ASI Sedikit dan Relaktasi

ASI Sedikit

Kasus ASI sedikit ini sering ditemui di poli laktasi. Ada yang memang memiliki ASI sedikit, namun sebagian besar kasus adalah “persepsi kurang ASI”.

Payudara ibu berbeda dengan botol dot yang transparans, sehingga jumlah pasokan ASI yang dikonsumsi bayi tidak terlihat dengan pasti. Botol dot yang penuh dengan susu terlihat jelas ukuran takarannya sehingga sering membuat ibu ragu dengan kecukupan ASI bagi bayinya yang menetek di payudara. Kenali tubuh ibu, kenali payudara ibu.

Namun, sebenarnya ibu tidak perlu khawatir. Kita bisa melihat tanda kecukupan ASI dari tubuh bayi meskipun kita tidak bisa mengukur dengan pasti jumlah ASI yang bayi telan.

ASI ibu sedikit sebagian besar karena kesalahan manajemen menyusui dan penggunaan dot juga susu formula tanpa indikasi medis. Dampak buruk pemakaian dot adalah mengganggu produksi ASI.

Banyak ibu khawatir payudara tidak normal serta mengalami gangguan hormon. Harmoni hormon ASI telah membuat payudara menjadi “mesin” produksi susu paling efisien di dunia. Namun, jika ibu tidak menyusui bayi yang dilahirkan maka prolaktin akan menghilang dalam waktu 2 minggu.

Persepsi Kurang ASI

Persepsi kurang ASI menjadi alasan tertinggi ibu untuk berhenti menyusui. Sebanyak 66% ibu menyapih dini karena merasa ASI mengering. Ibu yang merasa tidak bisa menyusui bayinya biasanya akan berhenti menyusui dalam waktu 2 minggu pasca persalinan.

Ibu merasa ASI habis. Padahal payudara tidak akan pernah kehabisan ASI selama ibu menyusui bayi dengan baik. Payudara bisa memproduksi ASI yang cukup bagi bayi, bahkan hingga 3 bayi sekaligus.

Payudara yang kempes dan ASI yang tidak bocor bukan lah pertanda ASI habis. Setelah menyusui berjalan dengan stabil biasanya payudara akan terasa lebih lembek dan LDR jarang terasa lagi. Namun, bukan berarti ASI menjadi sedikit atau habis.

Payudara saat ibu baru melahirkan masih kempes. ASI yang keluar masih sedikit, yaitu kolostrum. Produksi ASI oleh payudara ibu menyesuaikan ukuran lambung bayi. Bayi yang menangis dan sering meminta menyusu bukan karena ASI ibu sedikit. Ukuran lambung bayi baru lahir hanya sebesar kelereng. Di sisi lain, ASI sangat mudah dicerna dalam waktu 60 – 90 menit. Sehingga bayi yang disusui menjadi cepat lapar. Bayi lapar yang dibiarkan menyusu di payudara tanpa dibatasi akan tumbuh dengan pesat.

ASI Sedikit

Produksi ASI di hari pertama 100 mL,
Produksi ASI di hari ketiga 300 mL,
Produksi ASI di hari kesepuluh 1000 mL.

Pantau selalu tanda kecukupan ASI supaya ibu tidak mudah khawatir. Lihat popok bayi, ada yang keluar artinya ada yang masuk tertelan. Pantau kenaikan berat badan setiap bulan secara teratur di posyandu. Segera temui konselor laktasi kapanpun ibu mendapat masalah menyusui, termasuk ketika ibu frustasi takut tidak bisa menyusui bayi.

Produksi ASI Sedikit

ASI ibu memang bisa sedikit. Penyebabnya bermacam-macam, sebagian besar disebabkan karena kesalahan manajemen menyusui. Tanda ASI sedikit adalah terjadi gangguan tumbuh-kembang pada bayi. Paling mudah diamati adalah tanda kecukupan asupan ASI tidak baik seperti pertambahan berat badan bayi yang kurang.

