Keluarga Berencana

KB Pil Kombinasi

KONTRASEPSI KB PIL KOMBINASI

Seribu hari pertama kehidupan dimulai di hari pertama pembuahan akan membawa pengaruh sangat besar bagi masa depan seorang manusia. Tubuh sehat dengan perencanaan keluarga matang sangat penting untuk proses kehamilan dan persalinan sehat. Terlebih setiap anak berhak atas kehidupan layak supaya bisa bertumbuh kembang optimal, oleh sebab itu kehadirannya harus dipersiapkan dengan baik. Merencanakan kehamilan sehat artinya memberikan awalan terbaik bagi sebuah kehidupan baru.

Baca juga tentang Seribu Hari Pertama Kehidupan

Keluarga berencana dan akses kesehatan berkualitas baik bisa membantu mencegah kematian, kesakitan serta kecacatan akibat komplikasi kehamilan juga persalinan. Keluarga berencana merupakan upaya ikhtiar perencanaan untuk mengatur jarak kelahiran. Perencanaan kehamilan dilakukan supaya kualitas hidup ibu, anak dan keluarga semakin baik serta bantu mencegah kematian ibu juga anak (link).

Ada banyak pilihan cara mengatur jarak kelahiran melalui keluarga berencana, salah satunya dengan metode KB Pil Kombinasi.

Pengertian KB Pil Kombinasi

Pil kombinasi merupakan sebuah metode kontrasepsi menggunakan pil KB berisi hormon estrogen dan progestin. Obat ini sering disebut sebagai pil KB. Metode KB pil kombinasi merupakan cara kontrasepsi dengan meminum satu buah pil secara teratur setiap hari. Pil KB kombinasi secara umum aman, efektif, simpel digunakan, nyaman dan terjangkau. Pil ini telah digunakan selama 50 tahun dengan jutaan pemakai dari seluruh dunia.

Mekanisme Kerja KB Pil Kombinasi

Pil kombinasi menekan ovulasi, menipiskan dinding endometrium rahim, mengentalkan lendir serviks sehingga sulit dilalui sperma dan mengganggu gerakan tuba sehingga transportasi sel telur terganggu. 

Efektivitas KB Pil Kombinasi

Efektivitas kontrasepsi pil KB kombinasi ini sangat tinggi hingga mencapai 99% dimana artinya terjadi 1 kehamilan dari 100 ibu dalam waktu 1 tahun jika digunakan dengan sangat sempurna, konsisten dan teratur. Tapi tidak ada manusia sempurna jadi biasanya efektivitas pil KB kombinasi berkisar 91% hingga 92%. Maka risiko kehamilan sekitar 8 – 9 di antara 100 ibu dalam 1 tahun.

Pil KB kombinasi langsung bekerja jika diminum dalam 5 hari pertama siklus menstruasi. Jika mulai diminum di hari lain, maka gunakan kombinasi metode kontrasepsi lain selama 1 minggu pertama pemakaian pil KB kombinasi. Pil KB efektif mencegah kehamilan namun tidak bisa mencegah infeksi menular seksual sehingga tetap lakukan tindakan pencegahan penyakit menular seksual

Keuntungan Khusus KB Pil Kombinasi Bagi Kesehatan

Pil KB kombinasi hormonal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain:

