Menyusui dan ASI

ASI Sedikit dan Relaktasi

ASI Sedikit

Kasus ASI sedikit ini sering ditemui di poli laktasi. Ada yang memang memiliki ASI sedikit, namun sebagian besar kasus adalah “persepsi kurang ASI”.

Payudara ibu berbeda dengan botol dot yang transparans, sehingga jumlah pasokan ASI yang dikonsumsi bayi tidak terlihat dengan pasti. Botol dot bening terlihat jelas ukuran takarannya sehingga sering membuat ibu ragu dengan kecukupan ASI bagi bayinya yang menyusu langsung di payudara. Kenali tubuh ibu, kenali payudara ibu. Baca juga tentang kapasitas penyimpan ASI payudara disini

Sebenarnya ibu tidak perlu khawatir. Kita bisa melihat tanda kecukupan ASI dari tubuh bayi meskipun sulit mengukur dengan pasti jumlah ASI total yang diproduksi payudara.

Informasi berikut akan membantu ibu:

Banyak ibu khawatir payudara tidak normal serta mengalami gangguan hormon. Harmoni hormon ASI disertai manajemen menyusui yang baik telah membuat payudara menjadi “mesin” produksi susu paling efisien di dunia. Beberapa kasus terjadi hipoplasia payudara sehingga terjadi insufisiensi kelenjar. Namun, pada payudara normal jika ibu tidak menyusui bayi yang dilahirkan maka prolaktin akan menghilang dan payudara mengalami involusi dalam beberapa hari hingga minggu sehingga ASI menjadi sedikit lalu tidak keluar lagi.

Juga saat ini banyak ibu khawatir mengalami PCOS. PCOS merupakan sebuah sindroma penyakit gangguan hormon. Tanda dan gejalanya ada banyak sekali. PCOS bisa menyebabkan risiko ASI sedikit. Namun, PCOS dengan hiperprolaktinemia juga bisa menyebabkan produksi ASI berlebihan. Baca lebih lanjut disini

Baca lebih lanjut: ASI tidak keluar disini

Persepsi Kurang ASI

Persepsi kurang ASI ini maksudnya kondisi produksi ASI normal namun ibu merasa ASI sedikit, ASI kurang, ASI habis serta ASI tidak cukup sehingga ibu tidak bisa menyusui bayi. Persepsi kurang ASI menjadi alasan tertinggi ibu untuk berhenti menyusui. Sebanyak 66% ibu menyapih dini karena merasa ASI mengering. Ibu yang merasa tidak bisa menyusui bayinya biasanya akan berhenti menyusui dalam waktu 2 minggu pasca persalinan.

Ibu merasa ASI habis. Padahal payudara tidak akan pernah kehabisan ASI selama ibu menyusui bayi dengan baik. Payudara bisa memproduksi ASI yang cukup bagi bayi, bahkan hingga 3 bayi sekaligus. Bayi yang disusui dengan baik hanya akan mengambil sekitar 80% ASI dalam payudara.

Payudara kempes dan ASI tidak bocor bukan lah pertanda ASI habis. Payudara kempes justru kecepatan produksi ASI-nya paling cepat. Produksi ASI semakin melambat bahkan bisa berhenti saat payudara semakin kencang dan penuh. Setelah menyusui berjalan dengan stabil biasanya payudara akan terasa lebih lembek dan LDR jarang terasa lagi. Pola bayi menyusu bisa sangat bervariasi. Jumlah hasil ASI perah saat ibu memompa payudara pun bervariasi. Namun, bukan berarti ASI menjadi sedikit atau habis selama manajemen menyusui benar.  Oleh sebab itu, ibu disarankan responsif menyusui tanpa dibatasi dengan peka melihat tanda bahasa tubuh bayi. Baca menyusui responsif lebih lanjut disini

Payudara saat ibu baru melahirkan masih kempes. ASI yang keluar masih sedikit, yaitu kolostrum. Produksi ASI oleh payudara ibu menyesuaikan ukuran lambung bayi. Bayi yang menangis dan sering meminta menyusu bukan karena ASI ibu sedikit. Ukuran lambung bayi baru lahir hanya sebesar kelereng. Di sisi lain, ASI sangat mudah dicerna dalam waktu 60 – 90 menit. Sehingga bayi yang disusui menjadi cepat lapar. Bayi lapar yang dibiarkan menyusu di payudara tanpa dibatasi akan tumbuh dengan pesat.

