Hari Tuberkulosis Sedunia

Apakah tuberkulosis itu?

Sepuluh fakta tentang tuberkulosis:
1. Sekitar 9 juta orang mengidap tuberkulosis pada 2013.
2. Sekitar 1,5 juta orang meninggal akibat tuberkulosis pada 2013.
3. Sekitar 550 ribu anak mengidap tuberkulosis dan 80 ribu anak dengan HIV-negatif mati akibat tuberkulosis pada 2013. Sekitar 10 juta anak menjadi yatim piatu akibat kematian orang tuanya yang mengidap tuberkulosis.
4. Tuberkulosis merupakan penyebab terbanyak kematian pada penderita HIV.
5. Jumlah penderita dan kematian akibat tuberkulosis menurun sejak tahun 1990.
6. Tuberkulosis ini banyak ditemukan di negara miskin dan berkembang, namun hingga saat ini belum ada negara yang berhasil memusnahkan penyakit ini. Sebanyak 60% kasus baru dilaporkan dari negara di Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-4 di dunia 😦 meskipun memang yang angkanya tertinggi perkapita masih negara2 di Afrika.
7. Multidrug resistant TB (MDR-TB) akibat pengobatan tuberkulosis yang tidak tepat sangat sulit diobati, tidak merespons pengobatan standard dan mahal diatasi.
8. Diperkirakan ada sekitar 480.000 kasus MDR-TB pada tahun 2013.
9. Diagnosis dan pengobatan yang tepat telah menyelamatkan 37 juta nyawa di seluruh dunia pada rentang tahun 2000-2013.
10. Dunia saat ini sedang meniti jalur yang tepat untuk mencapai target TB global untuk Millennium Development Goals pada tahun 2015.

“The Millennium Development Goal to reverse the tuberculosis epidemic by 2015 has been achieved. WHO’s Stop TB Strategy aims to ensure universal access to diagnosis, treatment and care for all people affected by TB, and drive down TB deaths and burden.” (10 facts about tuberculosis, WHO, Reviewed March 2015)

MDGs Tercapaiiii… ^_^ tapi Indonesia masih ranking 5 besar teratas di dunia… 😦

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi akibat bakteri tahan asam, Mycobacterium tuberculosis. TB bisa dicegah dan bisa diobati. Penularannya melalui percik renik (respiratory droplets) yang tersebar di udara saat penderita batuk, bersin atau meludah *catet!*.

Sepertiga penduduk dunia memiliki TB latent, yang tidak bergejala dan tidak menular. Pada kelompok ini sekitar 10% bisa jatuh dalam kondisi infeksi aktif. Satu penderita bisa menulari 10-15 orang yang kontak dekat dengannya dalam setahun. Lebih dari 95% kasus dan kematian terjadi di negara berkembang.

Gejala umum tuberkulosis aktif adalah batuk berdahak dan terkadang ada darah di dahak, nyeri dada, kelemahan, penurunan berat badan, demam dan berkeringat di malam hari. Gejala terkadang ringan dan tidak khas sehingga terlambat dideteksi dan diobati. Diagnosis pasti dengan pemeriksaan bakteri tahan asam pada dahak (bisa periksa di puskesmas lho).

10448709_10205076608292496_8469138049659124885_o

Diagnosis pada anak lebih sulit. Anak-anak tidak menularkan tuberkulosis sehingga kemungkinan besar mereka tertular dari orang dewasa disekitarnya. Orang tua harus jeli memilih pengasuh anak yaa..

Pengobatan infeksi TB adalah dengan meminum obat antituberkulosis selama 6 bulan dengan diawasi supaya berjalan dengan lancar. Tuberkulosis bisa disembuhkan jika berobat dengan teratur dan baik.

Tuberkulosis yang tidak diobati bisa mengakibatkan komplikasi fatal bahkan kematian. Bakteri tuberkulosis akan menyebar ke paru menyebabkan TB milier, TB tulangbelakang, meningitis TB juga bersarang di organ2 dalam lainnya.

Ibu menyusui yang sakit TBC boleh menyusui bayinya asal diobati dengan baik dan jaga kebersihan serta cegah penularan dengan memakai masker. Bayi akan diberikan pengobatan profilaksis dan dipantau oleh dokter anak. Setelah 3 bulan meminum obat profilaksis maka bayi akan dilakukan skrining TB untuk diputuskan penanganan selanjutnya.

Vaksin BCG

Jangan lupa vaksin BCG yaa.
Vaksin BCG paling efektif untuk mencegah TB meningitis atau TB milier pada anak, sedangkan untuk mencegah TB paru efektivitasnya bervariasi antara 0-80%, jadi memang tidak kebal 100%. Tapiiiii BCG sangat bermanfaat untuk mencegah TB milier dan meningitis TB yang sangat fatal akibatnya. Baca link berikut ini: BCG dan TBC, Efektivitas BCG.

Vaksin BCG ternyata juga memiliki kemampuan perlindungan terhadap infeksi lepra, meskipun besarnya perlindungan yang dicapai bervariasi. Baca BCG dan lepra.

2015-03-24-16-45-15

Categories: Kesehatan Umum

Tagged as:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s