Makanan Pendamping ASI: MPASI WHO


Hai ibu-ibu.. 🙂 ada yang masih bingung bagaimana memberi makan pada anak saat umurnya sudah 6 bulan?

Yuk dibaca artikel berikut ini:

Pemberian makan pada anak sebaiknya disesuaikan dengan tahapan perkembangan tubuhnya. Sebagai manusia kecil yang sedang sibuk tumbuh berkembang, kebutuhan zat gizi tubuh anak sangat banyak loh. Jangan sampai dia kekurangan asupan zat gizi karena efeknya sangat fatal sekali, bahkan hingga kelak di usia dewasanya. ASI saja sudah tidak cukup buat anak di atas 6 bulan yaa…

defisit energidefisite zat besi

Dalam pemberian MPASI menurut MPASI WHO ini mudah sekali, bayi boleh makan apa saja dari menu meja makan keluarga dan harus diperhatikan: frequency (frekuensi MPASI), amount (jumlah takaran MPASI), thickness (tekstur makanan MPASI), variety (jenis), active/responsive feeding dan higiene.

1. Frekuensi pemberian makan MPASI 

Pada awal MPASI WHO setelah bayi genap berumur 6 bulan (5 bulan 30 hari),  frekuensi MPASI makanan utama/makan besar diberikan bertahap 2 – 3 kali sehari.

Pada umur 6 – 8 bulan 29 hari, frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 kali. Berikan snack seperti biskuit atau buah matang 1 – 2 kali sehari.

Pada umur 9 – 11 bulan 29 hari, frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 – 4 kali sehari. Berikan snack 1 – 2 kali sehari.

Pada umur 12 – 24 bulan, frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 – 4 kali sehari dan juga 1 – 2 kali snack tambahan.

Alasan kenapa frekuensi MPASI makan anak harus sering adalah karena anak -terpaksa- memakan makanan sedikit demi sedikit padahal PR kekosongan asupan kalori dan zat gizi yang dia miliki begitu serius.

Menghitung umur 1 bulan = 30 hari. Jadi waktu makan MPASI itu bayi umur 5 bulan 30 hari.

Waktu makan sebaiknya disesuaikan dengan waktu makan keluarga supaya bayi lebih semangat belajar makan ^.^ Tapi jangan terlalu dekat dengan waktu jam tidur bayi.

2. Jumlah takaran makanan yang diberikan

Frekuensi MPASI makan dan jumlah takaran makanan MPASI yang diberikan dalam panduan MPASI WHO menyesuaikan dengan kapasitas lambung bayi dan rata-rata kandungan kalori

Kandungan kalori pada bubur MPASI diperkirakan sekitar 0,8 kcal/gram.

Kapasitas ukuran lambung bayi masih kecil yah. Bayi yang baru lahir ukuran lambungnya hanya sebesar kelereng, umur 3 hari bertambah sebesar bola bekel dan umur 1 minggu bertambah menjadi sebesar bola pingpong. Nah, ukuran ini berangsur-angsur akan membesar seukuran bola tenis pada bayi umur 6 – 12 bulan (ada sumber yang menuliskan besarnya lambung bayi seukuran kepalan tanggannya).

Menurut penelitian, kapasitas lambung bayi itu sekitar 30 gram makanan/kg BB-nya.

Pada awal MPASI di umur 6 bulan jumlah takaran makanan MPASI yang diberikan sekitar 2 – 3 sendok makan per kali pemberian.

Pada umur 6 – 8 bulan 29 hari, jumlah takaran makanan MPASI dinaikkan bertahap dari 2 – 3 sendok makan menjadi ½ cangkir/mangkok (125 mL) per kali pemberian. Jadi saat bayi umur 6 bulan 2 minggu diharapkan sudah lancar makan sehingga bisa diberikan takaran setengah mangkok (125 mL)  saat makan. –> ukuran cangkir/mangkok yg digunakan 250 mL.

Pada umur 9 – 11 bulan 29 hari, jumlah takaran makanan MPASI dinaikkan bertahap menjadi ½ cangkir/mangkok (125 mL) –> ukuran cangkir/mangkok 250 mL.

Pada umur 12 – 24 bulan, jumlah takaran makanan MPASI dinaikkan bertahap menjadi ¾ – 1 cangkir/mangkok (175 – 250 mL) –> ukuran cangkir/mangkok 250 mL.

Karena kita –terpaksa- memberikan makanan dalam jumlah sedikit, namun dengan PR harus bisa memenuhi kekosongan energi dan zat gizi yang serius maka jenis menu dan metode MPASI yang kita pilih haruslah tepat. Tentu ibu harus melebihkan jumlah bubur di mangkok sebab bubur itu nanti ada yang disembur, dilepeh dan buat mainan oleh bayi yang sedang belajar makan ini

Makanan di piringku1

3. Tekstur makanan MPASI

Menurut petunjuk MPASI WHO, pada umur 6 bulan tekstur makanan MPASI yang diberikan adalah makanan lumat/halus (bubur saring, pure atau makanan yang ditumbuk/dihaluskan). Pastikan tekstur makanan MPASI tidak terlalu cair atau encer, jadi gunakan sedikit saja air. Jadi tekstur bubur cair, tapi jika sendok dimiringkan bubur tidak tumpah.

Pada umur 8 bulan bayi sudah bisa dikenalkan dengan makanan finger food.

Pada umur 9 – 11 bulan 29 hari tekstur makanan MPASI dinaikkan menjadi makanan lembek (nasi tim, bubur tanpa disaring, makanan dicincang halus atau irisan makanan-lunak).

Pada umur 12 bulan tekstur makanan MPASI bayi sudah bisa memakan makanan meja keluarga: makanan yang dicincang kasar, diiris atau dipegang tangan.

Tekstur makanan MPASI ini disesuaikan dengan perkembangan sistema persarafan dan oro-motorik bayi. Di atas sudah disampaikan tentang kekosongan suplai energi dan zat gizi juga ukuran lambung yang kecil. Sehingga kita hanya bisa memberikan makanan dalam jumlah sedikit namun frekuensi sering, juga sebaiknya yang mudah dicerna.