  • Mengurangi risiko kanker endometrium
  • Mengurangi risiko kanker ovarium
  • Mengurangi risiko kanker usus besar (colon)
  • Mengurangi risiko kehamilan di luar rahim
  • Mengurangi risiko penyakit payudara non-kanker (non-cancerous breast disease) seperti kista payudara
  • Mengurangi risiko kista ovarium
  • Mengurangi risiko penyakit fibroid
  • Mengurangi risiko penyakit radang panggul: penyakit radang pada tuba fallopii, rahim, serviks rahim, ovarium, panggul 
  • Bantu mengatasi anemia defisiensi besi
  • Menstruasi menjadi teratur serta lebih terlindungi dari keluhan tanda gejala sindroma pre-menstruasi
  • Mengurangi keluhan nyeri haid,
  • Mengurangi keluhan nyeri saat ovulasi,
  • Bantu mengatasi permasalahan menstruasi seperti perdarahan haid berlebihan, nyeri haid, kram perut, sindroma pre-menstruasi
  • Mengurangi gejala endometriosis dan gejala sindroma ovarium polikistik.
  • Mengurangi masalah pertumbuhan rambut berlebihan pada wajah dan tubuh.
  • Mengurangi permasalahan jerawat
  • Bisa bantu mencegah gejala sakit kepala akibat efek menstruasi

Efek Samping KB Pil Kombinasi

Secara umum pil KB kombinasi aman digunakan, namun sebagaimana pengobatan lainnya, tetap bisa timbul efek samping.  Efek samping paling banyak dikeluhkan sakit kepala, mual, payudara sakit, keluar sedikit darah (flek).

Pil KB kombinasi bisa mempengaruhi produksi ASI sehingga akan ditunda pemakaiannya pada ibu yang memberikan ASI eksklusif. Semua ibu menyusui yang memakai pil KB harus diperhatikan produksi ASI, tanda kecukupan asupan ASI serta kenaikan berat badan bayi. Bisa terjadi perubahan pola siklus menstruasi sehingga haid jadi sedikit, masa haid jadi pendek, haid tidak teratur, haid jarang atau tidak mengalami haid. Bisa muncul keluhan sakit kepala, pusing, mual, payudara sensitif sehingga terasa nyeri, perubahan suasana perasaan,juga peningkatan tekanan darah. Beberapa efek samping bisa menghilang setelah pemakaian beberapa bulan, biasanya selama 2 – 3 bulan. Jika gejala keluhan berat, mengganggu atau tidak membaik selama 3 bulan sebaiknya pertimbangkan ganti metode kontrasepsi lain.

Pil KB Kombinasi bisa mempengaruhi berat badan dimana bisa terjadi penurunan berat badan atau sebaliknya bisa terjadi kenaikan berat badan. Banyak ibu takut gendut setelah minum pil KB, namun sebenarnya tidak ada bukti ilmiah pil KB menyebabkan kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan dipengaruhi juga oleh gaya hidup tidak sehat. Pada beberapa wanita keluhan jerawat jadi sangat berkurang, tapi ada juga justru menjadi makin parah.

Secara umum jarang terjadi permasalahan atau efek samping serius. Namun segera periksa ke dokter atau UGD rumah sakit jika ada salah satu tanda gejala berikut:

  • Terjadi nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada
  • Mendadak nyeri di punggung atau rahang disertai mual, susah bernafas atau berkeringat
  • Nyeri di kaki
  • Gangguan pernafasan
  • Nyeri di perut atau lambung
  • Kepala sangat sakit, terjadi mendadak
  • Mengalami sakit kepala lain dari biasanya, nyeri semakin memburuk atau sakit kepala lebih sering timbul dari sebelumnya
  • Mengalami aura
  • Kuning tampak pada kulit atau mata 
  • Tanda gejala darurat lainnya

Segera periksa ke UGD atau rumah sakit jika mengalami salah satu atau lebih tanda gejala di atas serta kondisi darurat lainnya. Kapan pun mengalami keluhan tidak nyaman maka lakukan diskusi serta konseling keluarga berencana lebih lanjut bersama dokter/bidan Anda.

