Kesehatan Mata

Katarak

KATARAK PADA DEWASA

Pengertian Katarak

Katarak merupakan kekeruhan pada lensa sehingga menyebabkan penurunan tajam penglihatan. Katarak menyebabkan 51% kebutaan di dunia. Sekitar 20 juta orang di dunia ini menjadi buta akibat katarak di tahun 2010. Katarak menjadi penyebab kebutaan paling sering. Katarak juga menyebabkan low vision di negara berkembang maupun negara maju (link). 

Jenis katarak berdasarkan penyebabnya:

  1. Katarak senilis: katarak yang terjadi pada umur di atas 40 tahun akibat proses penuaan seiring bertambahnya usia.
  2. Katarak sekunder: katarak yang timbul akibat kondisi kesehatan lain seperti diabetes, efek samping obat, efek samping prosedur pembedahan.
  3. Katarak kongenital: katarak yang terjadi akibat proses kerusakan lensa mata di masa kehamilan, contohnya infeksi virus rubella pada ibu hamil.
  4. Katarak traumatik: katarak yang timbul karena riwayat perlukaan pada mata.
  5. Katarak radiasi: katarak yang timbul akibat paparan radiasi tertentu.

S_1217_agre-related-cataract_M1550.2e16d0ba.fill-920x613

Mata mengalami katarak senilis (NHS)

Penyebab Katarak

Pada usia di atas 40 tahun, sering terjadi degenerasi lensa sehingga mengakibatkan katarak senilis. Katarak juga bisa terjadi akibat komplikasi gangguan mata seperti glaukoma, uveitis, trauma mata. Katarak juga bisa terbentuk akibat komplikasi penyakit seperti diabetes mellitus, minum obat kortikosteroid dalam jangka panjang, dll. 

Proses Terjadinya Katarak

Mata memiliki lensa yang secara normal bening. Lensa mata akan memfokuskan cahaya supaya bisa tepat jatuh di retina sehingga manusia bisa jelas melihat lingkungan sekitarnya. Lensa mata juga bisa berubah bentuk sehingga memungkinkan mata fokus melihat objek benda jauh maupun benda dekat dengan jelas.

human eye Anatomi mata (NEI)

Proses penuaan mempengaruhi lensa mata. Pada orang umur di atas 40 tahun, lensa mata mulai keruh. Pada orang umur di atas 45 tahun, lensa mata mulai mengalami gangguan berubah bentuk. Lensa mata tersusun atas protein khusus dan air. Proses penuaan membuat protein lensa menggumpal sehingga jadi keruh. 

Gumpalan protein akan mengurangi ketajaman gambaran benda saat di retina. Jika gumpalan protein banyak akan bisa menyebabkan penglihatan mata menjadi kabur. Kondisi gangguan penglihatan akibat kekeruhan lensa pada mata ini disebut katarak. Katarak terjadi perlahan sehingga gangguan penglihatan juga memburuk secara bertahap. Seiring berjalannya waktu, area lensa keruh makin membesar dan katarak pun bertambah ukuran. Penglihatan semakin buram.

Faktor Risiko Katarak

Katarak memang terkait juga dengan proses penuaan saat bertambah usia. Namun banyak faktor bisa mempercepat terbentuknya katarak. Faktanya orang berusia 40an dan 50an pun bisa mengalami katarak. Faktor berikut ini bisa mempercepat terjadinya katarak, yaitu:

  • Kebiasaan merokok
  • Kebiasaan konsumsi alkohol
  • Paparan sinar matahari
  • Memiliki penyakit diabetes mellitus
  • Mengalami peradangan mata, contohnya uveitis
  • Perlukaan pada mata
  • Obesitas
  • Hipertensi
  • Riwayat keluarga dengan katarak
  • Pemakaian obat tertentu seperti kortikosteroid jangka panjang
  • Paparan radiasi
  • Riwayat operasi pada mata

Pada banyak kasus, tidak diketahui penyebab pasti terjadinya katarak.

Tanda dan Gejala Katarak

Katarak bisa terjadi pada satu mata atau pada kedua mata. Penderita katarak merasa penglihatan menurun secara perlahan seperti tertutup asap atau kabut. Warna terlihat memudar. Ukuran kacamata cepat bertambah. Saat memakai kacamata sering merasa kacanya kotor, padahal lensa kacamata bersih. Silau saat melihat cahaya, bisa terlihat halo di sekitar cahaya. Sulit membaca tulisan dan melakukan aneka aktivitas yang butuh ketajaman penglihatan. Penglihatan memburuk di malam hari. Pandangan terlihat dobel atau bahkan multipel.

Terdapat kekeruhan pada lensa mata. Pada kondisi berat terlihat lensa berwarna putih. Kekeruhan lensa juga bisa mempengaruhi persepsi penglihatan warna. Pada awal katarak penglihatan jernih jadi berubah menjadi warna kekuningan dan kecoklatan. Pada katarak yang lebih parah jadi sulit membedakan warna biru dan ungu. Anda bisa saja memakai baju yang terlihat hitam, padahal sebenarnya baju tersebut berwarna ungu.

normal_vision_color Penglihatan saat normal (NEI)

cataract_color Penglihatan saat terjadi katarak (NEI)

Pemeriksaan dan Diagnosis Katarak

Sebaiknya segera periksa jika mengalami gejala gangguan penglihatan. Dokter akan mendiagnosis katarak dengan melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Tajam penglihatan akan dites dengan membaca huruf atau melihat simbol jarak jauh di Snellen chart. Mata akan diperiksa memakai oftalmoskop dan tonometri.

Pengobatan Katarak

Katarak akan ditangani lebih lanjut oleh dokter spesialis mata. Katarak pada awalnya memang belum mengalami gangguan penglihatan. Kacamata baca dan cahaya terang membantu untuk membaca. Namun, katarak memang akan semakin memburuk dengan berjalannya waktu.

Terapi definitif untuk katarak dengan operasi katarak. Sebagian besar dokter akan menyarankan untuk dilakukan operasi katarak, terlebih jika sudah mengganggu aktivitas seperti membaca dan mengendarai mobil di malam hari. Operasi katarak saat ini secara umum aman dan efektif. Konsultasikan lebih lanjut tentang operasi katarak bersama dokter Anda.

Komplikasi Katarak

Katarak memang proses penyakit yang berjalan lambat, jarang menyebabkan sakit atau mata merah sehingga jarang terdeteksi dini. Katarak bisa menyebabkan komplikasi mulai dari radang ringan, glaukoma, uveitis. Jika tidak diatasi juga bisa mengganggu penglihatan hingga mengalami kebutaan (link).

Pencegahan Katarak

Belum ada penelitian tentang cara mencegah katarak. Namun banyak yang merekomendasikan untuk:

  • Melakukan pemeriksaan mata secara teratur sesuai anjuran dokter
  • Berhenti merokok
  • Lakukan gaya hidup sehat aktif sehingga bisa mengontrol indeks massa tubuh
  • Lakukan manajemen permasalahan kesehatan yang bisa meningkatkan risiko terjadi katarak
  • Lakukan pola makan sehat bergizi seimbang dengan konsumsi banyak sayur buah sesuai kebutuhan. Aneka ragam sayur dan buah kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan sehingga bantu menurunkan risiko terjadinya katarak.
  • Gunakan kacamata sunglasses yang dilengkapi kemampuan mengeblok sinar ultraviolet B (UVB)
  • Hindari konsumsi alkohol

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.