PERKEMBANGAN KEHAMILAN DI TRIMESTER SATU: BULAN PERTAMA

Perkembangan Kehamilan Di Trimester Satu

Pengertian Trimester

Tidak ada defisini pasti tentang trimester kehamilan. Secara umum satu trimester dikatakan terdiri dari tiga bulan. “Trimester” artinya “tiga bulan”. Secara garis besar kehamilan berlangsung selama 9 bulan sehingga rentang masa kehamilan ini akan dibagi menjadi 3 trimester. Setiap trimester pada kehamilan berlangsung sekitar 12 – 14 minggu bergantung pada kalender. Pada seri tulisan perkembangan kehamilan ini kami menggenapkan 1 bulan berlangsung selama 4 minggu sehingga kehamilan dalam perhitungan ini berlangsung selama lebih dari 9 bulan. Sementara 1 bulan dalam kalender kita terdiri dari rata-rata 4,3 minggu dan 30,4 hari.

INGAT KEMBALI!

Masa kehamilan ditandai dengan setiap trimester dari hari pertama periode menstruasi terakhir (Hari Pertama Haid Terakhir/HPHT) hingga usia kehamilan 40 minggu. Pada hari dimana menjadi HPHT tentu saja ibu belum hamil sebab sedang mulai keluar darah menstruasi. HPHT dijadikan patokan dalam ilmu kebidanan sebab mudah dikenali oleh para ibu dibandingkan hari terjadi ovulasi. Kehamilan yang sebenarnya terjadi saat pembuahan di masa ovulasi sekitar 2 minggu dari HPHT. Oleh sebab itu, usia janin berbeda dengan usia kehamilan.

Trimester pertama dihitung sejak minggu 1 hingga minggu 13 jadi mencakup bulan 1, bulan 2 dan bulan 3. Trimester kedua dihitung sejak minggu 14 hingga minggu 26 kehamilan jadi mencakup bulan 4, bulan 5 dan bulan 6. Trimester ketiga dihitung dari 27 minggu kehamilan hingga ibu melahirkan jadi mencakup bulan 7, bulan 8 dan bulan 9. HPL biasanya diperkirakan berdasarkan usia kehamilan yang berlangsung sekitar 280 hari atau 40 minggu dari HPHT.

HPL ini hanyalah perkiraan dimana rata-rata persalinan berlangsung sekitar 38 minggu dari pembuahan. Sehingga ibu sebaiknya bersiap-siap sebab bisa saja persalinan maju 2 minggu dari HPL. Hanya 5% bayi yang lahir tepat di HPL-nya. Persalinan dikatakan cukup bulan jika ibu melahirkan antara usia kehamilan 37 – 42 minggu.

Jumlah hari dalam satu bulan juga tidak selalu sama di kalender yaitu rata-rata sekitar 30,4 hari dan 4,3 minggu. Kemudian pemakaian perhitungan kalender matahari dan kalender lunar akan menyebabkan perbedaan pada jumlah lama bulan kehamilan. Sementara itu dalam pembahasan di website ini kami memakai patokan 1 bulan genap 4 minggu sehingga kehamilan berlangsung selama lebih dari 9 bulan.

Pada realitanya usia kehamilan genap 1 bulan ketika sudah sampai di tanggal yang sama dengan HPHT pada bulan berikutnya. Usia kehamilan genap 1 minggu jika telah genap 7 hari sehingga sampai di hari yang sama dengan HPHT pada minggu berikutnya. Contoh HPHT hari Kamis tanggal 20 April 2017 maka usia kehamilan genap 1 bulan pada tanggal 20 Mei 2017 dan genap 1 minggu pada hari Kamis tanggal 27 April 2017.

 

Ukuran tubuh janin yang dituliskan dalam pembahasan ini hanya sebagai gambaran umum dan bisa terdapat perbedaan. Lakukan kontrol kehamilan secara rutin untuk memantau kesehatan tumbuh kembang janin juga kehamilan.

Bulan Pertama

Usia Kehamilan 1 Minggu

Pada minggu pertama ini ibu sama sekali belum hamil. Sedang berlangsung pengeluaran darah beserta jaringan peluruhan rahim pada periode menstruasi yang terakhir.

Usia Kehamilan 2 Minggu

Minggu kedua menjadi kemungkinan terjadi ovulasi sehingga berpotensi untuk berlangsungnya pembuahan. Ovulasi terjadi sekitar 11 – 21 hari setelah HPHT atau 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya. Lakukan hubungan seksual secara teratur supaya membantu meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan di masa subur. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa tidak ada yang bisa memperkirakan dengan pasti kapan sel telur dilepas dari ovarium sehingga hari pertama periode menstruasi terakhir lebih mudah untuk dijadikan patokan.

Satu sel telur dilepaskan oleh ovarium setiap bulan ketika ibu mengalami ovulasi. Sekitar 3 juta sel sperma dilepaskan dari testis dalam sekali ejakulasi. Jika terjadi pembuahan maka satu sel sperma akan melakukan penetrasi pada selubung sel telur sehingga tercipta zigot yang memiliki 46 kromosom.