Pemilihan tekstur makanan MPASI ini disesuaikan juga dengan proses pencernaan makanan. Proses pencernaan makanan ada dua tahap, yaitu pencernaan mekanik oleh kegiatan oro-motorik gigi-geligi dan pencernaan kimiawi oleh reaksi enzimatik enzim pemecah makanan. Reaksi enzimatik akan sempurna jika luas permukaan sentuh antar-partikel makin efisien, sehingga ukuran partikel bahan makanan yang tertelan sebaiknya sudah kecil.

tekstur MPASI WHO

Kemampuan Fisik Bayi Untuk Makan:

Bayi umur 5 bulan baru belajar menggerakkan sendi rahangnya dan makin kuat refleks hisapnya. Bayi umur 7 bulan bisa membersihkan sendok menggunakan bibirnya. Bayi saat ini bisa menggerakkan sendi rahang naik-turun juga gigi masih sedikit pun biasanya baru punya gigi seri yang bertugas memotong bukan menggilas makanan, sehingga proses mengunyah dan hasil partikel kunyahan masih kasar.  Mulai umur 8 bulan bayi telah mampu menggerakkan lidah ke samping dan mendorong makanan ke gigi-geliginya, makin stabil menjaga keseimbangan dan memegang sehingga dia sudah bisa menerima makanan finger food.

Umur 10 bulan merupakan waktu kritis bayi diharapkan sudah bisa memakan tekstur makanan MPASI semi-padat (“lumpy” solid food) sehingga mulai kenalkan makanan lembek tanpa saring di umur 9 bulan. Jika terlambat menaikkan tekstur makanan maka anak akan semakin sulit memakan makanan yang lebih padat. Umur 12 bulan sendi rahang bayi telah stabil dan mampu melakukan gerakan rotasi sehingga sudah bisa lebih canggih dalam mengunyah tekstur makanan MPASI kasar. Pada saat ini bayi telah siap memakan makanan meja sesuai yang dimakan oleh keluarga.

Jika bayi dipaksa makan makanan padat dini-sendiri contohnya seperti dalam baby led weaning harus diperhatikan juga risiko tersedak yang masih sangat besar. Ibunya udah bisa manuver Heimlich belom nih? Banyak loh bayi yang berakhir mengenaskan karena tersedak, hiks.

“Baby-led weaning (BLW) means forgetting purées and weaning spoons and simply letting your baby feed himself.” Sekilas tentang baby led weaning bisa dibaca di:  http://www.babycentre.co.uk/a1007100/baby-led-weaning

Selain itu bayi membutuhkan lebih banyak waktu untuk memanipulasi makanan tekstur padat untuk bisa mengunyahnya hingga menjadi partikel yang lebih kecil untuk ditelan. Akibatnya bayi akan memakan jumlah makanan yang lebih sedikit (karena capek dan bosan -dipaksa- mengunyah) sehingga asupan makanannya kurang dan kekosongan kebutuhan tubuhnya akan tetap kosong.

Jika ibu ingin bayi mendapatkan manfaat zat gizi secara optimal dari makanan yang dia makan maka sebaiknya ibu pilih menu dengan tekstur makanan MPASI sesuai tahap perkembangan bayi ya.

4. Varietas Bahan Makanan

Menurut petunjuk MPASI WHO, pada umur 6 bulan sistem pencernaan bayi termasuk pancreas telah berkembang dengan baik sehingga bayi telah mampu mengolah, mencerna serta menyerap berbagai jenis/varietas bahan makanan seperti protein, lemak dan karbohidrat. Jadi berikan aneka ragam bahan makanan bergizi kualitas 4 bintang yang tentunya mudah dijangkau sesuai kearifan lokal.

Pencernaan serta organ tubuh bayi sudah siap mengolah bahan makanan lain selain ASI dan susu formula. Jadiii… bayi sudah boleh makan berbagai jenis bahan makanan, bukan hanya buah aja.

Pada umur 6 bulan, ginjal bayi telah berkembang dengan baik sehingga mampu mengeluarkan produk sisa metabolisme termasuk dari bahan pangan tinggi protein seperti daging. Jadi, bukan menjadi alasan menunda pemberian daging merah, ikan dan telur. Supaya bayi tumbuh berkembang dengan baik sebaiknya kawal dengan pemberian menu protein hewani plus nabati.

Variasi bahan makanan dalam MPASI WHO ini memakai menu kualitas 4 bintang sesuai pedoman umum gizi seimbang. Bayi berumur 6 bulan sudah boleh makan aneka ragam jenis bahan makanan dari kelas karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur-mayur dan buah-buahan.

Jadi yaaa… tidak ada alasan gak boleh kasih makanan ini-itu (padahal ortu mampu menyediakan) hanya karena takut anak tidak bisa mencernanya dan ginjal tidak kuat. Baca, baca dan baca lagi yuuukk.. 😀

2014-08-16-14-13-08

Pada masa awal MPASI, varietas bahan makanan yang baru dikenalkan sebagai “rasa tunggal” saat belajar makan di 2 minggu pertama. Namun hal ini tentu saja tidak saklek harus dikenalkan dengan menu tunggal jika bayi lebih suka dimakan campur. Ibu juga bisa langsung mencampur bahan makanan yang sudah dikenalkan sebelumnya. Beberapa dokter anak memberikan rekomendasi untuk langsung saja memberikan bubur menu campur. Intinya segera berikan menu MPASI kualitas 4 bintang dengan aneka karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sayur buah dalam satu menu makan pada masa MPASI ini.

Pengenalan MPASI WHO bayi 6 - 6,5 bulan

Tambahkan minyak atau margarin setengah hingga satu sendok teh ke dalam bubur bayi untuk  memperkaya rasa, meningkatkan kandungan energi  kalori bubur, membantu penyerapan vitamin serta supaya makanan mudah ditelan bayi. Ibu bisa menggunakan minyak apapun yang tersedia di rumah selama minyaknya masih bersih dan bagus bukan minyak bekas menggoreng. Tambahkan minyak ketika bubur akan disajikan ke bayi. Tidak perlu ditambah minyak jika makanan sudah ditumis atau digoreng dengan minyak.

Hindari makanan dan minuman manis seperti teh, soda, atau biskuit manis. Jangan memberikan makanan yang keras dan berpotensi untuk tersedak. Hindari pemberian makanan asin seperti ikan asin.

Bubur bayi dari tepung:

Pada pelatihan MPASI disarankan memasak bubur dari nasi atau beras. Namun secara umum IDAI memperbolehkan selama diolah dengan tepat memenuhi kaidah kesehatan bayi. Beberapa suku memiliki kebiasaan menyimpan bahan makanan pokok dalam bentuk tepung supaya awet seperti masyarakat Papua dengan sagu atau warga Wonosari dengan tepung singkongnya. Ibu bisa memasak bubur bayi dari bahan pokok yang tersedia di rumah, sesuaikan saja dengan menu meja keluarga.

Bubur nasi dimasak dari nasi keluarga dalam pelatihan MPASI WHO di Perinasia.

