ASI PERAH (ASIP), TIPS MENYIMPAN ASIP DAN TIPS MEMBERIKAN ASIP PADA BAYI

ASI Perah (ASIP)

Cara terbaik dan termudah untuk memberikan bayi susu adalah dengan menyusui langsung di payudara. Namun, beberapa ibu terpaksa tidak bisa menyusui bayi, misalnya karena salah satu atau lebih penyebab berikut:

  • Bayi lahir prematur dan belum mampu menyusu langsung di payudara ibu
  • Bayi dirawat di rumah sakit terpisah dari ibu, atau tidak bisa disusui secara langsung setiap saat
  • Ibu dirawat di rumah sakit terpisah dari bayi dimana ibu tidak bisa menyusui bayi secara langsung
  • Ibu kembali bekerja, atau sekolah, atau harus pergi tidak bersama bayi
  • Payudara penuh sedangkan bayi sudah kenyang

Ada baiknya ibu sedia beberapa wadah berisi ASI perah (ASIP) secukupnya untuk berjaga-jaga jika terjadi situasi darurat dimana tidak bisa menyusui bayi secara langsung. Pastikan untuk selalu menyusui langsung selama ibu bersama bayi.

Tips Menyimpan ASI

Ini salah satu oleh-oleh dari workshop AKLII “Bagaimana Petugas Kesehatan Membantu Ibu Bekerja Berhasil Menyusui?”, yang diselenggarakan di Gedung PKK Melati Jaya, tanggal 17 – 18 Juni 2014.

Ibu bekerja atau yang terpisah dari bayi bukan halangan untuk tetap bisa memberikan ASI. ASI merupakan makanan standard baku emas terbaik bagi bayi. ASI tidak hanya sebagai makanan, namun juga sebagai pelindung bagi bayi karena di dalam ASI terdapat berbagai macam zat bioaktif yang berfungsi sebagai antiinfeksi. Ibu bisa menyimpan ASIP di suhu yang dingin supaya awet. Semakin dingin suhu lingkungan, umur ASIP akan semakin lama.

Beberapa ibu bekerja bertanya kapan waktu yang ideal untuk mulai memerah ASI. Tidak ada patokan. Semua ibu disarankan mengetahui cara memerah ASI ketika pulang dari RS pasca bersalin. Namun, memang disarankan mulai disiplin memerah ketika proses menyusui sudah berjalan lancar dan mantap sehingga ibu lebih rileks menikmati masa-masa babymoon bersama bayi.

ASI Cairan Hidup

ASI adalah cairan hidup. ASI senantiasa berubah, baik rasa maupun kandungannya setiap waktu. ASI di pagi hari berbeda dengan ASI di petang hari. ASI di siang hari berbeda dengan ASI di malam hari. ASI ibu di daerah tropis berbeda dengan ASI ibu di daerah dekat kutub. ASI ibu bayi prematur berbeda dengan ASI ibu bayi lahir cukup bulan. Sementara itu, jumlah ASI yang dikonsumsi bayi umur 1 bulan sama dengan bayi umur 6 bulan. Jika saat umur 1 bulan bayi mendapat 1 liter ASI, maka di umur 6 bulan juga tetap 1 liter ASI.

Kok bisa? Padahal kebutuhan bayi makin meningkat kan?

Ternyata semakin lama ibu menyusui bayi, kandungan nutrisi ASI ibu makin tinggi kalorinya sehingga sesuai dengan kebutuhan bayi yang makin meningkat.

Jadi, kandungan kalori ibu yang menyusui bayi umur 3 bulan itu lebih tinggi daripada kandungan ASI ibu yang menyusui bayi umur 1 bulan. Sehingga saat bayi ibu umur 4 bulan, sebaiknya bayi mengkonsumsi ASI yang diproduksi oleh ibu saat ini (yang menyusui bayi umur 4 bulan). Kecukupan asupan ini akan membuat bayi sehat, pertumbuhan normal dan berat badan bayi naik dengan baik.

Tabel umur ASI dan suhu penyimpanan ASIP Segar dan ASIP Beku:

waktu penyimpanan ASIP

Letakkan ASIP yang baru diperah di bagian dalam kulkas jauh dari pintu. ASIP segar yang sudah 3 hari belum diminum oleh bayi bisa dipindahkan ke freezer.

ASIP Segar

Pemberian ASIP saat ini disarankan memakai stok “last in, first out”. Berikan bayi ASIP segar yang paling baru diperah. ASIP segar ini maksudnya adalah ASIP yang baru diperah serta belum dibekukan. Alasannya:

  • Bayi diharapkan bisa mendapatkan asupan nutrisi sesuai kebutuhannya saat ini.
  • Kulkas pendingin dan proses pembekuan ASI akan menurunkan kadar vitamin A, C dan E. Kita semua tahu bahwa ketiga vitamin ini penting sebagai antioksidan dan penguat daya tahan tubuh.
  • Terjadi pemutusan rantai protein (proteolisis) minimal saat disimpan. Penyimpanan jangka panjang akan mengakibatkan proteolisis yang lebih banyak, bahkan lipolisis.

NAMUN kandungan protein, lemak, laktosa dan zinc TIDAK BERBEDA pada ASIP yang disimpan di kulkas bersuhu 4°C selama 24 jam dan ASIP beku dalam freezer bersuhu (-4°C hingga -8 °C) selama 1 minggu. Proses pembekuan tetap bisa mengawetkan kandungan vitamin A, vitamin E, vitamin B, protein total, lemak, enzim, laktosa, zinc, imunoglobulin, lisozim dan lactoferin. 

