Kesehatan Anak

Bayi Baru Lahir

BAYI BARU LAHIR

Bayi merupakan manusia kecil yang secara fisik tentu masih jauh berbeda dengan ayah-ibunya. Kondisi fisik tubuh bayi yang berbeda sering memicu kekhawatiran orang tua. Orang tua berharap akan pulang dari rumah sakit menimang bayi yang gemuk, lucu dan imut menggemaskan seperti di tayangan televisi.

Namun, ternyata kondisi bayi baru lahir tidak seperti bayi-bayi di instagram. Tubuhnya kecil-mungil. Terkadang kondisi fisik bayi baru lahir berbeda dari bayangan angan-angan orang tua. Kondisi bayi juga bisa berubah seiring berjalannya waktu sehingga banyak orang tua khawatir. Padahal bisa jadi kondisi tersebut masih dalam batas normal. Mengenal bayi akan memudahkan perawatan juga membuat orang tua lebih tidak mudah panik.

smartselectimage_2019-01-05-10-50-29-01

Tubuh Bayi Baru Lahir

Postur, Tonus dan Aktivitas Bayi

Bayi yang nyaman, sehat juga kenyang akan tenang serta merespons stimulus lingkungan dengan normal. Tangan bayi baru lahir masih cenderung menggenggam terkepal. Posisi tungkai kaki dan siku masih sering tertekuk saat bayi rileks. Kondisi ini terjadi karena dulu dalam rahim, tangan dan kaki sering ditekuk mendekat ke tubuh janin. Namun, bayi akan mulai sering merentangkan tangan dan kaki. Secara umum bayi akan bergerak aktif. Tangan dan kaki bergerak saat bayi aktif. Bayi akan senang riang-gembira dengan aktif menggerakkan tangan kakinya ketika diajak berinteraksi. 

Kulit Bayi

Kulit bayi bervariasi warnanya sesuai umur, kondisi kesehatan, ras, suhu lingkungan dan sedang menangis atau tidak. Pada saat lahir warna kulitnya bisa merah gelap keunguan, kemudian jadi merah setelah menangis kencang sehingga lancar bernafas. Wajah, bibir dan selaput lendir mukosa berwarna merah muda. Jika kulitnya tampak bercak merah-kebiruan dengan tangan kaki dingin maka waspada tanda bayi kedinginan. Jika kulit bayi mengalami biru di bagian lain segera laporkan ke dokter. Waspada juga jika kulit bayi baru lahir mengalami pewarnaan kuning akibat ikterus. Kulit bayi kadang terdapat baby acne yang biasanya akan menghilang sendiri. Pada kulit tidak tampak ada kemerahan atau bisul. Pada saat baru lahir kulitnya akan terlihat ada zat berwarna putih yang disebut vernix caseosa. Vernix bantu melindungi janin di dalam rahim. Kulit bayi baru lahir juga terlihat memiliki banyak rambut halus (lanugo). Rambut lanugo nanti akan menghilang sendiri. 

Pernafasan dan Denyut Jantung Bayi

Bayi bernafas dengan dominan pernafasan perut. Inilah kenapa perut bayi tidak boleh diikat sebab otot perutnya jadi tidak bisa bergerak bebas untuk bantu pernafasan. Frekuensi nafas normal 40 – 60 kali per menit. Tidak terlihat tarikan dinding dada bawah yang dalam ketika bayi sedang dalam kondisi tidak menangis. Frekuensi denyut jantung yang normal 120 – 160 kali per menit. Didengarkan dengan stetoskop di dada kiri setinggi apeks cordis.

Suhu Tubuh Bayi

Suhu normal berkisar antara 36,5 – 37,5 °C. Ukur suhu menggunakan termometer. Jaga supaya bayi tidak kedinginan dan tidak kepanasan. Usahakan kamar bersuhu nyaman, tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas, dan mendapat cahaya serta ventilasi cukup sehingga bayi sehat. Kedinginan hingga hipothermia sangat berbahaya bagi bayi. Namun kepanasan hingga hiperthermia juga bisa fatal akibatnya. Secara umum, bayi butuh pakaian satu lapis lebih banyak dibandingkan orang dewasa, namun juga bukan berarti harus dibungkus berlapis-lapis kain hingga rapat. Orang tua responsif melihat kebutuhan kenyamanan bayi sesuai situasi kondisi cuaca setempat.