Bolehkah MPASI sayur dan buah saja?

Makan ala diet vegetarian yaitu hanya memberikan bayi makanan buah sayur serta bahan pangan nabati lain -sudah dibuktikan dari serangkaian penelitian para ahli- tidak bisa memenuhi kekosongan zat gizi yang diperlukan bayi (alasannya sudah saya jelaskan di atas). Jika pilihan MPASI ibu hanya buah dan sayuran yang boleh dimakan bayi, tentu bayi akan rentan mengalami kekurangan gizi dan energi, dengan risiko bayi sembelit karena makan melebihi kapasitas pencernaannya (ingat bahwa bayi membutuhkan lebih banyak makanan jika kandungan kalorinya makin sedikit).

Susu sapi untuk bayi:

Susu sapi dan hewan lain belum boleh menjadi minuman utama bagi bayi di bawah 12 bulan karena terkait dengan risiko perdarahan di saluran cerna serta menghambat penyerapan zat besi. Pada beberapa menu, ibu bisa menggunakan susu dan produk susu (seperti keju, yoghurt, dan lainnya) secukupnya hanya sebagai campuran dalam MPASI jika bayi tidak sensitif dan alergi.

Madu untuk bayi:

Madu baru diberikan pada anak di atas umur 12 bulan terkait risiko botulisme akibat adanya Clostridium botulinum yang mencemari madu.

Alergi

Bolehkah memberikan makanan yang digoreng?

Boleh.

Kok boleh sih? Saat MPASI boleh lho bayi makan makanan yang digoreng atau ditumis pakai minyak (Participants Materials The Community IYCF Counselling Package, UNICEF, 2010). Kan kalori makanan yang digoreng lebih tinggi, toh ibu sendiri yang menggoreng dengan minyak yang aman digunakan. Oiya, jangan samakan diet bayi dengan diet kita-kita yang udah berumur ini. Bayi itu butuh kolesterol. Salah satu nutrisi unggulan di ASI yang tidak ada di sufor juga susu lain itu apa? KOLESTEROL dan ASAM LEMAK.

Makanan pencetus alergi:

Terkait ketakutan akan adanya alergi sebenarnya tidak ada pantangan makanan bagi bayi:

Untuk bayi yang terlahir dari keluarga yang sangat kuat dan jelas riwayat alerginya, AAP merekomendasikan menunda pemberian susu sapi hingga usia anak 1 tahun, telur hingga usia anak 2 tahun dan kacang tanah, kacang-kacangan, dan ikan hingga anak 3 tahun (AAP, 1998).

Namun demikian, penelitian yang membuktikan adanya manfaat penundaan atau pembatasan makanan dalam MPASI belum ada (Halken dan Host, 2001) sehingga para ahli internasional tidak merekomendasikan pembatasan diet pada MPASI anak (WHO/IAACI, 2000).

Kejadian alergi makanan terjadi pada sekitar 2 – 8% anak berumur kurang dari 3 tahun, tandanya biasanya langsung muncul dalam beberapa jam setelah anak makan. Gejala yang mungkin timbul antara lain gejala saluran pencernaan (diare, muntah, sakit perut), gejala saluran pernafasan (batuk, mengi, infeksi telinga), gejala di kulit (bercak merah atau gatal) dan gejala sistemik (syok anafilaksis hingga BB anak susah naik bahkan gagal tumbuh). Alergi juga bisa muncul lambat setelah 72 jam terpapar alergen, jadi setelah 3 hari baru muncul gejala alergi.

Konsultasikan dengan dokter spesialis anak terkait MPASI pada anak dari keluarga dengan riwayat alergi.

Jangan lupa berikan minum air putih

Berikan air putih yang bersih dan sudah dimasak sebanyak kurang lebih 4 – 8 oz (120 – 240 mL) per hari. Sebenarnya pemberian air putih bagi bayi yang sudah MPASI ini menyesuaikan kebutuhan bayi. Tawarkan bayi minum air putih setiap selesai makan. Patokannya: lihat urin dan feses bayi. Jangan sampai bayi kekurangan cairan. Bayi yang tinggal di daerah panas akan membutuhkan lebih banyak minum sebagai pendamping MPASI.

Pemberian air putih bagi bayi yang sudah makan MPASI berguna sebagai suplai cairan juga untuk mencegah sembelit.

Menyapih dot

Bagaimana dengan gula dan garam?

Semua sumber yang saya baca tidak merekomendasikan makanan manis, asin dan berbumbu tajam sebab asupan garam dan gula pada bayi harus dibatasi. Dalam “booklet pemberian makan” dari Unicef dan panduan MPASI dari WHO juga IDAI, di bubur MPASI sudah boleh ditambahkan sedikit garam beryodium dengan takaran dibatasi sesuai kemampuan tubuh bayi. Garam berfungsi sebagai sumber yodium, namun pemakaiannya juga harus dibatasi secukupnya supaya jangan sampai berlebihan. Kekurangan asupan yodium berisiko menyebabkan kerusakan otak, penurunan IQ serta mengganggu tumbuh kembang anak. Bahan makanan sumber yodium lain yang bisa ibu gunakan yaitu sea food, ikan air tawar, rumput laut, susu dan produk turunan susu.

Garam yodium

Bayi dianjurkan mengenal rasa alami makanan. Dalam buku “MPASI rumahan bagi bayi” dari WHO juga IDAI boleh ditambahkan sedikit gula. Gula adalah salah satu bahan makanan berkalori tinggi yang mudah dijangkau. Pemakaian gula juga harus dibatasi secukupnya sebab makanan bayi tidak boleh terlalu manis dan terlalu asin.

Rasa Bubur

Lidah bayi berbeda dengan lidah manusia dewasa. Bayi bisa tetap lahap dengan rasa alami makanan. Biasakan bayi mengenal rasa alami makanan. Namun sayangnya beberapa kasus akan berakhir dengan bayi malas makan dan lebih memilih menyusu karena rasa MPASI “hambar” sedangkan ASI ibu kaya rasa, hasilnya bayi jadi kurus. Ibu bisa memakai sedikit garam, gula, keju, margarin, mentega, aneka ragam racikan bumbu atau ASIP supaya bubur terasa lebih lezat bagi bayi 🙂

Bumbu yang bisa digunakan sebagai perasa bubur yang disukai anak Indonesia:

  1. Daun sereh atau batang sereh.
  2. Bawang merah (cukup belah 2).
  3. Bawang putih (cukup belah 2).
  4. Daun jeruk.
  5. Lengkuas.
  6. Daun bawang.
  7. Daun pandan.
  8. Kadang bisa juga daun salam dan seledri.

