Kesehatan Umum

Penyakit Kronis Pada Orang Lanjut Usia

PENYAKIT KRONIS DI USIA SENJA

Kemajuan pengobatan serta teknologi di bidang kedokteran membuat banyak orang dengan penyakit kronis bisa mencapai umur panjang. Penyakit kronis merupakan permasalahan kesehatan yang membutuhkan pengobatan secara rutin untuk mengontrol gejala, mencegah komplikasi dan memperbaiki kualitas hidup penderita. Pengobatan tetap dilakukan dengan menyesuaikan kondisi kesehatan secara umum pada orang lanjut usia.

Penderita penyakit kronis bisa beraktivitas secara normal dalam hidup sehari-hari dengan penanganan secara tepat. 

Contoh beberapa kondisi penyakit kronis pada kelompok lanjut usia:

  • Asma merupakan penyakit kronis pada saluran pernafasan akibat alergi. Banyak gejala asma baru muncul di usia dewasa.
  • Kanker disebabkan oleh mutase genetik sehingga sebuah sel menjadi ganas. Penyakit kanker semakin tinggi dengan bertambahnya usia. Gaya hidup sehat serta pemeriksaan deteksi dini diperlukan untuk mencegah munculnya kanker.
  • Penyakit obstruktif paru sering menyebabkan kematian akibat gangguan pernafasan. Penyakit ini terutama disebabkan oleh asap rokok.
  • Depresi menjadi permasalahan yang rentan timbul pada orang lanjut usia ketika frustasi dengan kondisi fisik maupun permasalahan kesehatan yang ada.
  • Penyakit diabetes menyebabkan kadar gula darah tinggi sehingga akan menimbulkan banyak permasalahan di sistem organ. Diabetes dijuluki sebagai “mother of all disease” sebab menimbulkan komplikasi banyak penyakit lain seperti penyakit jantung, stroke, gangguan penglihatan hingga kelemahan sistem imunitas tubuh.
  • Orang lanjut usia juga bisa mengalami epilepsi yang akan menimbulkan gejala kejang.
  • Pada wanita usia tua yang sudah mengalami menopause rentan terkena patah tulang, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
  • Tekanan darah tinggi dijuluki sebagai “the silent killer” sebab mematikan secara diam-diam. Risiko stroke juga menjadi tinggi sehingga mengalami kecacatan atau meninggal. Sementara itu, serangan jantung menyebabkan kematian terbesar pada orang lanjut usia.
  • Perawatan gigi serta mulut yang buruk menyebabkan rentan terjadi penyakit gusi. Gigi rontok hingga ompong identik pada orang tua akibatnya sulit makan sehingga kurang asupan nutrisi.
  • Penurunan fungsi indera bisa terjadi pada penglihatan, pendengaran, penghidu juga perasa. Kondisi ini menyebabkan gangguan kemandirian, kualitas hidup menurun juga semakin rentan kurang gizi akibat tidak berselera makan.
  • Kemampuan menahan kencing semakin melemah sehingga sering mengompol. Kondisi ini tentunya membuat malu dan mengganggu sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut.
  • Orang lanjut usia identik dengan kesakitan. Nyeri punggung merupakan keluhan yang sering diderita. Nyeri harus ditangani dengan tepat supaya tidak menyebabkan depresi.

Adopsi gaya hidup aktif sesuai kondisi, jaga kebersihan diri serta lingkungan, terlibat aktif dalam kehidupan sosial komunitas setempat, lakukan tindakan prevensi penyakit, manajemen kondisi kesehatan, serta pahami setiap pengobatan yang dijalani bantu meningkatkan produktivitas serta kualitas hidup.

healthy aging

healty aging (WHO)

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.