Pada bayi yang masih ASI eksklusif jika terjadi kenaikan berat badan yang lambat sebaiknya segera cek beberapa faktor berikut ini:

  • Posisi dan pelekatan menyusui tidak baik.
  • Ibu menggunakan KB hormonal yang tidak sesuai bagi ibu menyusui.
  • Ibu hamil.
  • Ibu jarang menyusui bayi, misalnya memperpanjang jarak waktu antar-penyusuan sehingga bayi jadi terlewatkan untuk menetek.
  • Ibu menggunakan botol dot dan/atau empeng. Baca dampak buruk botol dot yang menurunkan produksi ASI: Botol dot.
  • Ibu sedang mengalami goncangan jiwa, misalnya mendapatkan kabar berita duka.
  • Ibu sedang sakit seperti demam atau mastitis sehingga pasokan ASI menurun.
  • Ibu kecapekan.
  • Ibu jarang memerah ASI ketika terpisah dari bayi saat bekerja.
  • Bayi memiliki tali lidah pendek/ankyloglossia/tongue tie. Baca info tali lidah pendek lebih lanjut: Tongue Tie
  • Ibu mengkonsumsi obat/jamu/suplemen tertentu yang efek sampingnya berpotensi menurunkan produksi ASI.
  • Ibu kurang tuntas ketika menyusui bayi misalnya hanya membatasi payudara, lamanya bayi menetek atau tidak menuruti tanda bayi lapar.
  • Kombinasi beberapa hal di atas.
  • Produksi ASI menurun tanpa sebab yang jelas.

Relaktasi

Pada kasus ASI sedikit ini sebaiknya ibu segera melakukan relaktasi dengan menyingkirkan penyebab dan modifikasi faktor risiko yang ada.

Cara relaktasi pada kasus ASI sedikit yang masih ringan dan tanpa keluhan bayi kekurangan asupan (bayi bergizi baik dan tumbuh sehat) bisa dilakukan dengan cara:

  • sering menyusui bayi secara langsung,
  • memerah ASI dengan tertib dan disiplin tiap 3 jam ketika ibu bekerja atau tidak bisa menyusui bayi secara langsung
  • memerah ASI ketika sedang menyusui bayi
  • memerah ASI ekstra setelah selesai menyusui bayi

Ibu bisa melakukan pijatan lembut yang nyaman di payudara secara rutin untuk meningkatkan produksi ASI juga kandungan lemak dalam ASI. Minta suami untuk memijat punggung supaya oksitosin lancar. Jaga emosi, tetap percaya diri, makan, minum dan istirahat yang cukup.

Relaktasi pada kasus ASI sedikit disertai keluhan bayi kurang gizi harus dilakukan di bawah pengawasan dokter serta tenaga kesehatan yang pro-ASI dan pendampingan konselor laktasi. Bayi akan diberikan suplementasi PASI menggunakan alat bantu menyusui (lactation aid) yang akan dipasang di payudara ibu. Bayi akan menghisap payudara dan juga mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkan sembari ibu melakukan relaktasi. Suplementasi akan diturunkan secara bertahap. Pantau tanda kecukupan asupan pada tubuh bayi, tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Berat badan bayi harus dipantau setiap minggu.

Gambar: contoh menyusui memakai alat bantu menyusui pada relaktasi dan induksi laktasi

20140618_144122

Baca: teknik power pumping

Segera tangani keluhan produksi ASI sedikit. Jangan sampai pertumbuhan bayi terganggu sebab kekurangan asupan ASI. Hubungi konselor laktasi terdekat untuk pendampingan relaktasi yang tepat.

Baca: pengalaman dr. Annisa Karnadi, IBCLC saat relaktasi

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Categories: ASI

Tagged as: , , , ,

4 replies

  1. Anak saya kok berat badan selalu tdk bs naik optimal. Padahal asi n mp asi jg mau. Tp anak sdhbsbicara n jalan sejak umur 9bln. Apa solusinya

    • Penyebab berat badan anak susah naik ada banyak. Plot kurva tumbuh-kembang bayi setiap bulan. Introspeksi kalori juga nutrisi dalam MPASI. Periksa dan konsultasikan dengan dokter spesialis anak

      • Ass…
        Mbak anisa puting susu saya bentuk y gk normal.. Seperti puting yg lain.bayi sya susah ngisap y. Sudah 1 bln anak saya beri susu dot soya.asi pun sekarang kurang dan sering nyendat hanya netes nya sedikit-sedikit.awal pertama asi banyak dan bengak.tpi bayi saya susah merek nya. Mungkin karena nyendat maka nya saya beri susu dot. Sekarang susu saya lembek yg kanan dan asi y kurang. Sudah makan banyak sayuran tidak juga nambah asi. Saya bingung ujung puting saya merah dan bengkak sakit bila d pegang.

      • Segera bertemu Konselor Menyusui dan periksa ke Poli Laktasi untuk dibantu relaktasi juga mengatasi bingung puting. Lakukan tips di artikel ini. Semoga bisa menyusui kembali. Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s