Hari Bidan Sedunia dan Pesona Persalinan Kate Middleton

Her Royal Highness The Duchess of Cambridge, Kate Middleton, melahirkan seorang bayi perempuan cantik pada Hari Sabtu, tanggal 2 Mei 2015 jam 8.34 pagi. Persalinan ini sangat fenomenal dan mencuri perhatian seluruh penjuru dunia.

Kate masuk ke Lindo Wing di St Mary’s Hospital pada jam 6 pagi dan sekitar 2 jam kemudian Princess Charlotte Elizabeth Diana lahir dengan selamat. Sepuluh jam kemudian, Kate Middleton bersama Pangeran William keluar dari Lindo Wing. Kate tampil menawan dalam busana longgar dari sutra bermotif bunga-bunga kuning lengkap dengan sepatu hak tinggi.

royal baby charlotte sumber foto

Sebuah penampilan sangat memukau bagi seorang wanita yang baru saja 10 jam melahirkan secara normal. Luar biasa!

Melihat penampilan Kate cantik kemilau membuat banyak pihak meragukan proses persalinan yang dilaluinya. Sebuah persalinan normal tanpa obat bius.

Proses persalinan sering diibaratkan sebagai sebuah perjuangan berat antara hidup dan mati. Satu dari tiga wanita mengalami post traumatic symptom disorder setelah melewati proses persalinan mereka.

“Sakit!”

Adalah satu kata yang seringkali dipilih untuk mewakili proses persalinan…

Kate mengerti akan keinginannya tentang sebuah persalinan. Dia membuat sebuah birth plan yang rumit namun karena berjuang dengan konsisten akhirnya semua yang Duchess inginkan bisa didapatkannya. Pada proses persalinan Kate menginginkan sebuah persalinan alami bersama bidan terlebih dahulu. Tanpa tambahan obat bius untuk menghilangkan sensasi nyerinya.

Persalinan Kate ditolong oleh bidan Jacqui Dunkley-Bent, profesor dari kebidanan Imperial College Healthcare NHS Trust dan bidan Arona Ahmed. Sementara itu, tim dokter yang dikepalai oleh Mr. Guy Thorpe-Beeston menunggu di ruang lain untuk berjaga-jaga. Akhirnya Princess Charlotte lahir hanya dalam 154 menit Kate masuk ke rumah sakit.

Bidan Jacqui Dunkley-Bent dan Arona Ahmed telah mendampingi Kate sejak kelahiran Prince George. Hubungan dekat dan rasa saling percaya dengan para bidan serta tim medis yang menangani membuat Kate bisa mendapatkan semua birth plan yang diinginkannya dan menjalani sebuah proses persalinan normal minim trauma.

Tanggal 5 Mei 2015 diperingati sebagai Hari Bidan Internasional dengan harapan dunia memfoskuskan perhatian kepada kebidanan dan para bidan. Tema International day of Midwife 2015 kali ini adalah “Midwives: for a better tomorrow”.

FB_profile_180pxIDM_2015_FB_cover_851x315px

Bidan memegang peranan penting bagi tercapainya MDGs ke-4 dan ke-5, yaitu reduce child mortality dan improve maternal health. Dunia saat ini membutuhkan peranan bidan lebih dari sebelumnya. Keberadaan bidan penting bagi terciptanya masa depan ibu, bayi dan keluarga yang gemilang. Bidan adalah ujung tombak kesehatan ibu dan anak sehingga diharapkan mampu mengurangi angka kematian anak dan meningkatkan kesehatan ibu.

Realita Kisah Persalinan

Kontras dengan kisah persalinan sang puteri, berdasarkan hasil survei Demogafi dan Kependudukan Indonesia (SDKI) 2012, terdapat kenaikan angka kematian ibu (AKI) yang cukup drastis dari 228 per 100 ribu kelahiran menjadi 359 per 100 ribu kelahiran dan angka kematian bayi di Indonesia saat ini adalah 32 per 1.000 kelahiran hidup dengan 19 per 1.000 terjadi pada masa neonatal. Sebuah angka yang sangat jauh dari target Millenium Development Goals.

Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka kematian di Indonesia seperti ketidaksiapan ibu saat akan melahirkan, kurang meratanya bidan sebagai tenaga kesehatan, kurangnya perhatian pemerintah terhadap para bidan dan kurangnya infrastruktur yang ada.

Di dunia, setiap tahun terdapat 40 juta ibu melahirkan di rumah tanpa pendampingan tenaga kesehatan. Setiap tahun terdapat 800 kematian ibu terkait kehamilan serta persalinan dan 8000 kematian bayi baru lahir. Kematian bayi baru lahir menempati 43% angka kematian anak di bawah 5 tahun. Sebanyak 3 juta bayi baru lahir meninggal dengan penyebab yang bisa dicegah seperti infeksi, komplikasi persalinan dan prematuritas.

