Alergi Pada Bayi ASI

Alergi Pada Bayi ASI

Pemberian ASI terbukti melindungi bayi dari alergi. Bayi yang disusui selama enam bulan atau lebih akan lebih terlindungi dari alergi seperti asma, rhinitis atopik (pilek), dermatitis atopik (gatal-gatal), alergi makanan dan alergi di saluran pernafasan akibat alergen dari hewan peliharaan juga serbuk bunga.

benefits-15

Tidak ada bayi yang alergi terhadap ASI. Tapi protein-asing yang masuk ke dalam ASI akan bisa menyebabkan gejala alergi.

Bahan makanan yang sering menyebabkan alergi pada bayi dan anak antara lain telur, susu, kacang tanah, kacang-kacangan lain seperti walnut, kedelai dan gandum.

Terkadang protein dalam makanan ibu bisa masuk ke dalam ASI. Kehadiran protein dari makanan ke dalam ASI ini sebenarnya menguntungkan karena akan memicu proses pengenalan protein makanan di tubuh bayi secara aman. Sebab, ASI memiliki komponen anti-alergi.

Namun, pada beberapa kasus memang tetap bisa memicu reaksi alergi pada bayi yang memiliki bakat alergi. Reaksi alergi yang muncul biasanya ringan dan membaik sendiri. Pada kasus demikian, seandainya bayi tidak minum ASI, diperkirakan gejala alergi yang muncul akan lebih berat.

Tanda Alergi pada Bayi

Tanda bayi alergi bisa terlihat dari gejala pada kulit, pada saluran pencernaan, pada saluran pernafasan atau mata. Gejala alergi  yang paling sering dialami oleh bayi biasanya gangguan pencernaan dan kulit. 

Penanganan Alergi Pada Bayi

Teruskan menyusui bayi. Pemberian susu formula justru akan memperparah alergi, bayi dengan kecenderungan bakat alergi tinggi memiliki risiko memberikan reaksi alergi pada semua jenis susu formula yang ada.

Jika muncul kecurigaan alergi makanan, ibu bisa mencoba mengurangi satu demi satu makanan untuk dilihat reaksi bayinya. Gejala alergi biasanya membaik dalam waktu 72 – 96 jam setelah ibu menghindari makanan pencetus. Ada juga yang membaik setelah 2 – 4 minggu.

Bawa bayi ke dokter jika gejala alergi berat dan atau mengganggu bayi. Ibu bisa tetap meneruskan menyusui dengan mengeliminasi makanan pencetus ketika bayi diobati oleh dokter. Memiliki buku catatan makanan atau food diary saat menyusui akan sangat membantu.

 

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s