Yuk Kita Dukung Menyusui

Manfaat menyusui dan pemberian ASI sangatlah luar biasa: menyelamatkan kehidupan!

Menyusui itu sendiri merupakan cara pemenuhan kebutuhan nutrisi yang terbaik bagi bayi. Memberikan seluruh anak permulaan hidup yang terbaik bisa dimulai dengan menyusui – sebuah ikhtiar yang paling sederhana, paling cerdas dan paling terjangkau untuk mendukung anak yang lebih sehat, keluarga yang lebih kuat dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dimulai dalam 1 jam setelah kelahiran bayi hingga usia bayi 6 bulan. MPASI gizi seimbang harus ditambahkan ketika usia bayi 6 bulan dengan tetap meneruskan menyusui hingga umur 2 tahun atau lebih. Untuk mensukseskan kegiatan menyusui ini dibutuhkan dukungan tim yang solid. Dukungan keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan dan negara diperlukan oleh ibu supaya lebih mudah menyusui bayinya.

Dukungan menyusui akan membangun rasa percaya diri ibu. Ibu yang percaya diri bisa menyusui bayinya akan lebih berhasil untuk tetap menyusui.

Cara Membangun Rasa Percaya Diri dan Pemberian Dukungan Menyusui

1. Ibu Menyusui

Sebelum bayi lahir ada banyak waktu bagi ibu untuk belajar tentang menyusui.

Baca buku dan cari informasi di internet. Cari kelas menyusui prenatal dan lakukan konseling prenatal di klinik laktasi. Bawa suami dan keluarga untuk mendapatkan edukASI prenatal dan melakukan kontak laktasi.

Ketika bayi lahir sebisa mungkin perjuangkan untuk menyusui segera mungkin dalam waktu 1 jam.

Ibu bisa mendapatkan kesempatan ini lebih besar jika ibu memilih Rumah Sakit Sayang-Bayi (baby-friendly hospital). Cari RS dan nakes yang pro-ASI. Manfaat Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan segera memulai menyusui bayi secepatnya sangat besar sekali.

Segera bertanya pada yang paham tentang menyusui jika mengalami kesulitan.

Ibu dan bayi sedang belajar ketika masa awal menyusui. Akan ada kesulitan yang ditemui. Segera bertanya kepada orang yang paham tentang menyusui jika ibu mendapatkan kesulitan.

Pastikan ibu menjaga kesehatan: istirahat, makan dan minum yang cukup.  Lakukan pengaturan makanan diet ibu menyusui yang tepat. Ibu bisa mengoptimalkan kualitas ASI dari makanan ibu yang mempengaruhi ASI.

Persiapan ibu www.duniasehat.net

2. Ayah ASI

Dukungan ayah terbukti akan meningkatkan keberhasilan menyusui.

Ayah bisa membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan memastikan ibu beristirahat dengan cukup.

Ayah bisa membantu menyendawakan bayi setelah menetek, menenangkan bayi yang sedang rewel atau mengganti popok. Ayah bisa membantu merawat bayi ketika ibu sedang mandi misalnya, mengajak bayi mengobrol atau mengajak anak-anak yang lebih besar bermain ketika ibu sedang menyusui adik bayi.

Dada ayah sangat manjur loh untuk menenangkan bayi yang sedang rewel. Gendong bayi dengan posisi badan tegak, sangga tubuh bayi dengan baik, tempelkan ke dada dan ayah bersenandung atau tilawah 🙂

Pijatan lembut juga dukungan ayah adalah salah satu booster ASI yang bagus. Pelajari ASI dan menyusui sebelum bayi lahir, hadiri kelas edukASI prenatal. Bicarakan pada istri betapa ayah sangat menghargai, menyayangi dan mendukungnya. Ingatkan niatan luhur ketika istri mulai tidak bersemangat. Sampaikan terima kasih kepada istri tersayang.

Sssttt, tugas ayah ASI juga termasuk “mengamankan ibu” dari orang yang hanya memberikan energi negatif.  Alihkan pembicaraan dan jika bisa segera jauhkan (siapa saja) yang mengatakan hal negatif seperti:

  • “Wah, ASI-nya sedikit yaa… kasian bayinya”
  • “Wah, payudaranya kecil yaa, bisa cukup gak tuh ASI-nya?”
  • “Wah, payudaranya kegedhean tuh, bakal susah ngisinya”
  • “Wah, bayinya kok rewel terus?!!”
  • “Wah, kok putingnya datar gitu, ntar susah tuh neteknya”
  • “Wah, putingnya kegedhean tuh, ntar susah tuh masuk mulut bayinya.”
  • “Udah dikasih kerokan pisang aja biar kenyang”
  • “Udah, dikasih dot aja biar ibunya bisa tidur sebentar”

