Kesehatan Wanita

Siklus Menstruasi Normal

SIKLUS MENSTRUASI NORMAL

Pengertian Menstruasi

Menstruasi merupakan proses pengeluaran darah, hasil sekresi dan membran bagian dari permukaan dinding rahim melalui vagina yang terjadi secara teratur setiap bulan. Menstruasi terjadi pada para wanita dengan pengalaman berbeda satu sama lain.

Keluar darah saat menstruasi (haid) merupakan bagian dari siklus menstruasi. Selama siklus ini terjadi perubahan rahim akibat pengaruh hormon. Hormon juga menyebabkan satu sel telur (ovum) akan dilepaskan setiap bulan melalui proses ovulasi. Jadi rahim menjadi menebal untuk mempersiapkan kehamilan jika sel telur dibuahi oleh sperma. 

Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi merupakan cerminan dari proses ovulasi. Jika siklus menstruasi teratur maka 90% ovulasi juga teratur. Menstruasi dan ovulasi merupakan satu proses kompleks melibatkan empat organ yaitu dua organ di dalam perut yaitu rahim dan ovarium, serta dua organ di otak yaitu hipofisis/pituitari dan hypothalamus. Hormon juga mengatur fungsi reproduksi, yaitu estrogen dan progesteron. Siklus menstruasi bervariasi dengan rentang 21 – 35 hari, mayoritas wanita memiliki panjang siklus rata-rata 28 hari. Pada satu siklus menstruasi terdiri atas:

  • Menstruasi: Terjadi peluruhan dinding rahim yang sebelumnya telah menebal. Lama menstruasi bisa 3 – 8 hari, tapi biasanya 5 hari. Keluar darah paling deras di 2 hari pertama. Selama menstruasi darah keluar sekitar 30 – 72 mililiter (5-12 sendok teh).
  • Fase follicular: Kelenjar hipothalamus melepaskan GnRH (Gonadotrophin-releasing Hormone) yang merangsang kelenjar pituitari untuk melepaskan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone). Terjadi pematangan folikel di ovarium dan penebalan dinding rahim.
  • Ovulasi: Folikel ovarium yang matang akan melepaskan sel telurnya ke dalam rongga peritoneum kemudian masuk tuba fallopii. Pembuahan terjadi di dalam tuba fallopii. Umur sel telur hanya sekitar 24 jam. Jika dibuahi maka embrio akan menuju rahim. Jika tidak dibuahi maka sel telur akan mati lalu keluar bersama dengan dinding rahim yang meluruh pada saat terjadi menstruasi.
  • Fase luteal: Folikel yang pecah setelah ovulasi berubah menjadi corpus luteum. Corpus luteum ini menghasilkan hormon progesterone dan estrogen menjaga agar penebalan dinding rahim stabil dan padat agar siap menerima embrio. Jika tidak terjadi kehamilan, maka usia korpus luteum hanya 14 hari. 

Jika tidak ada kehamilan maka terjadi peluruhan dinding rahim sekitar 2 minggu setelah ovulasi. Permukaan dinding rahim lepas bersamaan dengan keluarnya darah melalui vagina. Menstruasi bisa sedikit namun juga bisa deras. Darah yang keluar bisa merah terang hingga kecoklatan. Bisa terdapat juga gumpalan-gumpalan kecil bersamaan dengan pengeluaran darah.

siklus menstruasi 

Gambar Siklus Menstruasi dari Encyclopedia Britannica

Kelancaran Siklus Menstruasi

Menstruasi terjadi pada anak perempuan saat memasuki masa pubertas. Rata-rata pubertas terjadi di umur 11 tahun. Biasanya anak perempuan mengalami menstruasi pertama di umur 12 tahun atau 13 tahun. Ada anak perempuan yang mengalami menstruasi umur 9 tahun. Munculnya menstruasi pertama paling lambat dialami saat anak umur 16 tahun. Biasanya saat umur sekitar 16-18 tahun menstruasi sudah teratur setiap bulan.

Penting sekali mulai mengajarkan cara menjaga kebersihan saat menstruasi. Gunakan pembalut bersih dan ganti sesering mungkin setiap 3 – 4 jam sekali. Jika memakai pembalut kain maka pastikan juga sering menggantinya. Cuci pembalut kain hingga bersih, keringkan dengan seksama dan simpan pembalut bersih di tempat bersih. Jika cebok maka bersihkan bagian depan terlebih dahulu dengan gerakan dari depan ke belakang. Cuci tangan pakai sabun bilas dengan air bersih setiap kali selesai dari toilet, sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Cara membuang pembalut dengan melipatnya kemudian bungkus dengan kertas serta plastik pembungkus lalu buang ke tempat sampah.

Buku edukasi menstruasi bisa diunduh disini: unicef_apa_itu_menstruasi 

Menstruasi bisa berhenti saat hamil, menyusui eksklusif atau ketika sudah menopause. Menopause terjadi di umur sekitar 52 – 52 tahun. Siklus menstruasi juga bisa dipengaruhi oleh pemakaian obat tertentu, contohnya alat kontrasepsi hormonal. Pada beberapa kondisi penyakit, berat badan terlalu rendah, stres, olahraga terlalu berat dan gangguan hormon juga bisa menyebabkan kelancaran menstruasi.