ASI Sedikit

Knowledge is power. Cari tahu ilmunya supaya ibu tidak mudah terseret dalam gelombang takut bimbang meragu. Pantau selalu Tanda Kecukupan Asupan ASI supaya ibu tidak mudah khawatir. Lihat tubuh bayi, jangan hanya melihat payudara. Lihat popok bayi, ada yang keluar artinya ada yang masuk tertelan. Pantau kenaikan berat badan setiap bulan secara teratur di posyandu Pantau Kurva Pertumbuhan Bayi. Segera temui konselor laktasi kapanpun ibu mendapat masalah menyusui, termasuk ketika ibu frustasi takut tidak bisa menyusui bayi.

Jangan sampai ibu gagal memberikan ASI eksklusif padahal produksi ASI sebenarnya lancar tak ada masalah juga ibu ingin menyusui bayi. Baca tentang manfaat ASI dan  pentingnya pemberian ASI eksklusif.

Produksi ASI Sedikit

ASI ibu memang bisa sedikit.

Penyebabnya ASI sedikit ada banyak. Penyebab kegagalan produksi ASI dibagi menjadi 3  yaitu pre-glandular, glandular dan post-glandular. 

Jika produksi ASI sedikit sejak awal menyusui maka baca informasi di pembahasan ASI Belum Keluar. Pada kondisi ASI sedikit padahal sebelumnya produksi normal bisa disebabkan karena kesalahan manajemen menyusui akibat ibu tidak tahu cara menyusui bayi. Contoh paling sering yaitu ibu yang tidak percaya diri akibat persepsi kurang ASI memutuskan memakai dot juga susu formula tanpa indikasi medis. Bayi jadi kenyang minum susu dot, malas menyusu di payudara sebab lebih memilih puting-dot dan ibu makin tidak percaya diri menyusui. ASI di payudara tidak dikeluarkan, payudara penuh membuat ibu kesakitan dan terjadi komplikasi akibat tidak menyusui. Akibat penumpukan ASI di payudara akhirnya kondisi payudara juga hormon ASI terpengaruh, produksi ASI berkurang, bayi makin menolak menyusu kemudian ibu benar-benar berhenti menyusui.

Produksi ASI sedikit paling mudah diamati melalui pemantauan tanda kecukupan asupan ASI. Bayi menunjukkan tanda kurang asupan. ASI sedikit menyebabkan pertambahan berat badan bayi kurang. Jika tidak ditangani dengan tepat bisa terjadi gangguan tumbuh-kembang anak. Jika terjadi kenaikan berat badan yang lambat pada bayi masa ASI eksklusif sebaiknya segera cek beberapa faktor berikut ini:

