Otitis Media Disertai Efusi (OME)

Otitis media disertai efusi (OME) merupakan kondisi dimana terdapat cairan kental dan lengket di belakang gendang telinga (membrana timpani) namun tidak disertai INFEKSI TELINGA.

otitis media efusi

Penyebab

Tuba eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring di belakang rongga hidung mengalami gangguan fungsi. Fungsi tuba eustachius adalah untuk mendrainase cairan keluar dari cavitas timpani rongga telinga tengah. Cairan ini seharusnya keluar ke kerongkongan untuk kemudian tertelan. Gangguan fungsi tuba eustachius menyebabkan tertumpuknya cairan di telinga tengah. Cairan yang terjebak terkadang kental dan lengket seperti lem sehingga kondisi ini ada yang menyebutnya sebagai “glue ear”.

Anatomi telinga

Hubungan Antara Otitis Media dengan Efusi dan Infeksi Telinga:

  • Setelah pengobatan infeksi telinga, cairan akibat peradangan (efusi) di telinga tengah akan menetap selama beberapa hari atau minggu.
  • Saat tuba eustachius tertutup sebagian, cairan akan terjebak di telinga tengah. Bakteri yang ada di telinga tengah akan ikut terjebak dan kemudian berkembangbiak. Akhirnya terjadilah infeksi telinga tengah.

Hal-hal berikut ini meningkatkan risiko pembengkakan jaringan tuba eustachius:

  • Alergi
  • Iritant (asap rokok)
  • Infeksi pernapasan

Hal-hal berikut ini bisa juga mengakibatkan penutupan tuba eustachius

  • Minum sambil tidur: anak minum dengan dot, penggunaan empeng
  • Peningkatan tekanan udara mendadak: naik pesawat, naik gunung

Telinga kemasukan air tidak menyebabkan penutupan tuba eustachius.

OME sering terjadi di musim dingin atau musim semi jika di negara 4 musim, namun bisa terjadi kapan saja. OME bisa diderita oleh siapa saja, namun yang paling sering adalah anak di bawah umur 2 tahun. OME jarang pada bayi neonatus.

Anak kecil lebih berisiko mengalami OME daripada anak yang lebih besar karena:

  • Tuba eustachius lebih pendek, lebih horizontal, lebih lurus sehingga bakteri lebih mudah masuk. Diameter tuba eustachius lebih kecil sehingga bakteri dan cairan yang terjebak lebih sulit keluar.
  • Tuba eustachius lebih lentur dengan pintu masuk lebih kecil sehingga mudah tertutup.
  • Anak kecil lebih rentan mengalami infeksi selesma sedangkan selesma merupakan faktor risiko OME.

Perbedaan telinga anak dan dewasa

Cairan pada OME sering bening dan encer. Dulu disangka cairan akan mengental dengan berjalannya waktu. Kekentalan cairan ini bergantung pada keadaan telinga tertentu, bukan pada lamanya waktu.  Glue ear merupakan OME dengan cairan kental yang lengket.

Gejala

Gejala OME sering tidak terlihat jelas. Anak dengan OME tidak tampak kesakitan, berbeda dengan radang telinga. Anak yang lebih besar akan mengeluhkan telinga terasa penuh dan sulit mendengar suara dengan jelas. Anak yang lebih kecil mungkin akan membesarkan volume suara TV.

Pemeriksaan

OME sering ditemukan saat pemeriksaan kontrol OMA (otitis media akut).

Dokter akan memeriksa perubahan gendang telinga (membrana timpani):

  • Gelembung udara di permukaan gendang telinga
  • Tanda “opak” di gendang telinga saat disinari
  • Mobilitas gendang telinga saat dihembuskan sedikit udara
  • Cairan di belakang gendang telinga

Penggunaan timpanometri akurat untuk mendiagnosis OME. Hasil pengetesan juga dapat mengetahui keberadaan cairan di telinga tengah.

Otoskop akustik atau reflektometer merupakan alat yang lebih mudah dipindah dan dapat akurat mendeteksi cairan di telinga tengah.

