Kesehatan Anak, Kesehatan Wanita, Menyusui dan ASI

Menyusui Disaat Hamil Lagi dan Tandem Nursing

Menyusui Disaat Hamil

Beberapa ibu hamil kembali saat sedang menyusui dan sering bertanya apakah tetap aman untuk terus menyusui kakak. 

Ibu hamil banyak yang bisa tetap meneruskan menyusui anak sebelumnya. Hamil lagi ketika masih menyusui bukan berarti ibu harus menyapih sang bayi. Menyusui saat hamil bisa dilakukan pada kondisi ibu, kehamilan dan anak yang sehat. Banyak pihak mengkhawatirkan hal ini, para ahli prenatal pun memiliki rekomendasi yang bervariasi.

nursing while pregnant

Foto diambil dari http://www.nursingnurture.com

Tidak ada bukti menyusui akan mengganggu nutrisi janin dalam rahim saat ibu memutuskan untuk tetap menyusui pada kondisi kehamilan yang sehat dan normal.

Kiat Menyusui Disaat Hamil

Banyak pihak khawatir oksitosin akibat menyusui akan menyebabkan kontraksi. Pada kenyataannya oksitosin pun akan tetap ada ketika ibu bahagia, setelah makan yang lezat, memeluk suami atau berhubungan seksual dengan suami. Kontraksi rahim memang dirasakan saat ibu menyusui dalam kondisi sedang hamil, namun kontraksi dala batas tertentu ini merupakan bagian normal dari suatu kehamilan. Rahim akan berkontraksi seperti saat ibu melakukan hubungan seksual, sedangkan banyak pasangan suami-istri tetap meneruskan hubungan seksual saat istri hamil. Namun kontraksi rahim juga ada yang merupakan tanda bahaya sehingga menjadi kontraindikasi meneruskan menyusui saat ibu hamil lagi.

Kiat menyusui di saat ibu hamil lagi:

  • Buat kakak kenyang dengan makan dan minum MPASI berkualitas adekuat sehingga frekuensi menyusunya berkurang.
  • Alihkan perhatian kakak dengan mengajak bermain, mewarnai, jalan-jalan sehingga frekuensi menyusu juga bisa berkurang.
  • Minta bantuan suami atau keluarga yang lain untuk bantu mengasuh kakak sehingga bisa mengalihkan perhatian kakak.
  • Menyusui dengan posisi berbaring miring akan sangat meringankan hidup ibu ketika menjalani kehamilan sekaligus menyusui kakak.
  • Ibu pastikan makan bergizi seimbang, minum dan istirahat yang cukup. Perhitungkan asupan nutrisi untuk menunjang kesehatan ibu, kehamilan dan produksi ASI.
  • Minta kakak menyusu pelan atau berhenti sebentar ketika ibu merasa tidak nyaman.
  • Periksa kesehatan kehamilan secara rutin dengan menjaga komunikasi yang baik bersama bidan, dokter kandungan dan dokter anak.

Tiap kondisi kehamilan bisa berbeda. Minta saran dan petunjuk yang harus dilakukan kepada tenaga kesehatan sebelum menyusui saat hamil, bila perlu lakukan konsultasi second opinion. Jangan lupa tetap pantau kurva tumbuh kembang kakak

Manfaat Menyusui Saat Hamil 

Ibu membutuhkan banyak istirahat saat hamil. Menyusui akan membantu ibu mendapatkan istirahat yang rileks. Ibu cukup berbaring sambil menyusui bayi dan ini akan membantu ibu dan kakak tertidur sejenak. Beberapa ibu mengalami nyeri puting karena peningkatan sensitivitas puting saat hamil. Ibu bisa mengatasinya dengan latihan pernapasan seperti yang diajarkan saat senam hamil. Minta kakak untuk menyusu dengan perlahan.

Kakak akan bisa lebih mengenal dan menerima calon adiknya. Ibu bisa menggunakan momen menyusui untuk mengenalkan calon adik bayi dan mempersiapkan anak menjadi kakak. Momen menyusui ini bisa menjadi salah satu pengikat kasih sayang antara ibu-kakak-calon adik bayi. Banyak ibu pejuang ASI ini tetap menyusui di kala menjelang detik-detik kelahiran bayi. Para ibu memberikan testimoni saat menyusui kakak seringkali membuat proses persalinan mudah sebab oksitosin bantu kontraksi rahim.

Wanita yang hamil akan mengalami penurunan produksi ASI pada usia kehamilan empat atau lima bulan. Jika ibu menyusui bayi kurang dari setahun maka lihat pertambahan berat badannya, pastikan dia mendapat asupan MPASI yang baik. Terkadang rasa ASI juga akan berubah sehingga anak akan berkurang menyusu atau berhenti sama sekali. Menyusui anak di bawah 12 bulan ketika hamil sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan dokter anak. Pantau selalu tumbuh-kembang kakak.

