Keluarga Berencana

Implan

IMPLAN

Seribu hari pertama kehidupan dimulai di hari pertama pembuahan akan membawa pengaruh sangat besar bagi masa depan seorang manusia. Tubuh sehat dengan perencanaan keluarga matang sangat penting untuk proses kehamilan dan persalinan sehat. Terlebih setiap anak berhak atas kehidupan layak supaya bisa bertumbuh kembang optimal, oleh sebab itu kehadirannya harus dipersiapkan dengan baik. Merencanakan kehamilan sehat artinya memberikan awalan terbaik bagi sebuah kehidupan baru.

Baca juga tentang Seribu Hari Pertama Kehidupan

Keluarga berencana dan akses kesehatan berkualitas baik bisa membantu mencegah kematian, kesakitan serta kecacatan akibat komplikasi kehamilan juga persalinan. Keluarga berencana merupakan upaya ikhtiar perencanaan untuk mengatur jarak kelahiran. Perencanaan kehamilan dilakukan supaya kualitas hidup ibu, anak dan keluarga semakin baik serta bantu mencegah kematian ibu juga anak (link).

Ada banyak pilihan cara mengatur jarak kelahiran melalui keluarga berencana, salah satunya dengan metode memakai alat kontrasepsi Implan.

Pengertian Alat Kontrasepsi Implan

Implan merupakan alat kontrasepsi hormonal, berbentuk batang kecil menyerupai korek api, terbuat dari plastik sehingga elastis, dipasang di lengan atas oleh tenaga kesehatan berkompeten. 

KB Hormonal.jpg
Kontrasepsi hormonal dan cara pemakaian, sumber gambar MedlinePlus

Implan di pasang di lengan bagian atas dengan alat khusus melalui sayatan kecil. Prosedur pemasangan biasanya hanya beberapa menit, juga menggunakan bius lokal. Pasang implan di 5 hari pertama periode menstruasi supaya bisa langsung berfungsi. Jika implan dipasang di luar 5 hari pertama maka gunakan kombinasi kontrasepsi lain untuk sementara selama 1 minggu pertama pasca pemasangan. Implan bisa diambil sesuai jadwal selesai pakai. Implan juga bisa diambil sebelum jadwal selesai pakai jika pasangan ingin merencanakan kehamilan. 

Mekanisme Kerja Alat Kontrasepsi Implan

Implan akan melepaskan hormon progestin. Progestin akan menyebabkan lendir mucus di serviks menebal sehingga mengeblok, menjebak dan menghalangi sperma untuk masuk ke dalam rahim. Progestin akan mempengaruhi kelenjar hipofisis (pituitari) di otak sehingga tidak terjadi ovulasi di ovarium. Implan bisa bekerja selama 3 tahun hingga 5 tahun. 

Efektivitas Alat Kontrasepsi Implan

Implan merupakan salah satu metode kontrasepsi paling aman, paling efektif dan nyaman digunakan. Efektivitas implan mencegah kehamilan bisa hingga 99%. Pada pemakaian kontrasepsi implan hanya terjadi 1 kehamilan dari 100 ibu dalam waktu 1 tahun. Implan dipasang di tangan sehingga tidak mengganggu aktivitas seksual, disisi lain akseptor juga akan lebih ingat jadwal untuk kontrol atau jadwal selesai pakai.   

Efek Samping Alat Kontrasepsi Implan

Secara umum implan aman digunakan, namun tetap bisa timbul efek samping. Implan bisa menyebabkan rasa sakit pada lengan lokasi pemakaian implan. Pada pemakaian implan bisa terjadi efek samping perubahan siklus menstruasi. Menstruasi bisa lebih jarang, menstruasi bisa tidak keluar atau bisa keluar darah tanpa diperkirakan sebelumnya. Bisa keluar flek 6 – 12 bulan. Pada 1 dari 3 orang mengalami berhenti menstruasi. Ada juga wanita mengalami menstruasi lebih sering atau menstruasi lebih lama.

Efek samping lain bisa menyebabkan keluhan pencernaan seperti mual, sakit kepala, payudara sensitif lebih nyeri, berat badan bertambah, kista ovarium dan berjerawat. Tidak semua orang akan mengalami efek samping sebab banyak akseptor KB nyaman memilih implan. Rahim butuh adaptasi, biasanya keluhan ringan menghilang dalam waktu 3 – 6 bulan. Pantau keluhan gejala yang dialami. Secara umum jarang terjadi permasalahan atau efek samping serius. 

Tidak semua orang akan mengalami efek samping. Pantau keluhan gejala yang dialami. Jika terjadi perdarahan banyak, tanda infeksi, ikterus, sakit tidak wajar, kondisi mengganggu atau gejala keluhan lainnya segera periksa konsultasikan ke bidan atau dokter Anda. Segera periksa ke UGD atau rumah sakit jika dalam kondisi darurat. Lakukan kontrol pemasangan implan sesuai anjuran dokter. 

Risiko Alat Kontrasepsi Implan

Terdapat risiko pada saat pemasangan atau pelepasan implan. Bisa terjadi memar saat proses pemasangan. Risiko mengalami infeksi. Meskipun sangat jarang, jika kontrasepsi gagal sehingga terjadi kehamilan maka risiko kehamilan ektopik lebih tinggi. Minimalkan risiko dengan menjalani konseling keluarga berencana, periksa konsultasi serta ikuti petunjuk dari dokter/bidan. 