Buku MPASI WHO bisa diunduh disini: MPASI WHO 

Booklet Unicef bisa diunduh disini: Booklet Unicef

Buku MPASI IDAI bisa diunduh disini: merged_document

Btw jangan sedih kalau bayi anda tidak mau makan bubur yang ditambah ASIP -normal jika ada bayi yang  gak suka saat ASIP dicampur ke bubur- daripada bersedih mending segera mencari variasi menu baru.

cobaan memberi makan anak

(Pesan moral: jadi busui jangan picky eater kalau gak mau anak picky eater :D).

5. Pemberian makan dengan cara aktif/responsif

MPASI bukan hanya sekedar makanan namun juga cara makan, kapan waktu makan, tempat makan, dan faktor pemberi makanan sehingga dalam MPASI WHO ini juga diperhatikan faktor psikososial anak.

  • Suapi bayi dan perhatikan anak yang lebih besar serta beri bantuan bila dia membutuhkan. Beri anak makanan dengan sabar dan penuh perhatian, dorong anak untuk mau makan namun jangan paksa anak untuk makan.
  • Jika anak menolak makan, coba ganti kombinasi makanan, rasa, tekstur dan metode makan.
  • Minimalisasi gangguan saat anak makan jika anak tipe yang mudah teralihkan perhatiannya.
  • Waktu makan adalah saatnya anak untuk belajar dan waktu keluarga mencurah cinta dan saling berkomunikasi sehingga ajak anak untuk mengobrol dengan kontak mata yang penuh kehangatan.
  • Jika anak menolak sendok coba berikan makan dengan menggunakan tangan. Pastikan tangan ibu bersih yaa.

active responsive feeding2

Jarang ada penelitian tentang anak yang dibiarkan makan sendiri tanpa bantuan sejak dini seperti dalam baby led weaning.

Metode pemberian makan aktif responsif (jadi ibu menyuapi anak tapi anak juga dilibatkan secara aktif untuk makan) telah terbukti dari berbagai penelitian yang dilakukan bisa membuat anak makan lebih banyak.

Cara pemberian makan aktif responsif:

Berikan anak makanan dalam piring tersendiri sehingga ibu bisa mengukur banyaknya makanan yang dimakan anak. Beri makan dengan alat makan sesuai perkembangan umur anak serta budaya setempat, ada beberapa kebudayaan yang memberikan sendok yang lebih kecil bagi bayi. Bayi yang lebih besar akan tertarik untuk makan sendiri, berikan dia sendok untuk berpartisipasi menyuapkan makanan ke dalam mulutnya sambil dibantu oleh ibu.

active responsive feeding1

Pemberian ASI pada saat MPASI masih seperti pada saat masa ASI eksklusif yaitu sesering dan selama yang anak inginkan.

Pada umur 6 – 12 bulan WHO menyarankan untuk menyusui terlebih dahulu sebelum memberikan makanan lain. Beberapa ahli menyarankan menyusui setelah anak makan. Namun teknis pelaksanaannya dikembalikan kepada kenyamanan ibu dan anak. Jangan takut anak menyusu akan membuat anak malas makan. Menyusu semau bayi pada masa-masa ini akan tetap membuatnya masih lapar karena ASI sangat berbeda dari susu formula dan sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan nafsu makan juga energi bagi bayi.

Keuntungan masih menyusui semau bayi pada masa MPASI antara lain:

  • Bayi akan terlindungi dari reaksi peradangan dan infeksi karena ada sel-sel darah putih, antibodi, antiradang dan aktivator sel darah putih di dalam ASI.
  • Epidermal growth factor di dalam ASI akan membantu perkembangan sel-sel usus juga papilla lidah/taste bud bayi.

Papilla lidah yang sehat akan membuat anak mudah merasakan rasa makanan sehingga nafsu makannya menjadi baik. Pencernaan yang berkembang sempurna membantu bayi makin efektif mencerna makanan.

  • Terdapat enzim percerna karbohidrat, lemak dan protein di dalam ASI sehingga proses pencernaan zat gizi dalam makanan akan semakin efisien.

6. Higienitas

MPASI WHO sangat menekankan kebersihan. Pada masa-masa ini bayi sangat rentan terkena diare sehingga ibu harus memastikan kebersihan makanan, air, alat makan, proses memasak dan tangan (pemberi makan maupun bayi). Cuci tangan ibu dan bayi dengan air serta sabun saat mau memasak, mau makan dan setelah dari toilet (sabun biasa, tidak perlu sabun antibakteri).

Disarankan menggunakan peralatan makan yang mudah dibersihkan seperti cangkir, mangkok dan sendok, bukan botol-sendok, dot atau pipet. Makanan bayi bisa disimpan di kulkas dalam rentang yang tidak terlalu lama (misal ibu bekerja menyiapkan makanan untuk 1 hari, jangan 3 hari apalagi 1 minggu yah, dudududuu..).

Masak dengan benar hingga makanan matang. Bubur bayi yang tidak disimpan di kulkas sebaiknya segera digunakan dalam waktu 2 jam. Pastikan makanan mentah yang dimakan bayi bersih dan aman. Pisahkan makanan mentah dan matang.

Budayakan cuci tangan

Jadi kalo di cara makan ala MPASI WHO ini cukup dengan makanan yang ada di meja makan keluarga. Ambil nasi dari nasi keluarga (kenapa memasak bubur dari nasi bukan beras? Supaya hanya dibutuhkan tambahan air sedikit agar tidak terlalu encer, juga biar cepet masaknya) lalu pisahkan sayur juga lauk yang belum dibumbui bumbu-bumbu tajam (misal merica atau cabe).

Untuk menu sesuaikan saja dengan masakan yang ibu masak dengan tekstur dan jumlah menyesuaikan tahap perkembangan anak. Boleh sih pakai blender, food processor atau yang lainnya, tapi kalo buat tipe ibu malas nyupir (nyuci piring) macam saya akhirnya jadi males banget. Penggunaan blender tidak boleh dengan menambah air karena tekstur bubur akan encer.

