Gigi Bayi – Gigi Susu – Gigi Anak

“Teething produce nothing but teeth” (RS Illingsworth, 1975)

Gigi Susu Anak

Bayi yang terlahir ompong biasanya akan menunjukkan tanda tumbuh gigi ketika umur 3 bulan. Gigi pertama ini paling sering muncul ketika bayi berumur antara 4 hingga 7 bulan (rentang normal 4 – 15 bulan). Gigi yang pertama kali keluar biasanya sepasang gigi seri bawah yang 4 hingga 8 minggu kemudian diikuti oleh dua pasang gigi seri atas. Sebulan kemudian gigi seri bawah kembali menyusul, bergantian dengan geraham depan dan belakang. Anak akan memiliki 20 gigi susu di umur tiga tahun (30 bulan).

gigi susu anak 

Gigi susu akan tumbuh renggang untuk memberikan ruang bagi gigi permanen yang akan tumbuh.

Sakit karena tumbuh gigi?

Bayi yang tumbuh gigi akan mengeluarkan lebih banyak air liur dan senang menggigit. Ibu sering mendengar istilah gusi bayi gatal ingin menggigit. Beberapa bayi akan baik-baik saja ketika tumbuh gigi, namun bayi-bayi lainnya akan rewel. Bayi bisa rewel, menangis kencang, terganggu tidur dan menyusu, terbatuk-batuk, muntah hingga berak agak cair. Tumbuh gigi normalnya memang tidak nyaman, namun jika bayi terlihat sangat rewel sebaiknya bawa ke dokter.

Gusi yang bengkak dan nyeri akan membuat bayi agak hangat, namun tumbuh gigi tidak akan menyebabkan demam tinggi atau diare. Demamnya biasanya tidak sampai di atas 38,3° C. Jika bayi demam tinggi dan bersamaan dengan tumbuh gigi sebaiknya periksakan bayi ke dokter karena kemungkinan ada penyebab lain yang mengakibatkan demam tinggi.

Tumbuh gigi bukanlah penyakit. Pengobatan terbaik adalah meredakan rasa tidak nyaman. Cara meredakan rasa nyeri ketika bayi tumbuh gigi:

  1. Bersihkan liur yang menetes dan mengotori kulit bayi dengan kain karena bisa menyebabkan ruam kemerahan di kulit.
  2. Memijat atau menggosok lembut gusi bayi memakai jari bersih.
  3. Berikan bayi sesuatu untuk digigit-gigit. Pastikan benda yang digigit oleh bayi ukurannya besar sehingga tidak akan tertelan atau tergigit dan membuat bayi tersedak.
  4. Taruh waslap bersih yang basah di freezer selama 15 hingga 30 menit untuk dijadikan teether yang mudah dipegang. Pastikan waslap belum mengeras karena akan melukai gusi dan cuci bersih setiap kali selesai digunakan.
  5. Ibu juga bisa memberikan teether. Beli teether yang terbuat dari karet keras (bisa juga dari bahan silicon atau lateks). Jangan pilih teether yang berisi cairan di dalamnya karena berisiko rusak atau bocor dan cairan tertelan. Bakteri, salah satunya Pseudomonas, juga bisa berkembangbiak di cairan tersebut. Dinginkan teether di lemari pendingin bukan di freezer. Jangan merebus atau mensterilkan teether dengan dipanasi karena suhu tinggi berisiko merusak plastik dan membocorkan bahan kimia (dysononyl phthalate).
  6. Jangan pernah memberikan bayi kalung untuk mengikat teether karena jika tersangkut bayi bisa tercekik.
  7. Tanyakan kepada dokter apakah bayi yang sangat rewel akibat tumbuh gigi bisa diberikan parasetamol atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri.
  8. Beberapa ibu disarankan untuk memberikan biskuit atau makanan yang dibekukan sebagai teether. Makanan (sayur atau buah beku) bisa dijadikan teether bagi bayi yang sudah makan MPASI. Pastikan bayi tidak menggigit sayur/buahnya hingga terputus sebab berisiko membuat bayi tersedak. AAP merekomendasikan pisang atau buah beri yang dibekukan.
  9. Hindari menggunakan pereda nyeri gusi berbentuk gel (baby teething gel) atau tablet karena tidak aman. Gel ini berisiko menyebabkan reaksi alergi lokal bahkan hingga kejang jika overdosis dan methemoglobinemia. Cukup menggosok lembut gusi dengan ujung jari ibu yang bersih.

