Menyusui dan ASI

Exclusive Pumping

Exclusive Pumping 

Exclusive pumping merupakan sebuah kondisi dimana seorang ibu harus memerah payudara karena tidak bisa menyusui bayi secara langsung. 

Ibu butuh melakukan exclusive pumping jika terpisah dengan bayi karena harus dirawat di rumah sakit, ibu kesulitan menyusui bayi secara langsung karena indikasi kesehatan, bayi sakit berat sehingga tidak bisa menyusu langsung di payudara, bayi menolak menyusu, ibu dan bayi terpisah dalam jangka waktu panjang, atau penyebab lain.

Menyusui bayi secara langsung tentu merupakan pilihan terbaik sebab proses berjalan lebih mudah serta memberikan manfaat kesehatan bagi jiwa-raga. Produksi ASI juga senantiasa berubah dengan hisapan bayi. Namun terkadang kondisi ibu tidak ada pilihan lain selain Exclusive pumping. Exclusive pumping setidaknya memungkinkan bayi tetap mendapat asupan ASI. Exclusive pumping membutuhkan usaha ekstra dan komitmen penuh supaya produksi ASI tetap berjalan lancar sehingga mencukupi kebutuhan bayi.

Prinsip Exclusive pumping meniru frekuensi menyusu bayi. Bayi baru lahir rata-rata menyusu sebanyak 8 – 12 kali dalam 24 jam sehingga ibu butuh memerah ASI dengan sering. ASIP bisa dihasilkan sekitar 750 – 1000 mL setiap hari. 

Cara melakukan Exclusive pumping:

  • Perah payudara sesering mungkin sekitar 2 – 3 jam di pagi hingga petang hari.
  • Saat ibu tidur malam sebaiknya luangkan waktu tetap memerah sekali-dua kali sesuai kondisi.
  • Responsif membaca sinyal tubuh: Frekuensi memerah bisa sekitar 8 – 12 kali dalam sehari. Namun setiap payudara memiliki kapasitas menampung ASI berbeda sehingga akan jauh lebih tepat membaca sinyal yang diberikan oleh tubuh dibandingkan melihat jam. Ada ibu yang dalam waktu 1 – 2 jam payudara sudah terasa tidak nyaman sehingga harus lebih sering memerah, ada ibu yang rentang jarak antar waktu pemompaannya bisa sampai 3 – 4 jam.
  • Luangkan waktu memerah di pagi hari sebab kondisi produksi ASI pun berbeda di pagi serta petang hari. Pada dini hari hingga menjelang siang payudara terasa mudah penuh sementara di petang hingga malam hari terasa lebih kempes. Tetap memerah payudara sesuai jadwal meskipun payudara terasa kempes ya.
  • Jangan menunggu payudara terasa penuh untuk baru diperah. Prinsipnya semakin terasa penuh payudara akan membuat produksi ASI makin menurun sehingga jangan memberi jeda yang terlalu lama.
  • Pastikan makan, minum dan istirahat dengan baik supaya sehat lahir batin.

Awali memerah dengan memijat lembut untuk merangsang oksitosin sehingga payudara menjadi “bangun”. Bisa kompres hangat juga pijat punggung supaya oksitosin lancar. Gunakan pompa ASI baru, milik pribadi, pilih pompa berkualitas hisapan bagus. Pada saat ASI sudah tidak menetes ketika dipompa, lanjut akhiri sesi pemompaan dengan memerah ekstra menggunakan tangan. Berikan ASIP segar paling baru diperah, ASIP beku dijadikan cadangan. Jangan lupa prinsip “last in first out” untuk memaksimalkan pemenuhan nutrisi. Bayi yang dapat ASIP biasanya meminum lebih sering sebab ASI sangat mudah dicerna. Pilih media pemberian ASIP yang aman.

Baca juga artikel berikut:

Amati tanda lapar serta kenyang pada bayi saat memberinya ASIP. Pantau grafik pertumbuhan, perkembangan serta kesehatan bayi. Exclusive pumping bukanlah hal yang mudah untuk dijalani, terkadang ibu merasa tidak puas secara emosional dan lelah secara fisik. Jangan lupa untuk memperhatikan kebutuhan asupan makan, minum dan istirahat ibu sendiri. Ibu harus menjaga kesehatan dan kewarasan sehingga Exclusive pumping jangan dijadikan beban hidup. Jalani dengan ikhlas menjadi bagian dari rutinitas hidup harian. Setidaknya ibu merasa lebih baik ketika fokus pada keberhasilan untuk bisa tetap memberikan bayi ASI yang sangat berharga.

19530_10205114185111893_920060888354973977_n

Baca informasi berikut ini: 

Jika penyebab Exclusive pumping karena bayi menolak menyusu (bingung puting) maka minta bantuan Konselor Menyusui berkompeten untuk mengatasi bingung puting yang terjadi supaya bayi bisa kembali menyusu secara langsung. Baca cara mengatasi ASI sedikit dengan relaktasi disini dan cara mengatasi Bayi Menolak Menyusu lebih lanjut disini.

Baca juga 10 Tip Berhasil Menyusui

Sejumlah kecil ibu memang tidak bisa menyusui dengan alasan indikasi kesehatan. Namun sebagian besar ibu gagal/tidak bisa menyusui bayi sesuai keinginannya karena tidak tahu caranya dan tidak mendapatkan dukungan menyusui. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui. Segera periksa konsultasi ke Konselor Menyusui kapanpun ibu mendapat masalah menyusui, minta diajari cara melakukan exclusive pumping dengan benar.

Informasi berikut akan membantu ibu:

Dukungan menyusui berkelanjutan sesuai kondisi bisa memfasilitasi banyak ibu mewujudkan keinginan dan berhasil mendapatkan pengalaman menyusui menyenangkan.

 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.