Keluarga dan Pendidikan Anak Usia Dini

Dahulu kemampuan otak dipercaya diatur oleh keturunan genetik dan pendidikan lanjutan yang dia terima. Namun, ternyata pengaruh lingkungan yang diterima anak di awal usia hidupnya memberikan pengaruh yang penting selain karena pengaruh keturunan genetik.

rethinking about brain

Otak anak tumbuh dengan cepat di usia 5 tahun, terutama di usia 3 tahun. Tahun-tahun pertama kehidupan seorang anak terutama usia tiga tahun pertama sangatlah penting dalam membangun otak anak. Setiap apa yang dia lihat, dengar, rasakan, sentuh dan cium akan membentuk otak anak untuk berpikir, merasa, bergerak dan belajar. Saat ini merupakan waktu perkembangan fungsi berpikir, bahasa, sosial, emosional dan motorik yang cepat.

human brain development

Perkembangan sinapsis di awal usia anak terjadi akibat respons terhadap pengalaman anak. Stimulus yang diperoleh dari lingkungan akan membentuk pengalaman bagi otak anak. Korteks cerebri pada anak kecil yang sehat bisa membentuk sebanyak 2 juta sinapsis per detik. Genetik telah memprogram otak anak untuk tumbuh dan lingkungan akan memfasilitasi pengalaman yang akan “memahat” struktur serta fungsi otak anak.

Setiap waktu anak menggunakan salah satu inderanya akan menjadi stimulus bagi pembentukan hubungan-persarafan (sinapsis) yang baru. Stimulus berulang yang menjadi pengalaman-pengalaman baru akan membantu otak membentuk sinapsis hingga akan membentuk cara anak untuk berpikir, merasa, berperilaku dan belajar di masa sekarang dan yang akan dating. Sinapsis yang tidak mendapatkan stimulus yang dibutuhkan akan menghilang dan mengalami pruning. Kemampuan-yang-dijanjikan oleh sinapsis yang menghilang juga akan ikut lenyap. Separuh sinapsis yang telah terbentuk akan menghilang ketika anak usia remaja karena mengalami proses pruning akibat tidak mendapatkan stimulus sehingga sinapsis tersebut tidak terpakai.

Anak dan Peran Keluarga

Keluarga adalah sekolah kehidupan pertama kali yang sangat penting dalam membangun pondasi seseorang. Ibu, ayah dan pengasuh serta anggota keluarga lainnya merupakan guru pertama bagi anak.

Kedekatan yang hangat dengan orang-orang terdekatnya merupakan cara terbaik untuk menumbuhkan otak anak. Saat-saat anak diajak bermain bersama, bernyanyi, berbicara, bercerita dan diasuh di lingkungan yang aman serta bersih akan membawa pengaruh perubahan yang besar bagi tumbuh kembang dan potensi anak di masa depan.

Bayi memerlukan banyak perhatian dan kasih sayang di awal-awal usianya. Mendekap, memeluk dan mengajak anak bicara akan menstimulasi pertumbuhan otak dan perkembangan emosinya. Sering dekat dengan ibunya dan menyusu sesering yang bayi mau akan memberikan rasa aman bagi bayi. Bayi menghisap untuk mendapatkan kenyamanan dan makanan sekaligus.

bonding ibu bayi

Tangisan adalah bahasa bayi. Menangis merupakan cara anak untuk berkomunikasi dengan orang lain.

menangis

Segera merespons tangisan anak dengan memeluk dan mengajaknya bicara untuk meredakan tangisnya akan membantu membangun rasa aman dan kepercayaan bagi anak. Ikatan hubungan dan kedekatan antara anak dan keluarga yang baik akan membantu kemampuan anak untuk tumbuh berkembang dengan baik seumur hidupnya. Anak akan terbantu untuk:
• Belajar
• Memiliki rasa percaya diri dan harga diri yang baik
• Memiliki ketrampilan sosial yang baik
• Memiliki relasi hubungan dengan sesama yang sukses
• Mampu berempati

Pembentukan perasaan anak juga sedang tumbuh ketika otaknya tumbuh, dan proses ini nyata juga kuat.