Mengapa Implan Disukai

Implan praktis serta memiliki banyak kelebihan. Implan disukai karena:

  • Sangat efektif
  • Manfaatnya bisa untuk jangka panjang
  • Tidak lupa pakai
  • Terjangkau
  • Nyaman, privat dan dikendalikan oleh perempuan
  • Dipasang di tangan sehingga tidak mengganggu kenikmatan hubungan seksual hingga tuntas
  • Memperbaiki keluhan menstruasi atau menstruasi menjadi tidak keluar sama sekali sehingga efek hormonal implan bantu mengatasi permasalahan menstruasi, nyeri haid yang mengganggu dan keluar darah haid berlebihan saat menstruasi
  • Reversibel sehingga tinggal dilepas jika mau hamil lagi 
  • Tidak mengandung estrogen 
  • Bisa digunakan oleh ibu menyusui, namun sebaiknya tunggu hingga proses produksi ASI dan menyusui berjalan stabil lancar

Mengapa Implan Tidak Disukai

Di dunia ini tidak ada hal bisa super sempurna, sehingga implan pun tetap memiliki kekurangan. Implan tidak disukai karena:

  • Pemasangan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih
  • Punya efek samping
  • Punya risiko bagi kesehatan
  • Tidak memberikan efek perlindungan pencegahan infeksi menular seksual
  • Ada wanita yang tidak nyaman saat tidak mengalami menstruasi teratur setiao bulan
  • Mengandung hormon sehingga bisa mempengaruhi siklus hormonal tubuh

Kondisi Tidak Bisa Menggunakan Implan

Implan tidak bisa digunakan pada kondisi:

  • sedang hamil atau diduga hamil
  • tidak suka jika siklus menstruasi berubah
  • tidak nyaman jika tidak mendapat haid
  • meminum obat yang menjadi kontraindikasi pemakaian kontrasepsi implan (selalu sampaikan kepada dokter saat akan memasang implan atau sedang sakit)
  • mengalami keluar darah dari vagina tanpa penyebab yang jelas
  • punya penyakit arteri, riwayat sakit jantung, stroke atau riwayat penyakit lain yang menjadi kontraindikasi pemakaian kontrasepsi hormonal seperti implan
  • punya penyakit liver (hati)
  • memiliki sakit kanker payudara atau riwayat sakit kanker payudara

Pada akseptor KB yang tidak memungkinkan untuk dipasang implan akan dilakukan konseling keluarga berencana untuk memilih metode kontrasepsi lain. Sampaikan riwayat kesehatan secara komplit saat konseling keluarga berencana.  Jika sakit atau mendapat resep pengobatan juga sampaikan riwayat pemakaian implan kepada dokter. Pada penderita HIV akan dilakukan konseling keluarga berencana lebih komprehensif.

Pentingnya Keluarga Berencana

Pengaturan jarak kelahiran anak sangat penting bagi kesehatan. Jarak kelahiran yang disarankan dengan keluarga berencana sekitar 2 – 5 tahun setelah melahirkan anak sebelumnya . 

Masing-masing metode kontrasepsi keluarga berencana memiliki kelebihan juga kekurangan. Bandingkan risiko pemakaian kontrasepsi dengan risiko kehamilan, risiko persalinan, rasa sakit saat melahirkan, mengalami perdarahan hebat saat melahirkan, sakit saat operasi caesar, baby blues hingga depresi post partum, rasa sakit setelah mengalami keguguran/kuretase/aborsi, perjuangan menyusui, perjuangan begadang akibat kehamilan yang tidak direncanakan, tidak siap atau tidak diinginkan. Inilah pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan konseling keluarga berencana bersama tenaga kesehatan, bidan dan dokter ahli berkompeten.  

Pelajari jenis, cara kerja, efektivitas, efek samping dan komplikasi yang mungkin terjadi dari berbagai pilihan kontrasepsi untuk keluarga berencana bersama tenaga kesehatan berkompeten. Beberapa metode kontrasepsi bahkan bisa memperbaiki keluhan maupun permasalahan kesehatan. Memilih keluarga berencana merupakan keputusan bersama. Partisipasi aktif para suami juga sangat penting untuk keberhasilan keluarga berencana. Pilih metode kontrasepsi paling sesuai untuk ibu juga keluarga dengan berkonsultasi bersama tenaga kesehatan, konselor keluarga berencana dan dokter spesialis obgyn berkompeten.

Hal yang harus diperhatikan saat konseling keluarga berencana:

  • Waktu, tempat, tenaga kesehatan, cara pemakaian atau cara pemasangan
  • Pastikan hal-hal lanjutan yang harus diperhatikan pasca pemakaian
  • Cara mengenali dan mengatasi efek samping, risiko kesehatan, komplikasi yang mungkin timbul
  • Waktu, tempat dan tenaga kesehatan untuk kontrol ulang
  • Jadwal pencabutan, penggantian atau peresepan alat kontrasepsi

Efektivitas Kontrasepsi

Perbandingan efektivitas kontrasepsi, sumber ACOG

Kelahiran anak merupakan rejeki dari Allah, manusia terkadang tidak mampu mengontrol penuh secara maksimal. Namun setidaknya berikhtiar dengan upaya keluarga berencana bantu pasangan lebih mengenali kebutuhannya juga memetakan faktor risiko serta membuat keputusan lebih baik dalam mengembangkan keluarga sehat bahagia sejahtera lahir-batin.

Baca juga informasi keluarga berencana berikut ini:

 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.