Kesehatan Umum

Sakit Kepala Tension Headache

SAKIT KEPALA TENSION HEADACHE

Tension headache atau tension type headache (TTH) merupakan nyeri kepala tipe tegang. Nyeri kepala tipe tegang dihubungkan dengan peningkatan kondisi stres. Nyeri kepala tipe tegang merupakan gangguan persarafan dengan gejala sakit kepala ringan hingga sedang dengan beberapa keluhan gejala. Sakit kepala ini paling sering dikeluhkan, paling banyak terjadi pada wanita dibanding pria, dan bisa mengganggu aktivitas pekerjaan harian.

Baca juga artikel informasi tentang Sakit Kepala

Penyebab Sakit Kepala Tension Headache

Penyebab utama belum diketahui secara pasti. Para ilmuwan mengatakan bahwa kondisi ini disebabkan tegangan otot kronis dalam waktu lama akibat. Tegangan pada otot sekitar wajah, kepala dan leher akibat stres. Pencetus sakit kepala bisa akibat tekanan mental emosional ataupun pengaruh postur tubuh. Keluhan ini sering ditemukan menyertai kondisi stress, emosional, tegang dan depresi. Gejala juga bisa muncul saat melakukan aktivitas apapun yang butuh posisi kepala hanya di satu posisi.

sakit kepala tipe tegang Sakit Kepala Tipe Tegang (link)

Faktor Risiko Sakit Kepala Tension Headache

Sakit kepala tegang sering muncul ketika dalam salah satu kondisi tekanan hidup tinggi, kelelahan dan kurang istirahat. Kondisi ini dipengaruhi juga oleh usia, jenis kelamin, lapar, dehidrasi, kepanasan atau kedinginan, kurang aktif,  mengunyah permen karet, jarang olahraga, arthritis leher, disfungi sendi temporomandibular, problem gigi, pengaruh obat tertentu atau kegemukan/obesitas.

Aktivitas yang membuat posisi kepala hanya  seperti banyak duduk depan komputer, menulis dalam cahaya remang-remang, memegang HP diantara bahu – telinga, menyulam, dan memakai mikroskop. Tidur di ruang dingin, tidur dengan posisi kepala tidak normal bisa memicu sakit kepala tipe tegang. Pemicu sakit kepala tipe tegang lainnya:

  • Capek secara fisik
  • Stres
  • Merokok
  • Pemakaian alkohol
  • Terlalu banyak kafein atau mengurangi konsumsi kafein
  • Infeksi selesma, flu atau sinus
  • Permasalahan gigi
  • Eye strain termasuk computer vision syndrome
  • Kelelahan atau terlalu keras bekerja
  • Migren

Terdapat dua jenis sakit kepala yaitu tipe kronis dan tipe episodik. Sakit kepala tipe episodik bisa terjadi selama 30 menit hingga satu minggu (12 hari dalam 1 tahun). Sakit kepala tension headache episodik terjadi  15 hari dalam 1 bulan setidaknya selama 3 bulan disebut frequent tension headache. Frequent tension headache bisa menjadi sakit kepala kronis. Sakit kepala tension headache tipe kronis bisa berlangsung hingga hitungan jam dan terus-menerus. Jika sakit kepala terjadi lebih dari 15 hari dalam 1 bulan setidaknya selama 3 bulan (ada sumber mengatakan selama 6 bulan terakhir) maka termasuk kronis.

Tanda dan Gejala Sakit Kepala Tension Headache

Penderita sakit kepala tegang ini mengalami gejala antara lain:

  • deraan rasa nyeri tumpul pada kepala
  • terasa sensasi kencang seperti ada tali mengikat di sekitar kepala dari dahi, kepala bagian samping dan bagian belakang
  • sakit seperti ada yang menekan kepala atau leher. 
  • otot leher serta punggung kencang terasa sakit.

