Kesehatan Anak

Pola Makan Sehat Bagi Anak

Pola Makan Sehat Bagi Anak

Pola pemberian makan responsif dengan orang tua peka melihat tanda bahasa tubuh saat anak lapar dan kenyang membawa banyak manfaat. Pola pemberian makan responsif mencegah obesitas dan kurang gizi. Anak lebih mudah diajak makan. Orang tua memegang kontrol kendali makan sehat namun ada ruang bagi anak untuk memutuskan sehingga terjadi internalisasi pola makan secara menyenangkan. Proses ini diharapkan akan berkelanjutan membentuk kebiasaan makan baik hingga anak tumbuh dewasa. Baca Pemberian Makan Secara Responsif serta Seribu Hari Pertama Kehidupan

Gizi Seimbang untuk Bayi 0-6 bulan

Gizi seimbang untuk bayi 0-6 bulan cukup hanya dari ASI. ASI menjadi pilihan pertama dan makanan utama bagi bayi. World Health Organization (WHO) pada tahun 2001 merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan atau 180 hari pertama usia anak dengan melakukan Inisiasi Menyusui ASI merupakan makanan alami pertama juga menjadi standard baku emas pemberian makan bagi bayi. Menyediakan semua energi juga nutrisi yang dibutuhkan pada enam bulan pertama kehidupan, memenuhi separuh kebutuhan di akhir tengah tahun pertama dan memenuhi hingga sepertiga kebutuhan di tahun kedua usia anak. Oleh karena itu setiap bayi harus memperoleh ASI Eksklusif yang berarti sampai usia 6 bulan hanya diberi ASI saja. Baca lebih lanjut tentang Pemberian ASI Eksklusif dan manfaat ASI ASI “The Golden Liquid”

1543186854618

Gizi Seimbang untuk Anak 6-24 bulan

Pada anak usia 6-24 bulan, kebutuhan terhadap berbagai zat gizi semakin meningkat dan tidak lagi dapat dipenuhi hanya dari ASI saja. Anak berada pada periode pertumbuhan dan perkembangan cepat, mulai terpapar terhadap infeksi dari lingkungan sosial dan secara fisik mulai aktif. Pada umur 6 bulan anak siap belajar makan solid secara bertahap sesuai tahapan perkembangan juga kebutuhan bayi. Gunakan metode pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) rekomendasi WHO/UNICEF. Selama proses makan MPASI  tetap diteruskan menyusui hingga setidaknya umur anak 2 tahun. ASI tetap memberikan banyak manfaat. Orang tua harus proaktif rutin pantau tumbuh kembang kesehatan anak secara teratur sebagai bagian dalam pola pengasuhan responsif. Baca lebih lanjut: Pemberian makan active responsive feeding MPASI rekomendasi WHO/UNICEF

1542672850913-01

Gizi Seimbang untuk Anak usia 2-5 tahun

Kebutuhan zat gizi anak pada usia 2-5 tahun meningkat karena masih berada pada masa pertumbuhan cepat dan aktivitasnya tinggi. Demikian juga anak sudah mempunyai pilihan terhadap makanan yang disukai termasuk makanan jajanan. Oleh karena itu jumlah dan variasi makanan harus mendapatkan perhatian secara khusus. Latih anak agar memilih makanan yang bergizi seimbang. Ajarkan anak supaya menjaga kebersihan dan rajin cuci tangan dengan sabun untuk menghindari penyakit infeksi. Pada masa-masa ini anak mulai menunjukkan otonomi untuk suka-suka memilih menolak makanan sehingga siasati makan sehat dengan benar. 

FB_IMG_1536030231093

Gizi Seimbang untuk Anak 6-9 tahun

Anak pada kelompok usia ini merupakan anak yang sudah memasuki masa sekolah dan banyak bermain diluar, sehingga pengaruh kawan, tawaran makanan jajanan, aktivitas yang tinggi dan keterpaparan terhadap sumber penyakit infeksi menjadi tinggi. Sebagian anak usia 6-9 tahun sudah mulai memasuki masa pertumbuhan cepat pra-pubertas, sehingga kebutuhan terhadap zat gizi mulai meningkat secara bermakna. Oleh karenanya, pemberian makanan dengan gizi seimbang untuk anak pada kelompok usia ini harus memperhitungkan kondisi-kondisi tersebut diatas.

Baca juga:

Pintar membaca kurva pertumbuhan anak

Gizi Seimbang untuk Remaja (10-19 tahun)

Kelompok ini adalah kelompok usia peralihan dari anak-anak menjadi remaja muda sampai dewasa. Terdapat kondisi penting pertumbuhan cepat memasuki usia pubertas, kebiasaan jajan, menstruasi dan anak mulai perhatian terhadap penampilan fisik “Body image”. Dengan demikian perhitungan terhadap kebutuhan zat gizi pada kelompok ini harus memperhatikan kondisi-kondisi tersebut. Khusus pada remaja puteri, perhatian harus lebih ditekankan terhadap persiapan mereka sebelum menikah.
1530414381051

Baca lebih lanjut dalam PGS Ok Pedoman Gizi Seimbang

Poin penting dalam hal pemberian makan pada anak:

  • Nutrisi harus seimbang memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak supaya sehat
  • Berikan makan sesuai kemampuan makan dan tahapan tumbuh kembang anak
  • Latih pola makan sehat, positif dan menyenangkan dengan aneka ragam bahan makanan bergizi seimbang secara berkelanjutan
  • Ciptakan relasi makan yang sehat antar-keluarga sehingga membangun kedekatan emosional dan sosial anak
  • Perhatikan asupan nutrisi pada anak berkebutuhan khusus

Anak sebaiknya melakukan gaya hidup aktif sehingga bisa mengimbangi kesimbangan kalori. Minimal 60 menit anak melakukan aktivitas fisik intensitas sedang di luar rumah secara aman. Aktivitas jalan cepat, bermain bola, menari, berenang, lompat tali baik bagi anak masa pertumbuhan. Kurangi gaya hidup tidak aktif terlalu banyak tiduran atau duduk. Manfaat aktivitas fisik rutin bagi anak yaitu:

  1. tulang kuat
  2. mencegah tekanan darah tinggi
  3. mengurangi rasa takut dan tekanan stres
  4. meningkatkan rasa percaya diri
  5. menjaga keseimbangan berat badan 

Jika anak mengalami permasalahan makan dan pertumbuhan sebaiknya segera periksa konsultasikan bersama dokter juga ahli gizi profesional yang berkompeten. Nutrisi di masa kanak-kanak sangat penting hingga mempengaruhi kehidupan jangka panjang.

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.