Kesehatan Umum

Resistensi Antibiotik

RESISTENSI ANTIBIOTIK

Antibiotik merupakan obat untuk mengatasi dan mengobati infeksi bakteri berbahaya bagi tubuh. Pemakaian antibiotik yang tidak tepat akan menyebabkan munculnya bakteri resisten antibiotik. Resistensi antibiotik terjadi pada bakteri. Resistensi antibiotik artinya bakteri mengubah responsnya terhadap antibiotik tersebut sehingga pengobatan memakai antibiotik tersebut tidak berhasil. Bakteri akan menyebabkan infeksi lebih berat sulit diatasi pada manusia dan hewan ternak.

Antibiotik harus digunakan dengan bijak. Jika diresepkan antibiotik maka harus digunakan dengan benar hingga tuntas sesuai petunjuk dokter. Antibiotik bukan obat untuk meredakan rasa sakit, mempercepat penyembuhan juga mengatasi penyakit akibat infeksi virus. 

Resistensi antibiotik akan menyebabkan biaya penanganan penyakit lebih mahal, proses rawat inap lebih lama hingga peningkatan angka kematian. Resistensi antibiotik menyebabkan obat tidak mampu lagi membunuh bakteri. Akibatnya infeksi tidak bisa diatasi sehingga penderita akan mati akibat keparahan gejala juga komplikasi penyakit. 

Cegah resistensi antibiotik dengan:

  • Gunakan antibiotik dengan bijak sesuai petunjuk dokter
  • Lakukan vaksinasi memakai vaksin-vaksin yang terbukti secara ilmiah mencegah penyakit berbahaya
  • Rajin cuci tangan pakai sabun kemudian bilas dengan air mengalir hingga bersih
  • Lakukan gaya hidup bersih dan sehat
  • Jaga kebersihan makanan
  • Lakukan pencegahan penularan penyakit dan jika bisa maka hindari kontak dekat dengan orang sakit
  • Lakukan hubungan seksual secara aman untuk mencegah penyakit berbahaya

Jangan memakai obat antibiotik untuk mengatasi penyakit akibat virus. Jangan membeli antibiotik sendiri serta konsultasikan selalu pada dokter saat akan memakai obat antibiotik. Gunakan antibiotik hanya sesuai dengan resep petunjuk dokter termasuk dosis serta waktu minum obat. Jangan gunakan resep obat lama saat sakit lagi di kemudian hari sebab belum tentu cocok menggunakan resep obat yang dahulu. Jangan gunakan resep obat yang sama pada orang lain sebab belum tentu penyebab sakitnya sama. Memakai resep obat yang salah justru berisiko memperparah kondisi serta memperlama penyembuhan sakit

Antibiotik tersedia dalam berbagai bentuk sediaan obat seperti pil, sirup, obat tetes mata, obat tetes telinga, salep, krim, lozenge (seperti permen), suntikan, infus, dll. Perhatikan tanda lingkaran pada kemasan obat ketika membeli obat bebas. Resistensi antibiotik akan membuat kuman berbahaya, superbug, berkembang biak menyebabkan penyakit fatal. Superbug tidak bisa dimusnahkan memakai antibiotik biasa, sehingga dampak penyakitnya akan fatal. Saat ini telah muncul superbug dari kuman penyebab penyakit pneumonia, tuberkulosis, infeksi saluran cerna, gonore, hingga penyebab sepsis.

Mari bersama mencegah datangnya post-antibiotic era dimana penyakit-penyakit infeksi juga cidera ringan bisa berakibat fatal akibat resistensi antibiotik.

waaw18-landingpage-3-en

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.