Penyakit Kanker

Kanker Darah

KANKER DARAH

Mengenal Kanker Darah

Kanker darah merupakan penyakit keganasan yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah.

Kanker darah bisa meliputi sel-sel darah, sumsum tulang serta sistem limfatik. Sebagian besar kanker darah bermula di sumsum tulang tempat darah diproduksi. Stem cell dalam sumsum tulang seharusnya mengalami maturasi dan berkembang menjadi tiga jenis sel darah: sel darah merah, sel darah putih, atau keping darah trombosit.

Pada sebagian besar kanker darah, proses perkembangan sel darah normal terganggu oleh pertumbuhan tidak terkontrol dari jenis sel darah abnormal. Sel-sel darah yang abnormal atau sel-sel kanker akan mengganggu fungsi darah normal seperti mengikat oksigen, melawan infeksi atau mencegah pendarahan fatal. 

Ada tiga jenis utama kanker darah: 

  1. Leukemia
  2. Limfoma
  3. Myeloma

smartselectimage_2019-01-17-20-56-57-01

Leukemia

Leukemia adalah sejenis kanker yang ditemukan dalam darah dan sumsum tulang. Leukemia disebabkan oleh produksi sel-sel darah putih abnormal yang sangat cepat. Tingginya jumlah sel darah putih yang abnormal tidak mampu melawan infeksi. Leukemia juga merusak kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah dan trombosit. Tanda gejala leukemia seperti kelelahan, pucat, berat badan turun, infeksi berulang, demam, berkeringat di malam hari, mudah memar, sering mimisan. Pembesaran limpa dan liver menyebabkan perut sakit. Leukemia juga menimbulkan anemia sehingga bisa mengalami tanda gejala anemia seperti mudah lelah, capek, pucat, nafas susah.

Baca tentang penyebab, faktor risiko, tanda, gejala, cara pemeriksaan, diagnosis, terapi juga tata laksana Leukemia lebih lanjut disini

Limfoma

Limfoma adalah sejenis kanker darah yang mempengaruhi sistem limfatik. Sistem limfatik berfungsi membuang kelebihan cairan tubuh dan menghasilkan sel-sel kekebalan. Limfosit yang merupakan salah satu jenis sel darah putih untuk melawan infeksi berkembang menjadi sel kanker. Limfosit abnormal menjadi sel limfoma kemudian berkembang biak lalu berkumpul di kelenjar getah bening serta jaringan tubuh lainnya. Seiring waktu, sel-sel kanker akan merusak sistem kekebalan tubuh normal. Tanda gejala limfoma antara lain kelenjar getah bening mengalami pembengkakan. Gejala lainnya seperti demam, keringat di malam hari, kelemahan tubuh, mudah capek, penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas. Batuk, gangguan pernafasan atau dada terasa nyeri. Tubuh gampak capek, lelah dan lemah tanpa penyebab yang jelas. 

Baca tentang penyebab, faktor risiko, tanda, gejala, cara pemeriksaan, diagnosis, terapi juga tata laksana Limfoma lebih lanjut disini

Mieloma

Mieloma adalah kanker sel-sel plasma. Sel plasma merupakan sejenis sel darah putih yang menghasilkan antibodi penangkal kuman penyebab penyakit sehingga bisa mencegah perkembangan infeksi dalam tubuh. Sel-sel myeloma mengganggu kemampuan produksi antibodi secara normal. Akibat mieloma sistem kekebalan tubuh semakin melemah sehingga rentan terjadi serangan penyakit infeksi. Tanda gejala penyakit antara lain nyeri pada tulang biasanya nyeri punggung atau pada tulang rusuk. Bisa terjadi patah tulang punggung. Tubuh terasa lemah, kelelahan serta mudah capek. Mudah mengalami berdarah seperti mimisan atau gusi berdarah, memar. Sering sakit infeksi atau demam yang tidak jelas penyebabnya.

Baca tentang penyebab, faktor risiko, tanda, gejala, cara pemeriksaan, diagnosis, terapi juga tata laksana Mieloma lebih lanjut disini

Diagnosis dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan tes darah serta tes pemeriksaan lain yang sekiranya diperlukan. Dilakukan pemeriksaan darah komplit, pemeriksaan kimia darah dan pemeriksaan apusan darah tepi untuk melihat sel-sel darah memakai mikroskop. Biopsi aspirasi sumsum tulang dan kelenjar getah bening dilakukan untuk memperoleh jaringan contoh untuk pemeriksaan patologi anatomi. Pemeriksaan penunjang dengan rontgen sinar-X, ultrasonografi (USG), magnetic resonance imaging (MRI), computerised tomography scan (CT scan) atau positron emission tomography (PET) scan untuk melihat organ dalam tubuh lebih detail.  

Mengenali gejala penyakit kanker pada stadium dini sangatlah penting. Namun gejala kanker darah seringkali pada mulanya tidak khas. Banyak kondisi penyakit juga bisa memiliki gejala serupa, periksa ke dokter menjadi cara terbaik mengetahui penyebab munculnya keluhan gejala.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.