Baca tentang Cara Memandikan Bayi disini

Kepala Bayi

Kepala bayi bentuknya terkadang asimetris karena penyesuaian usaha bayi ketika keluar dari jalan lahir. Kondisi tersebut umumnya hilang sendiri dalam 48 jam. Terdapat ubun-ubun besar dan ubun-ubun kecil di kepala bayi baru lahir. Ubun-ubun besar terlihat rata atau tidak membonjol. Ubun-ubun juga tidak cekung. Ubun-ubun dapat sedikit membonjol saat bayi menangis namun kembali normal setelah bayi tenang. Ubun-ubun belakang akan menutup pada saat umur bayi sekitar 6 bulan dan ubun-ubun depan menutup saat umur bayi sekitar 12 – 18 bulan. Rambut halus pada kepala bayi dapat rontok atau dapat juga terjadi kebotakan sementara (temporary bald spot) namun kemudian akan segera tumbuh rambut baru dalam beberapa bulan. Pertambahan lingkar kepala menggambarkan pertumbuhan otak. 

Mulut Bayi

Bibir dan lidah bayi berwarna merah muda. Jika bibirnya kebiruan segera laporkan kepada dokter. Pada saat membuka mulut lebar terkadang bisa terlihat ada Epstein’s pearl berwarna putih di langit-langit mulut bayi yang akan menghilang sendiri dalam beberapa minggu pertama. Saat diperiksa dengan jari, bayi akan menghisap kuat jari pemeriksa. Bayi menyusu stabil, tidak lepas-lepas, ASI tidak mengalir dari sudut mulut dan lancar hingga kenyang kemudian tidur rileks.  Bibir, gusi, langit-langit mulut semua utuh dan tidak ada bagian terbelah. 

Telinga Bayi

Terkadang daun telinga bayi agak terlipat saat baru lahir. Kondisi ini karena tulang kartilago janin masih tipis kemudian di dalam rahim posisinya bisa terlipat akibat tekanan dari sekitar. Amati apakah terdapat penonjolan atau lubang kecil yang tidak wajar di sekitar telinga. Penonjolan kulit bisa dilakukan tindakan lebih lanjut oleh dokter. Lakukan pemeriksaan deteksi pendengaran pada bayi baru lahir.

Perut Bayi

Perut bayi bentuknya lebih bulat, bundar, berbeda dengan perut orang dewasa. Perut bayi juga bisa berbunyi saat diperiksa atau didengarkan suara bunyi peristaltik normalnya. Perut bayi biasanya datar, teraba lembut dan lemas. Perut bayi akan lebih besar ketika selesai menyusu, namun tetap lembut dan kembali lagi ke kondisi semula. Bayi sehat, tenang, aktif dan ceria. Perut bayi tidak bengkak menggembung keras. Jika perut bayi membengkak, disertai muntah, tidak BAB dengan normal, rewel atau tampak kesakitan sebaiknya segera periksa ke dokter. Rawat tali pusat dengan benar. Pastikan tidak ada perdarahan, pembengkakan, nanah, bau tidak enak pada tali pusat atau kemerahan di kulit sekitar tali pusat. Biasanya tali pusat akan lepas di hari ke-7, kering sembuh sempurna di hari ke-15 dan pusar sudah bagus ketika umurnya sekitar 3 minggu. Tentang Perawatan Tali Pusat bisa dibaca lebih lanjut disini

Punggung Bayi

Kulit terlihat utuh, tidak terdapat lubang dan tidak teraba benjolan pada tulang belakang. Pada bayi Asia bisa terdapat bercak kebiruan disebut mongolian spot di kulit pundak, punggung bagian bawah atau bagian bokong. Bercak ini akan menghilang sendiri saat bayi bertambah besar. Amati dan laporkan ke dokter jika ada tanda lahir lain di tubuh bayi.  