Cara memasak bubur MPASI WHO menurut Perinasia:

  1. Ambil nasi satu mangkok ditambah air satu mangkok. (air bisa kaldu atau santan)
  2. Tambahkan bumbu, sayur-mayur dan lauk-pauk. Bumbu utuh saja, bawang cukup dibelah dua dan jangan ikut dilumatkan. Sayur dan lauk yang diiris halus.
  3. Masak di atas api hingga air habis sehingga nasi telah menjadi bubur lembik.
  4. Ambil bubur lembik lalu lumatkan dengan saringan kawat.
  5. Ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat sehingga menjadi bubur lumat.
  6. Sajikan dengan ditambahkan sedikit minyak atau margarin atau mentega sebagai sumber penambahan kalori karena permasalahan gizi di Indonesia banyak anak kurang asupan kalori. Tambahkan minyak sekitar setengah sendok teh (UNICEF) hingga satu sendok teh (WHO) disesuaikan kebutuhan serta kondisi anak. Jika bubur telah tinggi kalori/lemak maka batasi penambahan minyak. Jika bubur hanya mengandung sedikit sekali kalori apalagi pada anak dengan kondisi kurang gizi bahkan bisa ditambahkan minyak sekitar setengah hingga satu sendok makan (Pelatihan MPASI Perinasia). Penambahan minyak ini cukup dikira-kira, jangan terlalu banyak sebab bisa mempengaruhi rasa bubur. Untuk penambahan santan kurang-lebih bisa sama dengan pemakaian minyak. Pada penambahan margarin/mentega tentu sebaiknya takaran lebih sedikit sebab rasanya lebih kuat. Jika masakan sudah ditumis/digoreng maka tidak perlu lagi menambah minyak dalam bubur di mangkok.

Hasil oleh-oleh memasak MPASI di Pelatihan MPASI PERINASIA ^_^ Ini dimasak dalam waktu yang sangat singkat loh, hanya sekitar 10 menit dan tidak merepotkan. Jadi kata siapa memasak MPASI sulit?

MPASI WHO bubur lumatMPASI WHO bubur lembik

Sebenarnya pemberian MPASI itu tidak sulit ya, namun jika salah pilih akan sangat merugikan bayi. MPASI yang salah akan membuat:

  1. Bayi akan rentan sakit,
  2. Bayi lambat tumbuh,
  3. Bayi akan berhenti tumbuh.

Otak anak normal vs malnutrisi

Jangan sampai otak anak jadi kecil gara-gara kurang gizi yaa.. >_<

Ciri ada sesuatu yang salah di MPASI ya berat badan anak susah naik, grafik pertambahan berat badan jelek dan anak sering banget sakit. Bisa dilihat dari gambar ada gambaran CT scan anak di usia yang sama, anak kurang gizi otaknya lebih kecil dan banyak yang kosong jadi akhirnya ya jadi anak yang bodoh. Padahal anak ASI -sudah dibuktikan dari penelitian jangka panjang- seharusnya tumbuh berkembang dengan baik, pintar, aktif dan sehat.

Jika ragu dengan MPASI ibu bisa mendiskusikannya dengan dokter anak atau dokter spesialis gizi klinik yang pro-ASI dan komunikatif. Dokter spesialis anak adalah orang yang sekolah kedokteran dan mendalami permasalahan anak selama 12 tahun, jadi mereka pastilah tahu apa yang harus anak makan. Daripada berimprovisasi dengan akibat masa depan anak terancam kan?

Artikel berikut juga penting untuk diketahui, yaitu tentang

  1. Pemilihan makanan pertama bagi bayi: klik link.
  2. Gerakan tutup mulut atau bubur disembursembur ketika si bayi sulit disuap makan MPASI: klik link.
  3. Ibu cerdas pintar membaca kurva pertumbuhan anak: klik link.
  4. Ketika galau berat badan anak sulit naik: klik link.

MPASI WHO itu berkualitas, mudah, dan terjangkau

 

 

PERHATIAN!

WEBSITE INI BUKAN UNTUK TUJUAN PENGOBATAN. ARTIKEL HANYA BERSIFAT SEBAGAI EDUKASI UNTUK MENYEDIAKAN INFORMASI DAN TIDAK MENGGANTIKAN PENANGANAN MEDIS DARI DOKTER/AHLI PROFESIONAL SECARA LANGSUNG. PERIKSAKAN KE DOKTER/AHLI JIKA ANDA MEMILIKI PERMASALAHAN KESEHATAN/KONDISI LAIN YANG MENGGANGGU. SEGERA KE RUMAH SAKIT ATAU UGD JIKA ANDA MERASA SAKIT, MENGALAMI GANGGUAN KESEHATAN ATAU DALAM KONDISI DARURAT.

 

 

 

Categories: Kesehatan Anak, MPASI

64 replies

  1. Informasi yang layak dibaca untuk menambah pengetahuan seputar MPASI…bapak2 juga perlu tahu donk ya…tetap menulis dan semangat untuk selalu mengedukasi bu dokter…izin share

  2. Informasi menarik seputar MPASI…bapak2 juga perlu tahu donk ya…tetap berkarya dan semangat terus untuk mengedukasi bu dokter…izin share ya…

  3. gambarnya pecah bu dok klo dizoom via hp..bisa diperbesar ga resolusinya..jd klo di download dan dizoom bisa keliatan utk pengguna internet via hp seerti saya 🙂

  4. Mbak nisa, ini informatif bgttt. Bahasanya juga enak bgt dibacanya. Makasih tulisannya, kebetulan mgu dpn anak mulai mpasi. Keep writing ya mbakkk

  5. Dokter, anak saya laki-laki 9m16d 7.6 kg sudah sering tidak naik berat badan karena susah makan, makannya sangat sedikit walaupun setiap jam makan sabar memberi sampai 30 menit, kemarin saya ke DSA dan diberi obat racikan multivitamin sekaligus penembah nafsu makan, pertanyaan saya Dokter apakah ini sudah pasti tidak ada efek sampingnya? karena pendapat ibu saya kalau berhenti minum nanti balik lagi nafsu makannya tidak ada..terimakasih Bu Dokter

  6. Anak saya laki-laki juga berat badan umur 9bln kmrn 7,2. Waktu imunisasi, sama dsa-nya disuruh tambah sufor. Apa memang solusinya begitu dok? Padahal makannya banyak, anaknya aktif. Atau saya salah kasi mpasi, jadi berat badannya ga bertambah? Makannya bubur tim+bayam+hati sapi/salmon,wortel,waluh,brokoli. Kadang sayurnya divariasi. Bulan2 sebelumnya setelah mpasi, bb-nya naik 2-3ons perbulan.

  7. Mbk dok,anak saya umur 10mo,BB 8,8 PB 78cm,,wktu dia mnjlang 8mo smpat mencret slama 4hari udh k DSA,,krn mncret BBny ga nmbah dri umur 7mo,ttep 8kg..MPASI dri awal udh dksih karbo+syur+protein 6-9mo skter 1/3mgkok,skrg udh 2/3mgkok tp hnya 2x shari siang sore..klo pagi mkn biskuit m*ln* sktr 1,5-2,5 kping..mkanny lncar dok,anakny jg aktif bgt,dgn porsi sgtu sbnerny ckup atau tdk y dok?msh ASI..

