ASI “The Golden Liquid”

Bayi manusia adalah bayi yang paling lemah diantara semua bayi mamalia setelah marsupialia. Dalam rahim ibu, janin mendapatkan semua asupan nutrisi yang dibutuhkan secara aman melalui plasenta. Ibu juga memberikan perlindungan kekebalan tubuh melalui plasenta. Setelah lahir, perlu ada proses yang menjembatani dunia aman di dalam rahim dengan dunia nyata. Oleh sebab itu, manusia sebagai mamalia Dikaruniai kemampuan memberi makan anaknya.

Para pecinta memasak pasti setuju bahwa banyak orang tahu bahan apa saja yang diperlukan dalam resep untuk sukses membuat hidangan yang lezat.

Namun, hingga detik ini -bahkan sampai akhir masa nanti- belum ada orang yang tahu bahan apa saja yang diperlukan untuk tumbuh kembang tubuh bayi supaya baik.

Air Susu Ibu atau yang selanjutnya disingkat sebagai ASI adalah cairan hasil sekresi kelenjar payudara ibu. ASI adalah susu yang spesial yang tercipta khusus hanya untuk bayi manusia. ASI adalah makanan transisi paling sempurna bagi bayi manusia. Komposisi nutrisi dalam ASI begitu unik untuk menunjang tumbuh kembang serta memelihara kesehatan anak. Melalui ASI, seorang ibu tidak hanya memberikan asupan makanan namun juga perlindungan kekebalan tubuh bagi bayi yang masih lemah. ASI mudah dicerna dan digunakan secara efisien bagi tumbuh kembang bayi supaya sehat lahir dan batin.

2015-03-23-15-32-24

Payudara dan Produksi ASI

Setiap ibu memiliki sepasang payudara. Di dalam payudara terdapat kelenjar payudara yang memiliki kemampuan memproduksi ASI. Kelenjar payudara terdiri dari sekumpulan alveolus yang bergabung membentuk lobus-lobus. Setiap ibu memiliki 15 – 25 lobus alveolus di setiap payudara. ASI yang diproduksi akan disimpan dalam ruang ASI kemudian dialirkan melalui saluran-saluran ductus hingga keluar dari puting. Pada ujung puting terdapat sekitar 9 lubang pori yang akan terbuka saat terjadi refleks aliran ASI dan hisapan bayi.

Bentuk dan ukuran payudara tidak mempengaruhi kemampuan ibu untuk menyusui karena jumlah kelenjar payudara pada masing-masing ibu itu serupa, yang berbeda adalah kelenjar lemaknya.

Proses produksi ASI disebut juga laktogenesis terbagi dalam 4 proses:

  1. Laktogenesis 1: saat hamil.
  2. Laktogenesis 2: segera setelah bayi lahir hingga 2 minggu pasca persalinan bertujuan untuk membangun produksi ASI.
  3. Lactogenesis 3/galaktopoiesis: setelah 14 hari pasca persalinan, disebut juga proses pemantapan produksi ASI.
  4. Involusi: terjadi dalam 72 jam hingga 42 hari setelah ibu menyapih total.

Tubuh ibu telah mempersiapkan makanan untuk bayi yang akan lahir ke muka bumi. ASI diproduksi di dalam payudara ibu sejak minggu ke-16 kehamilan. Proses ini terjadi secara alamiah pada tubuh semua ibu hamil tanpa perlu diutak-atik dan diatur. Namun, kadar hormon kehamilan yang diproduksi plasenta sangat tinggi sehingga menekan produksi dan pelepasan ASI sehingga saat hamil. Perubahan pada payudara yang ibu alami ketika sedang hamil antara lain:

  • Payudara akan membesar dan sedikit terasa nyeri.
  • Areola dan puting akan hiperpigmentasi bertambah menjadi lebih gelap.
  • Pembuluh darah pada payudara akan membesar sehingga terlihat lebih kebiruan, bening dan jernih di bawah kulit di regio dada ibu.
  • Tuberkel Montgomery yang terletak di areola akan membesar untuk memberikan lubrikasi di daerah puting dan areola ibu.
  • Payudara bisa mengeluarkan sedikit cairan sekresinya ketika ibu memasuki trimester akhir kehamilan.

Setelah persalinan seluruh produk kehamilan termasuk bayi dan plasenta akan keluar. Hormon kehamilan akan perlahan menghilang dari sirkulasi darah ibu dalam tiga hari. Oleh sebab itu, pada hari ketiga biasanya payudara mulai terasa penuh dan ibu akan mengatakan bahwa “ASI telah keluar”. Pada masa 2 minggu setelah persalinan, produksi ASI diatur oleh perubahan hormon. Produksi ASI diatur oleh hormon prolaktin dan pengeluaran ASI diatur oleh hormon oksitosin. Setelah 2 minggu, produksi ASI diatur oleh kebutuhan bayi (ibu menyusui dan memerah ASI).

