Kesehatan Anak

Batuk Pada Anak

BATUK PADA ANAK

Pengertian Batuk

Batuk merupakan sebuah mekanisme refleks perlindungan tubuh untuk mengeluarkan benda asing serta menjaga kebersihan saluran pernafasan di paru dan tenggorokan. Batuk menjadi salah satu keluhan tanda gejala penyakit paling sering pada anak. 

Tipe Batuk Pada Anak

Batuk seringkali membuat orang tua khawatir. Mengetahui tipe batuk semoga bisa bantu orang tua lebih tenang dan bisa waspada kapan saatnya bawa anak periksa ke dokter.

Berikut ini sekilas 8 tipe batuk yang sering dialami oleh anak:

Barky Cough

Batuk yang menggonggong. Batuk jenis ini suaranya seperti suara anjing laut yang menyalak. Biasanya timbul akibat peradangan saluran nafas bagian atas. Penyebab paling sering itu croup (laryngotracheobronchitis), peradangan pada laring (pita suara) dan peradangan pada trakea. Anak kecil rentan mengalami croup sebab saluran nafasnya masih sempit sehingga mudah bengkak. Croup bisa muncul mendadak, sering di tengah malam. Sebagian besar anak yang mengalami croup akan berbunyi saat menghirup nafas, suara nafasnya kasar, ribut dan kadang disertai mengi (wheezing). 

Whooping Cough (Pertusis)

Whooping cough biasanya disebabkan oleh pertusis. Suara batuk berulang disertai suara nafas panjang (whooping). Pada bayi bisa terjadi episode henti nafas. Gejala lain pilek, bersin-bersin, batuk ringan disertai demam biasa. Penyakit ini sangat menular dan berbahaya sebab bisa mematikan komplikasinya.

Batuk Dengan Mengi (Wheezing)

Suara mengi (wheezing) ini biasanya timbul saat anak menghembuskan nafas. Bunyi mengi (ngik-ngik) muncul akibat saluran pernafasan bawah membengkak. Keadaan ini sering terjadi pada anak yang sakit asma atau mengalami bronchiolitis. Wheezing juga bisa timbul akibat sumbatan jalan nafas oleh benda asing.

Batuk Malam Hari

Banyak penyakit batuk gejalanya makin memburuk di malam hari. Kondisi ini timbul karena lendir mukus dari saluran nafas atas (hidung, sinus) akan mengalir ke tenggorokan sehingga memicu batuk di malam hari. Asma juga menyebabkan batuk di malam hari sebab saluran nafas cenderung lebih sensitif dan teriritasi di malam hari.

Batuk Siang Hari

Suhu udara dingin atau aktivitas lebih padat di siang hari bisa membuat batuk makin parah. Keberadaan parfum pengharum ruangan, asap, asap rokok, atau hewan bisa buat batuk anak lebih parah.

Batuk Disertai Demam

Batuk disertai demam ringan dan pilek bisa saja karena selesma. Batuk disertai demam tinggi 39°C atau lebih, tanda anak tampak lebih sakit dan nafas cepat bisa menjadi gejala penyakit pneumonia berbahaya. Segera bawa anak periksa ke dokter/fasilitas pelayanan kesehatan.

Batuk Disertai Muntah

Batuk pada anak juga bisa merangsang gag reflex sehingga terjadi muntah. Batuk berdahak yang memproduksi sangat banyak mukus bisa juga menyebabkan anak muntah bercampur mukus. Lendir dari saluran nafas memang akan tertelan masuk ke lambung. Pada batas normal biasanya tidak berbahaya. Namun jika terjadi muntah berulang sebaiknya orang tua waspada. Bawa anak periksa ke dokter.

Batuk Persisten

Batuk pilek selesma biasanya sembuh dalam waktu 1 – 2 minggu. Asma, alergi atau infeksi kronis pada sinus serta saluran nafas bisa menyebabkan batuk kronis. Sebaiknya bawa anak periksa ke dokter untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut. Batuk lama bisa mengganggu aktivitas hingga tumbuh-kembang anak.

Periksa ke Dokter

Pada dasarnya batuk timbul untuk membantu kita membersihkan saluran napas dari segala macam benda yang berbahaya. Batuk bukan penyakit, tetapi merupakan gejala penyakit. Batuk akan timbul bila reseptor batuk di saluran napas terangsang. Batuk adalah kawan, bukan lawan. Oleh karena itu batuk perlu dibantu melaksanakan tugasnya. Jika muncul gejala batuk mengganggu maka atasi penyebabnya, bukan dihilangkan batuknya sebab batuk bantu saluran nafas tetap bersih. Jika penyakit penyebab batuk terkendali atau bisa dihilangkan maka gejala batuk pun menghilang. Periksa ke dokter untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

Penanganan Batuk

Sebagian besar batuk terjadi karena infeksi virus. Anak mengalami infeksi virus pada saluran nafas bisa 6 hingga 12 kali dalam setahun. Batuk pada infeksi virus bisa sampai 2 minggu. Pada kasus infeksi virus maka pemberian antibiotik tidak menyembuhkan. Pada kondisi lain batuk bisa terjadi lama setelah anak mengalami infeksi virus sehingga disebut post-viral cough. Pada kondisi ini juga bukan antibiotik obatnya. Beberapa batuk bisa disebabkan oleh bakteri, contohnya pertusis. Pada kondisi infeksi bakteri maka dokter akan meresepkan antibiotik.

