangan lebih banyak warna kulit. Vitiligo juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya seperti warna rambut, warna mukosa pelapis rongga mulut hingga warna iris mata.

Belum diketahui penyebab utama munculnya vitiligo. Kondisi kulit ini tidak menular juga tidak mengancam jiwa tetapi bisa mempengaruhi kehidupan penyandangnya. Vitiligo menyebabkan muncul stigma negatif dari masyarakat sehingga juga menyebabkan penyandangnya menjadi rendah diri, sulit bergaul di lingkungan sosial, sulit mencari kerja hingga mengalami depresi. Kondisi ini harus ditangani dengan perawatan secara menyeluruh, termasuk memperhatikan aspek sosial dan psikologis.

Penyebab dan Faktor Risiko Vitiligo

Penyebab utama vitiligo belum diketahui. Pengaruh jenis kelamin, warna kulit dan ras tidak ditemukan. Vitiligo bukan karena penyakit infeksi sehingga tidak akan menular pada orang biasa. Vitiligo bisa dialami oleh pria dan wanita serta terjadi pada semua warna kulit dan ras. Vitiligo muncul biasanya sebelum usia 21 tahun. 

Risiko terkena vitiligo lebih tinggi pada kondisi:

  • Terjadi mutasi genetik yang berhubungan dengan vitiligo
  • Terdapat riwayat keluarga dimana ada kerabat dekat juga mengalami vitiligo
  • Penyakit autoimun, terutama penyakit Hashimoto (penyakit tiroid) atau alopecia areata (menyebabkan rambut rontok)
  • Riwayat penyakit autoimun dalam keluarga, contohnya jika terlahir dari salah satu orang tua penyandang anemia perniciosa
  • Riwayat melanoma atau limfoma sel-T kutaneus

Proses Terjadinya Vitiligo

Vitiligo berkembang ketika sel melanosit mati. Melanosit merupakan sel yang memproduksi melanin, pemberi warna kulit, rambut serta iris mata. Belum diketahui penyebab pasti mengapa melanosit mati. Vitiligo non-segmental merupakan penyakit autoimun. Pada vitiligo non-segmental terjadi kerusakan dan kematian melanosit akibat salah diserang oleh sel-sel imunitas tubuh. Vitiligo segmental berkembang ketika terjadi suatu kesalahan dalam sistem saraf tubuh dimana dilepaskan neurotransmiter di ujung sel saraf yang toksik terhadap melanosit. Vitiligo bisa dicetuskan oleh beberapa kondisi seperti situasi yang sangat penuh tekanan (contohnya proses persalinan), kerusakan kulit misalnya akibat terpotong atau terbakar (respons fenomena Koebner) atau paparan zat kimia tertentu. 

Tanda dan Gejala Vitiligo

Vitiligo menimbulkan tanda gejala utama hilangnya warna alami kulit. Proses ini terjadi akibat kehilangan pigmen kulit yang disebut “depigmentasi.”

Kehilangan pigmen bisa terjadi di bagian mana saja dari tubuh, termasuk: 

  • Kulit rambut: kulit kepala, alis, bulu mata, jenggot
  • Mata
  • Mulut: mukosa di dalam mulut
  • Alat kelamin 

Kulit yang terkena vitiligo akan terlihat lebih cerah atau bahkan memutih sepenuhnya. Bercak bisa kecil atau besar. Penyandang vitiligo seringkali tidak disertai keluhan tanda-gejala lain, benar-benar sehat. Bercak depigmentasi di kulit bisa makin bertambah luas. Ada juga yang mengeluhkan nyeri atau gatal di kulit yang mengalami vitiligo. Bisa terlihat bagian kemerahan serta peradangan. Juga bisa terjadi hiperpigmentasi dengan warna kecoklatan. Vitiligo secara tidak langsung dapat menyebabkan gejala gangguan psikologis, seperti harga diri rendah hingga depresi berat. 