Audiometer dan tes pendengaran akan dilakukan untuk menentukan terapi yang lebih invasif.

terapi

OME tanpa disertai gejala infeksi aktif biasanya akan diobservasi dalam 2 – 3 bulan.

Beberapa anak dengan infeksi telinga berulang dipertimbangkan untuk diberikan antibiotik profilaksis.

Saran berikut ini bisa membantu pembersihan cairan di cavum timpani telinga tengah, yaitu:

  • Hindarkan anak dari asap rokok
  • Menyusui
  • Hindari pencetus alergi pada anak dengan riwayat alergi. Anak yang lebih besar akan diberikan obat pengontrol alergi.

Sering kasus OME akan sembuh sendiri. Dokter akan menyarankan untuk observasi ketat jika kondisi memburuk.

Jika cairan menetap dalam 6 minggu, terapi yang disarankan antara lain:

  • Observasi lebih lanjut
  • Tes pendengaran
  • Pemberian antibiotik

Jika cairan menetap dalam 8 – 12 minggu maka dokter akan mencoba memberikan antibiotik, meskipun terkadang tidak membantu.

Jika terdapat gangguan pendengaran dengan pengurangan pendengaran yang besar (> 20 desibel) maka akan diberikan antibiotik atau dilakukan operasi pemasangan ear tube.

Jika cairan menetap dalam 4 – 6 bulan maka akan dilakukan pemasangan ear tube (tympanostomy tube) meskipun tidak terdapat gangguan pendengaran.

Tindakan yang dilakukan adalah myringotomy yaitu membuat lubang di gendang telinga (membran timpani) untuk mengambil cairan di cavum timpani telinga tengah dan memasang tympanostomy tube. Myringotomi dan pemasangan tube dilakukan di ruang operasi dengan anestesi umum.Tube bisa dipasang selama 6 bulan hingga 18 bulan bahkan lebih tergantung tipe yang digunakan. Tube ini berfungsi sebagai lubang ventilasi dan untuk normalisasi tekanan di telinga tengah, membantu menghilangkan penumpukan cairan di cavum timpani telinga tengah.  Tube ini bisa membantu menormalkan pendengaran anak.

tympanostomy tube

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan adenoid dan menyarankan operasi pengangkatan adenoid (adenectomi atau adenoidectomi) untuk memperbaiki fungsi tuba eustachius.

Anak dengan kelainan celah langit-langit mulut dan sindroma Down atau gangguan kesehatan lain mungkin memiliki protap yang berbeda. Diskusikan dengan dokter anda.

komplikasi

Kasus OME ini sering bisa sembuh dan membaik sendiri tanpa komplikasi dalam beberapa minggu atau bulan. Terapi yang tepat akan membantu mempercepat penyembuhan. Glue ear akan sembuh lebih lambat daripada OME dengan cairan encer. OME tidak membahayakan jiwa anak. OME juga biasanya tidak merusak pendengaran atau kemampuan bicara meskipun cairan bisa berbulan-bulan lamanya di cavum timpani telinga tengah.

Jika tidak diatasi dengan baik dan tepat OME bisa meningkatkan risiko infeksi, mengganggu pendengaran anak, mempengaruhi ketrampilan bicara anak bahkan mungkin hingga mempengaruhi efek psikologis anak.

Oleh sebab itu pada anak dengan gangguan pendengaran, sulit bicara dan keterlambatan bicara ada baiknya juga diperiksakan tentang OME ini.

kapan ke dokter

  • Jika anak mengalami OME maka sebaiknya ibu mematuhi saran terapi dari dokter dan kontrol dengan teratur untuk memonitor cairan di ruang telinga tengah ini.
  • Muncul gejala baru selama atau setelah terapi OME.

Biasanya 9 dari 10 kasus akan membaik dalam waktu 1 tahun.

Pencegahan

Mencegah infeksi telinga pada anak akan membantu mencegah OME.

Nama Lain:

OME; Secretory otitis media; Serous otitis media; Silent otitis media; Silent ear infection; Glue ear

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s