Batuk sebaiknya dibantu untuk tetap lancar bekerja, anak nyaman, tumbuh-kembang tidak terganggu dan terlindungi dari komplikasi berbahaya. Jika terjadi keadaan darurat/tanda bahaya maka diberikan terapi suportif sesuai kondisi klinis. Obat penekan batuk tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur 6 tahun. Batuk yang ditekan akan hilang gejalanya sementara penyebabnya masih ada. Jangan memberikan obat batuk bebas kepada bayi dan anak. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa obat batuk bebas berpotensi membahayakan sementara efeknya tidak banyak membantu mengobati batuk pada anak. Batuk akibat asma dan alergi akan dibuatkan rencana terapi pengendalian untuk jangka pendek maupun jangka panjang. 

1545374405026

Perawatan Batuk

  • Berikan anak minum sehingga tercukupi asupan cairan supaya terhindar dari dehidrasi, bantu mengencerkan dahak serta meredakan batuk. Tetap berikan anak makan bergizi seimbang supaya asupan nutrisi tetap terjaga sesuai kebutuhannya. Jika masih ASI eksklusif maka ibu bisa menyusui lebih sering. 
  • Kendalikan polusi udara: asap rokok, asap membakar sampah, asap dapur, dll
  • Hindari paparan asap rokok pada anak, baik perokok pasif secondhand smoker maupun third-hand smoker.
  • Obat batuk bebas tidak banyak membantu mengobati batuk anak, bahkan berpotensi membahayakan. 
  • Pemberian madu bisa mengurangi keparahan dan durasi batuk. Madu juga mengencerkan dahak serta mengurangi batuk. Satu hingga dua sendok teh madu (2 – 5 mL) yang diberikan 30 menit sebelum anak tidur akan bantu tidur anak lebih nyenyak. Jangan berikan madu pada anak umur dibawah 12 bulan karena risiko botulisme.
  • Obat gosok mengandung menthol (mentholated rub) sediaan khusus bagi anak yang bisa dioleskan sedikit di dada serta leher pada anak umur di atas 2 tahun, tidak alergi dan nyaman memakai.
  • Jika udara kering bisa gunakan humidifier untuk bantu jaga kelembaban. Jika ada shower air hangat bisa dinyalakan kemudian orang tua menemani anak duduk di kamar mandi. Menghirup uap air akan bantu lendir, terutama di hidung, tidak kering sehingga mudah dikeluarkan. Udara yang terjaga kelembabannya juga bantu saluran nafas lebih nyaman sebab tidak kering.
  • Jika kondisi anak stabil baik, bisa ajak jalan keluar menghirup udara segar sekitar 10 – 15 menit. Tetapi pastikan aman, cari juga yang bebas polusi, .

Tanda Perhatian dan Tanda Bahaya

Sebaiknya periksa ke dokter jika anak batuk disertai salah satu atau lebih kondisi:

  • Nafas terganggu
  • Tanda kesulitan bernafas
  • Nafas cepat
  • Bibir, wajah atau lidah kebiruan
  • Demam tinggi
  • Gejala batuk pada bayi di bawah umur 3 bulan
  • Kapan pun ada gejala demam pada bayi umur dibawah 3 bulan 
  • Batuk disertai whooping
  • Batuk keluar lendir darah
  • Terdapat suara stridor saat bernafas
  • Terdapat bunyi wheezing
  • Anak sangat rewel, menangis, susah tidur
  • Terdapat tanda dehidrasi

Batuk punya banyak kondisi berbeda, beberapa batuk disebabkan penyakit berbahaya. Anak bisa batuk lama akibat alergi, pengaruh lingkungan atau pengaruh paparan asap rokok. Batuk juga bisa menyebabkan asupan nutrisi anak terganggu. Batuk juga membutuhkan banyak energi sehingga batuk lama jika tidak diatasi dengan benar bisa mengganggu tumbuh-kembang anak. Batuk di malam hari bisa menyebabkan gangguan tidur sehingga aktivitas dan belajar anak di sekolah turut terganggu. Merawat anak batuk juga membuat orang tua lelah hingga mengganggu aktivitas di tempat kerja. Kapan pun orang tua khawatir pada kondisi batuk pada anak bisa periksa konsultasikan bersama dokter berkompeten. Pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut bantu mengatasi batuk pada anak.

Baca juga batuk pilek selesma disini

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.