ASI

Posisi Menyusui Bayi

POSISI MENYUSUI BAYI

Posisi menyusui adalah cara ibu membawa bayi mendekat payudaranya.

Posisi menyusui bayi secara umum:

Ibu membawa tubuh bayi mendekat ke payudara. Kepala dan badan bayi seolah berada dalam satu garis lurus. Ibu menopang seluruh tubuh bayi terutama kepala, leher dan punggung. Bayi menghadap payudara dengan hidung berhadapan puting. Bagian depan tubuh bayi menghadap bagian depan tubuh ibu. Tangan ibu seolah menjadi leher kedua bagi bayi. Ibu dan bayi bagaikan sepasang keping puzzle saling menyatu

Ada banyak pilihan posisi menyusui:

  • posisi berbaring miring,
  • posisi dekapan klasik,
  • posisi dekapan silang,
  • posisi bawah lengan,
  • posisi alamiah dengan biological nurturing,
  • posisi lain: berdiri dan bahkan posisi suka-suka flexible breastfeeding ala balita “gymnurstics”.

Sumber foto instagram @lalecheleagueusa

Posisi Menyusui Berbaring Miring

Berikut merupakan cara memposisikan tubuh ibu supaya nyaman:

  • Gunakan bantal di belakang punggung dan disekitar lutut.
  • Setelah merasa nyaman, ibu kemudian bisa memposisikan tubuh bayi dengan cara berikut ini:
  1. Bayi tidur miring di satu sisi menghadap ke tubuh ibu
  2. Sangga punggung bayi di sepanjang lengan ibu jika dia masih belum bisa menyusu stabil.
  • Bantu bayi untuk menjaga posisi tubuhnya.

 

Posisi tubuh bayi dalam satu garis sehingga bayi mudah mendapatkan ASI. Pastikan pada posisi ini bayi tidak terlalu meregangkan tubuhnya untuk mencapai payudara ibu dan tubuh ibu juga tidak terlalu menunduk mengarah padanya. Ibu dengan payudara besar bisa bantu menyangga payudara menggunakan ujung jari ibu, alas lipatan selimut bayi atau handuk kecil. Pastikan ada ruang di sekitar kepala bayi supaya nyaman menyusu, mudah bergerak dan ketika kenyang bisa menggulingkan badannya menjauh dari tubuh ibu.

Posisi menyusui berbaring miring bermanfaat ketika ibu ingin beristirahat misalnya menyusui bayi di malam hari, ibu dengan payudara besar atau payudara panjang, aliran ASI deras atau setelah operasi caesar. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses belajar menyusui pasca persalinan.

Ibu sering takut menyusui sambil tiduran akan membahayakan bayi. Khawatir bayi meninggal. Bayi meninggal saat tertidur seringkali disebabkan oleh sudden infant death syndrome (SIDS). Penyebab SIDS biasanya kondisi kelainan di otak bayi yang membuatnya tidak terbangun ketika dalam posisi tidur yang berbahaya. ASI eksklusif terbukti bisa mengurangi angka kejadian SIDS. Ibu sehat bugar biasanya akan membentuk perilaku tidur positif yang melindungi bayi secara alami. Ciptakan suasana ruangan kamar serta lakukan praktik tidur bersama bayi yang aman nyaman. 

 

Posisi Menyusui Dekapan Klasik

Posisi dekapan klasik disebut juga posisi gendongan, madona, klasik atau craddle. Posisi dekapan klasik adalah posisi paling sering yang dipilih ibu dalam minggu-minggu pertama menyusui. Ibu menyusui bayi dengan posisi dekapan yang membuai atau memeluk bayi dengan posisi bayi berbaring di salah satu sisi pada bahu dan pinggul dan mulutnya setinggi puting ibu.

Berikut merupakan cara memposisikan tubuh ibu supaya nyaman:

  • Pastikan ibu telah bersandar dengan nyaman
  • Untuk mendapatkan kenyamanan ibu bisa menggunakan:
  1. Gunakan bantuan bantal untuk menopang tangan ibu saat menyangga tubuh bayi.
  2. Gunakan bantuan kursi kecil untuk pijakan kaki ibu.
  3. Jika ibu duduk di atas tempat tidur: letakkan bantal di bawah lutut ibu, serta bantal untuk punggung ibu bersandar.
  • Bawa bayi ke payudara, jangan bawa payudara ke posisi bayi.
  • Sangga payudara dengan pegangan “U” atau “C”.
  • Setelah posisi ibu nyaman maka segera posisikan tubuh bayi. Teknik memposisikan tubuh bayi:
  1. Letakkan bayi dengan leher bayi tersangga nyaman pada dua-pertiga lengan bawah ibu,
  2. Sangga punggung bayi di sepanjang lengan ibu,
  3. Bokong bayi berada di telapak tangan ibu.
  4. Wajah dan lututnya menghadap ke arah ibu. Perut bayi menempel tubuh ibu (biasanya di perut atas). Seluruh tubuh bayi lurus horizontal atau sedikit miring.
  5. Lutut bayi dekat tubuh ibu atau di bawah payudara yang lain.
  6. Setelah ibu merasa nyaman segera lekatkan bayi ke payudara.

