ASI, Kesehatan Wanita

Infeksi Jamur Pada Payudara

INFEKSI JAMUR PADA PAYUDARA

Penyebab Infeksi Jamur

Penyebab infeksi jamur biasanya Candida albicans. Candida sebenarnya normal berada di saluran cerna, mukosa juga kulit tanpa menyebabkan penyakit infeksi jamur pada kondisi keseimbangan flora normal. Jika terjadi ketidakseimbangan flora normal maka C. albicans akan tumbuh berlebihan sehingga menimbulkan infeksi.

Faktor risiko infeksi jamur antara lain:

  • konsumsi pengobatan antibiotik dalam jangka waktu lama,
  • anemia,
  • riwayat infeksi jamur di bagian tubuh lain,
  • bayi mengalami oral thrush (infeksi jamur di rongga mulut) atau diaper rash,
  • perubahan hormonal,
  • pemakaian kortikosteroid,
  • obesitas,
  • faktor risiko lain yang menyebabkan ketidakseimbangan kekebalan tubuh

Oral thrush pada bayi harus dibedakan dengan sisa ASI dan milky coating. Bayi umur 0 – 6 bulan hanya makan susu sehingga sisa lemak ASI akan menempel di lidahnya sebagai milky coating. Baca lebih lanjut: Oral thrush dan putih-putih di lidah bayi

Tanda dan Gejala Infeksi Jamur di Puting

Ibu yang mengalami infeksi jamur pada payudara biasanya mengeluhkan rasa nyeri saat menyusui bayi.

Bisa terlihat salah satu atau lebih tanda berikut:

  • Puting/areola tampak merah muda atau merah
  • Puting/areola mengkilap
  • Bisa tampak bintil-bintil lepuhan kecil
  • Kulit tampak bersisik
  • Bisa terdapat lecet
  • Bisa disertai infeksi sekunder: tampak nanah diantara jamur
  • Bisa pula puting dan areola tampak sehat namun keluhan nyeri tidak wajar

infeksi jamur

Keluhan nyeri seperti tidak sesuai dengan penampakan puting. Ibu mengeluh mengalami deraan rasa nyeri tajam pada puting. Payudara terasa sensasi nyeri seperti ditusuk-tusuk. Sensasi nyeri tersebut menyebar ke payudara hingga ke dada, punggung. Payudara terasa panas seperti terbakar dan gatal. Rasa nyeri menetap dari awal menyusui hingga setelah setelah menyusui. 

Kapan Periksa Pada Kondisi Ini

Kapan pun ibu mengalami permasalahan menyusui maka segera hubungi Konselor Menyusui berkompeten. Konselor akan membantu mencari tahu dan mencari solusi atas permasalahan. Segera periksa ke dokter (bisa ke Puskesmas, RS, klinik praktek dokter swasta) jika mengalami gejala infeksi jamur. Pada infeksi jamur paka dokter akan meresepkan obat anti-jamur. Oleskan salep dan biarkan hingga waktu penyusuan berikutnya supaya meresap (link). Bersihkan sisa salep saat akan menyusui bayi (link).

Pengobatan infeksi jamur bisa memakan waktu lama bisa sampai 2 minggu sehingga ikuti petunjuk terapi dokter. Oral thrush dan infeksi jamur pada payudara bisa saling berkaitan sehingga bila diperlukan maka ibu akan diobati bersama bayi. Infeksi jamur harus diobati secara tuntas supaya tidak berulang. Cuci bersih, rebus dan jemur baju kotor di bawah paparan sinar matahari langsung supaya hifa jamur yang menempel di pakaian mati dengan tuntas.

Menyusui tetap diteruskan selama tidak ada kontraindikasi menyusui lain. Pada ibu bekerja: rekomendasi pemberian ASIP pada saat ibu mengalami infeksi jamur bervariasi. Belum diketahui secara pasti efek ASIP yang disimpan saat terapi infeksi jamur ini, sebab proses pembekuan tidak membunuh jamur. Para ahli ada yang tetap membolehkan pemberian ASIP. ASIP sebaiknya disimpan terpisah jauh dari ASIP saat sehat, kemudian segera digunakan lebih dulu. Beberapa ahli tidak menyarankan untuk ASIP disimpan lama sebab khawatir bisa menyebabkan infeksi ulang. Beberapa ahli ada yang merekomendasikan untuk merebus, scalding, mencampur dengan ASIP sehat, dll  Baca lebih lanjut disini.

 

 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.