Power Pumping: Solusi Ketika Hasil ASIP (ASI Perah) Menurun

Banyak ibu bekerja yang mengeluh hasil ASI perah (ASIP)-nya jadi berkurang. Benarkah pasokan ASI ibu sedang merosot dan produksi ASI menurun? Terkadang ibu merasa pasokan ASI menurun padahal pasokan ASI-nya baik. Cek tanda kecukupan ASI pada bayi ya supaya tidak galau 🙂

Hal yang normal ya jika ibu hanya bisa menghasilkan ASI perah 15 – 60 mL dalam sekali pompa/perah. ASIP hasil pemerahan juga BUKAN patokan banyaknya ASI yang sanggup diproduksi oleh payudara ibu. Hisapan bayi merupakan “pompa” paling canggih dibandingkan pompa mahal dari pabrikan. Jadi, selama bayi bisa tumbuh dengan baik, tanda kecukupan ASI positif dan puas menyusu pada ibu maka tidak perlu merisaukan hasil ASI perah. Terkadang normal loh ketika ibu perlu 2 hingga 3 kali pemerahan untuk menyediakan ASIP-sekali-minum. Yaa, alasannya karena ASI hasil pemerahan lebih sedikit dibandingkan dengan ASI hasil hisapan langsung.

Jika memang pasokan ASI ibu merosot maka ibu harus segera mencari jalan keluar untuk mengatasinya. Jangan dibiarkan terlalu lama karena akan semakin sulit mengembalikan produksi ASI (kasihan bayinya apalagi jika masih ASI eksklusif) ya.

Solusi untuk mengembalikan hasil pemerahan:

  1. Sering menyusui langsung saat bersama bayi. Jangan abaikan bayi di depan mata untuk mengejar stok ASIP. Jika perlu ibu ijin kerja 2 – 3 hari dan lakukan me-time bersama bayi. Istirahat, bermain, dan tiduran bersama bayi. Biarkan bayi sering menyusu. Hisapan bayi adalah stimulus terbaik untuk menghasilkan ASI.
  2. Memerah ASI dengan disiplin saat jauh dari bayi.
  3. Jangan menunggu payudara penuh dan terasa kencang untuk memerah.
  4. Perah ASI sambil menyusui bayi  
  5. Perah ASI setelah bayi selesai menyusu
  6. Tambah satu atau dua kali sesi pemerahan, misalnya saat dini hari ketika kondisi payudara sedang “penuh”.
  7. Lakukan pemerahan berkelompok selama beberapa jam sambil menemani bayi bermain.
  8. Lakukan power pumping selama 2 – 3 hari secara berkala.
  9. Perah payudara selama 15 menit dan tambah waktu pemerahan sekitar 2 – 5 menit dari tetes ASI terakhir.
  10. Memerah kedua payudara bersamaan bisa membantu ibu memperoleh ASI perah lebih banyak.
  11. Akhiri sesi pemerahan dengan memerah menggunakan tangan saat ibu memerah dengan menggunakan pompa
  12. Stop dot atau empeng. Pilih media lain untuk meminumkan ASIP seperti cangkir, gelas, cupfeeder. Menyusu dengan dot akan membuat bayi melekat tidak baik saat menyusu di payudara. Bayi hanya akan melekat di puting sehingga tidak bisa menghisap ASI dengan efektif.
  13. Lakukan pemijatan payudara. Memijat payudara (breast massage) dipercaya bisa meningkatkan produksi dan juga kualitas produksi ASI.
  14. Konsumsi galaktagog (makanan dan minuman yang bisa meningkatkan pasokan ASI)
  15. Cek pompa yang ibu gunakan. Jika perlu ibu bisa mengganti pompa yang ibu gunakan. Saya pribadi lebih baik membeli pompa baru yang biasa namun nyaman daripada membeli pompa bermerek tapi bekas.
  16. Lakukan hypno-pumping.

Ibu Catherine Watson Genna, BS, IBCLC menciptakan solusi power pumping bagi ibu-ibu yang kurang bisa optimal memerah ASI saat jauh dari bayinya sehingga hasil ASIP menurun.  Seperti ibu-ibu yang harus terpisah karena bayi sedang dirawat di RS (bayi sakit, bayi prematur, dll).

Cara melakukan power pumping ini antara lain:

  • Taruh pompa di sudut rumah, di tempat  yang nyaman dan sering dilalui ibu.
  • Ibu memerah atau memompa ASI setiap setengah atau satu jam (disarankan setiap 45 menit) atau setiap melewati pompa tersebut
  • Lakukan sesi pemerahan selama 5 – 10 menit
  • Lakukan pemerahan pada kedua payudara
  • Tetap pompa/perah selama 2 – 5 menit setelah tetes ASIP terakhir
  • Lakukan selama beberapa jam, setidaknya 10 kali dalam sehari
  • Istirahat tidur siang dan usahakan tidur malam yang nyenyak setidaknya 4 – 6 jam. Tidak perlu menjadwalkan bangun hanya untuk pumping tengah malam. Kecuali saat bayi bangun, maka ibu bisa menyusui sambil memompa sebentar.
  • Cara ini akan membantu meningkatkan pasokan ASI jika dilakukan dalam 2 – 3 hari.
  • ASIP dalam 24 jam bisa dicampur dalam 1 botol. Saat melakukan power pumping ini hasil ASIP biasanya sedikit demi sedikit sehingga hasil pemerahan dalam 24 jam bisa dicampur ke dalam 1 wadah setelah bersuhu sama. Simpan ASIP hasil pemerahan di kulkas, setelah bersuhu sama kemudian bisa disimpan dalam 1 wadah.

Sesi power pumping ini bisa membantu ibu-ibu yang bekerja atau saat kondisi pasokan ASI menurun. Jika produksi ASI ibu menurun sebaiknya ibu segera mengatasi permasalahan yang terjadi secepatnya. Jangan sampai bayi menjadi sakit atau terganggu tumbuh-kembangnya. Jangan sampai kita egois ingin sukses memberikan ASI dan bayi jadi terkena imbas negatif. Pantau terus tanda kecukupan ASI, kesehatan juga tumbuh kembang bayi. Segera periksa ke dokter laktasi atau dokter anak yang pro-ASI atau minta pendampingan konselor laktasi jika ibu tidak bisa mengatasinya sendiri.

Baca: ASI Sedikit dan Relaktasi

Baca: pengalaman relaktasi dr. Annisa Karnadi, IBCLC

Tetap semangat menyusui yaa..

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

2 replies

  1. Alhamdulillah,terimakasih bnyak atas info yg d berikan. Kebetulan 2hari ibi sya sdg mngalami penurunan hasil pumping. Biasanya sekali pumping sya dpt 120-150ml. Dalam shari sya pumping stiap bangun tdur, sore hari, dan sblm tidur. Siang hari sya full sm baby,jd mnyusu langsung. 2hari ini baby sering rewel mnyusu d jam2 sya pumping. Kl baby ud tidur, ad pkerjaan rmh yg hrs dkerjakan.jadinya jdwal pumping sy kacau dan acak. Apakah itu jg jd faktor mnrunnya hasil pumping mom? Mohon konsultasinya ya…
    Sbntar lg sya kmbali bkerja. Dan sya sngat ingin asi exklusif..
    Terimakasih….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s