Vitiligo Segmental 

Vitiligo segmental disebut juga vitiligo unilateral. Muncul bercak depigmentasi kulit di satu segmen tubuh, seperti kaki, wajah, atau lengan. Sekitar setengah penyandang bisa mengalami kehilangan warna rambut seperti di kepala, bulu mata, atau alis. Vitiligo jenis ini bisa mulai terjadi pada usia dini berkembang selama sekitar setahun kemudian berhenti. 

Vitiligo Non-Segmental

Vitiligo Non-Segmental disebut juga vitiligo bilateral, vitiligo vulgaris atau vitiligo menyeluruh. Vitiligo ini merupakan jenis yang paling sering dijumpai, sekitar 9 dari 10 kasus vitiligo. Muncul bercak depigmentasi di kedua sisi tubuh, seperti kedua tangan atau kedua lutut. Sering dimulai pada tangan, ujung jari, pergelangan tangan, di sekitar mata atau mulut, atau di kaki. Seringkali proses hilangnya warna kulit berlangsung secara cepat kemudian berhenti untuk sementara waktu. Proses depigmentasi kembali bisa berlanjut lagi sepanjang hidup seseorang. Depigmentasi cenderung berkembang lebih terlihat dan mencakup area yang lebih luas. Jika terjadi vitiligo di sebagian besar atau seluruh kulit tubuh maka disebut vitiligo universal.

Subtipe Vitiligo

Subtipe vitiligo digunakan untuk informasi berapa banyak vitiligo muncul pada tubuh. Subtipe vitiligo antara lain:

  • Lokal: Satu atau beberapa bintik atau bercak muncul, tetapi ini terbatas pada satu atau beberapa area tubuh. 
  • Umum: Kebanyakan orang mengembangkan subtipe ini, yang menyebabkan bercak-bercak yang tersebar di tubuh. 
  • Universal: Sebagian besar pigmen hilang. Ini jarang terjadi. 

Tepi bercak vitiligo bisa halus, bisa juga tidak beraturan. Belum ada cara untuk memprediksi berapa banyak warna pigmentasi yang akan hilang dari tubuh penyandang vitiligo. Proses depigmentasi bisa berhenti selama bertahun-tahun, kemudian bisa berkembang lagi sehingga terlihat bercak makin membesar dan kemunculan bercak baru. Pada kondisi lebih jarang, kulit bahkan bisa mendapatkan kembali warna yang hilang tanpa pengobatan. Vitiligo bisa terkait dengan kondisi peradangan pada iris mata (iritis) serta kehilangan pendengaran parsial (hypoacusis).

Ada banyak penyakit lain memiliki gejala bercak hingga menyerupai vitiligo. Periksa ke dokter untuk diagnosis dan segera diatasi secepatnya.

Diagnosis dan Pemeriksaan Vitiligo

Dokter mendiagnosis vitiligo dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan pemeriksaan kulit yang terkena. Pemeriksaan kulit dilakukan dengan menggunakan lampu khusus, yaitu Wood’s lamp. Pemeriksaan penunjang bisa dilakukan untuk tes darah seperti deteksi hormon juga fungsi kelenjar tiroid. Penyandang vitiligo sering memiliki penyakit tiroid. Tes darah akan menentukan apakah tiroid dalam kondisi sehat.

Terapi dan Tata Laksana Vitiligo

Tujuan tata laksana perawatan vitiligo untuk memperbaiki warna kulit. Pilihan terapi untuk vitiligo meliputi:

  1. kamuflase: kamuflase memakai teknik pewarnaan kulit dan kosmetik untuk menutupi bercak vitiligo
  2. re-pigmentasi: repigmentasi dilakukan dengan pemberian obat, laser atau prosedur operasi untuk membuat kulit kembali berwarna
  3. depigmentasi: depigmentasi dilakukan untuk menghilangkan sisa kulit yang berwarna

Jika vitiligo disertai penyakit tiroid maka dilakukan pengobatan tiroid untuk dapat mengendalikan keparahan kerusakan kulir. 

