Penyakit Kanker

Pencegahan Kanker

CARA MENCEGAH KANKER

Pencegahan merupakan langkah paling efektif dan efisien dalam mengontrol penyakit. Tidak semua kanker bisa dicegah namun setidaknya kita bisa mengontrol beberapa faktor risiko penyakit. Sekitar 30 – 50% penyakit kanker bisa dicegah. 

Berikut ini 12 langkah pengendalian penyakit kanker:

1. Jangan merokok dan memakai berbagai bentuk produk tembakau

2. Jadikan lingkungan rumah bebas asap dan dukug supaya lingkungan tempat kerja juga bebas dari asap polusi  

3. Kendalikan berat badan supaya sehat ideal

4. Lakukan gaya hidup aktif dalam kehidupan sehari-hari

5. Atur pola makan sehat bergizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan asupan harian 

  • Konsumsi makanan tinggi serat dengan makan buah sayur potong serta biji-bijian utuh
  • Batasi makanan tinggi kalori, tinggi lemak, tinggi gula dan hindari minuman tinggi gula
  • batasi konsumsi daging merah, hindari konsumsi daging olahan dan makanan olahan tinggi garam

6. Hindari konsumsi alkohol

7. Hindari paparan sinar ultraviolet dengan memakai pelindung juga tabir surya, luangkan aktivitas di luar rumah dengan aman dan hindari indoor tanning.

8. Gunakan alat pelindung kerja dan ikuti instruksi petunjuk keamanan kesehatan di tempat kerja supaya terhindar dari paparan zat kimia berbahaya di tempat kerja

9. Jaga supaya lingkungan tidak terpapar radiasi tingkat tinggi. Cari tahu kadar paparan radiasi radon di lingkungan tempat tinggal. Lakukan pencegahan paparan radiasi tingkat tinggi di rumah.

10. Lakukan pencegahan kanker bagi wanita:

  • Menyusui bayi
  • Batasi pemakaian hormone replacement therapy

11. Pastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhannya memakai vaksin-vaksin yang secara ilmiah terbukti memberikan manfaat kesehatan, seperti vaksin hepatitis B dan vaksin Human Papilloma Virus

12. Lakukan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini seperti pemeriksaan deteksi dini kanker payudara, kanker serviks/leher rahim, kanker kolorektal juga kanker kulit

Pencegahan kanker dilakukan dengan menghindari rokok, tidak mengkonsumsi alkohol, mencegah infeksi, menghindari zat karsinogenik dari lingkungan juga tempat kerja, menghindari radiasi dan melakukan gaya hidup sehat. Pola makan sehat bergizi seimbang, menjaga berat badan ideal dan rutin melakukan aktivitas fisik akan membantu mencegah terjadinya kanker sebab membantu mencegah terjadinya kanker yang berhubungan dengan diet. Buah sayur mengandung zat-zat yang akan melindungi tubuh dari terjadinya kanker. Kegemukan dan obesitas terkait dengan kanker esofagus, kolorektal, payudara, endometrium dan ginjal.

Merokok berisiko menyebabkan kanker paru, esofagus, laring, mulut, tenggorokan, ginjal, kandung kemih, pancreas dan cervix. Perokok pasif juga memiliki risiko mengalami kanker. Mengunyah tembakau berisiko menyebabkan kanker mulut, esofagus dan pancreas.

smartselectimage_2019-01-08-08-15-56-01

Konsumsi alkohol berisiko menyebabkan kanker mulut, faring, laring, esofagus, hati, colorectal dan payudara. Infeksi Helicobacter pylori, Human Papilloma Virus (HPV), hepatitis B, hepatitis C dan Epsteinn-Barr Virus menyebabkan beberapa jenis kanker akibat kerusakan sel. Zat-zat di lingkungan juga tempat kerja juga bisa bersifat karsinogenik. Radiasi alami juga buatan bisa menyebabkan ionisasi sehingga terjadi kerusakan DNA. Radiasi ultraviolet dari matahari paling sering menyebabkan terjadinya kanker kulit.

Pentingnya Pemeriksaan Deteksi Dini

Gejala awal penyakit kanker terkadang tidak khas. Oleh sebab itu sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kontrol kesehatan secara rutin. Deteksi dini secara berkala ini sangat bermanfaat untuk mendiagnosis penyakit kanker. Lakukan manajemen pola hidup sehat serta tetap rutin mengontrol kesehatan untuk memantau kondisi badan.

Hati-Hati

Godaan terapi alternatif juga penjualan produk dengan klaim berlebihan menggoda para pejuang kanker. Terapi kanker memakai prosedur kemoterapi, radioterapi atau operasi memiliki mitos juga persepsi sangat negatif di masyarakat awam. Produk terapi alternatif terkesan mudah juga tidak menyakitkan saat digunakan. Terlebih mereka ditakut-takuti cepat meninggal jika melakukan terapi medis. Faktanya banyak penderita kanker meninggal sebab terlambat terdiagnosis sehingga kanker sudah menjadi stadium lanjut dengan angka harapan hidup semakin sedikit.

Banyak pejuang kanker mampu memiliki angka harapan hidup seperti orang sehat lainnya setelah menjalani pengobatan kanker secara tuntas.

Penanganan kanker akan dilakukan oleh tim tenaga kesehatan yang terdiri dari berbagai keahlian sehingga proses terapi bisa secara menyeluruh. Terapi dilakukan sesuai jenis kanker yang diderita. Pengobatan kanker meliputi prosedur pembedahan, kemoterapi, radioterapi, terapi biologis serta terapi hormon sesuai dengan jenis kanker masing-masing. Pengobatan kanker juga membutuhkan perubahan gaya hidup, pola makan yang sehat, fisioterapi juga psikoterapi untuk mendukung kesehatan penderita.Terapi komplementer diberikan bersamaan dengan terapi medis untuk memberikan kenyamanan juga meningkatkan kualitas hidup pasien. Diskusikan pemilihan terapi lebih lanjut bersama tim dokter.

Dukungan keluarga juga komunitas sangat penting bagi para survivor kanker ini. Bergabung dengan komunitas pendukung kanker membantu untuk memberikan semangat sehat. 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.