ASI

Tip Cara Menyusui Bayi

TIP CARA MENYUSUI BAYI

Awali menyusui dengan benar

ASI merupakan pondasi nutrisi terbaik dengan pilihan menyusui sebagai langkah pertama yang tepat untuk memulai babak kehidupan baru pasca kelahiran bayi. Menyusui itu berkualitas, terjangkau, nyaman, menyenangkan serta menyehatkan bagi semua. Menyusui langsung di payudara menjadi cara paling alamiah pemberian makan bayi baru lahir. Namun, menyusui juga merupakan ketrampilan hidup yang harus dipelajari.

Baca juga:

Inisiasi Menyusui

Memulai dengan benar sangat penting, tujuannya supaya bisa sukses memaksimalkan manfaat menyusui. Menyusui dengan benar tidak menyebabkan puting lecet berdarah-darah seperti kata orang. Menyusui dengan benar memudahkan bayi memperoleh ASI secara efisien. Bantu tumbuh kembang bayi dan kondisi ibu terjaga sehat lahir-batin.

Baca juga:

ASI EksklusifPhotoGrid_1542008886220

Bayi sehat cukup bulan terlahir dengan kemampuan menyusu, seperti tulisan di gambar dari La Leche League di atas.

Bayi belajar makan sejak dalam rahim. Menyusui merupakan cara bayi makan paling ideal setelah lahir. Suckling reflex memungkinkan bayi mampu menghisap, menelan dan menyusu segera setelah lahir. Hisapan bayi di payudara merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga aliran ASI lebih lancar, produksi ASI cepat banyak dan kontraksi rahim makin bagus. Kolostrum yang merupakan ASI pertama merupakan makanan paling berkualitas bagi bayi baru lahir. Kolostrum dan bakteri baik dari kulit ibu melindungi bayi dari kuman infeksi berbahaya (link).  

Posisi menentukan prestASI.

Tampaknya jargon tersebut sesuai dengan menyusui. Posisi ibu saat bantu bayi menyusu di payudara akan mempengaruhi pelekatan mulutnya di payudara sehingga mempengaruhi efisiensi proses penyusuan. Posisi baik bantu pelekatan baik. Pelekatan baik akan memudahkan bayi menghisap ASI sehingga kebutuhan asupan tercukupi, produksi ASI lancar dan payudara ibu sehat.

Informasi berikut akan membantu ibu:

  • Posisi Menyusui

Posisi menyusui adalah cara ibu membawa bayi mendekat payudaranya. Informasi lebih lanjut baca tentang Posisi Menyusui Bayi (link). 

  • Cara Menopang Payudara

Teknik menopang payudara untuk membantu memasukkan payudara ke dalam mulut bayi dan menjaga tetap stabil. Teknik ini terkadang perlu dilakukan di awal-awal proses saat sedang belajar menyusui. Informasi lebih lanjut baca tentang Cara Menopang Payudara (link). 

  • Pelekatan Menyusui

Pelekatan adalah cara bayi memasukkan payudara ke mulutnya. Informasi lebih lanjut baca tentang Pelekatan Menyusui Bayi (link). 

  • Mengetahui Tanda Bayi Lapar

Bayi baru lahir bisa memberitahukan ke lingkungan sekitar bahwa dia lapar sehingga sangat penting bagi ibu serta keluarga untuk sensitif membaca bahasa tubuh yang bayi tunjukkan. Informasi lebih lanjut baca tentang Mengetahui Tanda Bayi Lapar (link). 

  • Mengetahui Tanda Bayi Menelan ASI

Bayi butuh nutrisi untuk tumbuh berkembang sehat sehingga sangat penting bagi ibu serta keluarga mengetahui tanda bahwa bayi telah menelan ASI supaya mencukupi kebutuhan asupannya. Informasi lebih lanjut baca tentang Mengetahui Tanda Bayi Menelan ASI (link). 

  • Mengetahui Tanda Bayi Kenyang

Payudara bukan botol dot transparan sehingga bisa terlihat jelas tiap tetes susunya, namun sangat penting bagi ibu serta keluarga mengetahui tanda bahwa bayi telah kenyang setelah mendapatkan asupan ASI. Informasi lebih lanjut baca tentang Mengetahui Tanda Bayi Kenyang (link). Baca juga informasi tentang Pola Menyusui Bayi (link).

  • Mengetahui Tanda Kecukupan Asupan ASI

Bayi butuh nutrisi untuk tumbuh berkembang sehat sehingga sangat penting bagi ibu serta keluarga mengetahui tanda bahwa bayi telah mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan. Informasi lebih lanjut baca tentang Mengetahui Tanda Kecukupan Asupan ASI (link). 

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan:

  • Cara memposisikan bayi di payudara dengan baik sehingga menyusui nyaman.
  • Cara melekatkan bayi di payudara supaya transfer ASI efisien serta ibu sehat.
  • Tanda bayi menelan ASI.
  • Frekuensi menyusui bayi minimal 8 – 12 kali dalam 24 jam dengan memperhatikan tanda lapar dan tanda kenyang dari bahasa tubuh bayi. Beberapa bayi bisa jadi menyusu lebih sering sehingga memperhatikan bahasa tubuh bayi akan lebih tepat (cue-based feeding).
  • Pola bayi BAB dan BAK sesuai umur.
  • Informasi hal-hal normal, tanda perhatian, tanda bahaya dan kapan harus periksa ke tenaga kesehatan profesional yang berkompeten.
  • Ibu bisa memerah payudara dengan tangan.

Masa bayi baru lahir merupakan masa transisi alam rahim ke alam semesta. Masa-masa rentan penuh tantangan. Para ahli menyebutnya sebagai trimester keempat. Menyusui memberi kesempatan ibu maupun bayi beristirahat dengan cukup sehingga lekas pulih. Apalagi mengasuh bayi baru lahir dikala pemulihan pasca salin ini keluarga sedang sangat rentan mengalami tekanan, kelelahan secara fisik, stress secara psikis hingga masalah sosial-ekonomi.

Ibu dan bayi butuh kesempatan serta bantuan supaya berhasil lancar menyusui segera setelah persalinan. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui.

Sejumlah kecil ibu memang tidak bisa menyusui dengan alasan indikasi kesehatan. Namun sebagian besar ibu gagal/tidak bisa menyusui bayi sesuai keinginannya karena tidak tahu caranya dan tidak mendapatkan dukungan menyusui. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui.

Dukungan menyusui berkelanjutan sesuai kondisi bisa memfasilitasi banyak ibu mewujudkan keinginan dan berhasil mendapatkan pengalaman menyusui menyenangkan. 

Informasi berikut akan membantu ibu:

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan (link)

 

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.