  8. Malam dokter, saya seorg ibu yg mengalami hambatan hingga kini buah hati memasuki 10 bln hanya mau mkn makanan snack baby dan biskuit.. Lain2 spt sayur, buah & air putih enggan skali mau mkn.. Buah klo dijuicer & air putih hny 3 sendok teh sehari.. Pemberian asi sampai saat ini msh terus berlanjut.. Mendengar telatnya pemberian mpasi kpd buah hati dpt berakibatkan hal2 yg sgt tdk diinginkan, saya sgt kuatir, takut jg putus asa dok.. Sedih bgt hrs bagaimana bagusnya.. Berbagai macam ala bubur sampai instant tlh dicobakan, dan setiap di suapan ke-2 ataupun suapan ke-3 pasti dimuntahkan semua.. Jd hingga skrg msh snack baby & biskuit saja.. Pertanyaan saya apakah saya sdh telat dokter..? BB terakhir buah hati pada umur 9 bln kemarinnya adalah 7,7kg dgn PB 68cm.. Trimakasih byk sebelumnya dokter, mohon balasannya..

  9. Bismillah. Wahhh…subhaanallah. Penjelasan yang sangat bermanfaat untuk para orang tua. Sehingga kami tahu bagaimana harus memberikan nutrisi yang terbaik bagi anak2 kami.

    Semoga Allah selalu menjaga dan memberi keberkahan kepada sang penulis.

    Jazaakillahu khoiran..Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.

  10. Dok, trimakasih sangat membantu ibu ibu galau seperti saya yang baru awal kasih mpasi. Anak saya kembar. berdasar nasehat DSA saya, dikasih mpasi berdasar who, bubur saring, buah dan biskuit/bubur susu. Nah sekarang sudah hari ke 3. Anak saya perempuan oke makannya. sempat kemaren sembelit 2 hari. lalu berhasil pup setelah saya kasih pir kukus saring. Yang laki laki ni, setiap masuk 1-2 sendok bubur atau yang teksturnya bubur (biskuit susu) selalu nangis. kadang karena kayaknya ngantuk juga. Sebaiknya jadwal untuk 2 minggu pertama bagaimana sih Dok? bagusnya bangun tidur kasih makan atau sebelum jam tidur? kebetulan anak anak saya jam tidurnya nggak tentu, tapi rata rata biasanya pagi sebentar,lalu nanti siang menjelang sore agak lama, tidur lagi jam 7 an kalau ok ya lanjut sampai jam 2-3 minum asi lalu tidur lagi.

    Thanks untuk jawabannya ya Dok

    • MPASI di 2 minggu pertama memang jatahnya bayi belajar 🙂
      Pilihan memakai MPASI WHO sudah tepat. Awal pemberian sedikit-sedikit dulu. Untuk waktu makan saya sarankan buat jadwal yang disiplin supaya anak teratur jam makannya. Para ahli menyarankan jam makan anak menyesuaikan jam makan keluarga supaya lebih bersemangat makan. Usahakan jangan saat anak mengantuk, jadi jangan dekat2 jam tidur anak.

      Active responsive feeding artinya kita masak makanan buat anak, atur jam makan, ajak anak makan namun tidak memaksa apalagi memarahi anak supaya makan. Jika anak sudah menolak makan apalagi menangis, yaa sudah stop dulu… kemudian tawarkan kembali.

      Tentang sembelit saat awal MPASI: bagaimana jadwal BAB anak sebelum MPASI? Beberapa bayi yang belajar MPASI memang juga belajar transisi pola BAB. Oleh sebab itu, sebaiknya bayi yang sudah MPASI diberi air putih untuk minum juga yaa

  11. Great post. I was checking continuously this blog and
    I am impressed! Extremely useful info particularly
    the last part 🙂 I care for such info a lot. I was looking
    for this particular information for a long time. Thank you and
    good luck.

  12. bu dok pemberian awal mp asi tu pada hari ke 180 ato 181 nya ya dok? maklum ga sbr pgn ngasih mamam buat baby. btw, trimaksh ilmunya n mhon izin share ya,

  13. Hi Dok, good share ya, kebetulan mpasi utk baby saya (7m 2 w) saya masak dg cara mpasi WHO ini krn efesiensi waktu sambil jg hrs prepare makanan kakaknya yg sdh 3thn, jadi sistem nya saya buat pagi hari utk 3x makan dlm sehari, misal nasi+daging sapi giling/kaldu ayam kampung+sayur (bayam/wortel/kaboca/buncis) tp bedanya sy blender kdg2 saring sih. Pertanyaan nya : stlh mpasi jadi saya simpan dlm rice cooker diatas nasi (pake tempat thn panas) spy hangat terus -> boleh kah? Dan kalau sayurnya bayam itu boleh ga sih hangat terus dlm rice cooker? Tp klo pakai bayam max pemberian jam 5/6 sore kan ktnya bayam tdk tahan lbh dr 8jam, mohon sarannya Dok, trm ksh…

  14. assalamualaikum bu dokter, saya ibu satu anak, anak saya laki laki usia 9bln bb’a 9kg, anak saya cuma mau makan nasi tim yg di saring, kalau makanan yg lain mau sih cuma anaknya gak bisa nelan’a jadi muntah, apa gak apa2 itu bu dok?
    Saya juga mau nanya, d usia anak saya 9 bln anaknya blum bisa duduk tapi kalau naik royal aktif bnget bisa berdiri dan kesana kemari, kira apa penyebab keterlambatan duduk bgi bayi saya?

    • Umur 9 bulan kan memang masih semi-solid tekstur lembik seperti nasi tim atau bubur yang tidak disaring, jadi wajar jika diberi makanan solid anaknya mau muntah. Naik royal itu apa ya bu?