Bagaimana dengan ASIP beku? Ibu boleh tetap menyimpan ASIP beku secukupnya. ASIP beku difreezer ini bisa digunakan sebagai cadangan bila stok ASIP segar sudah habis. Ambil ASIP dari tanggal pemerahan yang paling baru diperah. Pindahkan ASIP beku dari freezer ke kulkas semalam sebelumnya. Segera gunakan ASIP yang sudah cair dalam waktu 24 jam. ASIP dingin dari kulkas bisa dihangatkan dengan merendam di mangkok berisi air hangat jika memang bayi lebih suka ASIP hangat. ASIP tidak disarankan untuk direbus, kecuali jika ada indikasi medis.

Tips Penyimpanan ASI Perah (ASIP)

Pertama pilih wadah yang aman supaya kondisi ASIP tetap bagus. Wadah untuk menyimpan ASI perah ada berbagai macam pilihan. Saat ini sudah tersedia wadah khusus ASIP dengan kelebihan-kekurangan masing-masing.

  1. Wadah yang lunak contohnya kantong plastik khusus ASIP (saat ini di pasaran bisa ditemukan banyak pilihan kantong khusus untuk menyimpan ASIP dimana bahannya aman serta lebih tebal). Baca aturan pemakaian di kemasan kantong ASIP.
  2. Wadah yang keras contohnya botol. Saat ini tersedia pilihan botol gelas kaca maupun botol plastik untuk menyimpan ASIP. Jika memilih botol ASIP dari bahan plastik, maka pilih plastik keras yang transparan (polikarbonat) atau plastik keras yang buram (polipropilen).

Secara umum ketika memilih wadah ASIP: pilih wadah yang bersih, aman, bermulut lebar, memiliki penutup yang rapat dan tidak mudah terkontaminasi.

Takaran ASIP Dalam Satu Wadah

Masukkan ASIP dengan takaran sekali minum bayi. Amati kebutuhan bayi. Tanyakan kepada pengasuh berapa banyak volume ASIP yang diminum bayi. Tujuannya menyimpan ASIP secukupnya untuk sekali minum itu supaya tidak mubadzir, juga cepat jika butuh dihangatkan. Jangan isi wadah terlalu penuh sebab khawatir botol pecah dan wadah rusak. Beri label yang jelas berisi nama, tanggal, jam pemerahan dan identitas lain yang diperlukan.

Tips Cara Pemberian ASI Perah (ASIP)

Banyak media pemberian ASIP di pasaran. Para ahli laktasi di Indonesia menyarankan untuk tidak menggunakan botol dot sebab dikhawatirkan akan mengganggu proses menyusui. Dot berisiko membuat produksi ASI ibu menurun, perubahan hisapan bayi yang menyebabkan permasalahan di payudara, atau bingung puting. Pada saat ini tersedia botol dot yang diklaim menyerupai payudara ibu. Nah, pertanyaannya: menyerupai payudara ibu siapa? Sehingga tidak ada jaminan botol dot model ini pun akan aman dari risiko bingung puting. Ibu bisa memilih memakai sendok, gelas, cangkir, pipet atau cupfeeder.

Cara memberikan ASIP, pertama sangga tubuh bayi dengan baik supaya posisinya lebih tegak. Kemudian sentuhkan air susu ke dalam mulut sehingga bayi akan menyeruput susu sendiri. Jangan terburu-buru supaya bayi tidak tersedak. Berikan bayi jeda kesempatan untuk bernafas. Bayi yang kenyang akan berhenti meminum susu.

Lancar meminum ASIP ini membutuhkan waktu untuk terbiasa, sehingga berikan bayi dan pengasuh kesempatan untuk berlatih. Ada banyak video cara pemberian ASIP menggunakan cangkir yang bisa ibu lihat. Ibu bisa meminta dibimbing langsung oleh konselor laktasi atau teman sesama ibu yang telah berpengalaman.

Jika bayi hanya habis sedikit ASIP, minta pengasuh untuk meningkatkan frekuensi pemberian ASIP. Prioritaskan untuk selalu menyusui langsung tanpa dibatasi ketika ibu pulang bekerja atau saat ibu bersama bayi. Kondisi ini disebut reverse cycling dimana bayi lebih aktif menyusu di malam hari atau ketika bersama ibu secara langsung. Oleh sebab itu, saat bersama bayi utamakan untuk menyusui langsung. Pantau tanda kecukupan asupan ASI, kurva tumbuh kembang dan kesehatan bayi.

Tetap semangat untuk memberikan yang terbaik bagi bayi. Tujuan memerah ASI adalah menggantikan proses menyusui langsung, bukan untuk menimbun ASIP sehingga jangan panik saat stok ASIP hanya biasa saja. ASIP segar memang yang terbaik. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan mengenai ASI yang tidak aman.  ASI selalu baik dan menjadi asupan makanan terbaik bagi bayi. ASIP beku yang bagus masih jauh lebih baik dibandingkan susu formula.

Ikuti kelas edukASI menyusui dan berkunjung ke konselor menyusui sebelum melahirkan supaya menyusui tetap lancar meski ibu bekerja. Segera hubungi ahli laktasi terdekat jika ibu mendapat masalah menyusui.

 

 

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

7 replies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s