Anak sering marah dan kecewa ketika keinginannya tidak terpenuhi atau tidak bisa melakukan sesuatu. Anak mudah merasa takut dengan kehadiran orang asing, situasi baru atau suasana gelap. Anak yang sering ditertawakan, dihukum atau diabaikan akan menjadi pribadi yang pemalu dan tidak mampu mengekspresikan perasaannya dengan normal. Jika keluarga dan pengasuh anak bisa sabar dan simpati ketika anak mengekspresikan rasa emosinya yang kuat maka anak akan berpotensi tumbuh menjadi manusia yang bahagia, merasa aman dan seimbang.

Baby1

Anak laki-laki dan perempuan memiliki kebutuhan fisik, mental, emosional dan sosial yang sama. Anak laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan belajar yang sama. Anak laki-laki dan perempuan memiliki kebutuhan perhatian, kasih sayang dan penerimaan-diri yang sama.

Anak bisa tertekan berlebihan akibat hukuman fisik atau emosional yang tidak tepat, mendapat kekerasan, disiksa, diabaikan, atau hidup bersama anggota keluarga dengan gangguan kejiwaan seperti depresi atau ketergantungan zat. Tekanan pada anak ini akan bisa mengganggu pertumbuhan otak dan mengakibatkan keterlambatan tumbuh kembang pada proses berpikir, interaksi di kehidupan sosial, perilaku dan pengelolaan perasaan-emosi di masa kanak-kanak hingga dewasa kelak. Anak yang dihukum dengan kemarahan secara fisik dan mental cenderung akan agresif.

Langkah yang lebih positif untuk mengarahkan perilaku anak antara lain:

• Menjelaskan dengan jelas tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak.
• Konsisten memperlakukan perilaku tertentu.
• Memuji perilaku anak yang baik.

ikatan anak - ortu

Anak belajar ketrampilan hidup dan bersosialisasi dengan cara mengamati dan meniru orang-orang disekitarnya. Anak akan meniru kebaikan hati, kesabaran, kegigihan dan penghormatan terhadap orang lain. Anak juga akan meniru bagaimana memperlakukan orang lain, perlakuan antar-gender, tindak kekerasan, diskriminasi, ketidakadilan, ketidakjujuran bahkan kekasaran misalnya bicara berteriak. Tindakan orang tua adalah contoh nyata yang akan dipelajari dan diamalkan oleh anak.

Kedua orang tua dan anggota keluarga yang lain dibutuhkan untuk terlibat dalam pengasuhan dan pemeliharaan tumbuh kembang dan pembelajaran kehidupan sehari-hari bagi anak. Ibu memegang peranan penting dalam memberikan hak dan memenuhi kebutuhan anak. Ibu memberikan cinta kasih sayang, pemenuhan kebutuhan makanan, memberi hiburan, mengajak bermain dan memperhatikan anak-anaknya selalu. Anak laki-laki dan perempuan harus tidak dibedakan.

Ayah juga memiliki peranan penting dalam mengasuh dan membesarkan serta menjaga hak-hak seorang anak. Anak laki-laki dan perempuan harus tidak dibedakan. Ayah bisa memberikan pemenuhan cinta, kasih sayang, persetujuan, membesarkan hati dan menstimulasi anak-anaknya dengan baik. Ayah dan ibu bekerja sama dalam memberikan pendidikan, makanan dan kesehatan yang baik bagi anak-anaknya.

melantai

Pikiran anak akan tumbuh baik dengan cepat jika ada yang mengajaknya bermain, bicara, memberikan sentuhan dan kehangatan; saat mendengar suara dan melihat wajah keluarganya; dan saat menyentuh benda-benda di sekelilingnya. Semakin sering diajak bicara, berinteraksi dan bermain dengan keluarga maka anak akan semakin cepat belajar. Meskipun bayi pada awalnya memang belum bisa diajak berbicara namun kegiatan ini akan mengajari bayi untuk membangun ketrampilan berbahasa dan sosial yang baik. Anak akan belajar dengan cepat jika merasa disayangi dan aman sejak lahir. Anak-anak ini biasanya pun akan lebih sukses di kehidupan sekolah, lebih percaya diri, memiliki harga diri yang baik dan mudah beradaptasi dalam kehidupannya.

Nutrisi Anak

Pemberian makan yang baik penting bagi tumbuh kembang anak. Hal ini dimulai ketika anak masih tumbuh di dalam rahim ibu. Ibu sebaiknya makan makanan bergizi seimbang yang aman dengan baik. Setelah bayi lahir berikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Kemudian berikan makanan pendamping ASI setelah bayi berumur 6 bulan dengan tetap meneruskan pemberian ASI hingga anak berumur 2 tahun atau lebih. MPASI yang diberikan adalah makanan dengan gizi seimbang yang aman dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Tanpa kecukupan nutrisi yang baik, otak anak berisiko tumbuh berkembang tidak optimal.