Beberapa orang memilih untuk tidak mengobati vitiligo. Pada kondisi ini vitiligo bisa disamarkan dengan kosmetik juga pewarna kulit. Pilih kosmetik serta produk yang aman digunakan. Terapi ini relatif aman ditinjau dari efek samping pengobatan namun pengaruhnya juga sekedar menutupi kondisi kulit sementara. Kelemahannya harus diulangi berulang kali, bisa memakan waktu, butuh latihan untuk mendapatkan hasil riasan terlihat alami. 

Pengobatan vitiligo memakai beberapa obat topikal yang dioleskan untuk dapat memperbaiki warna kulit. Pengobatan oles biasanya hanya diresepkan untuk vitiligo area kecil. Obat yang paling sering dipakai adalah kortikosteroid kuat atau super kuat. Perawatan fototerapi khusus, PUVA light therapy juga tersedia untuk mengembalikan warna kulit. Skin graft dengan berbagai prosedur bedah dilakukan untuk mengganti kulit, tindakan ini dilakukan sebagai pilihan terakhir. Perawatan depigmentasi dilakukan untuk menghilangkan seluruh pigmen warna kulit. Saat ini juga sedang banyak pengobatan vitiligo memakai terapi terbaru sedang dalam proses penelitian. Terapi vitiligo juga bisa dilakukan terapi kombinasi.

Masing-masing terapi bisa memiliki kemungkinan risiko efek samping, juga termasuk kondisi kulit vitiligo kembali lagi muncul. Banyak hal juga kondisi harus dipertimbangkan secara menyeluruh. Terapi vitiligo dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Jenis perawatan yang terbaik untuk Anda akan tergantung pada preferensi keinginan pribadi, kondisi kesehatan secara keseluruhan, usia, dan di kulit bagian mana vitiligo muncul pada tubuh. Diskusikan pilihan perawatan terapi vitiligo dengan dokter kulit. 

Permasalahan psikologis penyandang vitiligo juga harus diperhatikan sebab banyak penyandang jadi malu, minder, mengucilkan diri hingga mengalami depresi. Edukasi tentang vitiligo sangat penting bagi penyandang vitiligo dan lingkungan sosial di sekitarnya. Vitiligo tidak menular hanya dengan pergaulan kemasyarakatan biasa, sehingga jangan mengucilkan penyandang dari kehidupan sosial.Bergabung dengan kelompok pendukung yang positif akan bisa semakin menguatkan para penyandang vitiligo.

Memiliki vitiligo tetap bisa tampil menarik serta rupawan. Vitiligo juga bukan menjadi penghalang prestasi dan kebahagiaan. Banyak tokoh serta influencer dunia memiliki kondisi vitiligo. Seperti supermodel tingkat dunia, Winnie Harlow. Winnie Harlow membuktikan bahwa kondisi vitiligo tidak menghalangi karirnya di dunia. Pada tahun 2016, Winnie Harlow terpilih menjadi BBC’s 100 Women.
1550285203951 Sumber gambar instagram @winnieharlow

Tips Kiat Menjaga Kulit 

Lindungi kulit dari sinar matahari sebab kulit yang telah kehilangan melanin semakin cenderung mudah terbakar sinar matahari. Sinar matahari dapat memperburuk vitiligo. Matahari juga dapat menyebabkan timbulnya bintik-bintik warna di kulit.

Lakukan langkah perlindungan berikut ini:

  • Gunakan tabir surya setiap hari. Oleskan tabir surya setidaknya 15 menit sebelum pergi keluar. Pilih tabir surya memberi perlindungan UVA / UVB dengan SPF 30 atau lebih tinggi. Bila perlu pilih tabir surya tahan air.
  • Gunakan pakaian yang melindungi dari sinar matahari.
  • Berada di tempat teduh.
  • Jangan pakai tanning bed dan sun lamp.
  • Jika memilih kosmetik untuk menyamarkan kulit pastikan memilih produk aman.
  • Jangan buat tato sebab bisa berisiko menimbulkan Koebner phenomenon.
  • Kontrol lakukan pemeriksaan teratur sesuai petunjuk dokter.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.