Kesehatan Anak

Bayi Kolik

KOLIK PADA BAYI

Bayi sehat, popok bersih dan kenyang namun rewel menangis selama berjam-jam tanpa penyebab jelas kemungkinan bisa karena kolik. Setelah tangisan mereda kadang tetap diikuti rewel tidak jelas. Bayi menangis dengan tangisan keras, wajah kemerahan, tangan mengepal dengan posisi diangkat ke atas, kaki ditekuk ke arah perut, tampak mengangkat-angkat punggung, membuang gas (kentut) serta sulit ditenangkan selama berjam-jam. Biasanya bayi tenang setelah kentut atau buang air besar.

Bayi menangis saat lapar. Bayi menangis saat popoknya basah. Bayi menangis saat bosan, juga saat terlalu lelah capek bermain. Bayi baru lahir identik dengan menangis. Tangisan merupakan salah satu bahasa bayi. Menangis merupakan salah satu cara bayi berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Baca lebih lanjut tentang bayi menangis disini 

IMG00582-20110714-0656

Bayi menangis kolik paling sering terjadi di petang hari sekitar jam 6 sore hingga tengah malam. Bertepatan dengan kondisi orang tua yang telah lelah lahir-batin capek seharian bekerja, mengurus rumah dan/atau anak-anak lainnya. Pada kondisi ini bayi menangis tanpa penyebab jelas sehingga makin membuat frustasi.

Pastikan Bayi Sehat

Bawa bayi yang sulit ditenangkan ketika rewel menangis tanpa penyebab yang jelas ini untuk periksa ke dokter.

Tanda perhatian pada bayi

Kondisi ini disebut kolik pada bayi hanya setelah kemungkinan penyebab gangguan kesehatan/sakit berhasil disingkirkan.

Pada kasus kolik perlu dievaluasi lebih lanjut:

  • lama dan waktu saat menangis,
  • kondisi kesehatan bayi secara umum,
  • riwayat bayi lahir cukup bulan atau prematur,
  • bayi minum ASI atau susu formula,
  • riwayat kehamilan,
  • riwayat persalinan,
  • riwayat menyusui,
  • pola buang air besar dan kondisi feses bayi,
  • pola makan ibu,
  • riwayat alergi keluarga,
  • serta penanganan keluarga untuk meredakan tangisan.

Tangisan bayi kencang bisa karena ternyata ada kondisi gangguan kesehatan seperti refluks, alergi, sembelit, hernia atau penyakit lainnya. Bayi rewel karena penyakit lain tentu saja harus diatasi penyebabnya supaya tenang. Jika semua hasil pemeriksaan kesehatan bayi oleh dokter menunjukkan tidak ada masalah maka orang tua tidak perlu risau. Minta nasehat ke dokter terkait hal-hal yang harus diperhatikan.

Ayah dan ibu lanjut sabar saling dukung saat mencoba cari berbagai cara kreatif yang aman untuk meredakan tangisan bayi.

Penyebab Kolik Pada Bayi Sehat 

Penyebab kolik pada bayi yang sehat belum diketahui. Kolik sering terjadi pada minggu-minggu pertama kehidupan. Seperlima bayi mengalami kolik pada umur sekitar 2 – 4 bulan (link). Bisa mulai muncul pada umur 2 minggu, memuncak pada umur 6 minggu, kemudian menghilang pada usia 4 bulan. 

Bayi baru lahir sistem organ tubuhnya masih berkembang, termasuk saluran pencernaan dan sistem persarafan. Bayi mengalami kolik kemungkinan karena:

  • sistem pencernaan belum berkembang sempurna,
  • ketidakseimbangan bakteri baik di usus bayi,
  • alergi atau intoleransi makanan,
  • bayi kelaparan atau sebaliknya terlalu kenyang,
  • sistem persarafan bayi belum berkembang,
  • permasalahan psikologis keluarga

Bayi muda ini belum bisa menenangkan dirinya sendiri sehingga bisa jadi sensitif terhadap stimulus rangsang tertentu, sensitif terhadap makanan atau alergi, gas terjebak dalam saluran pencernaan, dll. Bayi juga baru bisa menghabiskan waktu seharian dengan berbaring saja sehingga memperburuk kondisi. Namun sayangnya belum banyak bukti penelitian yang mendukung teori penyebab bayi kolik. Bayi yang terlahir dari ibu perokok bisa lebih rentan mengalami kolik. 