  • Posisi dan pelekatan menyusui tidak baik.
  • Ibu menggunakan KB hormonal yang tidak cocok.
  • Ibu jarang menyusui bayi, misalnya memperpanjang jarak waktu antar-penyusuan sehingga bayi jadi terlewatkan untuk menyusu langsung hingga tuntas.
  • Ibu kurang tuntas ketika menyusui bayi.
  • Ibu membuat jadwal menyusui yang tidak tepat.
  • Ibu menggunakan botol dot dan/atau empeng. Baca dampak buruk botol dot yang menurunkan produksi ASI: Botol dot.
  • Payudara sering dibiarkan penuh.
  • Ibu bekerja memakai pompa yang tidak bagus sehingga tidak tuntas setiap kali memompa di kantor.
  • Ibu hamil.
  • Ibu sedang mengalami goncangan jiwa, misalnya mendapatkan kabar berita duka.
  • Ibu sedang sakit seperti demam atau mastitis sehingga pasokan ASI menurun.
  • Ibu kecapekan.
  • Ibu jarang memerah ASI ketika terpisah dari bayi saat bekerja.
  • Bayi memiliki tali lidah pendek/ankyloglossia/tongue tie. 
  • Ibu mengkonsumsi obat/jamu/suplemen tertentu dengan efek samping penurunan produksi ASI.
  • Kombinasi beberapa hal di atas.
  • Produksi ASI menurun tanpa penyebab yang jelas.

Relaktasi

Pada kasus ASI sedikit ini sebaiknya ibu segera melakukan relaktasi dengan menyingkirkan penyebab dan modifikasi faktor risiko yang ada. Perbaiki manajemen menyusui. Pada fase galaktopoiesis produksi ASI akan mengikuti banyaknya ASI yang dikeluarkan. Relaktasi dilakukan dengan fokus upaya mengeluarkan ASI dari payudara dengan tuntas. Pastikan ibu makan bergizi seimbang, minum dan istirahat cukup.

Jika produksi ASI menurun namun berat badan bayi tetap baik maka optimalkan cara menyusui. Cara relaktasi pada kasus ASI sedikit yang masih ringan dan tanpa keluhan bayi kekurangan asupan (bayi bergizi baik dan tumbuh sehat) bisa dilakukan dengan cara:

  • sering menyusui bayi secara langsung,
  • memijat payudara saat bayi sedang menyusu, melakukan teknik breast compression dan double nursing,
  • disiplin memerah ASI dengan tertib tiap 2 – 3 jam ketika ibu bekerja atau tidak bisa menyusui bayi secara langsung, introspeksi pompa yang dipakai dan belajar memerah menggunakan tangan,
  • memerah ASI ketika sedang menyusui bayi,
  • memerah ASI ekstra setelah selesai menyusui bayi,

Baca juga Tip memerah ASI

Ibu bisa melakukan pijatan lembut yang nyaman di payudara secara rutin untuk meningkatkan produksi ASI juga kandungan lemak dalam ASI. Minta suami untuk memijat punggung supaya oksitosin lancar. Jaga emosi, tetap percaya diri, makan, minum dan istirahat yang cukup.

Relaktasi pada kasus ASI sedikit disertai keluhan bayi kurang gizi harus dilakukan di bawah pengawasan dokter berkompeten dan pendampingan konselor laktasi. Bayi mendapat tambahan suplementasi susu menggunakan alat bantu laktasi (lactation aid) yang dipasang di payudara ibu. Bayi akan menghisap payudara dan juga mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkan sembari ibu melakukan relaktasi.

PhotoGrid_1542008705407

Sumber foto instagram @lalecheleague_gb

Peresepan obat galaktagog terkadang digunakan untuk membantu relaktasi. Resep galaktagog harus digunakan dengan bijak sesuai petunjuk dokter. Galaktagog (disebut juga laktagog) adalah bahan atau obat yang digunakan untuk merangsang, menjaga atau peningkatan produksi ASI. Hingga saat ini belum ada obat, vitamin, suplemen, jamu, makanan dan minuman yang secara instan bisa meningkatkan produksi ASI begitu saja. Jadi pemakaian galaktagog tidak akan bermanfaat jika tanpa usaha perbaikan manajemen menyusui. Upaya perbaikan menyusui dan memerah ASI tetap menjadi andalan utama pada proses relaktasi. Hisapan langsung oleh bayi akan merangsang pertambahan produksi ASI di payudara.