  15. Anak saya hari ini umurnya menginjak 6bln,td pagi sy coba suapin pake alpukat tp dr suapan pertama duadah mual2 q coba lagi sedikit2 tp ttp begitu sampe d suapan k 4 dia melakukan gerakan tutup mulut. Apa yang harus sy lakukan

  16. Dok anak saya sudah 1bln ini mpasi dan saya perhatikan bab’y tidak teratur pernah 1 minggu baru bab dan bab’y jg sampai menangis setelah saya cek trnyata (maaf) kotoran’y keras,saya bingung sebenar’y dimana letak kesalahan saya dlm memberikan mpasi..dan apakah bab yg tdk teratur itu wajar..terima kasih sebelum’y

    • setelah masa MPASI sebaiknya berak setiap hari. Supaya tidak sembelit beri minum air putih setiap kali selesai makan MPASI. Perhatikan juga porsi dan komposisi bahan makanannya yaa

  17. Dok, anak saya perempuan berat badannya sudah di garis kuning, umur 6 bulan udah 10 kilo, jd di umurnya yg 7 bln saya hanya memberinya karbo 1 kali sehari di pagi hari (bubur beras merah plus lauk dr protein (tahu, ikan atau ayam) serta sayuran), terus makan siang atau sore hanya puree buah aja 1 kali dok. Bagaimana dok? Apakah saya harus menambah frekuensi makan anak saya? saya takut kenaikan BBnya tidak terkontrol dok. Oya, anak saya 6 bln pertama kmrin ASI eksklusif dan tiap bln naik berat badannya selalu 1 kilo lebih. Mohon pencerahannya dok. Terimakasih

    • Alhamdullilah nak saya juga usia 5bulan 14hari BB 9,5kg.
      Blm dikasih makan apapun & cuma full ASI. Tp dgn BB segitu, anak saya masih tetap aktif, malah bisa dibilang nggak bisa diam…..

  18. Dok anak sy skrng umur 10 bln,dr umur 8 bln dia ga suka makanan yg terlalu lembek. Dan skrng malah makannya nasi kasar,krn klo bubur atau nasi tim dia ga mau makan. Bahaya ga dok buat bayi umur 10 bln makan sama spt orang dewasa? Tp makan dia lahap sekali klo pake nasi kasar

  19. assalamulaikum… dok kasi masukan donk… anak saya 8bln bb hanya 6,7 apakah termasuk kurang berat badan? pdhl makannya lahap…3x mkan dlm sehari.. karbo,protein,sayur juga buah…. apa ada yg slaah dr pemberian mpasi nya dok…. terimakasi

    • Frekuensi makan bayi itu sesuai artikel di atas 3 kali makan besar dan 1-2 kali makan snack sehat sebagai makan selingan. Jika porsi makannya sedikit bisa tambah frekuensi makan. Nanti saat umurnya mulai bertambah frekuensi makan anak jg lebih sering bisa sampai 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali snack. Jangan lupa minum air putih supaya tidak sembelit. Kemudian jangan lupa juga yaa bu untuk menambahkan lemak sebab bayi juga butuh komponen lemak ini, selain juga karbohidrat dan protein. Protein pakai protein hewani dan nabati. Plot di kurva KMS dg teratur dan saya sarankan segera konsultasikan ke dokter anak jika kurva tumbuh kembangnya kurang baik

    • Jangan sampai keasinan bu. MPASI bayi tidak boleh terlalu asin atau terlalu manis atau berbumbu terlalu tajam. Pemakaian garam pada MPASI bayi kan harus dibatasi. Konsultasikan dg dokter anaknya kalau masih bingung dg MPASI anak. Silakan baca juga link MPASI dari IDAI berikut ini. http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memberi-makan-pada-bayi-kapan-apa-dan-bagaimana

      Copy paste:

      Mitos : Jangan menambahkan gula dan garam

      Fakta : Di bawah usia 1 tahun, anak sebaiknya diberikan gula dan garam sesdikit mungkin. Anak boleh diberikan gula dan garam jika dengan pemberian     gula dan garam dapat membuat anak mau makan.

       

      Penulis      Dr.Lina Ninditya,  Dr.Siti Rayhani Fadhila

      Reviewer : Dr.Yoga Devaera,Sp.A(K)

      Ikatan Dokter Anak Indonesia

      *Artikel ditulis berdasarkan presentasi berjudul Memberikan Makan pada Bayi: Kapan,Apa, dan Bagaimana? oleh Dr.Yoga Deavaera,Sp.A(K) pada acara   Seminar Media Pekan ASI Sedunia 2016

      Baca juga link ini yaa

      http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/makanan-pendamping-asi-mpasi

  20. Dok maksudnya gimana ya perbedaan 6 bln (5bln 30hr) dan 6-8 bulan 29hr? Dua2nya dimulai pada saat 6 bulan mkasudnya gmn ya dok?
    Pada awal MPASI WHO setelah bayi genap berumur 6 bulan (5 bulan 30 hari), frekuensi MPASI makanan utama/makan besar diberikan bertahap 2 – 3 kali sehari.

    Pada umur 6 – 8 bulan 29 hari, frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 kali. Berikan snack seperti biskuit atau buah matang 1 – 2 kali sehari.

    • Sudah saya jelaskan di atas

      Oleh WHO/UNICEF 1 bulan dihitung 30 hari

      Sementara dalam 1 bulan pada kenyataannya itu kan tidak selalu 30 hari. Ada yang 30 hari, 31 hari dan 28 hari atau juga 29 hari.

      Jadi bisa saja pakai umur 6 bulan atau 180 hari atau 5 bulan 30 hari. Pilih mana yang paling memudahkan ibu.

      Begitu juga saat naik tekstur ke nasi tim atau tekstur lembek bisa dimulai saat bayi umur 9 bulan atau 8 bulan 30 hari.

      Jadi, semua sama. Pilih saja mana yang paling nyaman dan mudah buat ibu. Sebab banyak ibu bingung menentukan waktu makan saat umur bayi 6 bulan itu kapan.

      Semoga membantu yaa

  21. Terima kasih dokter artikelnya sangat bermanfaat untuk saya yg sedang siap2 mpasi.
    Dok , maksudnya bubur yg di saring terus yg diambil yg dimananya ya? Yg lolos dari saringannya atau yg tidak? Atau yg nempel di balik saringannya? Soalnya dari yg saya tangkap dari artikel dokter malah yg nempel dibalik saringannya. Mohon jawabannya dokter
    Terus dok anak saya sekarang 5m belum mau telungkup sendiri dok, padahal anaknya sangat aktif. Apakah ini normal dok?

    • Bubur saring maksudnya bubur yang disaring jadi yang diambil yaa hasil saringan, baik yang masih menempel dibalik saringan maupun yang sudah turun ke mangkok hasil dari kita menyaring pakai saringan kawat.

      Terkait bayi belum tengkurap sendiri silakan baca artikel tumbuh-kembang di bagian kesehatan anak juga diperiksakan dan dikonsultasikan ke dokter spesialis anak lebih lanjut

  22. ass, dok, saya mau tanya? anak saya minggu depan genap usia 6 bln, dan saya akan memberikan MP_ASI , tetapi saya pernah baca artikel, kalau air yg utk mencampurkan bubur nya harus ASI , Tidak boleh air putih. dan minum nya pun harus asi, pokok ny tdk boleh air putih, bagaimana tu dok,??