Seiring pertambahan umur bayi biasanya kolik menghilang sendiri. Mungkin pada saat  itu sistem tubuhnya telah makin berkembang sehingga membuat bayi bisa menenangkan dirinya sendiri. Kolik akan membaik saat umur bayi sekitar 3 – 4 bulan, meski ada juga hingga 6 bulan.

Tips Kiat Mengatasi Bayi Kolik

Orang tua jangan panik dan sebaiknya tenangkan emosi menghadapi bayi kolik.

Banyak tips bisa dicoba untuk meredakan kolik. Orang tua harus segera merespons setiap kali bayi menangis untuk mengatasi penyebabnya. Menyusui bisa dicoba untuk membuatnya tenang. Lakukan menyusui responsif dengan peka melihat tanda tubuh bayi. ASI mudah dicerna sehingga lebih nyaman bagi perut bayi saat kolik.

Angkat bayi kemudian lakukan kontak mata, kontak kulit dan ajak berbicara/bernyanyi dengan lembut sembari ditimang-timang. Bayi kolik di petang hari ini akan lebih tenang saat digendong oleh Ayah sambil diajak berdoa, zikir atau bernyanyi dengan posisi gendongan tubuh bayi disangga tegak menempel ke dada. 

1544071342673

Gendong bayi menggunakan kain kemudian ibu bisa mengajaknya beraktivitas, berjalan-jalan atau melakukan pekerjaan harian. Bedong bayi dengan aman dan nyaman. Suara kipas angin, mesin cuci, vacuum cleaner dan white noise (bunyi gabungan suara berbagai frekuensi) juga bisa dicoba untuk menenangkan tangisan bayi. Berikan sentuhan lembut dengan pijat bayi (minta dokter atau tenaga kesehatan berkompeten mengajarkan orang tua cara memijat bayi dengan benar). Pangku bayi dengan posisi perut menghadap paha orang tua, kemudian belai lembut punggungnya. Lakukan magic colic hold dimana bayi digendong dengan perut menghadap ke bawah disangga lengan. 

FB_IMG_1544061471325

Mengatasi bayi kolik membuat ibu tertekan dan frustasi. Minta bantuan suami dan kakek nenek untuk sementara menggendong bayi jika ibu lelah. Jika ibu sendirian, kondisi ini memang terasa sangat berat. Terkadang kemarahan serta emosi tidak terbendung. Pastikan bayi berada di tempat aman, kemudian ibu segera menenangkan diri menjauh sejenak dari bayi ke ruangan lain atau mandi sebentar. Setelah tenang segera datangi bayi kemudian coba lagi untuk menenangkan tangisannya.

Baca juga: Tips kiat mengatasi bayi menangis 

Jangan mengguncang-guncang badan bayi sebab berisiko sehingga mengakibatkan shaken baby syndrome yang sangat fatal. 

Shaken-Baby-Syndrome-Never-Shake-a-Baby-The-Impact-of-Child-Abuse-American-SPCC-The-Nations-Voice-for-Children

Masa-masa ini akan berlalu dengan cepat dimana bayi akan tumbuh besar. Kelak seiring bertambahnya usia, akan makin berkurang tangisannya.

