Kesehatan Kulit

Pelembab Kulit

PELEMBAB KULIT

Produk pelembab biasanya digunakan dalam langkah hidrasi setelah melakukan proses cleansing. Pelembab atau moisturizer ini merupakan produk perawatan dengan berbagai manfaat.

Epidermis merupakan lapisan paling luar kulit tidak memiliki pembuluh darah sehingga harus diberi nutrisi dari dalam. Epidermis juga rentan kehilangan air akibat pengaruh lingkungan. Pelembab akan menjaga kulit dari paparan lingkungan juga melindunginya dari kehilangan cairan berlebihan.

 

Anatomi kulit, picture credit Terese Winslow sumber gambar NIH National Cancer Institute

Pelembab Moisturizer

Lingkungan, suhu udara, kelembaban, paparan zat kimiawi, mikroorganisme juga stres psikologis bisa mempengaruhi kondisi hidrasi kulit. Kulit menjadi kering sehingga terasa tidak nyaman bahkan bisa menyebabkan keluhan gatal atau retak bersisik hingga pecah-pecah. Efek menakjubkan dengan memakai pelembab bisa menjadikan kulit lebih cerah, halus lembut dan awet muda. Pelembab bekerja dengan memperbaiki tonus, tekstur serta penampilan kulit. Pelembab juga menjadi pelindung luar bagi lapisan kulit.

Terdapat 4 tipe pelembab, yaitu:

  1. Pelembab tipe emollient
  2. Pelembab tipe humectant
  3. Pelembab tipe occlusive
  4. Pelembab tipe protein rejuvenator

Pelembab memiliki fungsi utama melembabkan sebab produk ini akan memberi hidrasi juga mencegah cairan supaya tidak mudah menguap dari kulit. Hidrasi akan menghaluskan tekstur juga meratakan permukaan kulit. Hidrasi dengan pelembab akan membuat permukaan kulit lembut, lebih luas jangkauannya dan lentur. Efek kelembaban maksimal dalam 30 menit – 1 jam serta mampu bertahan hingga 4 jam.

Produk pelembab ada yang memiliki mekanisme anti-inflamasi mencegah peradangan dengan mengeblok aktivitas cyclooxygenase sehingga efeknya menyejukkan kulit. Pelembab khusus bisa memiliki efek anti-mitosis sehingga membantu penyandang psoriasis dan kondisi peradangan dermatosis lainnya. Pelembab tertentu memiliki efek antipruritik dengan menurunkan regulasi cytokin sehingga mencegah gatal.

Pilih pelembab dengan fungsi ganda memiliki aktivitas photo protective sehingga menjadi tabir surya melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Pelembab dengan bahan hyaluronic acid memiliki kemampuan memulihkan perlukaan di kulit. Ada juga pelembab yang membantu mengatasi infeksi mikroba di permukaan kulit. Efek pelembab juga membuat pemakainya nyaman sehingga bahagia. Memiliki kulit halus, lembut dan nyaman sangat berperan dalam kepuasan psikologis juga kehidupan sosial. 

Memilih Pelembab

Pilih pelembab harus mengetahui kebutuhan kulit. Pelembab yang cocok sesuai dengan kebutuhan kulit akan membawa dampak luar biasa. Kulit menjadi lembab tidak kering sehingga nyaman. Pelembab akan bantu menjaga tekstur kulit sehingga meningkatkan kelembutan, fleksibillitas serta kehalusan kulit. Pelembab juga bisa bantu mengurangi keluhan, bahkan hingga permasalahan kulit. 

  • Kulit normal: Kulit normal ini tidak terlalu kering atau terlalu berminyak. Gunakan pelembab ringan berbasis air (water-based) sehingga terasa ringan dan tidak berminyak untuk menjaga kelembaban alami kulit.
  • Kulit kering: Kulit kering terasa kering, bersisik dan mudah tergores. Pelembab berbasis minyak mengandung bahan khusus sehingga membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dengan mencegah kehilangan lebih banyak air. Pada kulit sangat kering, bersisik atau telapak kaki pecah-pecah maka bisa mencoba memilih produk berbasis petrolatum yang memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan krim sehingga lebih efektif mencegah penguapan dari kulit. 
  • Kulit berminyak: Kulit berminyak rentan berjerawat. Meski berminyak tetap saja kulit membutuhkan kelembaban, terutama setelah menggunakan produk perawatan kulit yang menghilangkan minyak. Pilih pelembab berformula ringan sehingga tidak memperparah kondisi kulit serta membantu mencegah kekeringan. Pilihlah produk berbasis air dengan label non-comedogenic sehingga tidak akan menyumbat pori-pori.
  • Kulit sensitif: Kulit sensitif rentan terhadap iritasi kulit, kemerahan, gatal atau ruam. Carilah pelembab yang mengandung bahan lembut menenangkan seperti chamomile atau lidah buaya. Pastikan produk tidak mengandung alergen potensial. Hindari juga produk dengan bahan yang mengandung asam, wewangian atau pewarna.
  • Kulit lanjut usia: Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung menjadi kering karena kelenjar penghasil minyak sudah kurang aktif juga perubahan jaringan ikat. Pilih pelembab berbasis minyak yang berbahan dasar petrolatum agar kulit tetap lembut dan terhidrasi dengan baik. Bahan ini diharapkan bisa membantu menahan kelembaban, memperlambat penuaan dan mencegah kulit bersisik. Jika produk mengandung komponen antiaging seperti antioksidan atau alpha hydroxyl acids bisa membantu memperlambat

Poin paling penting yaitu memilih pelembab cocok sesuai jenis kulit, kebutuhan, umur serta kondisi. Kondisi khusus sebaiknya juga dipertimbangkan seperti kehamilan, menopause, serta pengaruh hormonal, cuaca, iklim atau kecenderungan berjerawat. Gunakan pelembab saat kulit masih agak basah seperti setelah selesai mandi, cuci muka juga setelah wudhu sebelum tidur. Pilih pelembab dengan tabir surya untuk beraktivitas di siang hari sehingga mendapat manfaat perlindungan ekstra dari paparan sinar UVA dan UVB. Tes dulu dengan mengoleskan sedikit produk di bagian lengan atau kulit bagian dalam siku sebelum memakainya ditempat lain. Hindari produk yang tidak cocok sebab bisa menyebabkan iritasi.

Tip cerdas memilih kosmetik membantu konsumen dalam membeli produk aman. Belilah produk kosmetik aman, sudah dipastikan asli dan terjamin mutunya. Jangan mudah tergiur dengan testimoni juga harga barang murah lebih rendah dari harga pasar. Pastikan teliti sebelum membeli, teliti legalitas produk, teliti membaca komposisi bahan penyusun, teliti memastikan pembuat dan penyalur produk terpercaya juga teliti mengecek masa pakai produk. Hati-hati dalam memilih produk kecantikan juga perawatan kulit. Diskusikan selalu tindakan serta pengobatan bersama dokter spesialis kulit berkompeten.

Beberapa kondisi kulit butuh perawatan ekstra sehingga sebaiknya segera periksa konsultasikan lebih lanjut bersama dokter spesialis kulit berkompeten untuk penanganan terbaik sesuai kondisi kulit.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.