Kadar hormon pengatur tubuh akan mengalami naik – turun setiap bulan ketika terjadi siklus menstruasi. Lakukan pencatatan siklus menstruasi setiap bulan sehingga terpantau kondisi yang normal. Beri tanda tanggal dimana darah menstruasi keluar serta berhenti di kalender. Tandai jika perdarahan terjadi lebih deras atau lebih sedikit dibanding biasanya. Siklus menstruasi rata-rata sepanjang 28 hari untuk satu periode. Amati lamanya periode menstruasi anda setiap bulan. Perhatikan jika lebih lama atau lebih pendek dibanding biasanya.

Sebaiknya segera periksa konsultasikan ke dokter berkompeten jika terjadi keluhan, gangguan, ketidaknyamanan atau permasalahan menstruasi.

Tanda dan Gejala Menstruasi

Terjadi perubahan kondisi tubuh juga perasaan yang menyertai siklus menstruasi. Beberapa wanita bisa merasakan tanda gejala menstruasi antara lain:

  • Sakit perut
  • Perut sakit seperti kram
  • Perut kembung
  • Perut sedikit mengembung
  • Payudara terasa sensitif, sakit saat dipegang/tersenggol
  • Sembelit sebelum menstruasi
  • Diare ringan saat menstruasi
  • Kemunculan jerawat
  • Mudah capek
  • Perubahan suasana hati: perasaan sensitif, mudah marah

Pada kondisi normal biasanya hanya terjadi keluhan menstruasi hanya ringan. Bisa diatasi dengan beristirahat. Pastikan makan dan minum bergizi seimbang. Bisa minum suplemen penambah zat besi, terutama pada penderita anemia defisiensi zat besi. Beberapa wanita mengalami sedikit sensasi nyeri ringan di satu sisi perut ketika terjadi ovulasi. Terkadang terjadi kram, kembung dan payudara sakit. Nafsu makan meningkat terutama untuk camilan. Sakit kepala dan tubuh lebih mudah lelah. Sindroma premenstruasi terjadi pada kondisi dimana keluhan menstruasi berat. Jika keluhan mengganggu sebaiknya periksa konsultasi ke dokter. 

Permasalahan Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi teratur sangat membantu untuk terjadinya kehamilan. Ovulasi terjadi pada saat siklus menstruasi. Siklus ini kompleks serta dipengaruhi oleh interaksi hormonal. Menstruasi diatur oleh kelenjar hipothalamus, pituitari dan ovarium yang membuat hormon untuk terjadinya pelepasan sel telur. Siklus menstruasi rata-rata 28 hari dengan rentang normal 21 – 35 hari. 

Permasalahan paling sering pada menstruasi antara lain:

  1. Keluar darah sangat banyak
  2. Menstruasi sangat sakit (dysmenorrhoea)
  3. Menstruasi tidak teratur
  4. Sindroma pre-menstruasi (premenstrual syndrome/PMS): perasaan lebih sensitif, mendadak merasa sedih, payudara sakit, perut sakit

Periksa Konsultasi ke Dokter

Periode menstruasi teratur bisa jadi tanda tubuh sehat. Perdarahan menstruasi tidak normal dimana darah keluar sangat banyak atau menstruasi berlangsung sangat lama disebut menorrhagia. Penyakit fibroid pada rahim bisa menyebabkan menorrhagia. Pada anak remaja perempuan yang baru mendapat menstruasi atau wanita yang mendekati menupause maka menstruasi bisa tidak teratur.

Amenorrhea terjadi jika seorang anak gadis berumur 16 tahun namun belum mengalami menstruasi atau seorang wanita sudah mengalami menstruasi namun tiba-tiba tidak menstruasi selama 3 bulan. Penyebab gangguan menstruasi bisa terjadi pada kondisi penyakit polycystic ovarian syndrome, premature ovarian failure, masalah tiroid, gangguan makan, usaha diet penurunan berat badan terlalu berlebihan serta jika berolahraga berat.

Dismenorrhea merupakan kondisi dimana terjadi gejala keluhan nyeri berat pada wanita yang sedang mengalami menstruasi. Dismenorrhea bisa disebabkan oleh kehadiran hormon prostaglandin, uterine fibroid juga endometriosis. Primary ovarian failure (POF) terjadi saat tiba-tiba kelenjar ovarium berhenti berfungsi sebelum berumur 40 tahun yang penyebabnya belum diketahui namun bisa terjadi pada keluarga serta sindome kelainan genetik tertentu. Menopause prematur yaitu kondisi dimana terjadi menopause sebelum wanita berumur 40 tahun yang bisa disebabkan oleh pengaruh pengobatan atau prosedur operasi rahim dan/atau ovarium. Penyakit peradangan panggul juga bisa menyebabkan gangguan menstruasi.

Segera periksa konsultasikan ke dokter jika ada keluhan masalah menstruasi. Periksa ke dokter jika terdapat salah satu keluhan berikut ini:

  • Belum mengalami menstruasi saat umur 16 tahun
  • Tiba-tiba berhenti menstruasi
  • Keluar darah lebih lama dari biasanya
  • Keluar darah lebih banyak dari biasanya
  • Periode menstruasi tidak teratur setelah mengalami periode menstruasi bulanan yang teratur
  • Periode menstruasi kurang dari 21 hari atau memanjang lebih dari 45 hari
  • Mengalami perdarahan yang tidak biasanya diantara dua waktu menstruasi
  • Terdapat gejala sakit seperti nyeri di vagina, demam, nyeri kepala, lemas sekali, muncul ruam kemerahan di kulit atau hingga pingsan
  • Mengalami keluhan gejala menstruasi sangat berat, termasuk dalam hal ini meski hanya perubahan perasaan yang sangat mengganggu.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.