Kaki Bayi

Jumlah jari tangan dan kaki normal. Gerakan kedua kaki aktif dan normal. Akan terjadi perubahan bentuk tubuh bayi dari posisi bungkuk saat dalam rahim menjadi lebih lurus pada lengan, tungkai, dan punggung yang berlangsung secara perlahan setelah lahir. Tungkai dan kaki kadang- kadang tampak berbentuk seperti Q (bowlegged look). Kondisi ini biasanya membaik dengan sendirinya. Bila kondisi tersebut sangat berat disertai kelainan pada bagian depan kaki, maka akan disarankan pemasangan split atau cast. Hati-hati saat akan membedong bayi. Baca tentang Membedong Bayi lebih lanjut disini

Anus Bayi

Terlihat lubang anus. Mekonium sudah keluar dalam 24 jam setelah lahir. Bayi baru lahir akan sering buang air besar setiap hari sebab kolostrum memiliki efek sebagai pencahar juga menyehatkan fungsi usus bayi. Feses/tinja bayi yang minum ASI eksklusif juga berbeda dibandingkan orang dewasa. Hindari memasukkan alat atau jari ke dalam anus. Baca tentang Serba-Serbi Feses Bayi disini

Alat Kelamin Bayi

Bayi perempuan terkadang keluar cairan berwarna keputihan atau kemerahan dari vagina akibat efek pengaruh perubahan hormon kehamilan dari ibu. Bayi laki-laki terdapat lubang uretra pada ujung penis. Testis teraba pada skrotum bayi laki-laki. Bayi harus sudah kencing dalam 24 jam setelah lahir. Urin bayi banyak, jernih dan baunya tidak menyengat.

Mata Bayi

Mata bayi tampak jernih. Lensa mata juga jernih, tidak berwarna putih atau keruh. Terkadang ada bercak merah di bagian putih mata yang disebut perdarahan subkonjungtiva, biasanya bercak akan bisa menghilang sendiri. Laporkan ke dokter jika ada kondisi tidak normal. Pada saat menangis biasanya bayi baru lahir tidak keluar air mata. Air mata baru terlihat saat bayi menangis sekitar umur 1 – 3 bulan (namun orang tua harus bisa membedakan dengan kondisi dehidrasi kekurangan asupan). Kotoran mata bayi baru lahir memang tampak lebih banyak sebab saluran pembuangan air mata belum bekerja sempurna. Namun kondisi ini tidak mengganggu, bisa dibersihkan seperti biasa saat mandi serta akan membaik sendiri. Tidak terdapat kotoran/sekret mata yang tidak normal. Lakukan pemeriksaan mata pada bayi, terutama jika memiliki risiko tinggi.

Tubuh Bayi

Berat lahir normal 2,5 – 4 kg. Berat badan biasanya turun dalam 3 hari pertama namun tidak sampai 10% berat badan lahir. Pertambahan berat badan bayi sekitar 20 – 35 gram/hari sejak hari ke-4 kemudian kembali ke berat lahir dalam waktu 1 – 2 minggu (biasanya dalam waktu 10 hari) dan terus tumbuh mengikuti kurva pertumbuhan normalnya. Panjang lahir normal 48 – 52 cm. Panjang badan bayi bertambah sekitar 4.5 hingga 5 cm di bulan pertama. Lingkar kepala pada saat lahir sekitar 35 cm kemudian kepala bayi juga akan bertambah besar sesuai ukuran normal lingkar kepala.