Jika hidung bayi tertutup, ibu bisa mengangkat atau menggeser tubuh bayi ke arah atas sehingga kepala bayi posisi akan sedikit lebih menengadah supaya hidungnya bebas bernafas. Posisi dekapan ini sering cocok untuk bayi sehat cukup bulan, pasca persalinan normal, bayi sudah besar dimana otot leher lebih kuat. Bagi ibu pasca operasi caesar, posisi ini saat di awal proses belajar menyusui, bisa menimbulkan nyeri akibat tekanan perut. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses belajar menyusui pasca persalinan.

Posisi Menyusui Dekapan Silang

Selama minggu-minggu pertama banyak ibu menemukan variasi teknik menyusui dengan posisi dekapan. Posisi nyaman untuk digunakan salah satunya adalah dekapan-menyilang atau cross-craddle.  Posisi dekapan menyilang ini berkebalikan dengan posisi dekapan klasik sebelumnya.

Berikut merupakan cara memposisikan tubuh ibu supaya nyaman:

  • Pastikan ibu telah bersandar dengan nyaman
  • Untuk mendapatkan kenyamanan ibu bisa menggunakan:
  1. Gunakan bantuan bantal untuk menopang tangan ibu saat menyangga tubuh bayi.
  2. Gunakan bantuan kursi kecil untuk pijakan kaki ibu.
  3. Jika ibu duduk di atas tempat tidur: letakkan bantal di bawah lutut ibu, serta bantal untuk punggung ibu bersandar.
  • Bawa bayi ke payudara, jangan bawa payudara ke posisi bayi.
  • Sangga payudara dengan pegangan “U” atau “C”.
  • Setelah posisi ibu nyaman maka ibu bisa memposisikan tubuh bayi. Teknik memposisikan tubuh bayi:
  1. Posisikan tubuh bayi sehingga dada dan perutnya menghadap badan ibu.
  2. Perut bayi menempel bagian atas perut ibu.
  3. Jika ibu menyusui bayi di payudara kiri maka ibu menyangga bayi dengan tangan kanan, begitu juga sebaliknya.
  4. Telapak tangan ibu berada di belakang telinga dan leher bayi
  5. Ibu jari serta telunjuk di belakang telinga bayi.
  6. Leher bayi disangga aman terletak di antara “jaring” ibu jari, telunjuk dan telapak tangan ibu. Posisi ini membentuk leher kedua bagi bayi.
  7. Lengan ibu terletak diantara kedua tulang belikat menyangga tubuh bayi.

Posisi dekapan menyilang bermanfaat bagi ibu dengan bayi sangat kecil, bayi sakit, bayi dengan kelainan/cacat bawaan, bayi susah melekat pada payudara ibu, ibu dengan puting inversi masuk ke dalam atau jika ibu memang lebih menyukai posisi tersebut. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses belajar menyusui pasca persalinan.

 

Posisi Menyusui Bawah Lengan

Teknik menyusui bawah lengan atau posisi pegangan football/clutch ini merupakan modifikasi dari teknik menyusui posisi dekapan.

Berikut merupakan cara memposisikan tubuh ibu supaya nyaman:

  • Pastikan ibu telah bersandar dengan nyaman
  • Untuk mendapatkan kenyamanan ibu bisa menggunakan:
  1. Gunakan bantuan bantal untuk menopang tangan ibu saat menyangga tubuh bayi.
  2. Gunakan bantuan kursi kecil untuk pijakan kaki ibu.
  3. Jika ibu duduk di atas tempat tidur: letakkan bantal di bawah lutut ibu, serta bantal untuk punggung ibu bersandar.
  • Bawa bayi ke payudara, jangan bawa payudara ke posisi bayi.
  • Sangga payudara dengan pegangan “U” atau “C”.
  • Setelah posisi ibu nyaman maka ibu bisa memposisikan tubuh bayi. Teknik memposisikan tubuh bayi:
  1. Prinsip posisi pegangan bawah lengan ini, tangan ibu seperti posisi mengapit saat membawa bola atau tas tangan.
  2. Ibu menyangga kepala bayi di tangan. Posisikan pegangan tangan di tengkuk bayi. Meskipun kepala bayi terletak di tangan ibu, namun hindari mendorongnya ke payudara.
  3. Punggung bayi disangga sepanjang lengan di samping tubuh ibu.
  4. Kaki beristirahat di samping ibu.
  5. Setelah ibu merasa nyaman, segera lekatkan bayi ke payudara.

