ASI

Cara Menopang Payudara Saat Menyusui Bayi

CARA MENOPANG PAYUDARA SAAT MENYUSUI BAYI

Ibu menyusui secara insting akan membantu bayi memasukkan payudara dengan menyangga payudara. Terdapat dua macam cara tangan menyangga payudara ketika membantu bayi melekat, yaitu pegangan menggunakan telapak tangan (palmar grasp) dan pegangan gunting. Palmar grasp biasanya pakai C-hold dan U-hold. 

 

Pegangan C (C-hold)

Langkah menyangga payudara:

  • Ibu jari terletak di bagian atas payudara, sedangkan jari-jemari lainnya berada di bagian bawah payudara.
  • Posisi ini memberikan penyanggaan yang kokoh menggunakan telapak tangan dan memudahkan payudara memasuki mulut bayi.
  • Letakkan jari di belakang areola, bukan pada areola.
  • Teknik pemegangan “C” ini sangat membantu pada saat menyusui teknik bawah lengan dan dekapan.

Lakukan teknik “breast sandwich” atau “teacup hold” sebagai modifikasi C-hold untuk lebih mudah memasukkan payudara ke dalam mulut bayi. Teknik ini membuat jaringan payudara yang bulat menjadi lebih gepeng sehingga mudah masuk ke dalam mulut bayi. 

Bantu tetap sangga payudara dengan teknik pegangan payudara C-hold hingga bayi mampu menghisap secara stabil.

Pegangan U (U-hold)

Langkah menyangga payudara:

  • Posisikan siku ke bawah sehingga payudara akan tersangga oleh ibu jari dan telunjuk.
  • Ibu jari dan jari-jemari membentuk huruf U di sekitar areola.
  • Ibu jari di bagian sisi dalam dan jari telunjuk di bagian sisi luar payudara.
  • Pemegangan ini berguna untuk posisi dekapan klasik maupun silang.

1544072263689

Jadi posisi tangan ibu saat C-hold dan U-hold kira-kira seperti ini:

Dancer-hand Position

Teknik dancer hand ini merupakan variasi dari U-hold untuk membantu bayi melekat pada kondisi khusus seperti bayi dengan Down Syndrome. Sangga payudara ibu dengan modofikasi posisi U-hold. Posisi jari lebih ke depan sehingga tangan ibu akan menyangga payudara sekaligus wajah bayi. 

Berbagai teknik pegangan ini sebenarnya fleksibel. Pada hari-hari pertama melahirkan biasanya bayi belum lancar menyusu, disisi lain payudara ibu mengalami engorgement. Teknik ini diharapkan mampu meringankan beban berat saat payudara menekan dagu bayi. Teknik pegangan payudara dan bantuan tangan menopang payudara yang tepat akan sangat bermanfaat bagi bayi baru lahir.

Teknik Breast Compression

Teknik breast compression merupakan teknik untuk merangsang aliran ASI saat bayi malas menghisap payudara (hisapan sudah non-nutritive sementara bayi belum menunjukkan tanda kenyang). Caranya ibu tekan lembut payudara menggunakan teknik C-hold bergantian dengan teknik U-hold (saat bayi melekat di payudara namun malas menghisap sehingga tidak kenyang). Tekan lembut dengan C-hold maka saat ASI mengalir keluar ini bayi akan menghisap aktif. Saat bayi mengempeng lagi, ubah dengan tekan lembut U-hold hingga kembali bayi menghisap aktif. Saat bayi mengempeng lagi, ulangi teknik breast compression hingga bayi kenyang. Jika bayi masih belum kenyang setelah beberapa kali breast compression maka tawari bayi untuk menyusu di payudara kedua (double nursing).

1543042033035

Pegangan Gunting

Pada pegangan gunting:

  • Ibu menjepit areola dengan jari-jemari terlalu dekat dengan puting.
  • Pegangan ini terkadang membuat bayi sulit melekat dengan baik, menghambat aliran ASI dan bayi hanya melekat di puting. Akibatnya aliran ASI tidak lancar, bayi kurang asupan dan puting ibu lecet.
  • Teknik modifikasi pegangan gunting akan bermanfaat bagi ibu yang mengalami hiperlaktasi dimana aliran ASI deras, ibu dengan tangan besar, payudara kecil, puting pendek, jaringan areola kurang elastis. Pastikan saja bayi bisa melekat di areola sehingga ibu dan bayi nyaman serta menyusui berjalan lancar.

Sumber foto instagram @lalecheleague_gb

Proses menyusui sebenarnya fleksibel. Ibu juga bisa membiarkan payudara bebas tanpa dipegang, terlebih setelah bayi pintar menyusu sendiri. Pakai saja cara paling nyaman bagi ibu. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui.

 

Informasi berikut akan membantu ibu:

Pastikan ibu dan keluarga harus mengetahui tentang beberapa poin berikut saat pulang dari tempat melahirkan (link)

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.