Komplikasi Kolik

Kolik pada bayi merupakan sebuah istilah ketika bayi menangis terus-menerus padahal sehat dan kenyang. Kolik sebenarnya tidak membawa dampak buruk pada kesehatan bayi selama ditangani dengan benar (link). Tapi kolik bisa membawa dampak buruk bagi orang tua. Menjalani hari demi hari berlalu dengan menghadapi bayi sedang kolik memang bisa sangat berat. Penelitian membuktikan ada hubungan antara bayi kolik dengan buruknya kondisi kesejahteraan orang tua. Bayi kolik menyebabkan orang tua bisa mengalami salah satu atau lebih kondisi berikut:

  • meningkatkan risiko depresi post partum pada ibu,
  • ibu menyapih dini,
  • orang tua merasa kecewa pada dirinya, kelelahan, berdosa, marah dan menyalahkan diri sendiri

Menyusui bayi kolik memang mudah untuk menghancurkan rasa percaya diri ibu. Ibu menyusui sering menyalahkan makanan atau minuman. Ibu merasa ASI-nya jelek. Padahal belum tentu juga makanan/minuman tersebut sebagai penyebab kolik. Makanan/minuman ibu harus melewati proses metabolisme panjang sebelum masuk ke dalam ASI. Kolik terjadi pada semua bayi, baik yang minum ASI maupun susu formula. Susu sapi pun juga berpotensi menyebabkan bayi alergi, rewel mengalami kolik. Satu dari 50 bayi mengalami alergi susu sapi (link). ASI merupakan standard baku emas pilihan pertama makanan bayi yang direkomendasikan oleh WHO.

Baca juga Pentingnya ASI Eksklusif

Jika ada kemungkinan bayi alergi terhadap makanan yang ibu konsumsi, maka ibu bisa eliminasi makanan tersebut sembari tetap meneruskan menyusui (link). Coba hindari kafein, susu dan produk turunan susu, kubis, makanan berbumbu tajam. Jika kondisi bayi tetap tidak membaik maka ibu bisa kembali mengkonsumsi makanan tersebut. Ingat, hanya coba eliminasi satu persatu makanan sambil mengamati respons bayi. Tetap gunakan pedoman gizi seimbang bagi ibu menyusui (link). Pajanan asap rokok bisa menyebabkan bayi kolik (link).

Ibu tidak perlu risau untuk meneruskan menyusui selama bayi tumbuh-berkembang sehat dengan pemberian ASI eksklusif. Menyusui lebih dari sekedar memberi bayi susu. Ibu lakukan praktek menyusui responsif mulai dengan awalan menyusui yang benar supaya lancar. Pola menyusui responsif sangat penting untuk memastikan bayi mendapat kecukupan asupan ASI. Pastikan ibu menyusui bayi dengan benar. Ibu peka melihat tanda bayi lapar kemudian menyusui di saat awal tanda bayi lapar. Proaktif mengawasi posisi dan pelekatan menyusui supaya baik, hisapan bayi aktif, tanda bayi menelan ASI dan tanda bayi menyusu hingga kenyang. Orang tua dan keluarga memantau tanda kecukupan asupan ASI sejak bayi umur 24 jam pertama. Buat catatan penyusuan jam dan lama waktu bayi menyusu, BAK dan kondisi urin serta BAB dan kondisi feses di buku catatan kesehatan anak.

Informasi berikut akan membantu ibu:

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan (link). Segera hubungi Konselor Menyusui kapan pun ada masalah menyusui dan periksa kontrol ke tenaga kesehatan saat ada permasalahan kesehatan.

Hari demi hari memang terkadang berjalan begitu lambat, namun waktu berlari cepat hingga tak terasa berlalu begitu saja. Masa-masa ini akan menjadi kenangan indah.

Memahami tumbuh kembang dan kesehatan anak sangat membantu bagi orang tua. Orang tua bisa mengetahui apa saja bagian normal dari proses tumbuh-kembang, juga deteksi dini jika ada masalah kesehatan. Miliki buku Kesehatan Anak yang berisikan informasi catatan kesehatan anak. Pantau tumbuh-kembangnya, juga lakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan segera periksa konsultasikan bersama tenaga kesehatan dan dokter berkompeten jika ada masalah.

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.