11193408_10205935696065257_367277274166124172_n sumber

Setiap ibu pasti menginginkan untuk melewati masa kehamilan dengan lancar dan melahirkan bayi yang sehat, normal serta menjadi anak yang cemerlang.

Persalinan Itu Indah

Setiap ibu hamil harus tahu bahwa sebagian besar proses persalinan itu mudah dan sederhana. Terdapat enam kunci praktek kelahiran yang membuat persalinan mudah serta ibu dan bayi sehat selamat.

  1. Biarkan proses persalinan dimulai secara alami.
  2. Selama proses persalinan, ibu harus berjalan, bergerak dan pindah posisi.
  3. Bawa orang terkasih, teman atau doula yang bisa terus memberikan dukungan bagi ibu yang sedang dalam proses melahirkan.
  4. Hindari intervensi yang tidak sesuai indikasi medis.
  5. Hindari posisi melahirkan berbaring telentang dan ikuti bahasa tubuh saat mengejan.
  6. Biarkan supaya ibu dan bayi yang sehat tetap bersama pasca persalinan.

Tubuh seorang ibu telah Allah Ciptakan untuk mampu memelihara janin yang tumbuh di rahimnya, mampu melahirkan bayi yang dikandungnya dan mampu memelihara bayi yang dilahirkannya. Rasa nyeri yang terjadi bermanfaat untuk mengeluarkan oksitosin. Semakin tinggi kadar oksitosin (yang artinya kontraksi makin kuat) akan dilepaskan beta-endorfin. Beta -endorfin adalah “narkotik alami” yang akan membuat ibu “terbius” dan menurunkan persepsi nyeri sehingga bisa membantu ibu menghadapi rasa nyeri yang muncul.  Semakin lancar pengeluaran oksitosin, semakin lancar proses persalinan. Bergerak, relaksasi dan banyak cara yang membuat ibu nyaman bisa membantu untuk mengatasi rasa nyeri yang timbul.

Pada sebagian besar kehamilan, saat terbaik untuk mengetahui apakah bayi telah siap lahir dan tubuh ibu telah siap untuk melahirkan adalah dengan membiarkan persalinan terjadi sendiri. Pada beberapa minggu terakhir kehamilan, tubuh janin akan bergerak masuk ke dalam pelvis mendekati jalan lahir, leher rahim semakin lunak dan otot rahim semakin sensitif terhadap oksitosin. Paru bayi semakin matang dan tubuhnya membuat lapisan lemak yang melindungi kulit. Setiap hari bayi semakin siap untuk hidup di luar rahim.

Ketika kadar oksitosin dan endorfin tinggi, akan dilepaskan katekolamin alami yang membantu ibu untuk mengejan. Bayi yang dilahirkan dengan ketika kadar katekolamin dan endorfin tinggi akan memiliki kondisi sadar dan tenang sehingga saat ditempatkan di atas perut ibunya akan mampu merangkak sendiri menuju payudara untuk menyusu.

Bidan memegang peranan penting dalam kehamilan dan persalinan. Konseling prenatal, edukasi ibu hamil, kunjungan prenatal dan sedikit kunjungan ke rumah sakit bisa membantu ibu untuk mempersiapkan persalinan yang aman dan sehat. Bidan yang memberi perawatan terbaik pada ibu hamil bisa membuat banyak perbedaan.

Ibu hamil yang dirawat dengan baik oleh bidannya terbukti lebih sedikit memerlukan obat pereda rasa nyeri, lebih sedikit memerlukan intervensi, lebih sedikit mengalami komplikasi, dan lebih jarang memerlukan operasi caesar. Lebih dari itu, lebih sedikit bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah atau mengalami perlukaan saat persalinan. (link)

Setiap ibu harus tahu bahwa persalinan dan kelahiran itu telah didesain dengan indah serta sederhana. Ibu hamil harus memberdayakan diri, mengedukasi diri serta keluarga, rajin bergerak aktif, olahraga, makan dengan baik (jangan kurang gizi namun juga jangan obesitas) dan persiapkan persalinan sebaik mungkin. Persiapan untuk persalinan dan menjadi ibu dimulai sejak awal kehamilan. Lakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan yang komprehensif minimal 4 kali ketika ibu hamil. Pantau kehamilan, lakukan persiapan persalinan dan kenali kegawatdaruratan.

Pilih tempat bersalin dan tenaga kesehatan yang sayang ibu dan bayi untuk persalinan yang nyaman, sehat dan aman. Tentunya setiap persalinan itu adalah unik dan tidak untuk diperlombakan. Diskusikan pilihan persalinan yang terbaik sesuai kondisi ibu.

Childbirth educators, nurses, midwives, obstetricians, and hospital administrators need to “rock the boat,” to speak boldly and bluntly, to honestly tell pregnant women what they need to know in order to have safe, healthy births.

Tidak harus menjadi putri untuk memiliki kisah persalinan yang indah.

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s