Kondisi kehamilan tiap ibu berbeda. Pada beberapa kondisi membuat ibu tidak memungkinkan meneruskan menyusui kakak.

Contoh kondisi yang lebih berisiko jika melakukan menyusui saat hamil:

  • Kehamilan kali ini merupakan kehamilan berisiko tinggi
  • Kehamilan kali ini merupakan kehamilan yang rentan persalinan prematur
  • Dokter melarang ibu melakukan hubungan seksual
  • Ibu hamil janin kembar
  • Riwayat perdarahan atau riwayat nyeri rahim dalam kehamilan kali ini

Pada kasus ibu dengan kehamilan berisiko tinggi harus dipertimbangkan secara matang keputusan keluarga yang akan diambil. Ibu harus berhenti menyusui jika mengalami tanda persalinan prematur. Komunikasikan selalu hal ini dengan dokter dan bidan yang berkompeten. 

Hentikan menyusui jika terdapat salah satu atau lebih keluhan berikut:

  1. Ibu merasakan kontraksi rahim yang sering dan kuat: 3 – 4 kali kontraksi dalam satu jam
  2. Nyeri punggung.
  3. Tekanan pada panggul.
  4. Ibu mengalami kram seperti nyeri perut saat menstruasi
  5. Peningkatan jumlah lendir vagina baik lendir, air atau darah

Jika terjadi keluhan di atas maka ibu sebaiknya segera hentikan menyusui dan beristirahat. Mulai hitung dan catat waktu munculnya kontraksi. Kosongkan kandung kemih dengan kencing. Minum segelas air putih karena dehidrasi juga bisa memacu kontraksi. Berbaring miring ke kiri atau berbaring telentang dengan kaki diangkat. Tetap rileks. Segera hubungi bidan/dokter obgyn untuk mendapatkan instruksi lebih lanjut atau segera pergi periksa ke rumah sakit/UGD. 

Cara Menyapih Kakak

Jika ibu memutuskan untuk menyapih anak maka lakukan dengan metode pendekatan “jangan beri, jangan tolak” secara perlahan selama tidak ada indikasi medis menyapih mendadak. Saat anak ingin menyusu ibu bisa mengalihkan perhatiannya dengan memberikan jajanan sehat bernutrisi. Hindari tempat-tempat serta kebiasaan yang akan mengingatkannya untuk menyusu. Ajak kakak berkomunikasi dengan baik.

Menyapih terkadang sulit dan membutuhkan ekstra tenaga, oleh sebab itu banyak ibu yang memutuskan untuk terus menyusui. Selama tidak ada permasalahan kesehatan, lakukan menyusui disaat hamil dibawah pengawasan dokter kandungan yang pro-ASI. Jika anak yang disusui di bawah umur 12 bulan maka ibu juga harus berkonsultasi dengan dokter anak. Bayi yang tidak mendapatkan ASI sebaiknya diberikan suplementasi susu tambahan sesuai hierarki pemberian makan bayi rekomendasi WHO.

Setelah bayi lahir, anak yang telah disapih mungkin akan meminta untuk menyusu kembali. Beberapa mungkin masih ingat bagaimana cara menyusu, beberapa akan mengeluhkan rasa ASI yang berubah dan beberapa akan bisa menyusu kembali. Jika ibu tidak berniat menyusuinya lagi maka bisa memberikan ASI perah untuk dia minum di gelas atau sendok.

Tandem Nursing

Ibu bisa menyusui kakak dan bayi yang baru lahir secara bersamaan jika ibu mau dan sanggup. ASI tidak akan habis. Justru ASI ibu akan lebih cepat keluar bertambah banyak. Namun perlu diingat untuk mengutamakan menyusui bayi yang baru lahir. Utamakan pemberian ASI eksklusif bagi adek bayi yang baru lahir. Berikan kakak makan dan minum bergizi seimbang sebagai asupan utamanya. Menyusui bagi kakak saat ini akan bermanfaat bagi sisi psikologis. Jangan lupa untuk cek kesehatan rutin ke dokter.

Tandem nursing

Lakukan keluarga berencana untuk mendukung kesuksesan menyusui dan mewujudkan keluarga sehat bahagia sejahtera lahir-batin.

Setiap anak berhak atas kehidupan layak supaya bisa bertumbuh kembang sempurna. Kehidupan manusia dimulai dari seribu hari pertama sejak masa pembuahan. Seribu hari pertama kehidupan ini merupakan masa rentan, namun juga jendela peluang emas yang membawa pengaruh sangat besar hingga masa depan seorang manusia. Oleh sebab itu, setiap kehamilan harus direncanakan sebaik mungkin. Baca lebih lanjut tentang Keluarga Berencana

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s