Kapasitas Lambung Bayi

ASI diproduksi di payudara ibu. Bayi baru lahir membutuhkan hanya ASI saja untuk menyokong kebutuhan asupannya. Kita bisa melihat besarnya tubuh bayi namun kita tidak bisa mengukur berapa banyak ASI yang diproduksi oleh payudara ibu. Banyak orang tua meragukan apakah ASI yang dihasikan oleh ibu setelah melahirkan bisa mencukupi kebutuhan bayi. Apalagi jika bayi sedang rewel, menangis dan meminta menyusu terus-menerus.

Supaya tidak mudah tergoyahkan yuk kita bandingkan saja volume ASI yang dihasilkan dengan perkembangan lambung bayi. Simak yah 😉

Peraga kapasitas lambung bayi

Hari 1 – 3:

Cairan yang payudara produksi saat ini adalah kolostrum. Dalam sekali penyusuan akan dikeluarkan sekitar 5 – 10 mL kolostrum. Jumlah kolostrum yang dihasilkan dalam 24 jam pertama sekitar 25 – 56 mL dan hari kedua sekitar 100 mL (113 – 185 mL).

Fakta kapasitas lambung bayi:

Ternyata kapasitas lambung bayi di hari pertama hanya 6 mL (5 – 7 mL) dan hari kedua sekitar 12 mL. Ibarat buah besarnya hanya seukuran buah blueberry, hazelnut atau buah cherry *kalo di Indonesia kira-kira mirip buah kersen/talok kali ya? 🙂 (melipir supermarket bagian buah impor)*.

Penulis lain mengatakan bahwa pada saat ini lambung bayi masih sebesar kelereng (kalo yang ini pasti semua orang kebayang kan? :D).

Penelitian membuktikan bahwa lambung bayi di hari 1 ini tidak bisa meregang, dia tetap kaku di ukuran dan bentuk semula. Jika bayi mendapat susu melebihi kemampuan tampung lambungnya maka susu tersebut akan dimuntahkan.

Jadi, produksi kolostrum hari 1 memiliki jumlah sangat tepat bagi ukuran lambungnya.

Lambung 1

Hari ke-3 – 6:

Pada saat ini payudara telah memproduksi lebih banyak cairan hingga terasa bengkak penuh dan berat bahkan bertambah ukurannya. Cairan yang diproduksi mulai encer dan berwarna keputihan yang kita sebut sebagai ASI peralihan. Pada hari ketiga bayi akan meminum sebanyak 300 – 400 mL dalam 24 jam dan di hari kelima sebayak 500 – 800 mL dalam 24 jam.

Fakta kapasitas lambung bayi:

Pada usia 3 hari ukuran lambung bayi baru lahir akan meningkat hingga 0,75 – 1 oz (21,262 – 28,350 g atau sekitar 22 – 30 mL), atau sebesar genggaman tangan bayi tersebut. Ukuran lambung ini telah meningkat dari sebesar kelereng menjadi seukuran bola bekel atau anggur hijau. Ukuran ini masih cukup menampung-hanya-ASI dari ibu yang sering menyusui dengan baik.

Lambung 2

Hari ke-7:

Jika ibu menyusui bayi dengan baik saat ini payudara ibu telah memproduksi banyak ASI. Beberapa ibu akan mengalami kebocoran ASI yang menetes jika terlambat disusukan.

Fakta kapasitas lambung bayi:

Ukuran lambung bayi yang berumur 1 minggu telah meningkat menjadi 1,5 – 2 oz (42,524 – 56,699 g atau sekitar 45 – 60 mL). Ukuran ini kira-kira sebesar bola ping-pong atau bola golf atau telur ayam atau walnut. Ibarat buah besarnya seukuran stroberi impor (ingat yah sebesar stroberi impor yang gedhe banget itu, bukan seukuran stroberi lokal yang mungil)

Dengan sering menyusui bayi maka volume ASI ibu akan semakin banyak dan insya Allah bisa mencukupi kebutuhan bayi.

Lambung 3

Umur 1 minggu – 6 bulan:

Setelah proses menyusui menjadi mantap produksi ASI ibu telah menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Payudara tidak lagi terasa keras, bengkak, penuh dan bocor. Namun ASI ibu mencukupi kebutuhan dan bisa dilihat dari tanda-tanda kecukupan ASI pada bayi.

Bayi di atas 1 bulan akan meminum ASI dalam jumlah yang tetap. Penelitian membuktikan bayi ASI akan menghabiskan sekitar 25 oz atau 750 mL (kisaran 570 – 900 mL) ASI dalam 24 jam.

Kok bisa? Karena ASI adalah “cairan hidup” yang kandungannya menyesuaikan kebutuhan bayi yang disusui ibu. Makin besar umur anak yang disusui ternyata kandungan kalori ASI ibu juga akan bertambah makin tinggi. Sehingga jumlah ASI yang diminum bayi umur 1 – 6 bulan bisa konstan tetap serupa.

Fakta kapasitas lambung bayi:

Sejak umur 1 minggu ukuran lambung bayi akan meningkat dari hanya sebesar stroberi impor hingga sebesar buah grapefruit. Atau dari ukuran sebesar bola ping-pong hingga sebesar bola tenis.

Lambung 4

Umur 6 bulan hingga 1 tahun ketika saatnya bayi makan MPASI ukuran lambungnya sudah sebesar buah grapefruit atau bola tenis (bisa juga bola softball). Kapasitas lambungnya akan bisa menampung 30 mg makanan/kilogram berat-badan bayi. Namun dengan kapasitas lambung yang masih kecil ini kebutuhan energi dan nutrisi bayi sangat tinggi sehingga bayi sudah membutuhkan makanan lain selain ASI.

Kalau ukuran lambung orang dewasa sudah bisa menggembung hingga sebesar buah melon kecil untuk menampung makanan hingga 2 liter 😀

Nah, ibu bisa melihat fakta bahwa ASI yang diproduksi oleh seorang ibu yang menyusui bayi dengan baik akan bisa memenuhi kebutuhan bayi dan sesuai dengan ukuran kapasitas lambungnya. Pantau selalu tanda kecukupan ASI, tumbuh kembang dan kesehatan bayi.

 

 

 

PERHATIAN!
WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

2 replies

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s