Yaah, begitulah ungkapan “perhatian” dan “kasih-sayang” para penjenguk adik bayi dan ibu melahirkan. Adaaaa aja yang bisa dikomentarin dan berpotensi membuat ibu pesimis 😦

Dukungan suami www.duniasehat.net

3. Dukungan Keluarga

Keluarga yang baik akan membantu jika dimintai pertolongan ^_^

Berikan dukungan emosional kepada ibu, beri semangat dan bantuan praktis ketika ibu ada kesulitan. Minta ibu membuat daftar belanjaan dan kita tolong untuk membeli belanjaan. Bantu memasak, membersihkan rumah atau menjaga anak-anak yang lebih besar.

Dengarkan. Ibu butuh pendengar yang baik. Berikan dukungan dan bangun kepercayaan diri ibu untuk menyusui.

Dukungan keluarga www.duniasehat.net

4. Dukungan Tempat dan Rekan Kerja

Perusahaan harus memberikan jatah cuti yang layak kepada ibu melahirkan sesuai aturan yang berlaku.

Perusahaan menyediakan waktu dan tempat yang baik untuk memerah ASI bagi karyawati yang sedang menyusui.

Sebagai rekan kerja kita bisa membantu dan meringankan ibu mengatasi pekerjaannya.

Keberhasilan menyusui akan menyehatkan ibu dan bayi sehingga perusahaan juga diuntungkan dengan tidak kehilangan tenaga kerja yang cuti sakit atau biaya kesehatan yang membengkak.

Dukungan tempat kerja www.duniasehat.net

5. Dukungan Tenaga Kesehatan

Optimalisasi menyusui membutuhkan dukungan tim yang baik. Tenaga kesehatan memegang peranan penting dalam proses menyusui. Terutama para bidan yang bisa menentukan kesuksesan atau kegagalan proses menyusui yang akan berimbas bagi kualitas kesehatan bayi hingga seumur hidupnya. Target global terhadap menyusui adalah peningkatan pemberian ASI eksklusif hingga 50% pada tahun 2025 dan perhatian lebih baik terhadap inisiasi menyusui eksklusif sejak dini.

A. Sebelum bayi lahir

Tenaga kesehatan (nakes) yang pro-ASI akan membantu ibu untuk lancar menyusui:

  • Nakes akan promosi ASI dan mengadvokasi pilihan pemberian makan bayi yang terbaik kepada ibu.
  • Nakes akan menjelaskan keuntungan menyusui dan manfaat ASI.
  • Nakes akan memberikan dukungan ketika ibu ragu tidak bisa menyusui bayi, misalnya kegagalan menyusui pada anak sebelumnya.

Sebelum bayi lahir www.duniasehat.net

B. Saat Kelahiran Bayi

Tenaga kesehatan (nakes) yang pro-ASI akan membantu ibu:

  • Nakes akan memfasilitasi ibu melakukan kontak kulit segera setelah bayi lahir.
  • Nakes akan mengajarkan cara mengenali tanda bayi lapar.
  • Nakes akan mengajarkan posisi dan perlekatan menyusui yang baik.

Saat kelahiran www.duniasehat.net

Menyusui secepatnya dalam 1 jam setelah bayi lahir bisa mencegah 1 dari 5 kematian bayi baru lahir. Lebih dari 500.000 anak setiap tahu . Lebih dari 1500 anak setiap hari. Dan menyusui bisa menolong anak untuk lebih dari sekedar bertahan hidup, namun juga menolong mereka untuk tumbuh berkembang dengan banyak keuntungan hingga seumur hidupnya.

C. Setelah Ibu Pulang dari RS

Tanaga kesehatan (nakes) yang pro-ASI akan membantu ibu:

  • Nakes akan memberi dukungan untuk meningkatkan rasa percaya diri ibu bisa menyusui.
  • Nakes akan menjelaskan tentang manfaat ASI eksklusif dan bahwa ASI saja bisa memenuhi seluruh kebutuhan bayi umur 0 – 6 bulan.
  • Membantu memberikan solusi ketika ibu mendapatkan masalah selama proses menyusui.

Ketika di rumah www.duniasehat.net

 

Siapapun dan dimanapun posisi kita saat ini, mari bersama-sama bersatu memberikan dukungan bagi ibu menyusui. Keberhasilan menyusui adalah keberhasilan kita. Kesuksesan menyusui akan bisa memberikan kontribusi besar bagi terwujudnya dunia yang lebih sehat dan lebih baik.

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s