Nutrisi yang baik dan mencukupi kebutuhan anak BUKAN BERARTI bahan makanan yang mahal. Gunakan bahan makanan terbaik yang terjangkau di lingkungan sekitar.

Variasi bahan MPASI

Waktu makan adalah waktunya anak berinteraksi dengan ibu dan anggota keluarga yang lain. Ibu bertugas menyusui anak dan ayah memastikan kebutuhan nutrisi ibu dan keamanan keluarga.

waktu makan keluarga

Anak harus sehat supaya bisa tumbuh berkembang dengan baik. Supaya sehat pastikan anak mendapatkan imunisasi yang dibutuhkan sesuai jadwal yang tertib, hindari anemia, lindungi anak dari penyakit parasite, dan pastikan kecukupan zat gizi mikro seperti zat besi, vitamin A, yodium, zinc, dll. Pastikan anak hidup dalam lingkungan yang bersih dan aman. Anak yang sehat memiliki angka harapan hidup lebih lama dan kesempatan untuk tumbuh berkembang lebih baik.

Anak dan Bermain

Bayi berkembang dengan pesat. Ibu dan pengasuh sebaiknya cepat tanggap ketika anak sudah siap untuk mengembangkan kemampuan baru. Respons dan dukungan yang tepat akan membuat anak berkembang lebih cepat. Penting bagi anak untuk mendapatkan stimulasi bahasa, ketrampilan motorik, sensorik juga ketrampilan sosial serta prinsip-prinsip hidup lainnya sesuai tahapan perkembangan anak. Cara terbaik bagi anak untuk berkembang dan belajar adalah dengan bermain.

Anak-anak pasti cinta bermain karena bermain itu menyenangkan. Anak-anak juga akan belajar dan berkembang dengan bermain. Permainan apapun, baik dengan benda ataupun tanpa benda akan bisa menjadi pondasi bagi perkembangan anak untuk proses pembelajaran dan ketrampilan hidup selanjutnya.

Bermain membantu anak untuk:
• Mengembangkan pengetahuan, pengalaman, rasa keingintahuan dan kepercayaan diri.
• Belajar mencoba hal-hal baru, membandingkan hasil, bertanya dan memperoleh tantangan
• Mengembangkan ketrampilan bahasa, berpikir, merencanakan, mengatur dan membuat keputusan

belajar dengan bermain

Orang dewasa tidak boleh mendominasi permainan anak, cukup mencontohkan cara bermain yang baik dan aman. Biarkan anak mengeksplorasi acara bermainnya. Anak bisa bermain dengan peralatan sederhana seperti air, pasir, kotak-kotak, potongan kayu, pot, dll. Stimulasi, bermain dan diajak bermain oleh anak lain serta orang dewasa disekitarnya tidak hanya penting bagi anak yang sehat, namun juga bagi anak dengan kebutuhan khusus atau anak yang sakit.

Bahasa yang sebaiknya diperkenalkan dan digunakan pertama kali sebaiknya bahasa ibu yang menjadi alat komunikasi daerah setempat. Dengan mengenal bahasa ibu, anak akan bisa mengungkapkan pikiran dan perasaannya kepada orang disekitarnya. Anak bisa mengenal bahasa dengan cepat dari mendengar percakapan orang disekelilingnya, dongeng yang dibacakan, diajak bernyanyi dan bermain.

Keluarga juga tempat untuk mendidik anak mengenal tugas dan tanggung jawab. Orang tua bisa menciptakan peraturan sederhana serta batasan yang masuk akal untuk diterapkan pada anak. • Puji anak atas prestasinya, hibur anak saat kecewa, berikan perlindungan yang dia perlukan saat ketakutan dan konsisten memberikan curahan cinta dan kasih sayang setiap hari.

Baby2

Jadi, masa kanak-kanak merupakan masa perkembangan seorang manusia yang paling berkembang dan cepat. Tahun-tahun ketika anak tumbuh berkembang di dalam rahim hingga bayi lahir dan berumur 8 tahun merupakan usia kritis bagi pertumbuhan anak yang sehat dan komplit secara fisik, emosional juga pemikiran.

Sebagai orang tua jangan sampai kita terlambat mengenali dan memahami kebutuhan anak ya ^.^

2 replies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s