 Sebaiknya catat dalam buku setiap kali muncul gejala:

  1. kapan sakit mulai terasa
  2. pemicu nyeri
  3. gejala sakit: karakteristis, intensitas, lokasi keluhan gejala
  4. keluhan penyerta
  5. perbaikan gejala
  6. frekuensi keluhan

Pemeriksaan dan Diagnosis Sakit Kepala Tension Headache

Sebaiknya segera periksa ke dokter jika mengalami tanda sakit kepala headache. Terlebih jika aktivitas harian terganggu akibat nyeri dan harus minum obat pereda sakit kepala hingga dua kali dalam seminggu. Dokter akan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, juga pemeriksaan neurologis, pemeriksaan mata, pemeriksaan psikologis. Sampaikan pada dokter tentang catatan nyeri kepala selama ini. Pada sakit kepala primer ini pemeriksaan fisik tanda vital dan pemeriksaan neurologis normal. Pemeriksaan penunjang dilakukan untuk menyingkirkan penyebab gejala nyeri lain.

Diagnosis Banding Sakit Kepala Tension Headache

Gejala sakit kepala tipe tegang terkadang sukar dibedakan dengan migrain dan nyeri kepala kluster (cluster-type headache). Terlebih terkadang seorang penderita tension type headache juga bisa mengalami sakit kepala tipe lain. Bedanya pada tension headache tidak disertai gangguan penglihatan, mual ataupun muntah. Penderita bisa saja mengalami anoreksia (gangguan makan), kecemasan, depresi.

sakit kepala Sakit Kepala (link)

Pada penyakit serius seperti tumor, aneurisma, meningitis, stroke, pasca cidera kepala atau penyakit lainnya bisa disertai keluhan sakit kepala. Segera periksa ke UGD jika mengalami salah satu gejala:

  • Nyeri kepala hebat, mendadak
  • Sakit kepala disertai salah satu kondisi seperti: demam, kaku kuduk, perubahan kesadaran, kejang, penglihatan mata dobel, kelemahan bagian anggota tubuh, kebas atau kesulitan berbicara
  • Sakit kepala pasca cidera kepala, terutama jika sakit kepala makin bertambah berat
  • Sakit kepala kronis yang memberat gejalanya saat batuk, bersin, peregangan tubuh atau perubahan posisi tubuh lainnya
  • Sakit kepala pada orang berusia di atas 50 tahun

Terapi dan Tata Laksana Sakit Kepala Tension Headache

Penanganan sakit kepala tension headache dilakukan dengan pengobatan serangan gejala nyeri, terapi penunjang, perubahan gaya hidup dan pengobatan preventif mencegah kekambuhan. Saat terasa sakit kepala maka coba lakukan relaksasi, berhenti dari aktivitas dan berbaring istirahat. Dokter akan meresepkan obat pereda rasa sakit:

  1. Pengobatan fase akut untuk meredakan sakit kepala: obat anti-nyeri 
  2. Pengobatan preventif untuk mencegah kekambuhan sakit kepala: antidepressant, anti-kejang dan untuk relaksasi otot

Proses pengobatan sakit kepala kronis bisa butuh waktu lama. Obat untuk mencegah kekambuhan berfungsi bantu menormalkan kembali kondisi tubuh. Pemijatan, akupunktur, latihan pernafasan dan terapi relaksasi bisa membantu dengan kombinasi pemberian obat.  Dokter akan memantau perbaikan gejala dan efek pengobatan. Pada kondisi ini juga harus dilakukan perbaikan gaya hidup. Manajemen stres, hidup aktif sehat, istirahat cukup, dan makan bergizi seimbang sesuai kebutuhan membantu penyembuhan. 

Tips Kiat Mencegah Sakit Kepala Tension Headache

Gaya hidup sehat seimbang dengan rajin olahraga bisa mengurangi kekambuhan sakit kepala. Mengikuti pelatihan untuk relaksasi, latihan pernafasan, terapi perilaku, tata cara mengendalikan stres dan respons tubuh terhadap stres sembari menjalani pengobatan akan membuat pengobatan lebih efektif. 

Gaya hidup untuk mencegah sakit kepala:

  • Jangan merokok
  • Olahraga teratur
  • Makan bergizi seimbang 
  • Sering minum air putih sesuai kebutuhan
  • Batasi konsumsi alkohol, kafein dan gula

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.