ASI

Tip Memberikan ASI Perah

TIP MEMBERIKAN ASI PERAH

Berikan ASI Perah Hasil Pemerahan Terbaru

ASI Perah selanjutnya akan disingkat sebagai ASIP. Berikan ASIP hasil perahan terbaru. Mengingat ancaman stunting yang luar biasa besar di Indonesia (link, link), maka para ahli laktasi disini banyak yang merekomendasikan pemberian ASI perah terbaru. Last in, first out (LIFO). Saya pribadi juga merekomendasikan pemberian ASIP hasil pemerahan terbaru. ASI ini cairan hidup, kalori dan nutrisinya makin bertambah dengan pertambahan umur bayi. Nutrisi juga kalori ASIP di bulan pertama sudah berbeda dengan bulan ke-4 dan seterusnya. 

Tujuan LIFO memang untuk memaksimalkan pemanfaatan nutrisi juga kalori dalam ASI sebab kandungannya semakin bertambah dengan pertambahan umur bayi (link). Proses penyimpanan terlalu lama di freezer juga mempengaruhi kandungan nutrisi ASIP, meski tentu saja secara umum tetap kualitas ASIP lebih baik dibanding susu formula.

Baca juga:

Pemberian ASI Eksklusif

Cara Menghangatkan ASIP

ASIP harus melewati perubahan suhu secara perlahan. ASIP dari freezer diturunkan dulu ke kulkas supaya mencair. ASIP yang sudah mencair total baru kemudian dihangatkan. Hangatkan ASIP hingga kira-kira cukup sehangat suhu tubuh kita.

Cara menghangatkan ASIP dari kulkas:

  • Aliri botol ASIP dengan air hangat dari kran (jika tersedia kran dengan fasilitas air panas)
  • Rendam botol ASIP dalam wadah yang berisi air hangat.
  • Perlahan putar botol ASIP untuk mencampur bagian krim yang terpisah supaya bisa homogen kembali dan rata suhunya. ASIP jangan dikocok atau diaduk.
  • Tidak boleh menggunakan microwave untuk menghangatkan ASIP. 
  • ASIP jangan direbus langsung di atas kompor, jika tidak ada indikasi khusus (akan dijelaskan dalam artikel lain).

Media Pemberian ASIP

Ada banyak media pemberian ASIP: sendok, pipet, suntikan tanpa jarum, gelas, cangkir, cupfeeder, special need feeder, alat bantu laktasi. Pada bayi baru lahir bisa pakai sendok, pipet atau suntikan tanpa jarum. Bayi yang lebih besar pilih gelas atau cangkir sebagai media pemberian ASIP akan lebih praktis. Tidak direkomendasikan pemakaian botol, dot dan kempeng tanpa indikasi medis sebab berpotensi menggagalkan proses pemberian ASI eksklusif (link).

Baca juga:

Risiko dampak buruk  pemberian dot

Cara mudah memberikan ASIP dengan cangkir:

  1. Pilih cangkir bersih.
  2. Posisikan bayi dipangkuan dengan posisi tubuh bayi disangga setengah duduk atau duduk tegak. 
  3. Pegang cangkir berisi susu. Sentuhkan cangkir menempel ke bibir bayi, miringkan sedikit hingga genangan susu menyentuh bibir bayi. 
  4. Bayi akan terjaga, membuka mata dan mulutnya:
  • Bayi prematur akan mengambil susu ke dalam mulut menggunakan lidah.
  • Bayi lahir cukup bulan atau bayi yang lebih tua akan menyeruput susu.
  1. Jangan menuangkan susu ke dalam mulut bayi. Cukup pegang cangkir di mulutnya dan biarkan bayi menghisap susu sendiri.
  2. Jika bayi sudah kenyang biasanya akan menutup bibirnya dan tidak mau minum lagi.
  3. Hitung total konsumsi bayi dalam 24 jam, bukan hanya dalam sekali minum dan perhatikan selalu tanda kecukupan ASI. Beberapa bayi akan melakukan reverse-cycling yaitu menyusu langsung pada ibu (link).

Baca juga:

Pola Menyusui Bayi

2015-04-01_11.01.46

Baca juga:

Mengetahui Tanda Kecukupan Asupan ASI

Baca juga artikel berikut:

Niat ibu untuk tetap meneruskan menyusui bayi ketika kembali bekerja merupakan sebuah niat mulia.

Supaya tidak terbebani, anggap rutinitas menyusui sebagai bagian aktivitas harian biasa. Aktivitas harian normal yang memang harus ibu jalani sehari-hari. Ada kalanya ibu lelah juga bosan. Ingin menyerah kalah. Luruskan kembali niat utama, saat menyusui menjadi pilihan hidup. Lihat kembali perjuangan sejak awal memulai perjalanan ini. Bergabung dengan kelompok pendukung ASI dan ibu menyusui akan meringankan perjalanan. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui. Ibu tidak sendiri.

Hari demi hari memang terkadang berjalan begitu lambat, namun waktu berlari cepat hingga tak terasa berlalu begitu saja. Masa-masa ini akan menjadi kenangan indah. Lakukan pilihan terbaik yang paling sanggup untuk ibu jalani…..

Baca juga:

Hak menyusui ibu bekerja dilindungi oleh Negara

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.