Kita tidak tahu secara pasti kapan waktu terjadinya pembuahan. Namun segera setelah terjadi pembuahan maka zigot, sel telur yang telah dibuahi ini, akan berjalan menuju rahim untuk terjadinya implantasi. Zigot berkembang menjadi morula kemudian blastocyst dalam perjalanan menuju ke rahim. Blastocyst akan melekat kemudian terbenam ke dalam dinding rahim sekitar 6 – 12 hari setelah pembuahan ketika terjadi implantasi.

Ukuran tubuh janin ini hanya sebagai gambaran umum dan bisa terdapat perbedaan. Lakukan kontrol kehamilan secara rutin untuk memantau kesehatan tumbuh kembang janin juga kehamilan.

Usia Kehamilan 3 Minggu

Saat ini bagian dari blastocyst ada yang membentuk calon plasenta serta mulai memproduksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin). Hormon hCG membuat ovarium berhenti mengalami ovulasi dan merangsang produksi estrogen juga progesteron. Hormon-hormon kehamilan ini mencegah dinding rahim meluruh.

Sementara itu cairan ketuban mulai terkumpul disekitar embrio untuk membentuk selaput ketuban. Cairan ketuban akan melindungi janin di dalam rahim dari benturan. Sistem sirkulasi primitif membantu memenuhi kebutuhan nutrisi juga oksigen serta membuang sisa metabolisme embrio hingga plasenta terbentuk di akhir pekan depan.

Usia Kehamilan 4 Minggu

Pada minggu ini dimulai masa embrionik dimana mulai terjadi pembentukan sistem organ. Beberapa organ mulai berfungsi. Terdapat dua lapisan yaitu epiblast dan hypoblast sebagai bakal organ tubuh. Plasenta primitif mulai terbentu disekitar jaringan sel embrio yang melekat ke dinding rahim.  Selaput ketuban juga mulai terlihat.

Perkembangan juga perkiraan ukuran janin hanyalah sebagai gambaran umum. Setiap kehamilan unik dan berbeda. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin ke tenaga kesehatan yang berkompeten supaya ibu dan anak sehat.

Perubahan Tubuh Ibu Pada Bulan Pertama Kehamilan

Pada saat ini kehamilan ibu akan dimulai. Lakukan gaya hidup sehat sebab kesehatan anak bergantung pada ibu sepenuhnya. Pada saat persiapan kehamilan sebaiknya:

  • Hindari pemakaian alkohol, pemakaian obat/zat berbahaya dan produk tembakau
  • Hindari pemakaian obat tanpa resep petunjuk dokter
  • Jaga gaya hidup sehat dengan pola makan bergizi seimbang serta rutin berolahraga. Konsumsi protein, asam folat, kalsium dan zat besi untuk menyokong kehamilan yang sehat.

Pada minggu ke-4 ibu akan menyadari kehamilan akibat “terlambat” mengalami menstruasi. Tes kehamilan positif sebab produksi hormon hCG oleh embrio di dalam rahim. Lakukan gaya hidup sehat, minum vitamin prenatal dan jangan lupa untuk pemeriksaan prenatal supaya sehat. Periksa kontrol kehamilan secara rutin di tenaga kesehatan yang berkompeten.

BACA BERIKUTNYA: BULAN KEDUA




PENGETAHUAN UMUM BAGI SEMUA

WASPADA PADA KELUHAN BERIKUT INI

Jika ibu mengalami keluhan berikut ini, atau merasa khawatir dengan kondisi selama masa kehamilan sebaiknya segera pergi periksa ke tenaga kesehatan atau fasilitas kesehatan:

  • Perdarahan dari vagina meski hanya sekedar keluar bercak darah (flek darah)
  • Cairan keluar dari vagina yang dikhawatirkan air ketuban keluar sebelum waktunya
  • Nyeri perut
  • Gangguan kencing seperti terasa panas atau nyeri saat kencing
  • Keputihan yang berbau
  • Pusing, kepala terasa ringan atau seperti mau pingsan
  • Muntah terus-menerus dan tidak mau makan
  • Pandangan kabur
  • Demam tinggi
  • Bengkak tiba-tiba pada kaki, tangan dan/atau wajah
  • Sakit kepala terus-menerus
  • Kejang
  • Janin dirasakan kurang bergerak dibandingkan sebelumnya setelah umur kehamilan 19 minggu
  • Demam, menggigil dan berkeringat dimana pada ibu hamil yang tinggal di daerah endemis malaria bisa jadi sebagai salah satu tanda awal gejala infeksi malaria
  • Batuk, terutama jika batuk lama lebih dari 2 minggu
  • Jantung berdebar-debar atau nyeri di dada
  • Diare berulang
  • Sulit tidur dan cemas berlebihan
  • Terjadi kondisi gawat darurat lainnya
LAKUKAN KONTROL PERIKSA KEHAMILAN SECARA TERATUR. SETIAP IBU HARUS MELAHIRKAN DI FASILITAS KESEHATAN YANG AMAN DENGAN PENDAMPINGAN TENAGA KESEHATAN YANG BERKOMPETEN. MARI BERSAMA BERGANDENGAN TANGAN DEMI PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN IBU DAN ANAK YANG LEBIH BAIK.

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s