Bayi Tidur

Bayi baru lahir bangun sekitar 1 – 2 jam lalu tidur. Bayi baru lahir bisa tidur sampai total 16 – 20 jam dalam sehari, dimana sekitar 8 – 9 jam di malam hari dan 8 jam di siang hari. Jam tidur bayi terpecah dalam periode-periode tidur 20 menit, 2 jam hingga 4 jam. Usahakan kamar bersuhu sejuk, tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas, dan mendapat cahaya serta ventilasi cukup. Posisi tidur yang dianjurkan adalah posisi terlentang karena dapat mencegah terjadinya sindrom kematian mendadak bayi atau sudden infant death syndrome (SIDS). Tempat tidur bayi sebaiknya menggunakan alas tetap rata, datar, tidak bercelah, tidak terlalu lembek/lembut dan sprei terpasang tetap kencang untuk mencegah SIDS. Hindari keberadaan benda-benda yang dapat menutupi kepala bayi di sekitar tempat tidur. Responsif melihat tanda tubuh bayi. Bantu bayi tetap lancar menyusu supaya terpenuhi kebutuhan asupan. Bayi bisa menyusu langsung di payudara meski sedang tidur karena bayi terlahir memiliki refleks menyusu, pastikan saja posisi pelekatan menyusui sudah benar. Lakukan praktek tidur secara aman bersama bayi.

Refleks Primitif

Gerakan refleks ini timbul secara naluriah sebagai respons terhadap lingkungan sekitar. Bayi baru lahir memiliki refleks primitif, antara lain:

  • Refleks menghisap: bayi secara refleks akan menoleh mencari-cari ke arah sumber yang menyentuh sekitar bibir juga pipinya (rooting reflex), kemudian akan membuka mulut dan refleks menghisap benda yang masuk ke dalam mulutnya. Refleks ini membuatnya bisa menyusu lancar.
  • Refleks menggenggam: bayi secara refleks akan menggenggam jika jari atau benda yang menekan telapak tangannya.
  • Refleks Moro: bayi baru lahir melengkungkan punggungnya, menggerakkan kepala ke belakang, dan merentangkan tangan kakinya saat merespons suara keras, cahaya terlalu terang, bau terlalu kuat atau rangsang kuat lainnya.

Bayi juga bisa terlihat hingga gemetar saat menangis akibat sistem persarafan belum berkembang sempurna. Pada bayi baru lahir terdapat sekitar 16 gerak refleks pada bayi baru lahir. Gerak refleks ini akan makin menghilang seiring perkembangan sistem tubuh saat bayi bertambah besar.

1541992674052

Kontrol Pasca Persalinan

Bayi sebaiknya dibawa untuk kontrol periksa kesehatan supaya terpantau kesehatannya. Kunjungan ulang bayi baru lahir dilakukan minimal tiga kali, yaitu:

  • Pada usia 6 – 48 jam (kunjungan neonatal 1).
  • Pada usia 3 – 7 hari (kunjungan neonatal 2).
  • Pada usia 8 – 28 hari (kunjungan neonatal 3).

Tenaga kesehatan akan memeriksa fisik, menimbang berat badan, mengukur suhu dan melihat kebiasaan bayi. Baca tentang Perawatan Bayi Baru Lahir lebih lanjut disini 

Semua ibu dan bayi harus sudah diperiksa dengan seksama oleh tenaga kesehatan setelah persalinan. Bayi baru lahir sebaiknya diobservasi dalam waktu 6 jam hingga stabil. Tanyakan hal-hal normal serta tanda perhatian yang harus diwaspadai. Tanyakan tips kiat merawat bayi sehari-hari. Berikan imunisasi dengan tertib memakai vaksin yang terbukti secara ilmiah menyehatkan anak. 

Bawa bayi sakit untuk periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan sehingga bisa mendapatkan pengobatan secara tepat juga rasional. Lakukan kontrol pemeriksaan kesehatan juga tumbuh-kembang anak secara teratur di fasilitas pelayanan kesehatan juga bersama dokter anak. Catat hal-hal yang ingin orang tua tanyakan sebagai bahan diskusi saat pemeriksaan kesehatan. Catat hasil pengukuran berat badan, panjang badan, lingkar kepala di kurva pertumbuhan. Juga catat informasi penting yang disampaikan oleh tenaga kesehatan di Buku Kesehatan Anak. 

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan (link)

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.