Kesehatan Anak

Biang Keringat Pada Bayi

MILIA DAN MILIARIA

Milia

Milia ini tampak seperti jerawat kecil-kecil warna putih di dahi, hidung dan pipi bayi baru lahir. Milia disebabkan oleh sumbatan kelenjar minyak (sebasea) pada kulit. Biasanya tidak memerlukan pengobatan sebab nanti akan bisa hilang sendiri. Jangan terlalu berlebihan memakai kosmetik bayi. Hindari pemakaian  krim, lotion, ataupun vaselin jika tidak diperlukan supaya pori-pori kulit tetap terbuka. Cukup basuh wajah bayi dengan air dan sabun bayi seperti biasa saat mandi. Gunakan produk perawatan yang memang dibutuhkan sesuai kondisi kulit bayi Anda. Amati perubahan kulit apakah ada tanda infeksi atau tanda perhatian lainnya untuk diperiksakan ke dokter.

screenshot_2019-01-05-09-19-20-01 Bayi Baru Lahir, sumber gambar IG @unicef

Miliaria

Miliaria sering disebut biang keringat. Miliaria merupakan ruam kecil berwarna merah dan menonjol yang terasa gatal, serta bisa menyebabkan sensasi menyengat atau perih pada bagian kulit. Kulit berperan penting bagi pengaturan suhu tubuh. Kelebihan panas akan dikeluarkan dari tubuh melalui kulit dengan penguapan keringat oleh kelenjar keringat.

Miliaria terjadi karena kulit bayi belum berkembang dengan baik sehingga kerja kelenjar keringat belum sempurna. Pada bayi paling sering terjadi miliaria kristalina. Miliaria kristalina merupakan jenis biang keringat yang paling ringan. Kondisi ini bisa ditandai dengan kemunculan lenting berisi cairan berwarna jernih yang mudah pecah, terkadang kita tidak melihat lenting karena sudah pecah. Biang keringat jenis ini biasanya tidak gatal dan tidak terasa sakit.

Bayi serta anak rentan terkena biang keringat. Faktor risiko paling sering muncul biang keringat memakai baju terlalu tebal kain pakaian tidak nyaman saat cuaca panas, cuaca sangat panas atau kelembaban udara sangat tinggi. Biang keringat sering terjadi di leher, dahi, dada bagian atas, bahu, ketiak, lengan, kaki, lipatan-lipatan kulit atau sekitar daerah popok. 

Jaga supaya suhu tubuh bayi stabil di lingkungan nyaman. Bayi rentan kedinginan, namun juga jangan sampai terlalu kepanasan. Pada cuaca yang panas atau ketika berada di tempat sangat panas sebaiknya perhatikan pakaian bayi. Berikan bayi baju ringan, tipis dan menyerap keringat. Buka bedong jika tidak diperlukan. Ibu harus memastikan jangan sampai bayi kepanasan. Bayi yang kepanasan bisa mengalami heat stroke sehingga meningkatkan risiko kematian. Baca bahaya kepanasan bagi bayi disini

Penanganan biang keringat di cuaca sangat panas:

  1. Pakai baju yang bantu menjaga kulit sejuk dan kering. Baju berbahan katun longgar yang ringan, lembut dan menyerap keringat biasanya nyaman dipakai. 
  2. Segera ganti baju saat basah terkena keringat.
  3. Jaga kulit bayi kering dan bersih. Perhatikan area-area lipatan kulit yang rentan berkeringat, terkena iler atau terkena ompol. 
  4. Pada saat berkeringat kepanasan bantu jaga kulitnya supaya sejuk dengan membasuh memakai waslap dan biarkan sebentar hingga airnya menguap sendiri kemudian pakaikan baju bersih yang nyaman.
  5. Hindari memakai minyak, krim atau lotion yang bisa menyumbat pori-pori kulit sehingga membuat biang keringat semakin parah.
  6. Potong rapih kukunya serta pastikan tidak menggaruk supaya kulit tidak terluka.

Pada cuaca sangat panas, jangan pakai baju terlalu tebal sebab membuat anak semakin kepanasan. Bedong juga bisa dibuka ketika bayi kepanasan, baca lebih lanjut tentang Membedong Bayi disini. Bayi juga anak merupakan manusia kecil yang sibuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Aktivitas dengan gerak motoriknya akan meningkatkan produksi panas tubuh sehingga banyak berkeringat. Jika suhu lingkungan panas dengan pori-pori kulit tersumbat maka bayi rentan mengalami biang keringat. 

dscn4923.jpg

Jaga sirkulasi udara di rumah supaya baik. Lingkungan nyaman dengan udara tidak panas, tidak lembab serta ada sirkulasi aliran udara yang baik akan bantu mencegah biang keringat. Jika pakai AC atau pendingin udara sebaiknya atur supaya aliran udara jangan langsung mengarah ke tubuh bayi, juga jangan sampai terlalu dingin, rawat kebersihan alat serta setting supaya udara kotor dari luar tidak masuk ke dalam rumah.

Pada dasarnya milia atau miliaria hanya muncul sementara, hilang sendiri dan tidak mengganggu. Bawa anak periksa ke dokter jika kondisi semakin berat, menyebar, gatal, ada tanda infeksi seperti bernanah, demam, bayi tidak nyaman atau kapan pun orang tua khawatir. Jika peradangan cukup parah sebaiknya gunakan salep atau bedak khusus sesuai anjuran dokter.

Semua bayi dan ibu harus sudah diperiksa oleh tenaga kesehatan berkompeten saat mau pulang pasca persalinan. Tanyakan tips kiat perawatan harian, juga tanda yang harus diperhatikan. Lakukan periksa kontrol kesehatan secara teratur. Pada saat pemeriksaan kesehatan rutin, minta dokter melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sehingga tumbuh kembang kesehatan bayi selalu terpantau. Segera bawa bayi periksa ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika terdapat salah satu tanda dan gejala berbahaya.

Memahami tumbuh kembang dan kesehatan anak sangat membantu bagi orang tua. Orang tua bisa mengetahui apa saja bagian normal dari proses tumbuh-kembang, juga deteksi dini jika ada masalah kesehatan. Miliki buku Kesehatan Anak yang berisikan informasi catatan kesehatan anak. Pantau tumbuh-kembangnya, juga lakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan segera periksa konsultasikan bersama tenaga kesehatan dan dokter berkompeten jika ada masalah.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.