  23. Budok, saya mau tny, anak saya 1minggu lg genap 9bulan, makan nya jadi susah (tanpa garam dan gula), tp kl mkan jeruk / buah2 manis anak nya lahap, untuk pengganti manis pd makanan selain gula apa ya dok?
    Anak nya msih bljar duduk sndri, msh bljar seimbang badan, normalkah dok?
    Terima kasih

    • Untuk rasa makanan ibu bisa eksplorasi aneka ragam bahan makanan di rumah yg bisa dikonsumsi oleh bayi. Ada banyak pilihan bumbu rumahan yg juga bisa membuat makanan terasa lezat. Penyebab bayi malas makan MPASI ada banyak. Cek ke dokter untuk dilihat apakah anak sedang sakit atau risiko anemia defisiensi besi atau perhatian anak saat makan terganggu/teralihkan atau penyebab lain. Konsultasikan juga dengan dokter anaknya. Sedangkan jika ibu ingin tahu terkait perkembangan anak maka bisa lakukan skrining tumbuh-kembang yaa

  24. Ass..dok…
    Sya mau nanya…anak saya skrng masuk masa mpasi..pertama mpasi saya kasih makan bubur sun dok.3 hari kemudian dia bab keras dan bedarah dok.trus gak saya kasih sun lg.saya msk nasi bubur.saya campur ma wartel..trus dia kyk ad bintik2 biang keringat..trus bab y jga masih keras..pertanyaan y dok…ap penyebab bab y keras y dok…?

  25. jika semua yg di butuhkan bayi terpenuhi tetapi berat badannya tetap tidak naik apa yang harus saya lakukan….

    • anak ku berumur 16 bulan..pola makan yg saya berikan sehat..tetapi beberapa bulan ini setiap ikut posyandu berat badannya berkurang…MPASI ny cukup tetapi nafsu makan nya berkurang….apa ada yg kurang..

    • Periksakan ke dokter spesialis anak yg komunikatif untuk mengetahui penyebabnya. Konsultasikan ke ahli gizi atau dokter spesialis gizi klinik juga untuk dihitung kebutuhan harian anak. Lihat kurva pertumbuhan kemudian bandingkan dengan nilai referensi menggunakan data milik WHO

  26. anak ku berumur 16 bulan..pola makan yg saya berikan sehat..tetapi beberapa bulan ini setiap ikut posyandu berat badannya berkurang…MPASI ny cukup tetapi nafsu makan nya berkurang….apa ada yg kurang..

    • Periksakan ke dokter spesialis anak yg komunikatif untuk mengetahui penyebabnya. Konsultasikan ke ahli gizi atau dokter spesialis gizi klinik juga untuk dihitung kebutuhan harian anak. Lihat kurva pertumbuhan kemudian bandingkan dengan nilai referensi menggunakan data milik WHO.

  27. Dok anak sy ud seminggu Mpasi awal.. tp knpa ya sy ud mencoba ngasih makan dr pure buah diblander’ kentang smpe bubur tp dimuntahkn smw.. bahkan cm 1 sendok kecil aja maunya.. trs gmna dok? katanya awal mpasu hrus 2 sendok malkan org dewasa porsinya.. tp ini 1 sendok makan kecil aj g bs masuk

  28. terima kasih infonya dok,,sekarang anak saya mpasi menu tunggal H4. tadi pagi menu pure kacang ijo sebanyak 2 sdm. saya ukur pake gelas takaran obat @15 Ml. tapi susah habis nya dok, dan kenapa baby saya udah masuk bulan k 4 BB nya kecil, penambahannya hanya 3 ons. apakah boleh di boost dengan penambahan lemak tambahan ganda? makasi infonya dok

  29. assalamu’alaykum dok, yg sy mau tanyakan td artikel diatas sy ada baca usia 6-8bln setengah mangkuk/cangkir (125ml) & 9-11 koq masih sama takaranya segitu juga lalu diusia 12-24bln koq langsung naik jd 3/4 mangkuk (175ml)??
    apakah salah tulis ataukah memang seperti itu dok? tdk 1/4 dulu di usia 6-8bln kemudian baru naik 1/2 diusia 9-11bln lalu naik lagi jd 3/4 diusia 12-24bln?? mohon penjelasanya dok, jazakallah

    • Pada pemberian MPASI WHO secara umum harus diperhatikan frekuensi, jumlah takaran, tekstur makanan, varietas jenis bahan makanan bergizi seimbang, higienitas dan metode active-responsive feeding sebagai satu kesatuan. Contohnya pada perubahan tekstur akan mempengaruhi juga takaran beserta respons anak. Kemudian saat anak umur 12-24 bulan disitu dijelaskan takaran yang diharapkan masuk sekitar 3/4 hingga 1 mangkok (175 – 250 mL) jadi secara bertahap diharapkan anak umur di atas 1 tahun sudah makan sekitar 250 mL. Jadi bisa dibaca ulang poin2 tersebut lebih lengkap lagi yaa. Kami juga menyampaikan dalam tulisan ini terkait jumlah takaran asupan bayi dan takaran penyajian dimana siapkan ekstra jumlah takaran saat penyajian untuk berjaga-jaga jika ada yang terbuang saat bayi sedang belajar eksplorasi makan. Juga harap senantiasa perhatikan lagi terkait hubungan antara tekstur, jumlah takaran, frekuensi makan dengan metode active-responsive feeding saat memberikan makan anak beserta faktor higienitas. Jadi jangan hanya melihat ke bagian takaran saja yaa sebab bagian lain pun merupakan satu kesatuan seperti contohnya saat pertambahan takaran juga tekstur akan naik secara bertahap. Pantau juga keseimbangan nutrisi dan kurva tumbuh kembang bayi dan anak secara teratur supaya memastikan kecukupan kebutuhan kalori beserta zat gizi 😊

      Artikel kami hanya bersifat membantu memperkenalkan MPASI WHO secara umum. Kami telah melengkapi dengan dokumen ebook dari WHO, UNICEF dan IDAI untuk juga dibaca lebih lanjut. Ikuti juga kelas edukasi MPASI misalnya dari AIMI, jadi nanti bisa mendapatkan informasi juga praktek cara mempersiapkan MPASI. Jangan lupa konsultasikan juga bersama dokter spesialis anak supaya tumbuh kembang anak terpantau sehat 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s