ASI: Makanan dan Minuman dalam Satu Paket

ASI adalah makanan dan minuman dalam satu paket. Produksi ASI menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. ASI bisa mencukupi seluruh kebutuhan asupan makanan dan minuman bayi baru lahir hingga umur 6 bulan, memenuhi separuh kebutuhan bayi umur 6 hingga 12 bulan dan memenuhi sepertiga kebutuhan anak umur di atas satu tahun.

Di awal masa menyusui payudara akan menghasilkan kolostrum yang meskipun jumlahnya hanya sekitar 50 mL namun mudah dicerna dan sesuai dengan kebutuhan bayi baru lahir. Di hari 3 – 14 ASI berubah menjadi ASI peralihan. Pada hari ketiga bayi akan mendapatkan sekitar 300 – 400 mL asupan ASI dalam 24 jam dan di hari kelima sekitar 500 – 800 mL dalam 24 jam. ASI peralihan akan menjadi ASI matang di hari 14 pasca persalinan. ASI matang terdiri dari ASI awal (foremilk) yang disekresikan di awal waktu menyusui dan ASI akhir (hindmilk) di akhir waktu menyusui. Produksi ASI akan stabil sehingga payudara memproduksi ASI rata-rata 800 – 1000 mL dalam 24 jam.

Jumlah keseluruhan penyusun ASI juga bervariasi berdasarkan:

  • Berbeda dalam satu waktu penyusuan
  • Berbeda antar-waktu penyusuan dalam satu hari.
  • Berbeda antar wanita
  • Berbeda antar sisi payudara dalam satu ibu
  • Berbeda antar kelenjar dalam satu payudara 

ASI dari ibu yang melahirkan bayi prematur atau bayi berat badan lahir rendah juga berbeda dengan ASI ibu bayi lahir cukup bulan. Perbedaan kandungan nutrisi ini sangat penting karena menyesuaikan zat gizi ekstra pada bayi prematur dan berat badan lahir rendah. Beberapa nutrisi memang belum bisa dipenuhi sehingga bayi prematur memerlukan suplementasi penguat ASI. Penggunaan ASI ibu sendiri lebih diutamakan dibandingkan ASI donor sehingga diharapkan ibu rajin memerah ASI jika terpisah dari bayi atau bayi belum efektif menetek.

Kandungan ASI di pagi hari berbeda dengan ASI di petang hari menyesuaikan kebutuhan bayi. Pada pagi hari payudara ibu akan memproduksi ASI dengan volume paling besar. Menjelang petang volume ASI yang diproduksi akan menurun namun kandungan lemak makin tinggi. Bayi biasanya lebih jarang menetek di pagi hingga siang hari dan akan lebih sering menetek berkelompok di petang dan malam hari untuk kemudian tidur malam lebih panjang.

ASI akan berubah kandungannya mengikuti pertambahan umur bayi. ASI ibu yang menyusui lebih dari satu tahun memiliki kandungan lemak dan energi yang lebih besar dibandingkan kandungan ASI ibu bayi yang lebih muda. Oleh sebab itu, bayi berumur di atas 1 bulan akan mengkonsumsi ASI dengan jumlah yang sama karena meski volume tetap namun kandungan nutrisi serta kalori ASI makin tinggi. ASI bagi anak berumur lebih dari satu tahun merupakan sumber protein dan vitamin yang bermanfaat juga akan memperkuat sistem pertahanan tubuh anak.

Penelitian pada 250 balita di Kenya Barat menunjukkan ASI mensuplai 32% kebutuhan energi anak di atas umur satu tahun. Penelitian di pedesaan Bangladesh membuktikan bahwa ASI merupakan sumber vitamin A yang penting bagi anak berusia 2 – 3 tahun. Oleh sebab itu, bayi yang tetap disusui akan mendapatkan banyak keuntungan seperti lemak, protein, vitamin, kekebalan tubuh serta faktor pertumbuhan yang penting bagi perkembangan tubuh anak.