Tidak semua orang akan mengalami efek samping. Hal terbaik untuk dilakukan tentu rutin pantau kondisi diri, keluhan gejala, serta segera kontrol ke dokter jika bermasalah. Jika terjadi gejala keluhan, sakit tidak wajar, atau kondisi mengganggu lainnya segera periksa konsultasikan ke bidan atau dokter Anda. Lakukan kontrol pemeriksaan kesehatan secara rutin sesuai anjuran dokter. Disinilah pentingnya kenapa ditekankan dalam pemilihan metode kontrasepsi KB harus dengan pemeriksaan juga konseling keluarga berencana bersama tenaga kesehatan berkompeten. Dokter/bidan akan bantu memilihkan metode kontrasepsi yang cocok sesuai kondisi serta kebutuhan keluarga.

Risiko Pil KB Kombinasi Bagi Kesehatan

Kondisi ini sangat jarang, namun pil KB kombinasi bisa menyebabkan timbulnya emboli gumpalan darah di vena dalam tungkai (deep vein thrombosis), emboli paru-paru, stroke atau serangan jantung. Risiko DVT semakin besar pada ibu pasca melahirkan sehingga pemakaian pil KB kombinasi ditunda dulu. Risiko lebih besar jika terdapat kondisi antara lain wanita berusia di atas 35 tahun, perokok (apalagi hingga 15 batang rokok dalam sehari), memiliki faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi dan diabetes. Pil KB kombinasi juga dikaitkan dengan risiko kanker payudara, tumor hati. Jika diminum tidak teratur maka risiko hamil lebih tinggi.

Lakukan pemilihan metode kontrasepsi KB dengan pemeriksaan kesehatan juga konseling keluarga berencana bersama tenaga kesehatan berkompeten. Minimalkan risiko dengan menjalani konseling keluarga berencana, periksa konsultasi serta ikuti petunjuk dari dokter/bidan. Dokter/bidan akan bantu memilihkan metode kontrasepsi yang cocok sesuai kondisi serta kebutuhan keluarga.

Kondisi Dimana Tidak Bisa Menggunakan Pil KB Kombinasi

Pil KB Kombinasi ini tidak bisa digunakan pada kondisi:

  • Hamil atau diduga hamil
  • Baru saja melahirkan 
  • Menyusui kurang dari 6 bulan
  • Perdarahan vagina yang tidak diketahui penyebabnya
  • Memiliki riwayat sakit hipertensi dan diabetes
  • Perokok berusia lebih dari 35 tahun
  • Menderita kanker payudara
  • Memiliki riwayat stroke, penyakit jantung, serangan jantung, angina, memiliki abnormalitas jantung
  • Memiliki penyakit hati (liver), kantong empedu
  • Memiliki riwayat penyakit genetik menyebabkan gangguan pembekuan darah
  • Memiliki riwayat keluarga dengan gangguan trombosis sebelum umur 46 tahun
  • Menderita migrain disertai aura
  • Mengkonsumsi obat tertentu: contohnya anti-epilepsi, antiviral HIV, antifungal jenis tertentu, anti-tuberkulosis, antibiotik jenis tertentu, serta obat herbal tertentu

Pada ibu baru melahirkan sebaiknya pemakaian harus ditunda hingga kondisi kesehatan aman untuk pakai kontrasepsi pil KB kombinasi juga supaya tidak mempengaruhi produksi ASI. Jika mengalami kondisi kelebihan berat badan, kegemukan, obesitas juga dipertimbangkan lebih lanjut mengingat risiko terjadi trombosis, stroke serta pembentukan emboli.

Mengapa Pil KB Kombinasi Disukai

Pil KB Kombinasi efektif serta memiliki banyak kelebihan. Pil KB Kombinasi disukai karena:

  • Pemakaian dikendalikan oleh perempuan,
  • Pemakaian dapat dihentikan kapan saja
  • Reversibel sehingga memudahkan perencanaan kehamilan
  • Tidak mengganggu hubungan seksual tidak mengganggu kenikmatan hubungan seksual hingga tuntas
  • Bisa membantu mengurangi gejala keluhan menstruasi
  • Pil KB jenis tertentu akan bisa membantu mengatasi keluhan jerawat
  • Pil KB bisa membantu mengatasi permasalahan berat badan

