Kesehatan Anak

Anak Umur 6 – 8 Tahun

Umur 6 – 7 Tahun

Di umur 6 – 7 tahun anak mampu:

  • Sudah memiliki proporsi tubuh seperti orang dewasa
  • Imajinasi anak merupakan bagian yang penting bagi perkembangannya saat ini
  • Menyukai kegiatan olahraga, naik sepeda tanpa roda bantu bahkan belajar naik skateboard
  • Sudah bisa belajar berenang, berayun, mendaki atau kegiatan jungle gym lainnya. Tubuhnya telah mampu melakukan aktivitas fisik yang lebih kompleks.
  • Sudah bisa diajari belajar membaca kalimat pendek dan mengerjakan hitungan matematika sederhana
  • Sudah mengerti konsep pertama, selanjutnya, terakhir, besar-lebih besar-paling besar, dll
  • Memahami konsep waktu sekarang, kemarin, besok
  • Mengharapkan tibanya hari ultah, liburan, dan perayaan tahunan lainnya

Anak sudah siap dan menyukai aktivitas bersekolah di sekolah dasar.

Umur 7 dan 8 Tahun

Di umur 7 – 8 tahun anak telah mampu:

  • Kecepatan pertumbuhan dan perkembangan mulai lambat-bertahap daripada tahun-tahun sebelumnya
  • Massa otot-rangka meningkat dan ketrampilan motorik kasar juga halus membaik
  • Mampu memahami dan mengkomunikasikan tentang konsep abstrak serta mulai bisa membangun ide yang lebih kompleks. Daya imaginasi masih menjadi bagian yang penting bagi perkembangannya.
  • Kemampuan memberikan perhatian mulai meningkat, anak mulai bisa fokus pada perbedaan masa lalu dan masa depan sebaik dengan keadaan saat ini.
  • Kapasitas belajar mulai meluas, anak sudah bisa belajar menulis, membaca dan menyelesaikan masalah melalui sekolah
  • Anak sangat cerewet dan aktif bertanya, kadang meminta arahan
  • Telah bisa untuk lebih memahami peraturan sosial dalam pergaulan
  • Interaksi dengan teman dan sebayanya mulai semakin penting
  • Anak mulai tertarik menghabiskan waktu dan meminta informasi dari teman sebayanya
  • Pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah merupakan arena yang penting bagi perkembangan anak
  • Kontrol diri sudah mulai membaik dan pemahaman akan emosi yang lebih kompleks mulai meningkat
  • Siap-siap, anak bisa saja memasuki masa pubertas awal pre-ABG menjelang umur 9 tahun

Saran Bagi Orang Tua

  • Tetap batasi screen time. Matikan TV dan ajak anak bermain bersama atau bicara bersama keluarga. Jangan biarkan anak melihat acara TV yang tidak sesuai dengan umur
  • Ajak anak turut melakukan aktivitas harian. Contoh memasak dan membuat kue bersama. Tidak perlu risau dapur berantakan
  • Ajarkan anak bermain permainan kartu atau dengan papan (misal: catur, monopoli, halma, dll)
  • Lakukan aktivitas di luar rumah (naik sepeda, main lompat tali, main bola, dll). Indonesia memiliki banyak permainan tradisional yang baik bagi perkembangan anak.
  • Latih anak untuk memelihara sesuatu misalnya binatang peliharaan. Kadang dia lupa akan tugasnya dan ortu bisa mengingatkan.
  • Anak butuh tahu cara berenang dan menyelamatkan diri di air
  • Kenalkan aktivitas di alam seperti berkemah, naik gunung dan pergi ke kebun binatang
  • Kenalkan anak dengan tradisi keluarga yang penting (misalnya perayaan idul fitri atau idul adha). Jelaskan kenapa perayaan tersebut penting.
  • Ajarkan anak cara melindungi diri
  • Terapkan disiplin positif

Bagi anak umur 8 – 12 tahun orang tua bisa:

  • Mengetahui aktivitas harian anak. Biasakan anak untuk pamit. Buat jadwal harian dengan kesepakatan anak. Beritahukan dengan jelas tentang keamanan anak dan awasi aktivitas anak.
  • Buat suasana rumah yang kondusif, aman, ramah anak sehingga anak merasa aman membawa teman-temannya bermain ke rumah di bawah pengawasan orang tua.
  • Orang tua sebaiknya berkenalan dengan sesama orang tua di sekitar rumah dan para orang tua teman-teman anak.
  • Ajarkan anak untuk menjauhi tempat-tempat berbahaya.
  • Ajarkan anak untuk memakai alasan: “Ibu dan Ayah menyuruhku pulang.” atau “Ibu melarangku untuk…” saat anak merasa dalam posisi tertekan atau tidak nyaman.
  • Ajarkan anak tentang bahaya narkoba, alkohol, merokok dan kehamilan saat remaja. Minta anak menyampaikan pandangannya terkait hal-hal ini.
  • Ajarkan anak untuk berhati-hati dengan orang dewasa yang sok-dekat dan terlalu-baik serta orang asing.
  • Tanyakan bagaimana perasaan anak. Dengarkan anak dan jaga supaya komunikasi orangtua – anak tetap terbuka.
  • Bangun kepercayaan dan rasa aman bahwa orang tua merupakan tempat terpercaya bagi anak. Maafkan saat anak gagal dan minta maaf kepada orang tua.

Tanda Perhatian

Mengetahui tahapan  tumbuh-kembang anak akan bisa menjadi pedoman bagi orang tua untuk mengenali permasalahan tumbuh kembang sedini mungkin. Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan saat ibu menemukan salah satu hal berikut ini:

  • Anak kesulitan dalam menjalin dan menjaga persahabatan serta berpartisipasi dalam aktivitas bersama kelompok
  • Menghindar dari tugas atau tantangan tanpa berusaha mencoba sebelumnya atau menunjukkan tanda keputusasaan
  • Bermasalah dalam mengkomunikasikan kebutuhan, pemikiran dan emosi
  • Bermasalah dalam berkonsentrasi saat fokus pada tugas, memahami dan menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah
  • Terlalu agresif atau terlalu pemalu dengan teman atau anggota keluarga yang lain

Semua anak tumbuh berkembang dalam pola yang sama, namun setiap anak memiliki langkahnya masing-masing. Each child develops at her or his own pace. Setiap anak memiliki kesukaan, sifat dan gaya dalam berinteraksi sosial serta metode belajar sendiri-sendiri. Memahami tahapan tumbuh kembang anak sesuai umur bisa membantu orang tua. Orang tua sebaiknya memahami kapan dan dimana bisa meminta pertolongan professional jika terjadi gangguan tumbuh kembang anak.

Baca lebih lanjut

 

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

 

2 thoughts on “Anak Umur 6 – 8 Tahun”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s