Penggunaan batu amber yang dikalungkan juga tidak terbukti bermanfaat. Penggunaan obat herbal yang dioles di gusi (clove oil, olive oil, green onion, ginger root, vanilla, chamomile) atau stik licorice juga tidak terbukti bermanfaat.

Sebelum makan pijat dulu gusi bayi menggunakan jari bersih ibu yang dicelupkan ke air dingin. Sebelum menetek biarkan bayi menggigit-gigit teethernya dahulu.

Tips mengatasi bayi menggigit puting saat menetek: klik link ini

Latih Sikat Gigi

Bayi yang menunjukkan tanda tumbuh gigi artinya orang tua harus mulai memperhatikan kebersihan gigi. Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi bayi sangat penting bagi kesehatan gigi jangka panjang. Gigi susu memang akan tanggal dan berganti dengan gigi permanen. Namun, kerusakan gigi akan menyebabkan gigi susu tanggal lebih cepat meninggalkan ruang kosong. Gigi-gigi yang tersisa akan berkerumun tidak rata mengisi kekosongan ruang yang ditinggal gigi-rusak akibatnya gigi permanen akan tumbuh bengkok tidak pada tempatnya.

sikat gigi 

Kebersihan gigi harus dimulai sejak bayi belum tumbuh gigi. Gosok lembut gusinya memakai waslap atau kasa bersih yang basah atau gosok lembut dengan sikat gigi-khusus-bayi tanpa memakai pasta gigi. Ketika gigi pertama sudah muncul harus rajin menggosok gigi menggunakan sedikit pasta gigi yang mengandung fluoride dan bersihkan memakai air. Enamel gigi susu lebih tipis dan berwarna biru-keputihan dibandingkan gigi permanen.

Saat anak sudah bisa meludah baru tambahkan sedikit pasta gigi lagi. Gunakan pasta gigi berfluoride untuk menjaga keutuhan gigi. Jangan perbolehkan anak menelan pasta gigi karena berbahaya. Latih anak menggosok gigi setidaknya dua kali sehari, terutama setelah makan. Periksakan gigi secara rutin ke dokter gigi ketika anak berumur 1 tahun atau dalam 6 bulan ketika gigi pertama tumbuh.

Bayi Belum Tumbuh Gigi

Perkiraan umur bayi erupsi tumbuh gigi:

erupsi tumbuh gigi

Ada rumus 7 + 4 yang bisa membantu untuk menandai waktu pertumbuhan gigi susu:

  • 7 bulan = gigi pertama.
  • 11 bulan (7 bulan + 4) = 4 gigi.
  • 15 bulan (11 bulan + 4) = 8 gigi.
  • 19 bulan (15 bulan + 4) = 12 gigi.
  • 23 bulan = 16 gigi.
  • 27 bulan = 20 gigi.

Erupsi Gigi Bayi Prematur

Bayi prematur dan bayi kecil (BBLR) akan tumbuh gigi lebih lambat dibandingkan usia kronologisnya sehingga harus disesuaikan dengan usia koreksi.

Kesimpulan Tumbuh Gigi Pada Bayi

Beberapa bayi akan memiliki gigi pertama di umur 6 bulan dan akan memiliki 20 gigi susu lengkap di ulang tahunnya yang ketiga. Ada bayi yang tumbuh gigi lebih cepat dan ada bayi yang tumbuh gigi dengan lambat bahkan sampai umur setahun juga masih ompong. Terkadang ada anak yang baru tumbuh gigi umur pada 18 bulan. Biasanya akan tumbuh banyak gigi bersamaan dan akibatnya anak akan lebih rewel karena lebih sakit. Jika ibu ragu bisa didiskusikan ke dokter anak.

ASI dan menyusui juga tidak merusak gigi kecuali jika bayi meminum ASI perah memakai dot sebab pemakaian dot berisiko merusak gigi-geligi anak. ASI mengandung fluoride untuk memperkuat gigi sehingga bayi ASI juga tidak perlu minum suplemen fluoride. Menyusui langsung di malam hari juga terbukti tidak menyebabkan gigi anak rusak. Gigi anak yang mendapat ASI biasanya lebih bagus daripada yang minum susu formula. Gigi anak mulai rusak biasanya ketika masa anak sudah makan MPASI. Makanan yang tidak dibersihkan akan merusak gigi, bukan karena ASI atau menyusui.

 

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s