Mengapa Pil KB Kombinasi Tidak Disukai

Di dunia ini tidak ada hal bisa super sempurna, sehingga pil KB pun tetap memiliki kekurangan. Pil KB tidak disukai karena:

  • Butuh resep oleh tenaga kesehatan berkompeten
  • Punya efek samping
  • Punya risiko bagi kesehatan
  • Tidak memberikan efek perlindungan pencegahan infeksi menular seksual
  • Bisa terjadi perubahan siklus menstruasi dimana ada wanita yang tidak nyaman saat tidak mengalami menstruasi setiap bulan
  • Pil KB kombinasi bermerek harganya relatif mahal
  • Pil harus diminum secara teratur di waktu yang sama setiap hari 
  • Mempengaruhi berat badan 

Pada akseptor KB yang tidak memungkinkan untuk memakai pil KB kombinasi akan dilakukan konseling keluarga berencana untuk memilih metode kontrasepsi lain. Sampaikan riwayat kesehatan secara komplit saat konseling keluarga berencana.  Jika sakit atau mendapat resep pengobatan juga sampaikan riwayat pemakaian pil KB kepada dokter. 

Pentingnya Keluarga Berencana

Pengaturan jarak kelahiran anak sangat penting bagi kesehatan. Jarak kelahiran yang disarankan dengan keluarga berencana sekitar 2 – 5 tahun setelah melahirkan anak sebelumnya . 

Masing-masing metode kontrasepsi keluarga berencana memiliki kelebihan juga kekurangan. Bandingkan risiko pemakaian kontrasepsi dengan risiko kehamilan, risiko persalinan, rasa sakit saat melahirkan, mengalami perdarahan hebat saat melahirkan, sakit saat operasi caesar, baby blues hingga depresi post partum, rasa sakit setelah mengalami keguguran/kuretase/aborsi, perjuangan menyusui, perjuangan begadang akibat kehamilan yang tidak direncanakan, tidak siap atau tidak diinginkan. Inilah pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan konseling keluarga berencana bersama tenaga kesehatan, bidan dan dokter ahli berkompeten.  

Pelajari jenis, cara kerja, efektivitas, efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi dari berbagai pilihan kontrasepsi untuk keluarga berencana bersama tenaga kesehatan berkompeten. Beberapa metode kontrasepsi bahkan bisa memperbaiki keluhan maupun permasalahan kesehatan. Memilih keluarga berencana merupakan keputusan bersama. Partisipasi aktif para suami juga sangat penting untuk keberhasilan keluarga berencana. Pilih metode kontrasepsi paling sesuai untuk ibu juga keluarga dengan berkonsultasi bersama tenaga kesehatan, konselor keluarga berencana dan dokter spesialis obgyn berkompeten.

Hal yang harus diperhatikan saat konseling keluarga berencana:

  • Waktu, tempat, tenaga kesehatan, cara pemakaian atau cara pemasangan
  • Pastikan hal-hal lanjutan yang harus diperhatikan pasca pemakaian
  • Cara mengenali dan mengatasi efek samping, risiko kesehatan, komplikasi yang mungkin timbul
  • Waktu, tempat dan tenaga kesehatan untuk kontrol ulang
  • Jadwal pencabutan, penggantian atau peresepan alat kontrasepsi

Efektivitas Kontrasepsi

Perbandingan efektivitas kontrasepsi, sumber ACOG

Kelahiran anak merupakan rejeki dari Allah, manusia terkadang tidak mampu mengontrol penuh secara maksimal. Namun setidaknya berikhtiar dengan upaya keluarga berencana bantu pasangan lebih mengenali kebutuhannya juga memetakan faktor risiko serta membuat keputusan lebih baik dalam mengembangkan keluarga sehat bahagia sejahtera lahir-batin.

Baca juga informasi keluarga berencana berikut ini:

 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.