MERS: Lima Hal yang Harus Diketahui

MERS-CoV merupakan singkatan dari Middle East Respiratory Syndrome coronavirus penyebab dari Sindroma Pernapasan Timur Tengah, yang pertama kali ditemukan pada 2012  di Arab Saudi. Sampai sekarang, 262 kasus MERS telah terjadi di 12 negara termasuk di Amerika Serikat dan di Mesir.

Pada 26 April 2014, Kementerian Kesehatan Mesir telah melaporkan kasus pertama dari infeksi MERS-CoV ini .

Pasien, laki-laki 27 tahun, sebelumnya tinggal di Riyadh, Arab Saudi selama 4 tahun terakhir. Pasien memiliki riwayat kontak erat dengan penderita MERS (pamannya) yang telah meninggal pada 19 April, dan pasien lainnya (tetangga pamannya) yang sampai sekarang masih menjalani perawatan intensif di Jeddah, Arab Saudi. Pasien mulai merasa sakit pada 22 April dan memutuskan kembali ke Mesir pada 25 April. Hasil pemeriksaan laboratorium pada 26 April menunjukkan pasien menderita MERS. Saat ini, pasien dalam kondisi yang stabil.

Image

Ada LIMA hal yang patut diketahui mengenai MERS:

Termasuk keluarga Coronavirus. 

Yang masih dalam satu keluarga Coronavirus diantaranya adalah SARS (severe acute respiratory syndrome — coronavirus)  dan juga virus flu biasa. Namun, berbeda dengan SARS yang telah menginfeksi lebih dari 8000 orang pada 2003 dan membunuh 773 orang di seluruh dunia, MERS tidak dengan mudah menular dari seseorang ke orang yang lainnya.

Virus ini seperti flu biasa yang menyerang sistem pernapasan, tetapi gejalanya lebih parah. Termasuk demam, batuk yang parah hingga menyebabkan pneumonia (radang paru-paru) dan gagal ginjal. Menurut WHO, gejala saluran pencernaan seperti diare juga terjadi.

MERS menyerang usia 2 hingga 94 tahun dan lebih banyak pada laki-laki.

Sampai sekarang, belum diketahui bagaimana cara penularan MERS.

Walaupun MERS telah ditemukan di ke-6 negara Semenanjung Arab, transmisi antar manusia sebenarnya sangat terbatas, terutama terjadi pada seserang yang telah kontak erat dengan penderita dan termasuk diantaranya petugas kesehatan. Memang transmisi virus ini sangat terbatas. Namun kewaspadaan tetap diperlukan karena dapat menyebabkan kematian pada sepertiga kasus.

Sampai sekarang, WHO dan CDC Atlanta tidak mengeluarkan travel warning. Selama kita tidak kontak erat dengan penderita, maka masih tetap dianggap tidak berisiko tertular MERS.

Sepertinya, MERS dan unta ini memiliki hubungan. 

Masih banyak tanda tanya mengenai MERS, dan bisa jadi hewan khas gurun ini memiliki hubungan khusus. Masalahnya, peneliti telah mengisolasi virus MERS di unta berpunuk satu dan terlebih lagi, ternyata hampir sepertiga unta di Arab Saudi telah tereksposur MERS. Tak hanya itu, MERS ternyata juga ditemukan di kelelawar di Arab Saudi.

Sepertinya hubungan antara virus ini dengan hewan ataupun lingkungan perlu dikaji lebih lanjut.

Ada pola musim pada infeksi MERS-CoV

Sepertinya ada pola musim di kasus MERS ini. MERS meningkat pada musim semi tahun 2014 dan pola ini juga terlihat pada musim semi tahun 2013. Belum diketahui faktor apakah yang menyebakan MERS memiliki pola musiman. Bisa jadi karena virusnya berubah, atau bisa pula saat musim semi transmisi lebih mudah terjadi.

Sampai sekarang, tidak ada terapi dan vaksin untuk MERS.

Seperti flu pada umumnya, dokter dapat mengobati gejala MERS seperti menurunkan demam dan mengatasi kesulitan bernapas pasien. Namun, semua itu bukan berarti mengobati infeksi virusnya. Dan lebih disayangkan lagi, sampai sekarang tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit ini. Tentu saja kita berharap, vaksin MERS akan segera ditemukan, seperti penemuan vaksin SARS yang virusnya masih 1 keluarga dengan MERS.

Virus MERS

MERS himbauan

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s