 Pada tahun kedua dalam 485 mL ASI akan memberikan anak:

  • 29% kebutuhan energi
  • 435 kebutuhan protein
  • 36% kebutuhan kalsium
  • 75% kebutuhan vitamin A
  • 76% kebutuhan folat
  • 94% kebutuhan vitamin B12
  • 60% kebutuhan vitamin C

Sebanyak 80% penyusun ASI adalah air, namun ini bukan air biasa. ASI adalah cairan hidup yang berharga. Kandungan makanan (karbohidrat, protein dan lemak) serta vitamin dan mineralnya sangat tepat bagi tubuh bayi. Kandungan karbohidrat, protein dan lemak tidak dipengaruhi oleh asupan makanan ibu namun komposisi asam lemak serta vitamin dan mineral dipengaruhi oleh asupan makanan ibu. Makanan dalam ASI kadarnya lebih sedikit dibandingkan dalam susu lain, namun dalam bentuk yang mudah dicerna oleh bayi. Istimewanya lagi, makanan dalam ASI tidak hanya menjadi makanan namun merupakan molekul bioaktif yang akan menjaga imunitas tubuh bayi dan membantu mekanisme pengaturan tubuh bayi yang sedang sibuk tumbuh berkembang.

Ssssstt… dan, ASI mengandung semua bahan yang ada di iklan susu di TV 😉 bedanya tidak perlu beli jadi gak ada yang ngiklanin karena bakal banyak yang akan susah hati jika ASI laku keras 😀 😀 😀

Asam arachidonat, DHA, omega-3, linoleat, fosfolipid, kolesterol dan asam linolenat banyak terdapat dalam ASI. Laktosa dalam ASI tidak menyebabkan bayi alergi. Karbohidrat dalam ASI yaitu oligosakarida bermanfaat bagi kekebalan tubuh bayi termasuk bifidus factor. Proporsi protein whey:kasein sangat tepat sehingga mudah dicerna dan tidak membebani organ tubuh bayi. ASI mengandung protein antibodi serta antiinfeksi yang akan melindungi tubuh bayi. Di dalam ASI juga terdapat sel-sel darah putih -si bala tentara terbaik- yang akan melindungi bayi dari serangan infeksi.

 Manfaat Pemberian ASI

ASI sangat istimewa karena bisa membantu perkembangan panca indera, kecerdasan, pertumbuhan, serta melindungi anak dari penyakit infeksi maupun penyakit kronis. ASI eksklusif bisa mengurangi kematian anak dari penyakit dan mempercepat proses penyembuhan ketika anak sakit. Menyusui bisa membantu ibu untuk hidup lebih sehat dan sejahtera. Ibu lebih terlindungi dari kanker payudara serta indung telur, membantu jarak antar-kelahiran, menghemat sumber daya keluarga juga negara, aman bagi bayi dan aman bagi lingkungan.

Manfaat menyusui bagi bayi antara lain:

  • Menyelamatkan hidup bayi.
  • ASI memenuhi kebutuhan bayi dengan sempurna.
  • ASI adalah makanan komplit yang bisa memenuhi semua kebutuhan bayi selama 6 bulan pertama.
  • ASI selalu bersih.
  • ASI mengandung antibodi yang membantu menjaga bayi dari penyakit.
  • ASI selalu siap tersedia dan dalam suhu yang tepat.
  • ASI mudah dicerna. Zat gizi dalam ASI sangat mudah diserap dengan baik.
  • ASI mengandung semua air yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama.
  • Membantu perkembangan rahang dan gigi: menghisap payudara membantu perkembangan struktur rahang dan wajah.
  • Kontak kulit yang intens antara ibu – bayi akan membantu menciptakan ikatan bathin (bonding), perkembangan psikomotorik, afektif dan sosial bayi.
  • Bayi akan mendapatkan kolostrum yang baik bagi kesehatan.
  • Manfaat jangka panjang: terlindungi dari obesitas dan diabetes.

ASI jelas memberikan manfaat bagi kesehatan bayi. Pemberian makan yang kurang baik menyebabkan 45% kematian bayi baru lahir, 30% kematian akibat diare dan 18% kematian akibat infeksi saluran pernafasan akut pada balita. Penelitian membuktikan bahwa menyusui menurunkan risiko serta keparahan penyakit berikut ini:

  • Refluks fisiologis.
  • Stenosis pylorus lambung.
  • Infeksi saluran pencernaan.
  • Penyakit saluran pernafasan.
  • Radang telinga tengah.
  • Infeksi saluran kencing.
  • Meningitis bakterial.
  • Kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death Syndrome [SIDS]).
  • Necrotizing enterocolitis pada bayi prematur.
  • Penyakit alergi atopic.
  • Asma.
  • Beberapa kanker anak seperti leukemia.
  • Diabetes tipe 1 dan 2.
  • Penyakit radang usus besar (coeliac disease).
  • Penyakit radang usus seperti inflammatory bowel disease (IBD).
  • Menurunkan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk hipertensi dan gangguan kolesterol.
  • Obesitas pada masa kanak-kanak maupun dewasa.
  • ASI melindungi anak dari kerusakan gigi karies dentis dan gangguan pertumbuhan rahang (maloklusi).

Menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga bagi ibu. Penelitian membuktikan bahwa ibu yang menyusui mendapat berbagai keuntungan, antara lain:

  • Menyusui akan mengurangi rasa sakit pasca persalinan karena efek hormon yang terlibat dalam proses menyusui.
  • Segera meletakkan bayi baru lahir di dada ibu untuk menyusu akan membantu pengeluaran plasenta karena hisapan bayi bisa memperkuat kontraksi rahim.
  • Segera menyusui secepatnya setelah melahirkan akan membantu ASI cepat keluar.
  • Menyusui menurunkan risiko perdarahan pasca persalinan.
  • Segera menyusui dengan sering setelah melahirkan akan membantu mencegah payudara bengkak.
  • Ibu akan beristirahat lebih baik dengan menyusui bayinya.
  • Menyusui akan membantu involusi uterus sehingga rahim lebih cepat kembali ke ukuran semula. Rahim akan berkontraksi lebih baik sehingga perdarahan pasca persalinan berkurang dan angka kematian ibu akan menurun.
  • Ibu yang menyusui juga lebih terlindungi dari anemia.
  • Menyusui akan membuat ibu lebih sehat karena risiko penyakit hipertensi, diabetes dan kanker akan berkurang. Menyusui akan menurunkan risiko kanker payudara hingga 28% dan kanker indung telur (ovarium) hingga 28%.
  • Menyusui akan menyehatkan tulang ibu sehingga menurunkan risiko osteoporosis.
  • Menyusui akan mencegah ovulasi dan menyebabkan ibu tidak mendapat haid (metode amenorrhea laktasi). Memberikan ASI eksklusif akan menjadi kontrasepsi yang memiliki efektivitas hingga 98% di 6 bulan pertama menyusui. Kemungkinan hamil ketika ibu amenorrhea di 6 bulan pemberian ASI eksklusif hanya 1,7%.
  • ASI selalu tersedia kapan saja dan dimana saja; ASI selalu bersih, bergizi dan memiliki suhu yang tepat.
  • Menyusui akan mengurangi beban kerja ibu (tidak membutuhkan waktu untuk membeli susu formula, merebus air, membeli bahan bakar untuk keperluan membuat susu dan tidak perlu repot membuat susu).
  • Menyusui sangat ekonomis: susu formula membutuhkan banyak uang; bayi yang tidak mendapatkan ASI akan lebih sering sakit sehingga membutuhkan biaya kesehatan lebih mahal.
  • Menyusui menstimulasi terbentuknya ikatan bathin yang erat antara ibu dan bayi. Menyusui memberikan keuntungan psikologis bagi ibu.

Pemberian ASI juga membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, negara bahkan dunia! 😀 😀 😀

Pada tahun 2002, World Health Assembly mengesahkan rekomendasi pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI dengan terus meneruskan pemberian ASI hingga dua tahun atau lebih.

Inisiasi menyusu dini segera setelah bayi lahir terbukti mampu menurunkan angka kematian bayi baru lahir hingga 22%. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI yang tepat dan aman terbukti bisa memperbaiki kualitas kesehatan dan kehidupan anak serta menurunkan angka kematian anak di bawah 5 tahun hingga 20%, lebih dari 500.000 anak setiap tahun, lebih dari 1.500 anak setiap hari.

Menyusui adalah pondasi nutrisi yang baik yang bisa berkontribusi untuk menurunkan risiko kurang gizi pada masa kanak-kanak dan risiko obesitas hingga seumur hidupnya. Menyusui selain mendukung asupan nutrisi dan memperkuat ikatan ibu-anak juga bisa menolong perkembangan otak mereka. Lebih lanjut lagi, menyusui juga terbukti bisa menolong mencegah kekerdilan – sebuah tragedi global yang saat ini diderita oleh jutaan anak di dunia, merusak pencapaian perkembangan fisik dan kecerdasan serta kesehatan mereka di masa depan. Namun, sayangnya tidak sampai separuh bayi baru lahir di dunia ini yang bisa mendapatkan manfaat dari menyusui. Bahkan hanya sedikit yang bisa mendapatkan ASI eksklusif untuk 6 bulan.

Memberikan ASI tidak perlu repot mensterilkan botol, manasin air, mengaduk susu bahkan beli susu. Memberikan ASI juga tidak perlu repot “mengencerkan susu” gara-gara pusing harga naik mengikuti kenaikan harga BBM 😀 😀 😀

nutrisi asi_duniasehat.net

Jadi, dengan ini semua, masih ragu memberikan ASI???

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s