Pada posisi menyusui bawah lengan ini, tangan ibu menjadi leher kedua bagi bayi sehingga ibu bisa lebih leluasa mengarahkan saat melekat ke payudara. Posisi ini berguna bagi bayi kembar, bayi susah melekat di payudara, bayi kecil (prematur, BBLR), ibu pasca operasi Caesar, ibu sedang mengalami bendungan ASI di posisi tertentu, ibu dengan payudara besar, ibu dengan aliran ASI deras, ibu dengan puting datar atau jika ibu menyukai posisi ini.

Sumber foto instagram @lalecheleagueusa

Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses belajar menyusui pasca persalinan.

 

Posisi Menyusui Biological Nurturing

Posisi menyusui ini ajaib! Menyusui dengan posisi biological nurturing yaitu badan ibu setengah berbaring (laid-back breastfeeding) dengan badan bayi diletakkan melekat berhadapan di atas tubuh ibu. Banyak ibu mengatakan posisi biological nurturing sangat nyaman. Tujuan posisi ini memacu munculnya insting ibu-bayi dalam proses menyusui. Gaya gravitasi membantu melekatkan tubuh bayi pada ibu sehingga proses menyusui berjalan lebih mudah.

Langkah pertama adalah posisikan tubuh ibu hingga nyaman:

  • Ibu dan bayi memakai pakaian nyaman.
  • Buka penutup payudara.
  • Ibu menyusui di tempat tidur atau bangku dimana ibu bisa bersandar posisi santai rebahan atau tiduran bersandar setengah berbaring. Sediakan sandaran punggung yang nyaman untuk bersandar, misalnya 2 – 3 tumpuk bantal.
  • Posisi ini membantu ibu menempatkan bayi stabil di atas dadanya sehingga gaya gravitasi akan membantu untuk menjaga posisi bayi ketika melekat di tubuh ibu.
  • Atur posisi bayi setelah posisi ibu sudah nyaman.Tubuh bayi akan bersandar di atas tubuh ibu seperti berikut ini:
  1. Letakkan seluruh bagian depan badan bayi di atas tubuh ibu.
  2. Dalam posisi ini, bayi tidak dipangku sehingga bayi bisa beristirahat di tubuh ibu. Pastikan seluruh bagian depan tubuh bayi berhadapan dengan ibu.
  3. Taruh pipi bayi berdekatan dengan payudara ibu.
  4. Tubuh bayi dipegangi namun tidak disangga sehingga bayi bisa bebas bergerak. Ibu bisa membantu serta menjaga posisi bayi supaya stabil dan aman. 
  • Ibu bisa menyangga atau membiarkan payudara senyaman ibu. Bantu bayi untuk melakukan yang dia coba lakukan karena ibu dan bayi satu tim.

1542693884928

Sumber foto http://www.mothering.com

Gravitasi akan bantu bayi melekat dengan baik secara alamiah. Posisi ini sering berhasil menenangkan bayi ketika sangat rewel, bayi menolak menyusu atau bayi kesulitan melekat. Bayi bahkan akan mudah menemukan payudara ibu sendiri seperti saat IMD. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses belajar menyusui pasca persalinan.

 

Posisi Menyusui Lainnya

Ada banyak posisi menyusui untuk dicoba. Ibu bisa menyusui dengan berdiri, bayi duduk di pangkuan dengan tubuh menghadap ke arah ibu serta variasi lainnya.

Tiba-tiba bayi minta menyusu saat ibu harus bergegas berjalan?

Sumber foto instagram @lalecheleagueusa

Menyusui sambil menemani anak bermain?

Sumber foto instagram @lalecheleagueusa

Menyusui sambil menemani kakak bermain lalu ibu diminta kakak menyusui mainannya seperti yang dishare oleh Chrissy Teigen?

Sumber foto instagram @chrissyteigen

Biasakan mencoba berbagai teknik posisi menyusui bayi sehingga baik ibu dan bayi lebih fleksibel menyusui dalam segala situasi. Lakukan menyusui secara seimbang dengan praktek pemberian makan berkelanjutan. Semakin lebih besar usia anak, akan makin fleksibel dengan berbagai ragam posisi menyusui. Awalan menyusui dengan benar bantu kelancaran di waktu selanjutnya. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui.

 

Informasi berikut akan membantu ibu:

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan (link)

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.