Pantau tanda kecukupan asupan pada tubuh bayi, tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Pertambahan berat badan bayi harus dipantau rutin setiap minggu. Suplementasi selanjutnya diturunkan secara bertahap setelah permasalahan status gizi teratasi yang ditunjukkan dengan perbaikan berat badan bayi dan produksi ASI meningkat.  Minta bantuan Konselor Menyusui berkompeten untuk mengajari ibu tata cara menggunakan alat bantu laktasi secara aman dan nyaman.

suplementasi

Sumber gambar www.nancymoehrbacher.com

Gambar berikut juga contoh menyusui memakai alat bantu laktasi pada relaktasi 

20140618_144122

Baca juga tentang: teknik power pumping

Segera hubungi Konselor Menyusui kapan pun ada masalah menyusui dan periksa kontrol ke tenaga kesehatan saat ada permasalahan kesehatan. Segera tangani keluhan produksi ASI sedikit. Jangan sampai pertumbuhan bayi terganggu sebab kekurangan asupan ASI. Konselor menyusui akan melakukan pendampingan relaktasi yang tepat.  Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui. Dukungan menyusui berkelanjutan sesuai kondisi sangat penting bagi kesuksesan pemberian ASI.

Perjuangan relaktasi memang penuh tantangan. Waktu yang diperlukan berbeda pada masing-masing ibu sesuai dengan kondisi produksi ASI. Ada kalanya ibu lelah juga bosan. Ingin menyerah kalah. Luruskan kembali niat utama, saat menyusui menjadi pilihan hidup. Lihat kembali perjuangan sejak awal memulai perjalanan ini. Bergabung dengan kelompok pendukung ASI dan ibu menyusui akan meringankan perjalanan. Minta bantuan konselor menyusui, tenaga kesehatan juga keluarga untuk mendampingi proses menyusui. Ibu tidak sendiri.

Hari demi hari memang terkadang berjalan begitu lambat, namun waktu berlari cepat hingga tak terasa berlalu begitu saja. Lakukan pilihan terbaik yang paling sanggup untuk ibu jalani tanpa penyesalan. Perjuangan di masa ini akan menjadi kenangan indah selamanya…..

 

Baca: pengalaman dr. Annisa Karnadi, IBCLC saat relaktasi

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

9 thoughts on “ASI Sedikit dan Relaktasi”

  1. Segera bertemu Konselor Menyusui dan periksa ke Poli Laktasi untuk dibantu relaktasi juga mengatasi bingung puting. Lakukan tips di artikel ini. Semoga bisa menyusui kembali. Aamiin

  2. Ass…
    Mbak anisa puting susu saya bentuk y gk normal.. Seperti puting yg lain.bayi sya susah ngisap y. Sudah 1 bln anak saya beri susu dot soya.asi pun sekarang kurang dan sering nyendat hanya netes nya sedikit-sedikit.awal pertama asi banyak dan bengak.tpi bayi saya susah merek nya. Mungkin karena nyendat maka nya saya beri susu dot. Sekarang susu saya lembek yg kanan dan asi y kurang. Sudah makan banyak sayuran tidak juga nambah asi. Saya bingung ujung puting saya merah dan bengkak sakit bila d pegang.

  3. Penyebab berat badan anak susah naik ada banyak. Plot kurva tumbuh-kembang bayi setiap bulan. Introspeksi kalori juga nutrisi dalam MPASI. Periksa dan konsultasikan dengan dokter spesialis anak

  4. Anak saya kok berat badan selalu tdk bs naik optimal. Padahal asi n mp asi jg mau. Tp anak sdhbsbicara n jalan sejak umur 9bln. Apa solusinya

  5. mbak nisa

    PRODUKSI ASI DI HARI PERTAMA 100 ML,

    PRODUKSI ASI DI HARI KETIGA 300 ML,

    PRODUKSI ASI DI HARI KESEPULUH 1000 ML.
    itu total sehari semalam ya mbak? artinya minimal dibagi 8 y?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s